Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
74.342 views

Jelang Ajal, Sang 'Islam Phobi' Theo Syafei Diserang Kanker Otak Langka

JAKARTA (voa-islam.com) – Semasa hidupnya Theo Syafei menghebohkan tanah air dengan ceramah yang mendiskreditkan Islam dan Al-Qur'an. Menjelang ajal, dia diserang kanker otak langka selama setahun.

Tokoh Kristen, mantan anggota DPR RI, Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan mantan Pangdam IX/Udayana Mayjen (purn)  Theo Syafei meninggal dunia, Jumat dini hari (29/04/2011) pukul 00.40 WIB akibat penyakit kanker otak yang sangat langka.

Menurut Andi Wijayanto, anaknya, mendiang Theo menderita kanker otak langka sejak Juli 2010.

"Di dunia medis dikenal sebagai GBM. Kami konsultasi ke dokter Singapura dan Amerika. Secara medis, (penyakit Theo) sulit ditolong," kata Andi di rumah duka, Jum'at (29/4/2011). Keluarga, kata dia, memutuskan merawat Theo dengan pengobatan alternatif sejak Oktober 2010.

Kondisi kesehatan Theo menurun sejak Kamis 28 April lalu dan keluarga pun langsung berkumpul sejak pukul 17.00 WIB. "Baru pukul 00.40 Bapak meninggal," jelas Andi yang dikenal publik sebagai pengamat militer itu.

Jenazah Theo disemayamkan di rumah duka, Jalan Raya Mabes Hankam No. T65 Ceger, Bambu Apus, Cilangkap, Jakarta Timur. Rencananya, Theo  akan dikubur besok Sabtu (30/4/2011) di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Theo yang dikenal sebagai bekas petinggi TNI itu, mulai menapaki karirnya dimulai sejak menjadi perwira lulusan Akademi Militer Nasional Angkatan 1965 di Komando Pasukan Khusus, yang waktu itu bernama Resimen Para Komando Angkatan Darat, pada tahun 1967. Prestasi militer pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 30 Juni 1942 itu mencapai puncak ketika dia menjabat Panglima Kodam IX Udayana pada tahun 1993-1994 dan Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI 1994-1995.

Sedangkan karir politiknya diawali dengan menjadi anggota Fraksi ABRI DPR/MPR RI pada 1995-1997, anggota Komisi I DPR/MPR RI pada1995-1996 dan anggota Komisi IX DPR/MPR RI pada 1996-1997.

Theo Syafei adalah jenderal TNI yang memelopori para perwira TNI memilih jalur politik di PDI Perjuangan. Keputusan Theo masuk dan gabung PDI di awal menyebabkan gerbong mantan TNI dan Polri berduyun-duyun hijrah ke PDI Perjuangan. Di antaranya, Mayjen RK Sembiring Meliala, dan Mayjen Pol Sidarto Danusubroto. Pada Pemilu lalu, Theo menjadi Ketua Tim Sukses capres pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto (Megapro).

Theo meninggalkan seorang istri Suismiati dan empat orang anak, yakni Andi Widjajanto, Wisnu Gautama, Shinta Devanagari dan Rizal Rinaldi.

....Ceramahnya di hadapan aktivis gereja di Anyer Jawa Barat dan Kupang NTT dinilai menjelek-jelekkan Islam, Qur'an, dan Presiden Habibie....

JEJAK ISLAMOPHOBIA THEO SYAFEI

Tahun 1998 silam, nama Theo Sjafei menjadi buah mulut seantero tanah air, dalam kasus ceramah bernuansa SARA. Ceramahnya di hadapan aktivis gereja di Anyer, Jawa Barat, dan Kupang, Nusa Tenggara Timur dinilai menjelek-jelekkan Islam, Qur'an, dan Presiden (waktu itu) Habibie.

