Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.634 views

Persiapan Hadapi Ramadhan

BULAN Ramadhan kembali tiba. Satu bulan dalam sistem penanggalan Hijriyah yang senantiasa dirindukan kedatangannya dan disayangkan kepergiannya. Sungguh sangat mulia tamu kita ini. Ia datang dengan membawa berjuta berkah untuk setiap insan yang beriman dan magfirah (ampunan) bagi setiap jiwa yang terselimuti dosa. Bagi kita, ia bawakan pula malam Al-Qadar (Lailatul Qadar). Sebuah malam agung yang selalu dinanti kehadirannya oleh para ahli ibadah.

Ramadhan adalah kekasih hati. Ia bagaikan darah segar yang membangkitkan kembali semangat yang mulai kendur. Ibarat oase di tengah padang sahara, ia adalah pelepas dahaga bagi sang pengembara kehausan di tengah teriknya matahari. Hanya orang fasik dan zhalim saja yang membenci kehadirannya. Karena bagi mereka itu, Ramadhan adalah penjara jiwa yang selalu mengekang hawa nafsu. Tak mengherankan jika dari mulut orang fasik lagi zhalim tersebut keluar kalimat keluh kesah dan celaan terhadap Ramadhan.

Namun demikian, kita tetap patut bersyukur. Banyak di antara kaum Muslimin yang masih mau melaksanakan puasa meskipun harus kita akui dengan jujur bahwa masih banyak penyimpangan dan kekurangan dalam pelaksanaannya. Benarkah begitu? Mari kita hentikan pandangan kita sejenak. Harus kita akui bahwa banyak kaum Muslimin di negeri ini yang masih menyambut kedatangan Ramadhan dengan cara kurang terpuji.

Saat Ramadhan telah tiba pun tak sedikit yang mengisinya dengan berbagai penyimpangan yang tidak disyariatkan oleh Allah I. Di antara mereka ada yang menyambut kehadiran Ramadhan dengan pesta dan pawai. Tak ketinggalan, acara begadang yang tidak banyak memberi manfaat bahkan menjurus kepada kemaksiatan pun diselenggarakan demi sebuah niat untuk menyambut Ramadhan. Sehingga benarlah apa yang disinyalir oleh Rasulullah r dalam sabda beliau:

رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلاَّ الْجُوعُ وَرُبَّ قَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ قِيَامِهِ إِلاَّ السَّهَرُ.

“Berapa banyak orang yang berpuasa, dia tidak mendapatkan dari puasanya kecuali hanya lapar. Dan berapa banyak orang yang shalat malam, dia tidak mendapatkan dari shalatnya kecuali hanya begadang.” (HR. Ibnu Majah no: 1714 dan Ahmad II/441 no: 9683. Syaikh Al-Albani mengatakan dalam Shahih Sunan Ibnu Majah II/71: hasan shahih)

Oleh karena itu, sebagai seorang Muslim hendaklah kita mengetahui hal-hal yang perlu dilakukan untuk menyambut bulan suci Ramadhan serta amalan-amalan yang disyariatkan oleh Allah I dan Rasul-Nya r.

Adapun adab kita dalam menyambut bulan Ramadhan di antaranya ialah:

Memperbanyak Do’a kepada Allah I

Salah satu kebiasan para generasi shalih sebelum masuk bulan Ramadhan adalah memperbanyak do’a. Dari beberapa riwayat diceritakan bahwa ada di antara Salafusshalih (generasi salih pendahulu kita) yang memohon kepada Allah I agar dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan sejak 6 bulan sebelumnya. Selain itu, banyak pula di antara mereka yang memohon kepada Allah I agar diberikan kekuatan dan pertolongan di dalam melaksanakan ibadah-ibadah seperti puasa, qiyamul lail, sedekah dan sebagainya.

