Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.750 views

Liqo Syawal Mutiara Umat 1441 H: Momentum Muslimah Produktif

 

Oleh: Neneng Sri Wahyuningsih*

Mutiara Ummat mempersembahkan acara liqo syawal pada hari minggu, 7 Juni 2020 jam 15.00-17.30 WIB. Tema yang diusung, “Syawal 1441 H: Momentum Muslimah Produktif”. Acara ini disiarkan langsung melalui zoom meeting, FB live Mutiaraummatpage dan radio http://radiomutiara.caster.fm. Mutiara Ummat yang kepanjangan dari Muslimat Indonesia Antar Negara untuk Ummat, merupakan komunitas yang menghimpun para muslimah yang berada di negeri minoritas muslim agar tetap bisa mengkaji dan mengupgrade pengetahuan keislaman.

“Secara bahasa, produktif bermakna menghasilkan. Namun saat ini disalahartikan dengan makna menghasilkan sesuatu yang bersifat materi. Jika kita seorang muslimah, maka kembalikan lagi maknanya sesuai syari'at. Produktif berarti kita mengoptimalkan posisi sebagai hamba, menjadikan diri kita menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Sempit jika hidup atau produktif hanya dimaknai untuk menghasilkan materi." Demikian pernyataan Yuli Kusumadewi (Founder Rumah Baca Faqih) dalam talkshow sesi pertama Liqo Syawal Mutiara Ummat yang juga sebagai moderator di acara ini.

Lebih lanjut, ibu yang aktif berdakwah ini menjelaskan cara agar muslimah tetap produktif meski di masa pandemi ini. Kunci utamanya berada pada mindset. Pandemi ini menjadi momentum istimewa untuk semakin merekatkan hubungan dengan anak dan suami. Bukan malah sebaliknya menjadi celah peretak rumah tangga.

Ketika sudah memiliki mindset yang benar, maka kita bisa mengatur pikiran kita. Lantas mindset yang benar itu seperti apa?

Pertama luruskan niat. Niat ikhlas lillahita’ala. Mindset yang harus jalan adalah ini kesempatan untuk menghandle anak-anak seluruhnya. Kita sadari anak sebagai karunia dari Allah. Sehingga tidak memberikan kesempatan stress untuk merasuki pikiran kita.

Kedua, kita harus proaktif lakukan segala upaya. Mengambil bagian dari solusi. Maka semuanya akan ringan. Ibnul qayyim al jauziyah mengatakan, “Allah itu berdasarkan prasangka hambanya”. Jika Allah inginkan kebaikan untuk hambanya maka Allah akan mudahkan.

Ketiga, menjadi muslimah pembelajar. Haus akan ilmu. Dengan pandemi ini kita memiliki banyak kesempatan untuk mendapatkan ilmu dari mana-mana.

Keempat, menjadi orang yang berpikir maksimalis tidak minimalis. Berpikir maksimalis membuat dia ingin sekali produktif.

Dan terakhir, berpikir tidak untuk skup pribadi saja melainkan juga untuk orang lain (upaya untuk kebangkitan umat). Tidak egois hanya diri kita saja yang berarti di sisi Allah.

Adapun pembicara kedua, Annisa Theresia atau yang dikenal dengan panggilan Kak Tere (Motivator Hijrah dan Public Figur Muallaf). Beliau menyampaikan kondisi saat sebelum hijrah yang memaknai produktif dengan pencapaian materi. Pun ketika awal-awal hijrah, beliau masih berpikiran sama. Orientasi hidupnya seputar dunia dan materi. Disamping itu, tsaqofah-tsaqofah dari luar Islam seperti feminisme, liberalisme, kapitalisme masih bersemayam di benaknya. Saat itu, muslimah mantan penyanyi ini beranggapan bahwa syari'at Islam layaknya pagar-pagar yang akan membatasi geraknya. Sehingga beliau menyimpulkan, secara teori sudah muallaf namun secara tindakan belum mencerminkan seorang muslimah.

Menjelang akhir hayat, ibunya memberikan wasiat padanya agar menjadi muslim yang benar. Meskipun sebenarnya ibunya meninggal dalam keadaan belum memeluk Islam. Ia menganggap ini kode keras baginya. Tak berselang lama ayahnya juga meninggal namun dalam keadaan tak lagi sebagai muslim. Sejak saat itu, ia terus belajar Islam, mempelajari bagaimana Islam kaffah, berusaha meninggalkan pemikiran-pemikiran di luar Islam, dan selalu berdoa agar diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah.

Perlahan ia juga menyadari bahwa Allah telah memberikan surat cinta bagi hambaNya sebagai tuntunan hidup selama di dunia. Maka kita harus kembali pada al-qur'an dengan mempelajari dan memaknainya dengan benar. Kini ia memahami bahwa kunci muslim/muslimah produktif adalah dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaannya.

“Kita harus terus belajar dan minta pada Allah untuk selalu diberikan hidayah dalam mengetahui yang haq dan bathil, berkumpul dengan orang-orang shalih, dan memperbanyak bersyukur,” ujar Kak Tere di akhir diskusi.

Dan sebelum ditutup, moderator menyampaikan bahwa makna syawal adalah naik. Semoga syawal ini bisa kita jadikan sebagai momentum menjadi insan yang terus meningkatkan kualitas diri di hadapan Allah yakni menjadi hamba yang terbaik. Setelah digembleng di bulan Ramadhan, kita bisa berkomitmen meneruskan perjuangan menjadi muttaqin di sebelas bulan ke depannya.

Syawal merupakan start awal tangga menuju tercapainya hal-hal yang kita cita-citakan yakni mendapat maghfirah, jannah dan hadiah terindah. Caranya bagaimana? Tetap menjaga semangat menjadi muslimah yang produktif, berusaha untuk terus menjadi hamba Allah yang terbaik, meningkatkan ketaatan dan ketakwaannya dari hari ke hari, memperbanyak pengorbanan demi dien-Nya, dan menjadi manusia yang berkontibusi untuk ummat.

Alhamdulillah acara yang diikuti kurang lebih 80 peserta dari lintas negara ini berjalan dengan lancar. Acara semakin meriah dengan tampilan nasyid dan sapaan live ucapan hari raya serta harapan ke depannya dalam bahasa negaranya masing-masing. Dari benua Asia ada perwakilan dari Indonesia, Jepang, Korea, Turki, dan Riyadh. Sedangkan dari Benua Eropa diwakili oleh negara Swedia, Jerman, UK, Belanda, Finlandia, dan Norwegia. Wallahu a'lam bishshowab. (rf/voa-islam.com)

*Anggota Mutiara Ummat dan Revowriter Jepang

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Recent Event lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 09:58

Benarkah Indonesia Merdeka?

Benarkah Indonesia Merdeka?

Rabu, 28 Jul 2021 08:31

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Rabu, 28 Jul 2021 08:06

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Rabu, 28 Jul 2021 07:19

Butuh Kebijakan dan Perhatian Khusus Buat Anak yang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Butuh Kebijakan dan Perhatian Khusus Buat Anak yang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 07:09

Militer Pakistan Sebut 46 Tentara Afghanistan Kabur Ke Pakistan Setelah Diserang Taliban

Militer Pakistan Sebut 46 Tentara Afghanistan Kabur Ke Pakistan Setelah Diserang Taliban

Selasa, 27 Jul 2021 21:40

Ennahda Serukan Konsultasi Politik Di Tunisia Setelah 'Kudeta' Oleh Presiden Kais Saied

Ennahda Serukan Konsultasi Politik Di Tunisia Setelah 'Kudeta' Oleh Presiden Kais Saied

Selasa, 27 Jul 2021 21:15

HRW Desak ICC Selidiki Kejahatan Perang Militer Israel Dalam Serangan 11 Hari Di Gaza

HRW Desak ICC Selidiki Kejahatan Perang Militer Israel Dalam Serangan 11 Hari Di Gaza

Selasa, 27 Jul 2021 21:15

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Selasa, 27 Jul 2021 10:41

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Selasa, 27 Jul 2021 10:37

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Selasa, 27 Jul 2021 08:45

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Senin, 26 Jul 2021 20:20

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Senin, 26 Jul 2021 20:17

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Senin, 26 Jul 2021 20:05

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Senin, 26 Jul 2021 20:01

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Senin, 26 Jul 2021 19:35

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Senin, 26 Jul 2021 19:22

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Senin, 26 Jul 2021 19:09

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Senin, 26 Jul 2021 19:05

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Senin, 26 Jul 2021 17:15


MUI

Must Read!
X