Isi ceramahnya amat pedas. Theo menuduh ICMI dan Muhammadiyah akan membentuk negara Islam. Lalu partai-partai Islam seperti Partai Bulan Bintang, Partai Keadilan, PAN, dll, dituding Theo sebagai bentukan tokoh Golkar, Akbar Tanjung. Harian milik umat Islam, Republika, disebut Theo sebagai “Republik Agama.”

Theo meledek Habibie dan membandingkan Alkitab dengan Al-Qur'an. Theo menghina kitab suci umat Islam sebagai kitab yang tipis, tidak seperti Alkitab (Bibel) milik umat Kristen.

"Al-Qur'an itu adalah buku yang begitu tipis, hanya 30 juz isinya. Hadits itu adalah perbuatan-perbuatan Nabi dan sahabat-sahabat Nabi ketika mereka masih hidup, yang kemudian diingat-ingat, bahwa perbuatan itulah yang harus dicontoh apabila kita tidak menemukan jawabannya di Qur'an. Tidak seperti Alkitab kita, semua kita bisa cari jawabannya di Alkitab, di Qur'an tidak," ujar Theo bersemangat, sebagaimana ditranskrip oleh Harian Abadi.

Kaset rekaman Theo itu menghebohkan karena beredar luas menjelang Tragedi Kupang 30 November 1998. Theo pun dituding sebagai provokator kerusuhan itu, karena Kaset itu  disebut-sebut menjadi pemicu kepada sekelompok umat Kristen di Kupang, sehingga merusak dan membakar madrasah, masjid, dan asrama haji. Ribuan warga muslim yang selama ini hidup damai harus mengungsi.

Tuduhan ini tidak omong kosong. Pasalnya, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Timur menemukan kaset rekaman itu telah beredar luas di Kupang sebelum terjadi kerusuhan.

Tabloid Abadi, edisi 24-30 Desember 1998 pun menurunkan kasus kaset Theo tersebut sebagai "Laporan Utama", lengkap dengan transkrip utuh ceramah itu. Abadi juga menyebut adanya keterkaitan antara peredaran kaset ceramah dan kerusuhan di Kupang. Reaksi makin meluas, sejumlah pimpinan ormas Islam bereaksi keras.

Buntut dari ceramah provokatif itu, Theo Syafei menuai  reaksi keras dari berbagai ormas Islam: KISDI, ICMI, HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), KAHMI (Keluarga Alumni HMI), PPMI (Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia), DDII (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia), serta BKSPPI (Badan Kerja Sama Pondok Pesantren Indonesia).

Diwakili oleh Asosiasi Pembela Islam (API), umat Islam mengadukan Theo Syafei ke Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, (5/1/1999), dengan tuduhan menghina dan mencemarkan nama baik umat Islam Indonesia.

....Pernyataan macam itu tidak cuma memperlihatkan sifat phobia terhadap Islam. Ini bisa mengadu domba kelompok beragama....

"Pernyataan macam itu tidak cuma memperlihatkan sifat phobia terhadap Islam, melainkan juga menimbulkan ketakutan di kalangan umat Kristen. Ini bisa mengadu domba kelompok beragama," kata Hamdan Zoelva, Koordinator API, usai bertemu Kapolda Metro Jaya Mayor Jenderal Noegroho Djajoesman.

Ketua Harian KISDI ketika itu, Ahmad Soemargono, yang mewakili ormas-ormas Islam itu menandaskan bahwa pidato Theo jelas-jelas melecehkan umat Islam. "Banyak hal yang menyangkut penyebaran permusuhan antarumat beragama. Pidato tersebut sangat provokatif dan bisa memecah-belah umat beragama. Dan itu melanggar Pasal 156 KUHP," ujarnya.

Menanggapi berbagai tudingan itu, Theo Syafei berkilah bahwa dirinya tak bermaksud melecehkan Islam.

"Bagian dari nama saya, Syafei, berasal dari ayah saya yang bernama Muhammad Syafei yang beragama Islam. Melecehkan Islam sama saja melecehkan keluarga sendiri," katanya.

