Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
874 views

Menyikapi Potensi Spritual Manusia

 

Oleh:

Hafis Azhari
Penulis Novel Pikiran Orang Indonesia dan Perasaan Orang Banten

 

BELAKANGAN semakin muncul para pemikir dan ilmuwan yang membuka mata hatinya, hingga mereka berpendapat bahwa hakekat manusia sebagai spesies yang berpikir telah bergeser pada suatu visi baru bahwa kecerdasan intelektual hanyalah bagian terkecil dari totalitas kecerdasan yang ada pada diri manusia. Dunia keilmuwan telah diramaikan oleh penemuan baru, seperti apa yang dinamakan “kecerdasan ketiga”.

Di Indonesia sering dikenal dengan sebutan kecerdasan spiritual. Fenomena munculnya berbagai istilah yang diciptakan oleh para pencetusnya seperti Spiritual Quotient (Ary Ginanjar) atau Manajemen Qalbu (Aa Gym), telah menggeser paradigma banyak orang bahwa hakikat manusia sebagai al-hayawan al-natiq (spesies yang berpikir) telah berubah secara prinsipil kepada suatu terobosan tentang hakikat yang paling substanstif tentang keberadaan manusia itu sendiri.

Banyak ulama dan tokoh agama berpendapat bahwa kekuatan dzikir akan dapat memekarkan kecerdasan ketiga ini, yang disimbolisasi dengan nilai-nilai “ketaqwaan”. Dengan kecerdasan ketiga ini seseorang tak perlu merasa cemas dalam menghadapi berbagai tata nilai yang berkembang di masyarakat, termasuk menghadapi dampak perkembangan sains dan teknologi yang terus menginovasi diri tak ada henti-hentinya. Karena seorang ahli dzikir, biarpun ia disibukkan oleh pemanfaatan perangkat sains dan teknologi, tetap dia punya keyakinan bahwa di balik segala kecanggihan teknologi itu terdapat kekuatan Yang Maha Menciptakan dan Maha Mengendalikan segalanya. Bahkan, di balik kesibukan memanfaatkan perangkat teknologi itu terdapat pula kekuatan Yang Maha Memanage ruang dan waktu, serta menggenggam segala perubahan yang berkembang pada masyarakat dunia ini.

Seorang ulama dan kiai sufi pernah mengatakan, “Apalah yang perlu dikhawatirkan dan ditakuti oleh seseorang yang sudah dekat dan akrab sebagai kekasih Allah? Apalah yang perlu dirisaukan bila keyakinan sudah bulat bahwa solatku, ibadahku, bahkan hidup dan matiku adalah kepunyaan Allah semata? Kekuatan apa yang bisa memperdayakan seseorang bila Allah sudah memberdayakan hidupnya? Dan kekuatan apa yang mampu menolong seseorang bila Allah sudah tidak menghiraukan dirinya?

Secara ilmiah kekuatan dzikir ini disejajarkan dengan kreativitas rohani yang mengambil lokus di wilayah roh. Jadi berbeda dengan kecerdasan intelektual yang diperoleh melalui kreativitas akal yang berpusat di wilayah otak, begitupun kecerdasan emosional yang berpusat di wilayah jiwa.

Sementara itu bapak psikologi dunia Sigmund Freud memiliki istilah superego yang berfungsi sebagai aspek moral yang diimbangi dengan ego dalam kepribadian manusia untuk mencapai peningkatan diri (insan kamil). Dengan kemampuan menjaga superego inilah manusia mampu mengendalikan kekuatan ego-nya dalam menjalankan fungsi kontrol terhadap keinginan id (naluri rendah).

Meskipun ada perbedaan dengan konsep Sigmund Freud, namun pada prinsipnya Ary Ginanjar menyinggung persoalan substantif yang pernah dibahas bapak psikologi dunia itu, bahwa mekanisme kecerdasan spiritual harus pula ditunjang oleh kecerdasan emosional dan intelektual. Di dalam Alquran memang ketiganya tidak dijelaskan secara terperinci meskipun secara implisit sudah disinggung bahwa ketiga pusat kecerdasan manusia itu sangat berkaitan dengan unsur jasad, unsur nafsu dan unsur roh, yang apabila ketiganya bersinergi maka akan lahirlah manusia utuh (insan kamil) yang dicita-citakan oleh semua agama di dunia ini.