Bersuci dan Membersihkan Diri 

Bersuci dan membersihkan diri di sini memiliki sifat maknawi seperti taubat nasuha dari segala dosa dan maksiat. Sebab, sangatlah tidak pantas jika kita menyambut tamu yang agung lagi mulia dalam keadaan kotor. Tak pantas pula rasanya bila kita menyambut bulan Ramadhan yang dicintai oleh Allah I dan Rasul-Nya r dengan gelimangan dosa. Dan alangkah tak pantasnya diri ini jika berpuasa sedangkan shalat masih sering lalai. Padahal meninggalkan shalat dengan sengaja merupakan kekufuran, bukan? Mari kita semakin menelisik diri kita masing-masing. Sudah pantaskah jika kita berpuasa sementara harta yang diperoleh berasal dari hal-hal kotor, seperti menipu, menyuap dan merampok? Rasanya, sangat tidak pantas jika kita berharap puasa kita diterima sementara diri masih berlumur dosa dan maksiyat. Oleh karenanya, bersuci dan membersihkan diri dari segala kotoran merupakan sarana ampuh bagi kita agar layak menjalankan ibadah di bulan Ramadhan. Sebab, jika hal itu tidak dilakukan maka Rasulullah r telah memberikan ancaman melalui sebuah hadits:

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّوْرِ وَ الْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ ِللهِ حَاجَةٌ فِيْ أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ.

Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan beramal dengannya maka tidak ada bagi Allah kepentingan terhadap meninggalkan makan dan minumnya.” (HR. Al-Bukhari II/31 no: 1903)

Marilah kita segera kembali kepada kebenaran sebelum pintu taubat tertutup, sebelum matahari terbit dari sebelah barat, dan sebelum nyawa sampai tenggorokan. Bersegeralah bertaubat dengan taubat yang sebenar-benarnya seperti yang Allah I firmankan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوْحًا.

“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuha (taubat yang semurni-murninya).” (QS. At-Tahrim: 8)

Mempersiapkan Jiwa 

Mempersiapkan jiwa untuk menyambut bulan Ramadhan dapat dilakukan dengan memperbanyak amal-amal shalih pada bulan Sya’ban karena pada bulan ini Allah I mengangkat amalan-amalan. Sebagaimana hadits dari sahabat Usamah bin Zaid, ia mengatakan:

يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنَ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ. قَالَ: ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ.

“Wahai Rasulullah, saya tidak pernah melihat engkau berpuasa pada bulan-bulan yang ada sebagaimana engkau berpuasa pada bulan Sya’ban. Rasulullah menjawab: Karena bulan itu (Sya’ban) adalah bulan yang manusia lalai. Terletak antara Rajab dan Ramadhan. Dan pada bulan itu (Sya’ban) adalah bulan diangkatnya amal-amal ke Rabbul ‘alamin, maka aku suka jika ketika amalku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. An-Nasa’i no: 2356. Syaikh Al-Albani mengatakan dalam Shahih Sunan An-Nasa’i I/153: hasan)

Ber-tafaqquh (Mempelajari) Hukum-Hukum Puasa dan Mengenal Petunjuk Nabi r

Sebelum memasuki puasa hendaknya kita mempelajari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan ibadah puasa seperti mempelajari syarat-syarat diterimanya puasa, hal-hal yang membatalkannya, hukum berpuasa di hari syak (meragukan), perbuatan-perbuatan yang dibolehkan dan dilarang bagi yang berpuasa, adab-adab dan sunnah-sunnah berpuasa, hukum-hukum shalat Tarawih, hukum-hukum yang berkaitan dengan orang yang memiliki udzur seperti mengadakan perjalanan atau sakit, hukum-hukum yang berkaitan dengan zakat fithri dan lain-lain. Maka hendaknya kita berilmu sebelum memahami dan mengamalkannya. Sebagaimana firman Allah I:

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوَاكُمْ.

“Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, Tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.” (QS. Muhammad: 19)

Di dalam ayat ini Allah I mendahulukan perintah berilmu sebelum berkata dan berbuat.

Mengatur Sebaik-baiknya Program di Bulan Ramadhan. 

Bila seorang tamu yang agung datang berkunjung ke rumah kita kemudian kita sambut dengan baik tentu kita akan mendapatkan pujian serta balasan dari tamu tersebut. Begitu pula dengan tamu agung bernama bulan Ramadhan yang datang dengan membawa berbagai macam keutamaan. Jika kita menyambutnya dengan persiapan serta program-program yang menarik tentu tamu agung ini akan memberikan keutamaan-keutamaannya kepada kita.

