Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.070 views

Empati di Tengah Bencana

Oleh: Roni Tabroni*

Puluhan anak SMP Muhammadiyah 1 Program Khusus Boyolali pada (19/1/2020) melakukan kegiatan yang tidak biasa. Walaupun bukan kegiatan utama sekolah, anak-anak di sana melakukannya dengan khusyu dan bergembira.

Usut punya usut, mereka melakukan do’a bersama untuk saudara-saudara lain yang tertimpa bencana, sekaligus mengetuk hati publik untuk turut peduli pada sesama anak sekolah dan guru-guru.

Gerakan sosial ini merupakan refleksi dari sikap empati anak-anak untuk meringankan beban mereka yang ditimpa bencana baik banjir, longsor, atau yang lainnya. Sejak SMP mereka ingin menunjukkan kepedulian dan belajar berbagi. Bahkan dengan kegiatan penggalangan dana, setidaknya mereka sudah menjadi bagian dari solusi.

Apa yang dilakukan oleh siswa SMP Muhammadiyah 1 Program Khusus Boyolali tersebut hanyalah satu dari sekian banyak komunitas masyarakat yang melakukan hal serupa.

Di berbagai kota kita hampir selalu menemukan kegiatan penggalangan sumbangan, baik yang dilakukan secara tradisional maupun yang modern seperti langsung transfer atau dengan aplikasi tertentu.

Kegiatan-kegiatan seperti itu dalam konteks hidup bernegara tentu saja sangat positif sekali. Bahwa sesama pelajar, mereka saling berbagi. Kegiatan itu pun sesungguhnya menjadi bagian dari salah satu metode belajar untuk mengasah karakter anak agar selalu peka dengan penderitaan orang lain.

Dengan terbiasa mengasah kepekaan, dan terlibat dalam kegiatan sosial, dipastikan akan membentuk karakter anak yang lebih baik.

Selain warga negara, kepedulian yang sama juga, kalau kita perhatikan pemberitaan secara detail di berbagai media, juga dibuktikan oleh pemerintah.

Mendikbud misalnya, dalam konteks bencana yang terjadi di berbagai tempat di tanah air pada awal-awal Januari tahun ini, menyampaikan komitmennya yang sangat kongkrit. Bahkan bisa dibilang sangat membahagiakan para guru.

Kabar yang dimaksud yaitu terkait dengan gaji, tunjangan, dan sertifikasi para guru yang tertimpa bencana. Pemerintah paham bahwa persoalan guru yang tertimpa bencana tidak sederhana. Ada kewajiban-kewajiban pendidikan yang mungkin sedikit terabaikan karena harus berjibaku dengan urusan pribadi dan keluarganya.

Kondisi tersebut menunjukkan rasa empati dari seorang menteri pendidikan dan kebudayaan atas penderitaan para guru. Ketika para guru yang tertimpa bencana kemudian untuk sementara waktu tidak menunaikan kewajibannya seperti mengajar, maka Mas Menteri memakluminya.

Salah satu bentuk konkrit dari permakluman tersebut adalah mengizinkan para guru untuk sementara tidak mengajar, tetapi gaji, tunjangan dan sertifikasi tetap diberikan secara utuh.

Janji tersebut dipublish dan tersebar di berbagai media. Bahkan selain itu, pemerintah juga berjanji untuk melakukan rehabilitasi sekolah yang rusak terkena dampak bencana, termasuk menyediakan fasilitas edukasi lain yang juga ikut hancur, seperti peralatan elektronik, buku dan fasilitas laboratorium.

Sudah menjadi karakter bangsa Indonesia, hidup gotong royong dalam menghadapi berbagai persoalan bersama. Dalam kasus bencana yang melanda berbagai daerah, yang juga berakibat pada dunia pendidikan, banyak sekali masyarakat yang turut peduli. Bahkan di sini pemerintah juga menunjukkan rasa empatinya yang sangat tinggi.

Dengan semakin banyaknya orang yang peduli terhadap para guru dan dunia pendidikan, diharapkan bencana yang melanda Jakarta, sebagian Jawa Barat dan berbagai daerah lainnya, tidak menyurutkan para guru untuk terus menjadi sumber motivasi bagi anak didiknya.

Sehingga guru sebagai pusat inovasi seperti yang diinginkan oleh Mas Menteri tetap tercapai.

*) Penulis ada PP Majelis Pustaka dan Informasi Muhammadiyah dan Dosen Ilmiu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bandung

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

Senin, 19 Oct 2020 14:20

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Senin, 19 Oct 2020 14:15

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Senin, 19 Oct 2020 12:10

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Senin, 19 Oct 2020 10:36

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

Senin, 19 Oct 2020 09:35

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Senin, 19 Oct 2020 09:23

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

Senin, 19 Oct 2020 09:17

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Senin, 19 Oct 2020 08:44

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Ahad, 18 Oct 2020 23:55

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Ahad, 18 Oct 2020 22:49

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Ahad, 18 Oct 2020 22:38

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Ahad, 18 Oct 2020 21:15

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Ahad, 18 Oct 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Senin, 19/10/2020 20:05

Falsafah: Hikmah yang Terbatas