Dalam kaitan ini, para ulama sependapat bahwa penyebab dasar yang membuat seorang hamba tidak bersyukur kepada nikmat Allah, yakni ketidakmampuan untuk mensinergikan ketiga kecerdasan itu, hingga jiwa-jiwa manusia telah dirusak oleh hawa nafsu yang begitu dominan. Hawa nafsu itulah yang kemudian menjerumuskan manusia ke jurang kesesatan dan kehinaan.

Unsur ketiga dari unsur jasmani, nafsani dan rohani ini adalah unsur yang paling spektakuler dan mengundang perdebatan dari masa ke masa. Sebagian ulama menafsirkan bahwa peniupan (installing) setelah unsur jasmani dan nafsani, seperti halnya yang pernah dialami Adam yang di-install roh ke dalam dirinya. Hal ini bertepatan pula dengan hadits Nabi yang diriwayatkan Ibnu Abbas bahwa kata “an-sya’nahu” bukanlah sekadar “ja’alnahu” tetapi lebih dari itu, yakni “ja’alna insya al-ruhu fihi” (menciptakan roh ke dalam diri Adam).

Di dalam Alquran kemudian berkembang dengan istilah “lahut” dan “malakut”, suatu unsur tersendiri yang membuat manusia berbeda dengan makhluk biologis lainnya. Dan inilah proses terakhir sebagai penyempurna dari substansi manusia sebagaimana ditegaskan dalam surat Al-Hijr (28-29): “Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: ‘sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah kering yang berasal dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Kemudian apabila Aku telah sempurnakan kejadiannya dan meniupkan ruh ke dalamnya, maka tunduklah kalian kepadanya dengan bersujud’.”

Pada ayat tersebut tergambar jelas, setelah unsur ketiga itu selesai, para makhluk lainnya termasuk malaikat dan jin bersujud kepadanya, dan alam raya pun ditundukkan (taskhir) kepada Adam. Unsur ketiga inilah yang mendukung kapasitas manusia sebagai khalifah, repsesentasi Tuhan di muka bumi ini, di samping juga sebagai hamba (Adz-Dzariyat: 56).

Namun demikian, manusia tetaplah sebagai makhluk eksistensialis, meski dilengkapi dengan unsur rohani tadi. Karena manusia, meskipun ia adalah makhluk ciptaan yang terbaik, ia tetap mengalami naik-turunnya derajat di sisi Allah. Bahkan, tidak mustahil akan turun derajatnya ke tingkat yang lebih rendah dari binatang (asfala safilin). Karena kesempurnaan eksistensi manusia baru akan tercapai manakala ia mampu mensinergikan ketiga potensi kecerdasan yang dimilikinya: jasmani, nafsani dan rohani.

Belakangan semakin bermunculan pula para pemikir dan ilmuwan yang membuka mata hatinya, betapa penting manusia menelusuri hal-hal paling esensaial mengenai dirinya di era milenial ini. Sebab, bila hanya mengandalkan kecerdasan intelektual, ternyata manusia tak sanggup untuk mencapai derajat dan martabat tertinggi dalam mencapai ketentraman dan kedamaian hidup ini.

Dalam konteks ajaran Islam, sebenarnya fenomena kecerdasan spiritual ini bukanlah sesuatu yang baru. Para sufi dan waliullah terus-menerus menelusuri dan menggeluti fenomena ini dari zaman ke zaman, bahkan mempraktikkannya dalam aktivitas ubudiyah yang membawa manusia pada kematangan rohani.

Kehadiran roh atau unsur ketiga, memungkinkan manusia sanggup untuk mengakses kecerdasan spiritual, dan di kalangan sufi sering dikenal dengan istilah “mukasyafah”. Namun pada akhirnya setiap manusia punya potensi yang berbeda-beda dalam mengakses kecerdasan spiritual ini, hingga para wali, sufi dan alim-ulama sepertinya memperoleh kekhususan yang lebih dibandingkan orang-orang awam.

Hal ini bukan berarti kalangan jurnalis, intelektual dan politisi tidak mampu mengakses kecerdasan spiritual ini, apabila mereka punya kemauan keras untuk menggali dan meningkatkan potensi yang ada pada dirinya.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Hanya dalam Sepekan Rusia telah Luncurkan 120 Serangan Udara ke Aleppo

Hanya dalam Sepekan Rusia telah Luncurkan 120 Serangan Udara ke Aleppo

Rabu, 19 Feb 2020 22:35

Faksi-faksi Palestina Bentuk Komite Nasional untuk Melawan Rencana Perdamaian Trump

Faksi-faksi Palestina Bentuk Komite Nasional untuk Melawan Rencana Perdamaian Trump

Rabu, 19 Feb 2020 22:17

Ketum DMI: Bedakan Amar Ma'ruf Nahi Munkar dengan Radikalisme

Ketum DMI: Bedakan Amar Ma'ruf Nahi Munkar dengan Radikalisme

Rabu, 19 Feb 2020 10:32

Iya Sih, Tapi...

Iya Sih, Tapi...

Rabu, 19 Feb 2020 09:30

Menghadapi Virus Corona

Menghadapi Virus Corona

Rabu, 19 Feb 2020 08:24

Bayar SPP Bisa Pakai GoPay, Natalius Pigai Minta Ombudsman dan KPK Periksa Mendikbud

Bayar SPP Bisa Pakai GoPay, Natalius Pigai Minta Ombudsman dan KPK Periksa Mendikbud

Rabu, 19 Feb 2020 07:39

Legislator: Selesaikan Skandal Jiwaraya Secara Menyeluruh, Jangan Sepotong-Sepotong

Legislator: Selesaikan Skandal Jiwaraya Secara Menyeluruh, Jangan Sepotong-Sepotong

Rabu, 19 Feb 2020 06:54

Muhammadiyah Gelar Anugerah Jurnalistik Fachrodin Award 2020

Muhammadiyah Gelar Anugerah Jurnalistik Fachrodin Award 2020

Rabu, 19 Feb 2020 04:58

Kerudungin Kepala Dulu atau Hati Dulu?

Kerudungin Kepala Dulu atau Hati Dulu?

Rabu, 19 Feb 2020 03:21

Fahira Nilai Omnibus Law Bentuk Frustasi Pemerintah atas Mandeknya Ekonomi

Fahira Nilai Omnibus Law Bentuk Frustasi Pemerintah atas Mandeknya Ekonomi

Rabu, 19 Feb 2020 02:44

Kemuliaan Seorang Ibu

Kemuliaan Seorang Ibu

Rabu, 19 Feb 2020 01:53

PKS Minta Peran Kelembagaan Batan Diperkuat

PKS Minta Peran Kelembagaan Batan Diperkuat

Rabu, 19 Feb 2020 00:53

Tak Dilibatkan Bahas RUU Ciptaker, AJI: Mau Buat UU Apa Konspirasi Kejahatan?

Tak Dilibatkan Bahas RUU Ciptaker, AJI: Mau Buat UU Apa Konspirasi Kejahatan?

Selasa, 18 Feb 2020 23:58

Hadits

Hadits "Tidak Ada Penularan Penyakit", Apa Maksudnya?

Selasa, 18 Feb 2020 23:39

Solusi Islam Cegah Perselingkuhan

Solusi Islam Cegah Perselingkuhan

Selasa, 18 Feb 2020 22:45

Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk 700 Orang Terkait Fetullah Gulen

Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk 700 Orang Terkait Fetullah Gulen

Selasa, 18 Feb 2020 21:00

Hampir 1 Juta Orang Mengungsi Sejak Rezim Assad Meluncurkan Ofensif Idlib Bulan Desember

Hampir 1 Juta Orang Mengungsi Sejak Rezim Assad Meluncurkan Ofensif Idlib Bulan Desember

Selasa, 18 Feb 2020 20:30

Pemimpin Oposisi Sudan: Normalisasi dengan Penjajah Israel Adalah Tindakan Penghianatan

Pemimpin Oposisi Sudan: Normalisasi dengan Penjajah Israel Adalah Tindakan Penghianatan

Selasa, 18 Feb 2020 20:01

Sebut Agama Musuh Terbesar Pancasila, Pernyataan Kepala BPIP Menyesatkan

Sebut Agama Musuh Terbesar Pancasila, Pernyataan Kepala BPIP Menyesatkan

Selasa, 18 Feb 2020 18:42

Aborsi: Komplikasi Kronis Kapitalisme-Sekuler

Aborsi: Komplikasi Kronis Kapitalisme-Sekuler

Selasa, 18 Feb 2020 18:41


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X