Dengan apologi itu, Theo yang bernama lengkap Syafei Daeng Kulle hendak menjadikan status "putra daerah asal Makassar" sebagai tameng. Theo Syafei memang lahir dari pasangan Muhammad Syafei Daeng Mambani dan Khatarina Yonas asal Banda, Maluku. Theo Syafei yatim saat berusia 11 tahun, sehingga ia diasuh oleh keluarga besar bapaknya yang muslim. Bibinya, Syoqora Daeng Suji, bahkan menjadi "ibu keduanya."

Jika tak bermaksud melecehkan Islam, lalu apa maksud ceramahnya yang mendiskreditkan Al-Qur'an sembari memuji Alkitab (Bibel)? Wallahu a'lam. Biarlah Tuhan yang menghakimi seadil-adilnya di Mahkamah Ilahi. [taz/dbs]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

Selasa, 31 Jan 2023 10:05

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Selasa, 31 Jan 2023 09:13

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Senin, 30 Jan 2023 19:43

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Senin, 30 Jan 2023 17:07

Mari Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas

Mari Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas

Senin, 30 Jan 2023 16:04

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Senin, 30 Jan 2023 14:41

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Senin, 30 Jan 2023 09:48

Mewaspadai Bencana Alam

Mewaspadai Bencana Alam

Senin, 30 Jan 2023 06:28

Urgensi Mengamalkan As-Sunnah

Urgensi Mengamalkan As-Sunnah

Senin, 30 Jan 2023 05:30

Pelajaran dan Hikmah Dari Bencana

Pelajaran dan Hikmah Dari Bencana

Ahad, 29 Jan 2023 22:09

Nama-Nama Bulan Rajab

Nama-Nama Bulan Rajab

Ahad, 29 Jan 2023 21:07

Piers Morgan Sebut Christiano Ronaldo 'Benar-benar Mencintai Kehidupan Di Arab Saudi'

Piers Morgan Sebut Christiano Ronaldo 'Benar-benar Mencintai Kehidupan Di Arab Saudi'

Ahad, 29 Jan 2023 20:34

Akmal Sjafril: Jangan Sembarang Gunakan Kata Humanisme

Akmal Sjafril: Jangan Sembarang Gunakan Kata Humanisme

Ahad, 29 Jan 2023 20:30

Keutamaan Amalan Di Bulan Rajab

Keutamaan Amalan Di Bulan Rajab

Ahad, 29 Jan 2023 20:10

Standar Ganda Swedia, Bolehkan Pembakaran Al-Qur'an Tapi Tolak Izin Pembakaran Kitab Taurat

Standar Ganda Swedia, Bolehkan Pembakaran Al-Qur'an Tapi Tolak Izin Pembakaran Kitab Taurat

Ahad, 29 Jan 2023 13:34

Netanyahu Umumkan Rencana Untuk Persenjatai Warga Israel

Netanyahu Umumkan Rencana Untuk Persenjatai Warga Israel

Ahad, 29 Jan 2023 11:09

2 Orang Israel Terluka Dalam Serangan Senjata Setelah Penembakan Di Sinagoga Neve Yakoov

2 Orang Israel Terluka Dalam Serangan Senjata Setelah Penembakan Di Sinagoga Neve Yakoov

Sabtu, 28 Jan 2023 20:45

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?

Sabtu, 28 Jan 2023 19:52

Harga Pangan Naik Setiap Tahun, Islam Hadirkan Solusi Nyata

Harga Pangan Naik Setiap Tahun, Islam Hadirkan Solusi Nyata

Sabtu, 28 Jan 2023 19:41

OPCW Salahkan Rezim Teroris Assad Dalam Serangan Gas Beracun Tahun 2018 Di Douma Suriah

OPCW Salahkan Rezim Teroris Assad Dalam Serangan Gas Beracun Tahun 2018 Di Douma Suriah

Sabtu, 28 Jan 2023 15:06


MUI

Must Read!
X

Senin, 30/01/2023 06:28

Mewaspadai Bencana Alam