Oleh karena itu, hendaklah kita mengisi bulan suci ini dengan memperbanyak ibadah seperti shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, memperbanyak tasbih, tahmid, takbir, dan istighfar. Bulan Ramadhan juga sangat baik jika kita isi dengan lebih peduli kepada nasib si fakir dan si miskin, berbakti kepada kedua orang tua, menyambung tali silaturahim, memuliakan tamu, menjenguk orang sakit dan ibadah-ibadah lain yang semisal dengan itu. Insya Allah dengan begitu, predikat takwa akan kita raih.

Keutamaan Puasa Ramadhan 

Berpuasa di bulan Ramadhan selain ia suatu kewajiban individu bagi yang memenuhi syarat, namun ia juga menyimpan banyak keutamaan di balik semua itu, di antaranya:

  1. Puasa adalah rahasia antara hamba dengan Tuhannya dan Allah I-lah yang akan memberikan balasannya.

Dalam hadits qudsi Allah I berfirman:

مَا مِنْ حَسَنَةٍ عَمِلَهَا ابْنُ آدَمَ إِلاَّ كُتِبَ لَهُ عَشْرُ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّوَجَلَّ إِلاَّ الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ.

“Tidaklah seorang anak Adam melakukan suatu amalan kebaikan, kecuali akan dituliskan baginya sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat (pahala) kebaikan. Allah I berfirman: ‘Kecuali puasa maka sungguh puasa adalah untuk-Ku dan Aku yang menentukan ganjaran (pahala)nya’. (HR. An-Nasa’i no: 2214. Syaikh Al-Albani mengatakan dalam Shahih Sunan An-Nasa’i II/120: shahih)

Imam An-Nawawi berkata:

“Dikatakan (bahwasanya Allah sendiri yang akan memberikan pahala orang berpuasa) karena puasa adalah bentuk ibadah yang tersembunyi yang jauh dari perbuatan riya’, hal ini berbeda dengan ibadah shalat, haji, berjihad, shadaqah dan amalan-amalan ibadah yang zhahir (tampak) lainnya.” (Syarah Shahih Muslim VIII/29)

  1. Orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan.

Kegembiraan ketika ia berbuka dan kegembiraan ketika ia menemui Rabb-nya, Rasulullah r bersabda:

لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ.

“Bagi orang yang berpuasa dua kegembiraan, kegembiraan ketika ia berbuka serta kegembiraan ketika ia menemui Rabbnya. (HR. Al-Bukhari II/31 no: 1904 dan Muslim II/807 no: 1151)

  1. Pengampunan dosa.

Seorang hamba yang berpuasa dan melakukan amal ibadah lainnya karena iman dan mengharap ridha Allah I maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni oleh Allah I. Rasulullah r bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala Allah, diampuni dosa-dosa nya yang telah lalu. (HR. Al-Bukhari II/62 no: 2014 dan Muslim I/523 no: 760)

  1. Bau mulut orang yang berpuasa (lebih harum di sisi Allah I).

Bau mulut orang yang berpuasa akan lebih harum di sisi Allah I dari pada aroma misk (minyak wangi). Rasulullah r bersabda:

وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ.

Dan sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari pada aroma misk (minyak wangi). (HR. Al-Bukhari II/31 no: 1904 dan Muslim II/807 no: 1151)

  1. Terdapat waktu yang mustajab.

Bagi yang berpuasa ada waktu, yang mana apabila ia berdo’a pada waktu tersebut, maka do’a itu tidak tertolak, sebagaimana sabda Rasulullah r:

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: ...وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ....

Tiga orang yang tidak tertolak do’a mereka, yaitu: ....dan seorang yang berpuasa sampai dia berbuka.....” (HR. Ahmad II/304 no: 8030. Syaikh Syua’aib Al-Arnauth mengatakan dalam Musnad Ahmad: shahih karena banyak jalan dan syawahid-nya[penguatnya])

 

Sumber: Buku Panduan Praktis Ramadhan

didukung oleh Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Yogyakarta

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Alhamdulillah ini yang dicapai dalam 10 Bulan Ponpes Gratis Manahilul ilmi

Alhamdulillah ini yang dicapai dalam 10 Bulan Ponpes Gratis Manahilul ilmi

Selasa, 11 May 2021 01:27

Peran Orang Tua dan Negara Menyikapi Parodi Sujud “Free Style”

Peran Orang Tua dan Negara Menyikapi Parodi Sujud “Free Style”

Senin, 10 May 2021 21:01

Ironis, THR dicicil lagi?

Ironis, THR dicicil lagi?

