Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.778 views

Demokrasi bukan Habitat Umat Islam

 

Oleh:Hana Annisa Afriliani, S.S

Hampir 100 tahun kita hidup dalam bingkai sistem demokrasi, mulai dari demokrasi terpimpin, demokrasi parlementer, hingga demokrasi pancasila. Dan selama itu pulalah berbagai kebobrokan tercipta di depan mata. Hal tersebut merupakan implikasi dari diterapkan sistem demokrasi yang terbukti gagal mewujudkan kesejahteraan dan keadilan di tengah masyarakat. Apa buktinya?

Demokrasi secara asasi bertentangan dengan syariat Islam. Dalam demokrasi kedaulatan berada di tangan rakyat. Hal tesebut jelas bertentangan dengan syariat Islam yang menganggap bahwa kedaulatan berada di tangan syara. Tidak ada yang berhak membuat hukum selain Allah semata. ”Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia pemberi keputusan yang paling baik”. (Qs. Al-An’am : 57)

Selain itu, demokrasi mengusung empat pilar kebebasan, yakni kebebasan berpendapat, berperilaku, berkepemilikan dan beragama. Sedangkan Islam tak mengenal kebebasan. Setiap Muslim selayaknya terikat dengan hukum syara. Maka ide kebebasan (liberalisme) yang diajarkan sistem demokrasi, hakikatnya bukanlah berasal dari Islam.

Dalam Islam, tidak dibenarkan bebas berpendapat, apalagi jika pendapatnya bertentangan dengan syariat. Adapun dalam demokrasi, berpendapat dibebaskan. Namun ironisnya, kebebasan berpendapat ini hanya berlaku bagi mereka yang sejalan dengan ide sekularisme yang merupakan turunan demokrasi. Maka wajar jika begitu banyak narasi yang menyerang syariat dibiarkan, sedangkan seruan penerapan syariat Islam langsung dipersekusi.

Dalam pandangan Islam, tidak pula dibenarkan bebas berperilaku, karena sejatinya perilaku setiap manusia wajib mengikuti rambu-rambu yang digariskan syariat. Tidak ada istilah Hak Asasi Manusia (HAM) untuk membenarkan perilaku menyimpang individu, sebagaimana yang erdapat dalam demokrasi. Atas nama HAM, setiap orang bebas berperilaku selama tidak mengganggu kepentingan orang lain.

Begitupun dengan kebebasan berkepemilikan, syariat Islam telah memiliki seperangkat aturan soal kepemilikan. Yang mana yang termasuk kepemilikan individu, kepemilikan umum, dan kepemilikan negara. Semuanya jelas diatur dalam Islam. Setiap individu berhak memiliki sesuatu selama syara mengizinkannya, artinya perolehan kepemilikan tersebut dengan cara yang dridai Allah swt, yakni bisa dengan cara bekerja, berburu, mendapat hibah, hadiah, atau warisan. Bukan dengan cara batil seperti korupsi, mencuri, menipu, dll.

Harta yang terkategori kepemilikan umum, seperti tambang emas, energi, listrik, air, haram hukumnya untuk diprivatiasasi. Melainkan wajib dikelola oleh negara dan hasilnya diserahkan untuk kepentingan rakyat. Sangat berbeda dengan konsep kebebasan yang diusung oleh sistem demokrasi. Siapapun boleh memiliki SDA selama ia mampu. Maka wajar jika dalam naungan sistem demokrasi SDA negeri ini dikuasai para koorporat asing dan aseng.

Dalam pandangan Islam pun tidak diperkenankan seorang muslim untuk murtad dari agamanya. Akan ada mekanisme edukasi oleh negara jika ada yang murtad agar ia kembali kepada Islam. Jika mekanisme tersebut tidak mampu membuat dia kembali, maka negara Islam akan melakukan sanksi kepadanya, yakni dibunuh. Begitulah cara Islam menjaga akidah umatnya.

Lain halnya dengan demokrasi, yang menganggap keluarnya seseorang dari Islam merupakan pilihan individu. Negara tak boleh campur tangan. Selain itu, implikasi dari diterapkannya prinsip kebebasan beragama ini juga lahirnya berbagai paham atau aliran sesat dalam beragama, seperti adanya orang-orang yang mengaku nabi, mengadakan ritual-ritual ibadah yang sebetulnya tidak ada dalam ajaran Islam. Ironis!

