Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.486 views

Positif Covid-19 Terus Meningkat, Pemerintah Butuh Evaluasi Kebijakan

 

Oleh:

Sastika Melda || Mahasiswa UNESA           

 

CORONA Virus Disease 19 (Covid-19) masih menjadi bahasan khusus di Indonesia. Pasalnya virus yang pertama kali di Wuhan – Cina ini masih menjadi musuh warga Indonesia. Sejak awal ditetapkannya Covid-19 sebagai bencana Nasional-non alam, hingga saat ini, 9 Juli 2020  tercatat sebanyak 70.736 positif, 32.651 sembuh dan 3.417 meninggal. Dilansir dari CNN Indonesia, kasus positif covid-19 per 9 Juli 2020 menjadi tambahan kasus harian tertinggi sejak ditetapkannya pertama kali pada 2 Maret lalu, dengan jumlah tambahan sebesar 2.657 kasus.

Indonesia sudah  4 bulan menghadapi pandemi global ini, berbagai kebijakan telah dikelurkan mulai dari PSBB hingga kebijakan New Normal pun telah dikeluarkan oleh presiden Jokowi. Tetapi seperti yang kita tahu dan berdasarkan data di awal menunjukkan kasus di Indonesia terus meningkat bahkan angka peningkatannya sangat tinggi yakni, dengan rata – rata peningkatan diatas 1000 kasus perhari.

Fakta – fakta yang ada memberitahukan bahwasannya Indonesia masih dalam keadaan darurat covid-19. Pandemi Covid-19 belum bisa dikendalikan di Negara ini. Kasus pun semakin melonjak setelah ditetapkannya kebijakan “new normal”. New Normal sendiri adalah kehidupan normal baru dengan  tetap memperhatikan protokol – protokol kesehatan sesuai yang ditetapkan gugus tugas penanganan Covid-19. Adanya kebijakan ini bertujuan memperbaiki serta menjalankan kembali perekonomian yang lumpuh akibat pandemi Covid-19.

Namun fakta yang ada menunjukkan adanya kebijakan new normal justru menyebabkan kasus Covid-19 semakin bertambah. Hal ini jelas saja terjadi, karena masyarakat sudah mulai melakukan aktivitas diluar rumah seperti biasa, mal serta sarana publik lainya pun sudah dibuka, sehingga kemungkinan penyebaran virus pun semakin tinggi. Kurangnya kedisiplinan masyarakat pun menjadi sebab kenaikan kasus ini. Banyak masyarakat yang masih mementingkan dirnya sendiri dan abai dengan protokol – protokol kesehatan yang ada.

Kedisiplinan masyarakat memang sebab utama dari melonjaknya kasus, tetapi di lain sisi pemerintah juga turut andil terkait melonjaknya kasus Covid-19, karena pemerintah merupakan penentu kebijakan, regulator sekaligus pengontrol masyarakat.

Seolah tidak terima jika new normal dijadikan alasan melonjaknya kasus, bulan Juni lalu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto  menjelaskan, kenaikan penambahan kasus baru terjadi karena tracing atau pelacakan semakin agresif dilakukan (Republika.co.id). Adanya  pelacakan yang semakin agresif tentu tidak dapat dijadikan dalih terkait melonjaknya kasus, karena pelacakan memang seharusnya dilakukan oleh Negara dalam rangka mengontrol melayani serta memastikan kondisi rakyatnya.

“Pemimpin adalah pengurus rakyat dan dia bertanggung jawab atas rakyat yang dia urus” (HR al-Bukhari) pemimpin adalah penentu sekaligus pelaksana  dari setiap kebijakan karenanya disetiap kebijakan yang dibuat pemimpin harus mempertimbangkannya masak–masak setiap kebijakan yang akan diambil, Allah berfirman dalam surah Al-Qiyamah 36 yang artinya “Apakah manusia mengira bahwa dia akan dibiarkan begitu saja(tanpa pertanggungjawaban)” ayat ini mengandung makna bahwasannya apa pun memiliki konsekuensi didalamnya dan ada pertanggunjawaban atasnya.

