Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
112.397 views

Doa Saat Singgah di Satu Tempat Dalam Perjalanan atau Lainnya

Oleh: Badrul Tamam

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A'udzu Bikalimaatillaahit Taammaati min Syarri Maa Khalaq

"Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya." (HR. Muslim)

Sumber Do'a

Diriwayatkan dari Sa'd bin Abi Waqqash Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata: Aku mendengar Khaulah binti Hakim al-Salamiyah Radhiyallahu 'Anha berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam  bersabda:

مَنْ نَزَلَ مَنْزِلًا ثُمَّ قَالَ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ

"Siapa yang singgah di suatu tempat, lalu ia membaca: A'udzu Bikalimaatillaahit Taammaati min Syarri Maa Khalaq (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya) maka tak ada sesuatupun yang membahayakannya sehingga ia beranjak dari tempatnya tersebut." (HR. Muslim)


Keterangan

Kebiasaan bangsa Arab Jahiliyah, apabila mereka melewati suatu lembah atau tempat yang menyeramkan maka mereka berlindung kepada raja jin di tempat tersebut agar melindungi mereka dari gangguan jin atau hewan yang ingin mencelakakan mereka. Sebagaimana mereka, apabila datang ke negeri musuh lalu mereka meminta perlindungan kepada pembesar negeri tersebut dan di bawah jaminannya.

Maka saat jin melihat para manusia tersebut meminta perlindungan kepada mereka karena takutnya, maka jin tersebut semakin menakut-nakuti mereka sehingga para manusia tersebut terus-menerus meminta perlindungan. Sehingga jin tersebut menambah kesesatan dan dosa, karena mereka terus-menerus melakukan kesyirikan dan kemungkaran yang diperintahkannya.

Allah Ta'ala berfirman,

وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الْإِنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا

"Dan sesungguhnya ada beberapa orang laki-laki dari kalangan manusia yang meminta perlindungan kepada beberapa  laki-laki dari jin, tetapi mereka (jin) menjadikan mereka (manusia) bertambah sesat." (QS. Al-Jin: 6)

Para ulama telah sepakat bahwa perbuatan semacam ini, yaitu isti'adzah (memohon perlindungan) kepada selain Allah adalah tidak boleh, bahkan termasuk bagian kesyirikan.

Mula Ali al-Qari al-Hanafi berkata, "Tidak boleh memohon perlindungan kepada jin. Karena Allah Subhanahu wa Ta'ala telah mencela orang-orang kafir atas perbuatan tersebut." Kemudian beliau rahimahullah menyebutkan firman Allah Ta'ala:

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الْإِنْسِ وَقَالَ أَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الْإِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِي أَجَّلْتَ لَنَا قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ

"Dan pada suatu hari saat Allah mengumpulkan mereka semua (dan berfirman): "Wahai golongan jin! Kamu telah benyak menyesatkan manusia." Dan kawan-kawan mereka dari golongan manusia berkata, "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah saling mendapatkan kesenangan. Dan sekarang waktu yang telah Engkau tentukan kepada kami telah  datang." Allah berfirman, "Nerakalah tempat kamu selama-lamanya, kecuali jika Allah menghendaki lain." Sungguh Tuhanmu Mahabijaksana, Mahamengetahui." (QS. Al-An'am: 128)

Kesenangan yang didapatkan manusia dari jin berupa dituruti keinginannya, dikerjaka apa yang disuruhnya, dan diberitahu dari sebagian kabar ghaib. Sementara kesenangan yang didapatkan jin, manusia mengagungkannya, meminta perlindungan kepadanya, dan tunduk terhadap titahnya. (Diringkas dari Fathul Majid: 196)

Pelajaran dari kisah tersebut, bahwa diperohnya manfaat duniawi berupa dihindarkan dari keburukan atau mendapatkan keuntungan tidak menunjukkan bahwa itu bukan syirik.

Memohon perlindungan kepada jin (sering dikatakan orang: penguasa tempat tersebut) saat mampir ke suatu tempat tidak hanya ada pada zaman jahiliyah. Di zaman modern ini pun masih banyak yang melakukannya, seperti memohon perlingdungan kepada Nyi Roro kidul (banyak orang menyebutnya sebagai penguasa laut selatan, padahal semua belahan bumi adalah milik Allah dan Dia penguasa segalanya) saat melaut dengan melarung sesajen. Sering juga terjadi saat berkemah, para peserta meminta izin kepada penguasa tempat yang digunakan berkemah agar tidak diganggu. Begitu juga saat bepergian dan singgah di suatu tempat, ada juga yang permisi atau minta dilindungi kepada jin penguasa tempat tersebut. Sesungguhnya semua ini termasuk bentuk kesyirikan dan dapat membatalkan iman pelakunya.

