Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.242 views

Peran Pendidikan dalam Memajukan Bangsa, Sudahkah Terealisasi?

 

Oleh:

Siti Maisaroh*

 


PENDIDIKAN merupakan hal yang penting dan patut untuk diperhatikan di era masa kini. Betapa pentingnya pendidikan bagi seluruh putra putri bangsa ini. Keterbatasan moral, sikap yang kian luntur akan pengaruh globalisasi yang kian menyerbu dan terus datang tiada henti. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang semakin meningkat seiring perkembangan zaman, menuntut kita untuk lebih fokus terhadap pendidikan dan senantiasa meningkatkannya. Pendidikan merupakan fondasi bagi kemajuan sebuah bangsa yang nantinya mampu mencetak generasi yang siap untuk mengatur dan mengolah sumber daya alam yang ada untuk kesejahteraan bersama.

Indonesia adalah Negara yang kaya akan sumber daya alamnya, Negara agraris yang memiliki berjuta-juta kekayaan yang melimpah terbentang dari sabang hingga marauke yang tiada terhingga. Akan tetapi sumber Indonesia belum mampu untuk memberdayakan sumber daya manusia yang ada untuk mengolah sumber daya alam yang ada secara maksimal. Berbagai cara telah pemerintah lakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada, mulai dari wajib belajar 9 tahun hingga kini pemerintah mewajibkan masyarakatnya untuk wajib belajar 12 tahun, yaitu setara SMA/SMK/MA dan setingkatnya. Hal ini dilakukan tidak lain agar putra putri bangsa ini memiliki pendidikan yang maksimal.

Namun kenyataannya, berbagai peristiwa yang menimpa generasi ini kian menumpuk dan bertambah setiap harinya. Salah satu dari sekian banyak permasalahan yang menimpa generasi muda adalah kasus kejahatan yang menimpa seorang pendidik Alexander Warupangkey (54), guru SMK Ichtus, Manado, Sulut. Sebagaimana yang dikatakan oleh Kapolresta Manado, "Dari hasil pemeriksaan 6 saksi yang saat kejadian ada di TKP (tempat kejadian perkara) kepolisian akhirnya menetapkan satu tersangka baru, yakni OU (17), yang ikut mengeroyok korban ketika pelaku FL melakukan aksi penikaman," ujar Kapolresta Manado Kombes Benny Bawensel saat dimintai konfirmasi. (detiknews, Sabtu 26/10/2019)

Awal mula kejadian penusukan diawali oleh seorang pelajar yang dengan beraninya merokok dilingkungan sekolah. Alexander yang mendapati hal tersebut langsung menegurnya. Namun peserta didik tidak terima dengan perkataan sang guru, atas teguran tersebut sebagaimana pernyataan FL kepada Kapolresta Manado

 "Saat menegur saya, Pak Guru (korban) bilang silakan lapor ke orang tua kalau tidak terima teguran. Di situ emosi saya terpancing dan saya berlari pulang mengambil pisau di rumah," kata pelaku FL.

Peristiwa diatas merupakan salah satu kasus dari sekian banyak kasus yang menggambarkan kerusakan dan kemerosotan pendidikan ditengah-tengah masyarakat. Hal ini menunjukkan betapa jauhnya para sisiwa dari kata terdidik yang sejatinya mereka berada dalam lingkungan pendidikan dan sedang menjalani proses pendidikan. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Sudah begitu banyak solusi yang diberikan untuk memajukan jalannya pendidikan dengan baik demi menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, namun juga bertakwa sesuai tujuan pendidikan yang terdapat didalam UUD No 20 Tahun 2003, "Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3, tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”

Untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sebagaimana termaktub didalam UUD No 20 Tahun 2003,  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, menyatakan bahwa nyawa dari gerakan pendidikan adalah literasi. Muhadjir juga menyampaikan literasi tak melulu soal membaca buku. Dalam menghadapi era industri 4.0 setidaknya ada 6 literasi dasar yang wajib dikuasai, yakni literasi baca tulis, numerasi, sains, finansial, digital, serta kebudayaan dan kewarganegaraan.

”Tugas kita sekarang adalah meningkatkan peran pendidikan dasar untuk menyongsong abad XXI. Mempersiapkan generasi emas tahun 2045, menyongsong era industri 4.0,” tegas Muhadjir Effendy dikutip dari laman Kemendikbud. (jeda.id, Senin 9/9/2019)

Tetapi pada hakekatnya, segala hal yang dilakukan tidak mampu mewujudkan tenaga pendidik atau peserta didik yang mumpuni untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ada. Realisasi yang ada adalah semakin merosotnya perkembangan peserta didik menuju gerbang kehancuran. Mengapa bisa seperti itu?