Senin, 10 May 2021 20:43

Pemukim Ilegal Yahudi Israel Tabrak Pejalan Kaki Palestina di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Pemukim Ilegal Yahudi Israel Tabrak Pejalan Kaki Palestina di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Senin, 10 May 2021 20:35

Innalillahi, Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia

Innalillahi, Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia

Senin, 10 May 2021 19:54

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Selama 3 Hari Untuk Perayaan Idul Fitri

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Selama 3 Hari Untuk Perayaan Idul Fitri

Senin, 10 May 2021 19:46

Ratusan Warga Palestina Kembali Terluka Akibat Serbuan Pasukan Zionis Israel Di Kompleks Al-Aqsa

Ratusan Warga Palestina Kembali Terluka Akibat Serbuan Pasukan Zionis Israel Di Kompleks Al-Aqsa

Senin, 10 May 2021 19:04

Doa Istiftah Qiyamul Lail Rasullullah ''Meminta Hidayah''

Doa Istiftah Qiyamul Lail Rasullullah ''Meminta Hidayah''

Senin, 10 May 2021 16:28

Malam Selasa Ini, Malam 29, Malam Ganjil, Adanya Lailatul Qadar?

Malam Selasa Ini, Malam 29, Malam Ganjil, Adanya Lailatul Qadar?

Senin, 10 May 2021 15:11

Kritik Pertanyaan TWK KPK Seputar Lepas Jilbab, Legislator PKS: Melanggar HAM!

Kritik Pertanyaan TWK KPK Seputar Lepas Jilbab, Legislator PKS: Melanggar HAM!

Senin, 10 May 2021 14:47

Partai Gelora Mengutuk Keras Aksi Kekerasan Israel terhadap Jemaah Palestina di Masjidil Al-Aqsa

Partai Gelora Mengutuk Keras Aksi Kekerasan Israel terhadap Jemaah Palestina di Masjidil Al-Aqsa

Senin, 10 May 2021 14:34

AHY Bertemu Anies, Saling Apresiasi dan Ingin Terus Berkolaborasi

AHY Bertemu Anies, Saling Apresiasi dan Ingin Terus Berkolaborasi

Senin, 10 May 2021 14:20

Pandangan ‘Perempuan Haid Boleh Berpuasa’ Sesat dan Menyesatkan

Pandangan ‘Perempuan Haid Boleh Berpuasa’ Sesat dan Menyesatkan

Senin, 10 May 2021 14:15

MUI Minta KPI Setop Sejumlah Program Ramadhan Membandel

MUI Minta KPI Setop Sejumlah Program Ramadhan Membandel

Senin, 10 May 2021 14:02

Bekas Pejabat Kemenag Terduga Korupsi, Bukhori Ingatkan Menag Yaqut

Bekas Pejabat Kemenag Terduga Korupsi, Bukhori Ingatkan Menag Yaqut

Senin, 10 May 2021 13:55

Ketua Komisi VI DPRA Ingatkan Pemerintah Aceh agar Anak Autis Berhak Dapatkan Pendidikan Layak

Ketua Komisi VI DPRA Ingatkan Pemerintah Aceh agar Anak Autis Berhak Dapatkan Pendidikan Layak

Senin, 10 May 2021 13:41

Jadi Narasumber Diskusi HMI, Anis Sebut Jokowi Gagal Tangani Kemiskinan

Jadi Narasumber Diskusi HMI, Anis Sebut Jokowi Gagal Tangani Kemiskinan

Senin, 10 May 2021 13:36

Promosikan Babi Panggang, Jokowi Tak Sengaja atau Sering Lihat?

Promosikan Babi Panggang, Jokowi Tak Sengaja atau Sering Lihat?

Senin, 10 May 2021 13:24

Sekjen MUI: Grand Design Pedoman Tayangan Ramadhan Dibutuhkan untuk Tahun Mendatang

Sekjen MUI: Grand Design Pedoman Tayangan Ramadhan Dibutuhkan untuk Tahun Mendatang

Senin, 10 May 2021 13:11

Anis Matta: Situasi Krisis, Indonesia Membutuhkan Narasi yang Menyatukan

Anis Matta: Situasi Krisis, Indonesia Membutuhkan Narasi yang Menyatukan

Senin, 10 May 2021 13:08


MUI

Must Read!
X