Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
28.386 views

Ayah Muchsin: Anak Saya Mati Syahid

JAKARTA (voa-islam.com) - Selain Farhan Mujahid, Muchsin Tsani adalah salah satu dari 2 orang yang gugur dalam penembakan oleh Densus 88 di Jalan Veteran, Solo pada Jum’at malam (31/8/2012).

Pria berusia 19 tahun ini merupakan seorang remaja yang besar di kawasan Condet, Jakarta Timur. Keseharian semasa bersekolah di SMP 126, dia dikenal sebagai seorang anak yang pendiam.

"Orangnya pendiam," kata Kepala Sekolah SMP 126 Kuslani, saat ditemui di kantornya di Condet, Jaktim, Senin (3/9/2012). Saat menempuh pendidikan di sekolah tersebut, prestasi Muchsin terhitung biasa-biasa saja.

Lulus dari SMPN 126 Jakarta Muchsin lalu melanjutkan sekolahnya di Kuliyyatul Mu'alimin Al-Islamiyyah (KMA, sekolah khusus agama setingkat SLTA) di Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo. Karena berasal dari sekolah umum maka Muchsin terlebih dulu mengikuti pendidikan takhassus (persiapan) selama setahun di sana.

Di Mata Keluarga Muchsin Suka Membantu Orang Tua

Di mata keluarganya Muchsin dikenal berperilaku baik. Ia tinggal bersama ayahnya yang bernama Muslimin dan ibu tirinya Ziny Hasanah di Gang Haji Latif, Kramat Jati, Jakarta Timur. Menurut ibu tirinnya, Ziny Hasanah (41) Muchsin anak yang suka membantu orang tua.

"Anaknya baik sih. Suka membantu mencuci piring, ringan tangan begitu," kenang Ziny, di kediaman ayah Muchsin, Gang Haji Latif, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (3/9/2012).

Ibunda Muchsin tidak menyangka jika anak tirinya dituduh terlibat kasus terorisme seperti yang dikatakan aparat, sebab kesehariannya Muchsin dikenal sebagai anak yang sopan. Apalagi usia Muchsin masih terbilang muda. "Tidak menyangka banget soalnya anaknya sopan," kata Ziny.

Ziny terakhir bertemu Muchsin saat Idul Fitri bulan Agustus 2012. Muchsin bahkan ikut renang bersama keluarga.

Di tempat yang sama, Muslimin, ayah kandung Muchsin membenarkan jika anaknya gugur dalam penembakan oleh Densus 88 di Solo, pada Jum’at malam. Namun sama seperti istrinya, ia tak yakin tuduhan aparat yang menyatakan anaknya seorang teroris.

"Dia ramah, suka bercanda. Makanya saya nggak begitu yakin yang diduga teroris adalah anak saya," kata Muslimin.

Wasiat Terakhir Muchsin

Sebelum gugur ditembak Densus 88, Muchsin sempat menulis wasiat untuk keluarganya. Surat yang ditulis pada secarik kertas itu ditemukan dalam buku bersampul coklat milik Muchsin. Isi surat tersebut adalah permintaan maaf dirinya kepada sang ayah karena tak bisa lagi membantunya seperti sediakala.

"Sebelumnya aku minta maaf apabila dalam keseharianku punya salah sama Bapak. Dan aku juga minta enggak bisa bantu Bapak di rumah lagi. Aku sangat berterima kasih sama Bapak," tulis Muchsin dalam buku seperti yang ditunjukkan ayahnya.

Dalam buku tulis itu juga tersimpan coretan-coretan tangan dalam tulisan sambung. Tak jelas kata-kata yang ditulis Muchsin dalam buku tersebut.

"Saya temukan hari Minggu kemarin," jelas Muslim memberi keterangan.

Sang ayah tak mengerti mengapa Muchsin menuliskan kata-kata itu. Dia juga tak punya firasat anaknya gugur dalam penembakan di Solo.

