Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.214 views

Nikah Kok Disertifikasi

 

Oleh:

Lina Revolt

Anggota WCWH Baubau

 

PERNIKAHAN adalah momen istimewa dalam hidup seorang insan. Momen yang akan selalu dikenang manis. Karena itulah, setiap yang ingin menikah akan disibukkan dengan berbagai persiapan menyambut hari bahagia itu. Energi dan perhatian  akan tercurah sepenuhnya. Segala persiapan dilalukan, baik persiapan mental hingga materi.

Calon pengantin akan dihadapkan dengan keinginan keluarga dua pihak yang cukup memusingkan . Semua cukup menyita pikiran. Namun, apa jadinya jika Keruwetan sang calon pengantin harus ditambah lagi  dengan persyaratan administrasi yang berbelit  ?. Jika selama ini cukup mendaftarkan pernikahan ke KUA . Namun  pada 2020 nanti, calon pengantin disyaratkan memiliki sertifikat pra nikah.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Kemanusiaan dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mendorong penerapan sertifikat pernikahan untuk calon pengantin baru. Sertifikasi rencananya mulai diterapkan pada 2020.(Liputan6.com, 16/11/19).

Program ini di adakan untuk pasangan yang akan menikah, mereka akan mendapatkan pembekalan melalui kelas dan bimbingan Pra Nikah selama tiga bulan. Melalui pembekalan tersebut, pasangan akan di bekali pengetahuan seputar kesehatan alat reproduksi, penyakit berbahaya yang mungkin terjadi pada suami istri dan anak, hingga masalah Stunting. Wacananya calon pengantin tidak boleh menikah jika belum memiliki sertifikat layak kawin.

"Ya sebelum lulus mengikuti pembekalan enggak boleh nikah," kata Muhadjir kepada Tempo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 14 November 2019.

Namun, apakah program ini akan relevan bagi masyarakat untuk menekan munculnya masalah dalam pernikahan? Apakah Jika lulus sertifikasi menjamin rumah tangga yang dibangun akan berjalan baik atau Sebaliknya  jika tidak lulus seritifikasi pasangan menikah jadi rentan bercerai?.

Di sistem sekuler kapitalis dimana pergaulan bebas dikalangan muda mudi menjamur deras. Kehadiran wacana  sertifikasi  pra nikah  justru memperkeruh masalah?. Bukan tidak mungkin, jika sulitnya administrasi justru membuat muda mudi jadi semakin enggan menikah. Lalu memilih pemenuhan biologis dengan cukup berpacaran saja. Tanpa harus ribet berkomitmen. Ujung-ujungnya free seks makin diminati, hamil diluar nikah dan akhirnya akan meningkatkan angka aborsi.

Pemerintah sudah selayaknya mengkaji ulang kebijakan ini. Karena program ini tidak menjamin terwujudnya ketahanan keluarga. Munculnya masalah dalam pernikahan disebabkan oleh banyak faktor.

Pertama, tidak integrasinya kesiapan menjalani kehidpan pernikahan dengan sistem pendidikan. Didalam sistem pendidikan sekuler anak-anak memang tidak disiapkan menjadi generasi yang siap memikul tanggung jawab. Sistem pendidikan hanya berfokus pada kecerdasan akademis dan kesiapan memasuki dunia kerja saja.

Ditambah lagi batas usia anak- anak yang ditetapkan dibawah 18 tahun, membuat banyak anak yang dewasa secara biologis tapi minim pengetahuan tentang kehidupan . Tidak sedikit pernikahan yang dibangun secara karbitan. Pernikahan terjadi akibat melakukan seks saat masa sekolah, lalu hamil diluar nikah dan akhirnya dinikahkan. Karena tidak memiliki kesiapan mental memikul tanghung jawab Muncullah berbagai masalah pernikahan. Seperti  KDRT, nafkah yang tidak layak, stunting  hingga perceraian.