. . . diperohnya manfaat duniawi berupa dihindarkan dari keburukan atau mendapatkan keuntungan tidak menunjukkan bahwa itu bukan syirik.

Tuntunan Syar'i Dalam Memohon Perlindungan

Ketika seorang muslim singgah di satu tempat atau menempati rumah baru dan berharap tidak mendapatkan gangguan atau kejahatan dari jin, kalajengking, ular dan makhluk Allah lainnya yang mempunyai potensi jahat, maka ia dianjurkan untuk berlindung kepada pencipta mereka semua, yaitu Allah Ta'ala. Salah satunya dengan membaca doa yang diajarkan Rasulullah  Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

مَنْ نَزَلَ مَنْزِلًا ثُمَّ قَالَ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ لَمْ يَضُرَّهُ شَيْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ

"Siapa yang singgah di suatu tempat, lalu ia membaca: A'udzu Bikalimaatillaahit Taammaati min Syarri Maa Khalaq (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya), maka tak ada sesuatupun yang membahayakannya sehingga ia beranjak dari tempatnya tersebut." (HR. Muslim)

Jika orang-orang jahiliyah saat singgah di satu tempat mereka berlindung kepada jin-jin penguasa tempat tersebut, maka syariat datang dengan memerintahkan kepada kaum muslimin agar berlindung kepada Allah dengan menyebut nama-nama Allah dan sifat-sifat-Nya.

Keterangan

1. Siapa yang singgah di satu tempat, memiliki dua makna: Pertama, singgah untuk selamanya. Kedua, singgah untuk mampir (sebentar). Alasannya: karena lafadz manzilan, adalah nakirah dalam bentuk syarat yang memiliki faidah umum. Tinggalnya tidak mesti sebentar, bisa juga tinggal untuk waktu lama atau selamanya seperti menempati rumah baru.

2. Kalinat-kalimat Allah yang sempurna, maksudnya: Al-Qur'an. Dan Al-Qur'an merupakan kalam Allah yang menjadi bagian dari sifat-sifat-Nya. Dan sifat Allah bukanlah makhluk. Karena beristi'adzah kepada makhluk tidak boleh.

Syaikhul Islam rahimahullah berkata, "Para imam  seperti Ahmad dan lainnya telah menetapkan, tidak boleh beristi'adzah kepada makhluk. Dan inilah di antara yang mereka jadikan dalil bahwa kalam Allah bukan makhluk. Mereka berkata: karena telah ada ketetapan dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, beliau beristi'adzah (memohon perlindungan) dengan kalimat-kalimat Allah dan memerintahkan hal itu. Karenanya, para ulama melarang jimat-jimat dan jampi-jampi yang tidak diketahui maknanya,khawatir kalau di dalamnya terdapat kesyirikan." (Lihat: Fathul Majid, Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh, hal: 198)

3. Min Syarri Maa Khalaq, maknanya: dari keburukan semua makhluk yang memiliki potensi buruk/jahat. Seperti manusia, jin, hewan, angin, petir, dan segala macam bentuk bencana dunia dan akhriat. Karena ada makhluk yang tidak memiliki potensi buruk/jahat, yaitu malaikat, para nabi, dan surga.

Manfaat Doa

Siapa yang membaca doa ini dengan benar, maka ia akan terlindungi dari berbagai gangguan, keburukan, dan kejahatan (seperti sakit atau pengaruh buruk) yang ditimbulkan oleh makhluk yang memiliki keburukan dan potensi jahat, seperti jin, manusia, dan selainnya, baik yang nampak atau tersembunyi sehingga ia meninggalkan termpat tersebut. Seperti sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, "Maka tak ada sesuatupun yang membahayakannya sehingga ia beranjak dari tempatnya tersebut."

Imam al-Qurthubi telah memberikan kesaksian atas doa ini. Beliau telah membuktikannya dan biasa mempraktekkannya, sehingga pada suatu malam beliau lupa membacanya saat memasuki rumahnya sehingga beliau tersengat kalajengking. Lalu beliau berkata, "Maka aku berpikir (merenung), ternyata aku telah lupa berta'awudz (berlindung)  dengan kalimat-kalimat tersebut."

