Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.374 views

Kiai & Tokoh Masyarakat Betawi LA: Jawaban Ahok itu Menyakitkan

JAKARTA (voa-islam.com) – Perjuangan warga, tokoh masyarakat, dan ulama Betawi di sekitar Lenteng Agung (LA), Jakarta Selatan belum usai. Mereka akan terus melakukan aksi damai untuk mendesak Lurah Lenteng Susan Jasmin Zulkifli yang non-muslim itu segera minggat dan angkat kaki sebagai Lurah Lenteng untuk ditempatkan ke wilayah lain.

Saat ditemui voa-islam di kediaman salah seorang kiai terpandang di Lenteng Agung, KH. Solihin Ilyas (ulama Betawi), H. Naseri Nasrullah (Ketua Tim Warga LA), dan H. Yahya Hasibuan (Sekretaris) menjelaskan alasan kenapa Lurah wanita itu harus minggat alias pindah.

Dijelaskan H. Naseri Nasrullah, Awalnya yang kita koreksi adalah konsep penempatan lurah non-muslim di wilayah Lenteng Agung. Penempatan lurah  itu adalah buah kebijakan dari Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta (Jokowi-Ahok). Sementara itu, para tokoh masyarakat dan ulama di Lenteng Agung ada semacam kegelisahan dan keresahan, perihal Lurah yang dikirim tidak sesuai dengan mayoritas masyarakat di sini yang  99.9 persen penduduknya muslim.

“Ibaratnya, jangan warga yang ukuran bajunya L dikirim S. Memangnye, badan kite harus dikempesi dulu. Kan nggak logis, irasional. Waktu kita ke Balaikota menemui Wakil Gubernur DKI, kita hanya mendengar jawaban pahit dari Ahok, yang mengatakan, Warga Lenteng Agung hendaknya menyesuaikan diri. Bagi kami itu, itu jawaban paling pahit. Nggak enakin banget,” ujar Haji Naseri dengan logat Betawinya yang kental.

Sejak mendengar jawaban Ahok itulah, sejumlah ulama dan tokoh masyarakat membentuk wadah untuk menjembatan aspirasi warga LA yang dinamakan Tim Warga LA. Dibentuknya wadah ini agar aspirasi masyarakat tidak liar, sehingga terkoordinasi dengan baik.

“Saat itu kami berhasil mengumpulkan fotokopi KTP sebanyak 1.500 buah, dan 2.300 tanda tangan warga LA sebagai bentuk dukungan untuk menolak Lurah Lenteng yang non muslim tersebut. Kemudian, surat penolakan yang di dalamnya terhimpun fotokopi KTP dan tandatangan warga itu dikirim ke Pemprov DKI (Jokowi) pada tanggal 19 Agustus 2013, dengan tembusan ke sejumlah lembaga formal seperti: DPRD,  DPD, DPR RI, dan Asisten Balaikota, dengan harapan aspirasi kami sebagai warga LA bisa diperhatikan.”

Begitu surat masuk, dua hari kemudian Ahok memberi jawaban lewat media massa. Ahok dengan saklek tidak akan mengganti atau memindahkan Lurah Susan yang non muslim keluar dari wilayah LA.  Warga LA diminta Ahok agar menyesuaikan diri dengan Lurah yang ada, yakni lurah yang berdasarkan lelang dari Pemprov DKI. Tentu saja jawaban Ahok yang tegas itu membuat ulama dan tokoh masyarakat LA merasa kecewa, prihatin dan menyakitkan.

“Sebetulnya statemen Ahok sendiri menimbulkan masalah SARA. Kita awalnya tidak berniat demikian. Setelah satu bulan jawaban Ahok seperi itu, kita pun melakukan aksi damai di depan kantor Kelurahan Lenteng,” kata KH. Solihin Ilyas menambahkan.

Pernah suatu ketika, Tim Warga LA yang berjumlah 15 orang bertemu pas-pasan dengan Jokowi di Balaikota saat hendak memasuki mobil dinasnya. Saat itu tim warga LA menanyakan pada Jokowi perihal kasus LA. Jokowi dengan ringkas menjawab, saya sudah tahu, permasalahannya sedang diproses. