Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.696 views

Empati di Tengah Bencana

Oleh: Roni Tabroni*

Puluhan anak SMP Muhammadiyah 1 Program Khusus Boyolali pada (19/1/2020) melakukan kegiatan yang tidak biasa. Walaupun bukan kegiatan utama sekolah, anak-anak di sana melakukannya dengan khusyu dan bergembira.

Usut punya usut, mereka melakukan do’a bersama untuk saudara-saudara lain yang tertimpa bencana, sekaligus mengetuk hati publik untuk turut peduli pada sesama anak sekolah dan guru-guru.

Gerakan sosial ini merupakan refleksi dari sikap empati anak-anak untuk meringankan beban mereka yang ditimpa bencana baik banjir, longsor, atau yang lainnya. Sejak SMP mereka ingin menunjukkan kepedulian dan belajar berbagi. Bahkan dengan kegiatan penggalangan dana, setidaknya mereka sudah menjadi bagian dari solusi.

Apa yang dilakukan oleh siswa SMP Muhammadiyah 1 Program Khusus Boyolali tersebut hanyalah satu dari sekian banyak komunitas masyarakat yang melakukan hal serupa.

Di berbagai kota kita hampir selalu menemukan kegiatan penggalangan sumbangan, baik yang dilakukan secara tradisional maupun yang modern seperti langsung transfer atau dengan aplikasi tertentu.

Kegiatan-kegiatan seperti itu dalam konteks hidup bernegara tentu saja sangat positif sekali. Bahwa sesama pelajar, mereka saling berbagi. Kegiatan itu pun sesungguhnya menjadi bagian dari salah satu metode belajar untuk mengasah karakter anak agar selalu peka dengan penderitaan orang lain.

Dengan terbiasa mengasah kepekaan, dan terlibat dalam kegiatan sosial, dipastikan akan membentuk karakter anak yang lebih baik.

Selain warga negara, kepedulian yang sama juga, kalau kita perhatikan pemberitaan secara detail di berbagai media, juga dibuktikan oleh pemerintah.

Mendikbud misalnya, dalam konteks bencana yang terjadi di berbagai tempat di tanah air pada awal-awal Januari tahun ini, menyampaikan komitmennya yang sangat kongkrit. Bahkan bisa dibilang sangat membahagiakan para guru.

Kabar yang dimaksud yaitu terkait dengan gaji, tunjangan, dan sertifikasi para guru yang tertimpa bencana. Pemerintah paham bahwa persoalan guru yang tertimpa bencana tidak sederhana. Ada kewajiban-kewajiban pendidikan yang mungkin sedikit terabaikan karena harus berjibaku dengan urusan pribadi dan keluarganya.

Kondisi tersebut menunjukkan rasa empati dari seorang menteri pendidikan dan kebudayaan atas penderitaan para guru. Ketika para guru yang tertimpa bencana kemudian untuk sementara waktu tidak menunaikan kewajibannya seperti mengajar, maka Mas Menteri memakluminya.

Salah satu bentuk konkrit dari permakluman tersebut adalah mengizinkan para guru untuk sementara tidak mengajar, tetapi gaji, tunjangan dan sertifikasi tetap diberikan secara utuh.

Janji tersebut dipublish dan tersebar di berbagai media. Bahkan selain itu, pemerintah juga berjanji untuk melakukan rehabilitasi sekolah yang rusak terkena dampak bencana, termasuk menyediakan fasilitas edukasi lain yang juga ikut hancur, seperti peralatan elektronik, buku dan fasilitas laboratorium.

Sudah menjadi karakter bangsa Indonesia, hidup gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan bersama. Dalam kasus bencana yang melanda berbagai daerah, yang juga berakibat pada dunia pendidikan, banyak sekali masyarakat yang turut peduli. Bahkan di sini pemerintah juga menunjukkan rasa empatinya yang sangat tinggi.

Dengan semakin banyaknya orang yang peduli terhadap para guru dan dunia pendidikan, diharapkan bencana yang melanda Jakarta, sebagian Jawa Barat dan berbagai daerah lainnya, tidak menyurutkan para guru untuk terus menjadi sumber motivasi bagi anak didiknya.

