Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.593 views

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

 

Oleh: R. Raraswati

 

Peraturan Presiden (Perpres) 113/2021 tentang Struktur dan Penyelenggaraan Badan Bank Tanah  telah ditandatangani pada 30/12/2021. Perpres ini diduga melanggar amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang vonis inkonstitusional bersyarat Undang-Undang Cipta Kerja pada 25 November 2021, (Kompas.com, 6/1/2022). Ini namanya membuat peraturan dengan melanggar aturan.

Larangan menerbitkan peraturan  pelaksanaan baru berkaitan UU Cipta Kerja yang bersifat strategis dan berdampak tercantum dalam putusan MK 91/PUU XVII/2021 butir 7. Putusan MK tersebut berlaku per 25 November 2021, tapi  Jokowi justru teken Perpres tentang bank tanah pada bulan Desember. Mungkin Presiden lupa, pura-pura lupa, pura-pura tidak tahu atau benar-benar tidak tahu tentang putusan MK tersebut. Namun yang jelas Perpres tersebut telah melanggarnya. Ini namanya membuat aturan untuk dilanggar. Ironisnya, pelanggarnya adalah pihak yang memiliki wewenang membuat peraturan.

Peraturan yang diteken setelah adanya larangan, diduga karena ada desakan suatu kepentingan. Di era kapitalis seperti sekarang ini, pasti tidak jauh dari masalah cuan alias dolar atau rupiah untuk mempertebal dompet korporat. Jika dilihat dari UU Cipta Kerja Bab VIII tentang pengadaan tanah, pasal 125 ayat 1 yaitu pemerintah pusat membentuk badan Bank Tanah.

Sementara pasal 4 menjelaskan fungsi Bank Tanah guna melaksanakan perencanaan, perolehan, pengadaan, pengelolaan, pemanfaatan, dan pendistribusian tanah.  Sedangkan pada pasal 173 ayat 2 membahas tentang klaster kemudahan Proyek Strategis Nasional (PSN) sehingga pengadaan tanah untuk proyek strategis nasional dapat dilakukan oleh badan usaha. Semua pasal tersebut saling berhubungan dan memicu persepsi Perpres tersebut hanya untuk memudahkan perolehan lahan PSN yang kemungkinan besar dikuasai oleh swasta asing.

Jika Perpres tersebut lebih mengutamakan sebagian elit, maka ini bukan hanya melanggar amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, juga melanggar sila ke-5 dari Pancasila. Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia tidak terpenuhi dalam kepemilikan dan pengelolaan tanah. Masyarakat bahkan harus melepaskan tanah miliknya dengan harga murah ketika ada proyek strategis nasional. Belum lagi syariat Islam yang jelas juga dilanggar. Karena pada dasarnya Islam membagi kepemilikan lahan menjadi tiga bagian.

Pertama, lahan pribadi yang dapat dimiliki secara individu seperti kebun, ladang, lahan pertanian, tempat parkir dan sebagainya.

Kedua, lahan kepemilikan umum seperti hutan, tanah lapang, taman hijau dan lainnya.

Ketiga, lahan milik negara yaitu lahan tanpa tuan. Lahan yang di atasnya terdapat harta milik negara seperti bangunan pemerintahan.

Dari pembagian ini maka, individu tidak boleh memiliki lahan milik umum meski sudah mendapat izin dari negara. Begitu pula kelompok yang tidak boleh memiliki lahan semaunya sendiri meski dengan alasan yang seolah baik, ternyata justru menyengsarakan rakyat. Ibarat racun berbalut madu.

Kepemilikan lahan secara individu juga memiliki batasan luas. Istilahnya, tidak boleh seseorang menjadi tuan tanah sampai orang lain kesulitan mendapatkan lahan dengan harga terjangkau. Kalau secara individu saja diatur sedemikian rupa, apalagi oligarki yang hanya untuk kepentingan elit, sekelompok orang. Jangan sampai oligarki menguasai tanah rakyat dengan semena-mena sementara banyak masyarakat yang tidur di kolong jembatan maupun di pinggir jalan.

Dari paparan di atas, bisa dilihat bahwa Perpres Bank Tanah penuh dengan pelanggaran. Sehingga tidak layak untuk diterapkan dan harus segera dihapus. Kalau saja pemerintah ingin mengatur perencanaan, perolehan, pengadaan, pengelolaan, pemanfaatan, dan pendistribusian lahan, bisa dengan cara membuat proyek strategis nasional yang memang dapat dinikmati rakyat.