Kedua, sistem kapitalisme sekuler juga gagal mensejahteraan keluarga. Begitu banyak keluarga yang hidup jauh dari kata layak. Suami - suami yang tidak memiliki pekerjaan yang layak untuk menafkahi keluarganya. Ditambah lagi dengan mahalnya kebutuhan pokok, sulitnya mengakses kesehatan dan pendidikan karena biaya yang tak ada. Menambah ruwet permasalahan dalam pernikahan. Akhirnya tidak sedikit perempuan juga harus terjun langsung mengais rezky agar dapur tetap mengepul. Tidak sedikit kaum ibu yang akhirnya terpaksa mengabaikan jiwa keibuannya hingga anak- anak tumbuh tanpa kasih sayang dan kesepian, akhirnya memilih gaya hidup bebas bahkan menjadi pecandu alkohol dan narkoba.

Ketiga, sistem kapitalisme sekuler juga gagal memberikan lingkungan yang baik. Kacaunya interaksi laki-laki perempuan yang bebas tanpa batas banyak menimbulkan perselingkungan pasangan menikah, hadirnya orang ketiga juga menjadi salah satu faktor tingginya perceraian.

Lalu jika begini mampukan sertifikasi pra nikah yang hanya tiga bulan menjadi solusi permasalahan pernikahan? Atau nanti malah sebatas formalitas saja. Para calon pengantin mengikuti pelatihan hanya sekedar bisa dapat sertifikat. Bahkan justru menjadi ladang basah baru terjadinya suap meyuap dan korupsi.

Menikah bukanlah sekadar penyatuan cinta dan hidup bersama.  didalam Islam pernikahan disyariatkan untuk melestarikan manusia. Itulah mengapa dalam Islam batasan usia anak adalah masa baligh. Sehingga setiap orangtua dituntut mempersiapkan anak mereka menghadapi masa baligh. Tidak hanya siap menjalani ketaatan beribadah, namun juga kesiapan menjalani sebuah pernikahan.

Islam menerapkan sistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi pemimpin. Tidak hanya cerdas secara akademik tapi juga memliki mental yang kokoh. Seorang individu yang mampu bertanggung jawab atas dirinya dan orang lain. Di sekolah setiap mata pelajaran Yang dipelajari diintegrasikan dengan kehidupan  nyata. setiap individu memang sudah dibekali dengan ilmu pengetahuan Yang Ia butuhkan dalam kehidupan. Bahkan mampu memikul tanggung jawab untuk menikah muda.

Islam juga mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat dengan menjamin ketersediaan kebutuhan pokok setiap individu, baik kebutuhan pangan, papan hingga makanan. Sehingga  seorang siap kapan saja untuk membangun rumah tangga, tanpa khawatir tidak mampu menafkahi, karena negara akan menjamin setiap lelaki akan diberi kemudahan untuk mendapatkan pekerjaan..

Islam juga menciptakan suana keimanan dimasyarakat. Sehingga jauh dari perselingkuhan dan semacamnya. Hingga ketentraman rumah tangga bisa tercapai.

Islam juganmemberikan kemudahan bagi yang siap menikah bahkan jika ada seorang pemuda yang sudah siap menikah karena terhalang biaya, maka negara akan membiayai pernikahannya.

Sebagaimana dimasa Umar bin Abdul Aziz,  sang Kahlifah memerintahkan untuk menikahkan setiap pemuda yang siap menikah dengan dana dari baitul mal.

Begitulah seharusnya pernikahan tidak boleh dipersulit. Mempersulit pernikahan justru membuka lebar pintu-pintu kemaksiatan (read: perzinahan). Karena pernikahan adalah satu- satu jalan penenuhan kebutuhan biologis yang sah dan yang akan menjaga kelestarian jenis manusia. Wallahu a'lam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Judoka Alzajair Mundur Dari Olimpiade Tokyo Setelah Menolak Bertarung Dengan Pejudo Israel

Judoka Alzajair Mundur Dari Olimpiade Tokyo Setelah Menolak Bertarung Dengan Pejudo Israel

Jum'at, 23 Jul 2021 22:29

Kelompok HAM: Iran Gunakan Kekuatan Melanggar Hukum Dan Berlebihan Terhadap Protes Krisis Air

Kelompok HAM: Iran Gunakan Kekuatan Melanggar Hukum Dan Berlebihan Terhadap Protes Krisis Air

Jum'at, 23 Jul 2021 22:00

Bimas Islam: Prof Huzaemah Tahido Yanggo Perempuan Intelektual yang Patut Diteladani

Bimas Islam: Prof Huzaemah Tahido Yanggo Perempuan Intelektual yang Patut Diteladani