Anak Saya Mati Syahid

Muslimin, ayah Muchsin (19) mengaku ikhlas anaknya gugur ditembak Densus 88 di Solo, Jum’at lalu. Dia pun yakin anaknya mati syahid karena perjuangannya.

"Saya ikhlas. Walaupun anak saya sudah meninggal, itu mati syahid," jelas Muslimin saat ditemui di rumahnya di Batu Ampar, Jaktim, Senin (3/9/2012).

Muchsin merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Ibunya sudah meninggal sejak lama. Muchsin diasuh ibu tiri sejak kecil. Selama tinggal di Jakarta bersama keluarga, Muslimin mengaku anaknya itu tak pernah neko-neko.

"Saat pergi pamit ke Solo, pada 26 Agustus dia mengaku mau bantu temannya di yayasan yang punya lahan untuk bisnis ikan," jelas Muslimin.

Muchsin disekolahkan di pesantren sejak lulus SMP 126 Jaktim pada 2007 lalu. Menurut Muslimin, anaknya setelah lulus pesantren sempat mengajar mengaji di Solo.

"Sekarang saya sudah ikhlas apapun itu," tutup Muslimin yang bekerja serabutan ini. [Widad/dtk]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Ingin Raih Kemenangan Ramadhan? Ini Tips dari Ustaz Zaitun Rasmin dan Ustaz Abdul Somad

Jum'at, 07 May 2021 08:55

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kelompok Jihadis Terkait Al-Qaidah Culik Wartawan Prancis Di Mali Utara

Kamis, 06 May 2021 21:00

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Adian Husaini Dorong Media Islam Berkolaborasi Bangun Peradaban Bangsa

Kamis, 06 May 2021 20:39

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Malam Jum’at, 25 Ramadhan, Berpotensi Lailatul Qadar 1442 H

Kamis, 06 May 2021 20:36

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Presiden Brazil Bolsonaro Sebut Krisis COVID-19 Terkait 'Perang Biologis' Cina

Kamis, 06 May 2021 20:35

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Otoritas Palestina Adukan Penggusuran Paksa Penduduk Arab Di Sheikh Jarrah Oleh Israel Ke ICC

Kamis, 06 May 2021 20:15

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Saudi Pertimbangkan Larang Jamaah Luar Negeri Untuk Menunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Kamis, 06 May 2021 19:01

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Telisik Larangan Mudik Versus Penerbangan Wuhan-Jakarta PP

Kamis, 06 May 2021 16:01

Manusia Sekian Rupiah

Manusia Sekian Rupiah

Kamis, 06 May 2021 15:00

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Jeritan Sopir Pejuang Nafkah Keluarga

Kamis, 06 May 2021 13:59

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Permakluman Tindak Kemungkaran, Ibliskah?

Kamis, 06 May 2021 12:57

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Larangan Mudik Jilid II dengan Problematikanya

Kamis, 06 May 2021 11:06

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Akhir Ramadhan, ASAR Humanity Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim-Dhuafa

Kamis, 06 May 2021 10:14

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Seorang Wanita Mali Lahirkan 9 Bayi Sekaligus

Rabu, 05 May 2021 20:27

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Taliban Rebut Sebuah Distrik Di Baghlan Utara Afghanistan

Rabu, 05 May 2021 19:15

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Sayap Militer Hamas Peringatkan Israel Atas Serangan Geng Zionis Di Yerusalem Timur

Rabu, 05 May 2021 18:54

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Jangan Tinggalkan Doa Ini di Lailatul Qadar

Rabu, 05 May 2021 15:08

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Tips Menghindari Tag Video Porno di Facebook

Rabu, 05 May 2021 14:59

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi

Rabu, 05 May 2021 14:52

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

E-KTP untuk Transgender, dari Toleransi Hingga Mengasihi

Rabu, 05 May 2021 14:31


MUI

Must Read!
X

Rabu, 05/05/2021 14:52

Al Qur'an, Perempuan, dan Literasi