Misalnya, memanfaatkan lahan tidak produktif untuk pembangunan perumahan gratis bagi warga miskin. Membuka lapangan kerja bagi para laki-laki dewasa dengan menghidupkan kembali lahan kosong tanpa pemilik sebagai tempat usaha ataupun lahan pertanian. Memanfaatkan lahan strategis untuk kepentingan umum tanpa melibatkan pihak asing dan sebagainya. Dengan demikian, distribusi tanah kepada warga bisa merata, pencari nafkah memiliki pekerjaan layak dan pada akhirnya rakyat makmur sejahtera. Allahu a’lam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Latest News
Welkam Hom, Pak

Welkam Hom, Pak

Rabu, 18 May 2022 17:51

Ruhut Makin Kacrut

Ruhut Makin Kacrut

Rabu, 18 May 2022 15:50

Mengejar Medali Surgawi, Bagaimanakah?

Mengejar Medali Surgawi, Bagaimanakah?

Rabu, 18 May 2022 15:43

Semakin Hemat! Bikin Desain atau Video Marketing Yuk

Semakin Hemat! Bikin Desain atau Video Marketing Yuk

Rabu, 18 May 2022 15:40

Pengadilan India Larang Muslim Shalat Jamaah Di Masjid Gyanvapi Setelah Klaim Penemuan Berhala Hindu

Pengadilan India Larang Muslim Shalat Jamaah Di Masjid Gyanvapi Setelah Klaim Penemuan Berhala Hindu

Rabu, 18 May 2022 15:37

Corbuzier Main LGBT

Corbuzier Main LGBT

Rabu, 18 May 2022 13:44

Deportasi UAS, Singapura Sebut Ustadz Abdul Shomad Ditolak Masuk Karena Sebarkan 'Ekstrimisme'

Deportasi UAS, Singapura Sebut Ustadz Abdul Shomad Ditolak Masuk Karena Sebarkan 'Ekstrimisme'

Rabu, 18 May 2022 08:45

Ramadhan Yang Membekas

Ramadhan Yang Membekas

Selasa, 17 May 2022 22:10

JITU Mengutuk Keras Penembakan Terhadap Jurnalis Al-Jazeera

JITU Mengutuk Keras Penembakan Terhadap Jurnalis Al-Jazeera

Selasa, 17 May 2022 22:06

Pembongkaran Masjid Muhammadiyah di Aceh Menyakiti Umat Islam

Pembongkaran Masjid Muhammadiyah di Aceh Menyakiti Umat Islam

Selasa, 17 May 2022 21:52

Laporan Baru PBB Sebut Taliban Dan Al-Qaidah 'Tetap Sekutu Dekat'

Laporan Baru PBB Sebut Taliban Dan Al-Qaidah 'Tetap Sekutu Dekat'

Selasa, 17 May 2022 21:02

Mahasiswa sebagai Sasaran Sekaligus Ujung Tombak dalam Menangkal Paham LGBT

Mahasiswa sebagai Sasaran Sekaligus Ujung Tombak dalam Menangkal Paham LGBT

Selasa, 17 May 2022 12:01

Imarah Islam Afghanistan Telah Rekrut Lebih Dari 130.000 Dari Target 150.000 Tentara

Imarah Islam Afghanistan Telah Rekrut Lebih Dari 130.000 Dari Target 150.000 Tentara

Senin, 16 May 2022 22:05

Ukraina Klaim Gagalkan Serangan Rusia Di Wilayah Timur Laut Summy

Ukraina Klaim Gagalkan Serangan Rusia Di Wilayah Timur Laut Summy

Senin, 16 May 2022 21:10

Ekonomi Mesir Rugi 104 Trilyun Akibat Perang Rusia-Ukraina

Ekonomi Mesir Rugi 104 Trilyun Akibat Perang Rusia-Ukraina

Senin, 16 May 2022 20:07

PKS Tolak RUU TPKS karena Tidak Melarang LGBT dan Perzinaan

PKS Tolak RUU TPKS karena Tidak Melarang LGBT dan Perzinaan

Senin, 16 May 2022 14:22

Islamofobia Kini dan Akhir Zaman

Islamofobia Kini dan Akhir Zaman

Senin, 16 May 2022 14:17

Al-Qur’an Mengajar Kita Bersikap Tegas pada Homoseksualitas

Al-Qur’an Mengajar Kita Bersikap Tegas pada Homoseksualitas

Senin, 16 May 2022 13:55

Intelijen Militer Inggris Sebut Rusia Kemungkinan Kehilangan Sepertiga Pasukannya Di Ukraina

Intelijen Militer Inggris Sebut Rusia Kemungkinan Kehilangan Sepertiga Pasukannya Di Ukraina

Ahad, 15 May 2022 21:30

Rusia Tolak Tawaran Turki Untuk Mengevakuasi Pasukan Ukraina Yang Terluka Dari Mariupol

Rusia Tolak Tawaran Turki Untuk Mengevakuasi Pasukan Ukraina Yang Terluka Dari Mariupol

Ahad, 15 May 2022 20:57


MUI

Must Read!
X