Ini terjadi karena dari sekian banyak literasi yang diberikan untuk merealisasikan tujuan Pendidikan Negara Indonesia ini, tidak ada yang mengarahkan peserta didik dalam hal menumbuhkan ketakwaan. Semua literasi yang ada hanya mengarahkan peserta didik memiliki orientasi dunia dan jauh dari agama.

Ini semua berbanding terbalik dengan pembinaan didalam Islam yang telah tercatat dalam sejarah dengan tinta emas mampu melahirkan dan mencetak generasi yang cerdas lagi beriman. Pembinaan yang dilakukan yakni tidak hanya dengan menggenjot kemampuan akademis siswa, namun juga menggenjot dan mendorong siswa untuk mengkaitkan segala hal dengan agamanya.

Kajian pada konsep pendidikan Islam membawa kita pada konsep syariat dan agama karena bagaimanapun agamalah yang harus menjadi akar pendidikan kita. Islam merupakan syari`at Allah bagi manusia yang dengan bekal syariat itu manusia beribadah. Agar manusia mampu memikul dan merealisasikan amanat berat yang sudah menjadi tugasnya sebagai manusia. Syariat juga membutuhkan pengamalan, pengembangan dan pembinaan yang intensif tidak hanya dilaksanakan oleh tenaga pendidik dan instansi pendidikan, namun penguasa juga tetap mengontrol jalannya program pendidikan serta menyediakan berbagai fasilitas yang dibutuhkan agar dapat merealisasikan tujuan pendidikan. Pengembangan, pembinaan, serta pengontrolan, secara intensif inilah yang dimaksud dengan pendidikan didalam Islam. Pendidikan Islam dapat mengantarkan manusia pada perilaku dan perbuatan manusia yang berpedoman pada syariat Allah. Wallaahu A’lam bisshowaab.* Penulis tinggal di Tebing Tinggi, Sumatera Utara

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Antara Tipu Daya Wanita dan Tupu Daya Setan

Antara Tipu Daya Wanita dan Tupu Daya Setan

Selasa, 21 Jan 2020 14:59

Kapal Pinisi Rombongan Wartawan Peliput Kegiatan Jokowi Terbalik di Labuan Bajo

Kapal Pinisi Rombongan Wartawan Peliput Kegiatan Jokowi Terbalik di Labuan Bajo

Selasa, 21 Jan 2020 13:22

Garam di Negara Maritim Tak Lagi Asin

Garam di Negara Maritim Tak Lagi Asin

Selasa, 21 Jan 2020 12:54

Sukses Belum Identik Bahagia

Sukses Belum Identik Bahagia

Selasa, 21 Jan 2020 12:01

Ditlantas Polda Aceh Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di SMA Adi Darma

Ditlantas Polda Aceh Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di SMA Adi Darma

Selasa, 21 Jan 2020 11:49

Hilangkan Trauma Pada Anak, WMI Gelar Trauma Healing di Desa Cilleuksa

Hilangkan Trauma Pada Anak, WMI Gelar Trauma Healing di Desa Cilleuksa

Selasa, 21 Jan 2020 11:46

Menjadi Ibu dan Anak Tangguh di Tengah Gempuran Media Digital

Menjadi Ibu dan Anak Tangguh di Tengah Gempuran Media Digital

Selasa, 21 Jan 2020 10:57

Selamat Jalan ''Mujahidku''

Selamat Jalan ''Mujahidku''

Selasa, 21 Jan 2020 08:51

Soal BPJS, Mufida: Pemerintah Tak Punya Itikad Baik kepada Rakyat Kecil

Soal BPJS, Mufida: Pemerintah Tak Punya Itikad Baik kepada Rakyat Kecil

Selasa, 21 Jan 2020 08:04

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Selasa, 21 Jan 2020 01:01

Partai Demokrat: Jiwasraya Kejahatan yang Sempurna

Partai Demokrat: Jiwasraya Kejahatan yang Sempurna

Senin, 20 Jan 2020 23:56

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Senin, 20 Jan 2020 22:42

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Senin, 20 Jan 2020 22:40

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Senin, 20 Jan 2020 22:07

Menjadi Hamba yang Beriman

Menjadi Hamba yang Beriman

Senin, 20 Jan 2020 21:29

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

Senin, 20 Jan 2020 21:07

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Senin, 20 Jan 2020 21:00

Corruption Unfinished

Corruption Unfinished

Senin, 20 Jan 2020 20:27

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Senin, 20 Jan 2020 20:14

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Kesaksian Munarman: Joserizal adalah Seorang Mujahid fi Sabilillah

Senin, 20 Jan 2020 14:47


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X