Sehingga guru sebagai pusat inovasi seperti yang diinginkan oleh Mas Menteri tetap tercapai.

*) Penulis ada PP Majelis Pustaka dan Informasi Muhammadiyah dan Dosen Ilmiu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bandung

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Ahad, 16 Feb 2020 20:35

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Ahad, 16 Feb 2020 20:11

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Ahad, 16 Feb 2020 17:19

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Ahad, 16 Feb 2020 17:15

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Ahad, 16 Feb 2020 16:17

The 2nd HIEX 2020, Ratusan Produk Halal dan Syariah Hadir di Pameran Halal Terbesar di Indonesia

The 2nd HIEX 2020, Ratusan Produk Halal dan Syariah Hadir di Pameran Halal Terbesar di Indonesia

Ahad, 16 Feb 2020 16:14

Urun Modal Syirkah Bebas Riba di RM Padang Express 02

Urun Modal Syirkah Bebas Riba di RM Padang Express 02

Ahad, 16 Feb 2020 16:08

Ratusan Muda-Mudi Ramaikan Gerakan Menutup Aurat 2020 di Binjai

Ratusan Muda-Mudi Ramaikan Gerakan Menutup Aurat 2020 di Binjai

Ahad, 16 Feb 2020 15:27

IKUTI TRAINING QURANIC QUANTUM SECRET, MAGNET RIZKI QUANTUM

IKUTI TRAINING QURANIC QUANTUM SECRET, MAGNET RIZKI QUANTUM

Ahad, 16 Feb 2020 14:16

Siswa MAN 1 Pekanbaru Juara World Robotic For Peace 2020

Siswa MAN 1 Pekanbaru Juara World Robotic For Peace 2020

Sabtu, 15 Feb 2020 23:14

Pengusaha Terkemuka UEA Serukan Investor Israel Berinvestasi di Negaranya

Pengusaha Terkemuka UEA Serukan Investor Israel Berinvestasi di Negaranya

Sabtu, 15 Feb 2020 22:15

Perlukah Sabun Bersertifikat Halal?

Perlukah Sabun Bersertifikat Halal?

Sabtu, 15 Feb 2020 22:06

Pemimpin Sudan Al-Burhan: Israel Akan Bantu Hapus Sudan dari Daftar Hitam AS

Pemimpin Sudan Al-Burhan: Israel Akan Bantu Hapus Sudan dari Daftar Hitam AS

Sabtu, 15 Feb 2020 22:00

KBRI di Negara Terinfeksi Corona Diminta Cek Kesehatan WNI

KBRI di Negara Terinfeksi Corona Diminta Cek Kesehatan WNI

Sabtu, 15 Feb 2020 21:57

Mohamed Dahlan dan UEA Berada di Balik Pembunuhan di Luar Hukum di Yaman Sejak 2015

Mohamed Dahlan dan UEA Berada di Balik Pembunuhan di Luar Hukum di Yaman Sejak 2015

Sabtu, 15 Feb 2020 21:50

Amazon Paksa Warga Palestina untuk Daftarkan Diri Sebagai Orang Israel untuk Pengiriman Gratis

Amazon Paksa Warga Palestina untuk Daftarkan Diri Sebagai Orang Israel untuk Pengiriman Gratis

Sabtu, 15 Feb 2020 21:35

Kapal Perang AS Sita Ratusan Senjata Anti-Tank Seludupan dari Iran di Laut Arab

Kapal Perang AS Sita Ratusan Senjata Anti-Tank Seludupan dari Iran di Laut Arab

Sabtu, 15 Feb 2020 21:20

Lupa Hafalan Al-Qur’an, Bolehkah Membaca Istirja’?

Lupa Hafalan Al-Qur’an, Bolehkah Membaca Istirja’?

Sabtu, 15 Feb 2020 20:58

Allahu Akbar! 300 Orang Ta’a Bersyahadat

Allahu Akbar! 300 Orang Ta’a Bersyahadat

Sabtu, 15 Feb 2020 20:24

Bullying Hasil  Produk Generasi Sekuler

Bullying Hasil Produk Generasi Sekuler

Sabtu, 15 Feb 2020 19:53


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X