Sudah Membaca, Masih Juga Tidak Aman

Ini persoalan yang terkadang terjadi, orang sudah membacanya namun masih juga tersengat binatang, diganggu jin, atau kecurian. Apanya yang salah? Apa doanya tidak mujarab? Ataukah yang mengabarkan berdusta?

Seorang muslim wajib mengimani, apa yang diberitakan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam adalah benar, dan apa yang beliau perintahkan pasti membawa manfaat. Beliau tidak berdusta dan tidak mengarang-ngarang sendiri dalam memberikan tuntutan. Semua itu berasal dari wahyu yang beliau terima dari Rabbnya dan Tuhan kita semua.

Allah Ta'ala berfirman,

وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَى  إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَى  

 "Dan tidaklah yang diucapkannya itu menurut hawa nafsunya. Dia itu tidak lain adalah wayu yang diberikan kepadanya." (QS. Al-Najm: 3-4)

Jika seseorang melakukan sebab syar'i (doa ini) yang diajarkan Nabi, lalu tidak didapatkan manfaatnya, maka itu bukan karena doanya yang ada cacat, salah atau tidak benar. Tetapi karena adanya mawani' (penghalang) dari dikabulkannya doa tersebut. Misalnya, membacakan surat Al-Fatihah atas orang sakit akan menjadi obat. Namun ada orang yang membacanya, tapi tidak menyembuhkan. Maka itu bukan karena al-Fatihahnya yang tidak mujarab, tapi karena adanya mawani' antara sebab dan pengaruhnya. Misal lain, orang yang membaca doa ketika akan berjima' maka syetan tidak akan bisa menimpakan gangguan pada anak tersebut. Namun, ada orang yang sudah membacanya, tapi anaknya tetap diganggu syetan. Maka hal itu bukan karena doanya tidak mujarab, tapi karena adanya mawani' yang menghalangi terkabulnya manfaat. Maka hendaknya orang tadi mengintrospeksi diri dan mencari tahu apa yang menghalangi dari terkabulnya doa perlindungan yang dibacanya tersebut. Mungkin, karena makanan yang tidak halal, banyaknya kemaksiatan yang dikerjakan, atau mungkin masih ada durhaka kepada orang tua. Wallahu Ta'ala A'lam

[PurWD/voa-islam]

Tulisan Terkait:

1. Bacalah Doa ini Ketika Memasuki Rumah Baru

2. Doa Tatkala Dirundung Gundah, Sedih, dan Perasaan Tak Menentu

3. Doa Saat Ditimpa Kesulitan (Memohon Kemudahan)

4. Doa Masuk Pasar dan Manfaatnya

5. Minta Bantuan Jin Amankan Demo, Apa Hukumnya?

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Daily Doa lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Kamis, 29 Jul 2021 11:14

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Kamis, 29 Jul 2021 11:11

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Kamis, 29 Jul 2021 10:54

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kamis, 29 Jul 2021 06:58

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Rabu, 28 Jul 2021 23:56

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Rabu, 28 Jul 2021 22:45

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Rabu, 28 Jul 2021 22:27

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Rabu, 28 Jul 2021 22:09

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Rabu, 28 Jul 2021 22:00

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Rabu, 28 Jul 2021 21:47

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Rabu, 28 Jul 2021 21:36

Kais Saied Pecat Lebih Banyak Pejabat Senior Tunisia Beberapa Hari Setelah Lakukan 'Kudeta'

Kais Saied Pecat Lebih Banyak Pejabat Senior Tunisia Beberapa Hari Setelah Lakukan 'Kudeta'

Rabu, 28 Jul 2021 21:19

Saudi Akan Larang Warganya Bepergian Ke Luar Negeri Selama 3 Tahun Jika Kunjungi Negara Terlarang

Saudi Akan Larang Warganya Bepergian Ke Luar Negeri Selama 3 Tahun Jika Kunjungi Negara Terlarang

Rabu, 28 Jul 2021 18:00

160 Akademisi Dari 21 Negara Desak Komisi Eropa Untuk Stop Danai Universitas Israel

160 Akademisi Dari 21 Negara Desak Komisi Eropa Untuk Stop Danai Universitas Israel

Rabu, 28 Jul 2021 17:17

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 09:58

Benarkah Indonesia Merdeka?

Benarkah Indonesia Merdeka?

Rabu, 28 Jul 2021 08:31

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Rabu, 28 Jul 2021 08:06

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Rabu, 28 Jul 2021 07:19


MUI

Must Read!
X