Jum'at, 23 Jul 2021 21:19

Untuk Pertama Kalinya Tentara Wanita Saudi Dikerahkan Untuk Pengamanan Ibadah Haji

Untuk Pertama Kalinya Tentara Wanita Saudi Dikerahkan Untuk Pengamanan Ibadah Haji

Jum'at, 23 Jul 2021 21:00

Naftali Bennet Bersumpah Bawa Pulang Warga Dan Mayat Tentara Israel Yang Ditahan Hamas

Naftali Bennet Bersumpah Bawa Pulang Warga Dan Mayat Tentara Israel Yang Ditahan Hamas

Jum'at, 23 Jul 2021 20:20

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Soal Bom Waktu Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Soal Bom Waktu Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Jum'at, 23 Jul 2021 20:14

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Muallaf

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Muallaf

Jum'at, 23 Jul 2021 19:35

Ketika Nyawa Jadi Tumbal Kebijakan Penguasa di Tengah Wabah

Ketika Nyawa Jadi Tumbal Kebijakan Penguasa di Tengah Wabah

Jum'at, 23 Jul 2021 15:00

Indonesia Halal Watch Potong Hewan Kurban dengan Prokes Ketat

Indonesia Halal Watch Potong Hewan Kurban dengan Prokes Ketat

Jum'at, 23 Jul 2021 11:14

Penyintas Covid Isoman Tak Mampu Memasak, Bantuan IDC Sangat Membantu

Penyintas Covid Isoman Tak Mampu Memasak, Bantuan IDC Sangat Membantu

Jum'at, 23 Jul 2021 10:54

Legislator Minta Pemerintah Evaluasi Efektivitas Penggunaan Vaksin Sinovac

Legislator Minta Pemerintah Evaluasi Efektivitas Penggunaan Vaksin Sinovac

Jum'at, 23 Jul 2021 09:25

Innalillahi, Pakar Fikih Prof Huzaemah Tahido Yanggo Berpulang

Innalillahi, Pakar Fikih Prof Huzaemah Tahido Yanggo Berpulang

Jum'at, 23 Jul 2021 08:22

Keterlaluan, Biaya Tes PCR Rp900.000

Keterlaluan, Biaya Tes PCR Rp900.000

Jum'at, 23 Jul 2021 08:14

AS Lancarkan Serangan Udara Ke Al-Shabaab, Yang Pertama Di Era Pemerintahan Joe Biden

AS Lancarkan Serangan Udara Ke Al-Shabaab, Yang Pertama Di Era Pemerintahan Joe Biden

Kamis, 22 Jul 2021 22:06

AS Akan Tampung Ribuan Penerjemah Afghanistan Yang Bekerja Untuk Mereka Di Pangkalan Qatar

AS Akan Tampung Ribuan Penerjemah Afghanistan Yang Bekerja Untuk Mereka Di Pangkalan Qatar

Kamis, 22 Jul 2021 21:45

Hacker Tuntut 50 Juta USD Dari Saudi Aramco Untuk Hapus Data Perusahaan Yang Mereka Retas

Hacker Tuntut 50 Juta USD Dari Saudi Aramco Untuk Hapus Data Perusahaan Yang Mereka Retas

Kamis, 22 Jul 2021 20:25

Taliban: Kami Dalam Posisi Bertahan Selama Hari Raya Idul Adha

Taliban: Kami Dalam Posisi Bertahan Selama Hari Raya Idul Adha

Kamis, 22 Jul 2021 19:01

Dapat Bantuan Ini, Petugas Pemakaman Covid TPU Mangunjaya Ucapkan Terima Kasih kepada IDC

Dapat Bantuan Ini, Petugas Pemakaman Covid TPU Mangunjaya Ucapkan Terima Kasih kepada IDC

Kamis, 22 Jul 2021 18:15

Evaluasi PPKM Darurat, Bukhori Sampaikan Catatan Kritis

Evaluasi PPKM Darurat, Bukhori Sampaikan Catatan Kritis

Kamis, 22 Jul 2021 16:56

Statuta Universitas Indonesia Direvisi, Legislator: Kampus Dikebiri?

Statuta Universitas Indonesia Direvisi, Legislator: Kampus Dikebiri?

Kamis, 22 Jul 2021 16:27


MUI

Must Read!
X