Begitulah potret buruk wajah demokrasi. Bertentangan dengan syariat Islam, sehingga sampai kapan pun umat tak akan pernah mampu hidup sejahtera di bawah naungannya. Hanya Islam yang merupakan rahmat bagi semesta alam. Diterapkannya aturan Islam secara kaffah, bukan hanya kewajiban tapi juga kebutuhan yang tak bisa ditawar lagi. Karena Islam datang sebagai sebuah sistem kehidupan yang membawa keselamatan bagi seluruh umat manusia. Berada di bawah naungannya adalah sebuah kemuliaan yang hakiki.

Sebagaimana firman Allah swt:

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (TQS.Al-A’raf:96)

Dengan demikian, jelaslah bahwa hakikatnya demokrasi bukanlah habitat umat Islam. Hidup di bawah naungan demokrasi membuat umat Islam tak mampu berislam secara kaffah, kecuali hanya sebatas di ranah individu saja. Padahal Allah swt memerintahkan kepada seluruh Muslim untuk berislam secara kaffah. Dalam naungan demokrasi pun umat Islam tak mampu meraih kebahagiaannya yang hakiki, padahal sejatinya kebahagiaan hakiki bagi seorang Muslim adalah rida Allah semata. Lantas bagimana Allah mau rida jika hukum Allah tak diterapkan sebagai aturan kehidupan? (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 23:42

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Sabtu, 22 Feb 2020 22:30

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Sabtu, 22 Feb 2020 22:27

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Sabtu, 22 Feb 2020 21:22

Keinginan Seorang Wanita Saat Menanti Jodoh

Keinginan Seorang Wanita Saat Menanti Jodoh

Sabtu, 22 Feb 2020 21:20

AS-Taliban Akan Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata Sebagaian pada 29 Februari

AS-Taliban Akan Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata Sebagaian pada 29 Februari

Sabtu, 22 Feb 2020 21:15

5000 Pabrik di Gaza Tutup Akibat 14 Tahun Pengepungan Zionis Israel

5000 Pabrik di Gaza Tutup Akibat 14 Tahun Pengepungan Zionis Israel

Sabtu, 22 Feb 2020 21:00

Laporan: Turki Cegah Pesawat Militer Rusia Lintasi Wilayah Udaranya Menuju Suriah

Laporan: Turki Cegah Pesawat Militer Rusia Lintasi Wilayah Udaranya Menuju Suriah

Sabtu, 22 Feb 2020 20:45

Hamas Tolak Adakan Pembicaraan dengan AS Terkait 'Kesepakatan Abad Ini'

Hamas Tolak Adakan Pembicaraan dengan AS Terkait 'Kesepakatan Abad Ini'

Sabtu, 22 Feb 2020 20:30

Negara Sekular Menjadikan Agama sebagai Musuh

Negara Sekular Menjadikan Agama sebagai Musuh

Sabtu, 22 Feb 2020 20:08

Irak Tutup Perbatasannya dengan Iran untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Irak Tutup Perbatasannya dengan Iran untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Sabtu, 22 Feb 2020 20:03

Sri Mulyani Tambah Sakit Perut

Sri Mulyani Tambah Sakit Perut

Sabtu, 22 Feb 2020 18:11

Relevansi Quran dan Akhlak Rasulullah

Relevansi Quran dan Akhlak Rasulullah

Sabtu, 22 Feb 2020 17:03

Direktur Pristac Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Direktur Pristac Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 16:43

Cawagub DKI, Kenapa PKS Memilih Riza Patria Bukan yang Lain?

Cawagub DKI, Kenapa PKS Memilih Riza Patria Bukan yang Lain?

Sabtu, 22 Feb 2020 15:30

Pemilihan Wagub DKI, Survei LKSP: Riza Patria Kalah Populer dari Nurmansjah Lubis

Pemilihan Wagub DKI, Survei LKSP: Riza Patria Kalah Populer dari Nurmansjah Lubis

Sabtu, 22 Feb 2020 14:47

PKS Desak PLN dan PGN Bersinergi untuk Produksi Listrik Murah

PKS Desak PLN dan PGN Bersinergi untuk Produksi Listrik Murah

Sabtu, 22 Feb 2020 13:28

Forum Grup Discussion Muktamar III PP LIDMI Bahas Strategi Dakwah Kampus

Forum Grup Discussion Muktamar III PP LIDMI Bahas Strategi Dakwah Kampus

Sabtu, 22 Feb 2020 12:28

Pancasila Tik Tok

Pancasila Tik Tok

Sabtu, 22 Feb 2020 11:49

Pemilihan Wagub Jakarta oleh DPRD, Survei: Warga Khawatir Politik Transaksional

Pemilihan Wagub Jakarta oleh DPRD, Survei: Warga Khawatir Politik Transaksional

Sabtu, 22 Feb 2020 10:59


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X