Maka dari itu hendaknya seorang pemimpin senantiasa melakukan refleksi atas apa yang telah diputuskannya, terlebih jika kebijakannya tidak membuahkan hasil, seperti yang terjadi dengan kasus Covid-19 ini, yang semakin hari semakin meningkat. Bukan hanya marah didepan para pembantunya, seorang pemimpin pun  harus memperhatikan kembali setiap kebijakan yang telah dibuat, menghilangkannya dari unsur – unsur kepentingan pribadi dan mengutamakan kesejahteraan rakyatnya

Allah SWT berfirman yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman,bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18).*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Kesetaraan Upah, Ilusi Kapitalis bagi Perempuan

Kesetaraan Upah, Ilusi Kapitalis bagi Perempuan

Ahad, 27 Sep 2020 22:53

Menjawab Pak Wapres: Layakkah Korean Wave Dijadikan Panutan?

Menjawab Pak Wapres: Layakkah Korean Wave Dijadikan Panutan?

Ahad, 27 Sep 2020 22:28

Ulama Pewaris Nabi, Harusnya Dilindungi

Ulama Pewaris Nabi, Harusnya Dilindungi

Ahad, 27 Sep 2020 21:56

Sekularisasi di Kampus Yes, Islamisasi No?

Sekularisasi di Kampus Yes, Islamisasi No?

Ahad, 27 Sep 2020 21:39

Ketua Satgas Penanganan Covid-19: Penular Orang Terdekat, OTG Itu Silent Killer

Ketua Satgas Penanganan Covid-19: Penular Orang Terdekat, OTG Itu Silent Killer

Ahad, 27 Sep 2020 21:15

ATSI Dukung Pemerintah Beri Bantuan Kuota Internet untuk PJJ

ATSI Dukung Pemerintah Beri Bantuan Kuota Internet untuk PJJ

Ahad, 27 Sep 2020 21:07

Ilham Aliyev: Azerbaijan Hancurkan Peralatan Militer Armenia Sebagai Pembalasan Serangan Armenia

Ilham Aliyev: Azerbaijan Hancurkan Peralatan Militer Armenia Sebagai Pembalasan Serangan Armenia

Ahad, 27 Sep 2020 21:05

UEA Tandatangani Nota Kesepahaman Jadikan Dubai Sebagai Pusat Penting Bagi Bisnis Israel

UEA Tandatangani Nota Kesepahaman Jadikan Dubai Sebagai Pusat Penting Bagi Bisnis Israel

Ahad, 27 Sep 2020 20:45

Kasihan Pak Prabowo

Kasihan Pak Prabowo

Ahad, 27 Sep 2020 20:20

Pemerintah Yaman dan Pemberontak Syi'ah Houtsi Setujui Pertukaran 1000 Lebih Tahanan

Pemerintah Yaman dan Pemberontak Syi'ah Houtsi Setujui Pertukaran 1000 Lebih Tahanan

Ahad, 27 Sep 2020 20:00

Militer AS Gunakan Rudal 'Ninja' Rahasia Untuk Bunuh Target Penting di Suriah

Militer AS Gunakan Rudal 'Ninja' Rahasia Untuk Bunuh Target Penting di Suriah

Ahad, 27 Sep 2020 17:34

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Demo Sejuta Umat Menolak Rencana Paroki Bunda Theresia Bekasi

Ahad, 27 Sep 2020 09:39

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Kalau Bukan PKI Nyatakan PKI Jahat dan Penghianat

Sabtu, 26 Sep 2020 23:36

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Kanada Tangkap 'Mantan' Anggota IS Karena Diduga Berbohong Tentang Membunuh Orang di Podcast NYT

Sabtu, 26 Sep 2020 21:45

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

7 Orang Ditahan di Prancis Setelah Penikaman Terkait Surat Kabar Satir Charlie Hebdo

Sabtu, 26 Sep 2020 21:05

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

AS Lipat Gandakan Hadiah Untuk Penangkapan Pemimpin Tertinggi Islamic State

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Dokter: Saat Ini yang Terbaik Tetap Belajar dari Rumah

Sabtu, 26 Sep 2020 20:35

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Tragedi 21-22 Mei Jangan Dilupakan

Sabtu, 26 Sep 2020 20:20

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Laporan: Oman dan Sudan Akan Umumkan Kesepakatan Normalisasi dengan Israel Pekan Depan

Sabtu, 26 Sep 2020 19:30

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Menkeu Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Jiwasraya, Anis: Pencederaan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sabtu, 26 Sep 2020 11:43


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X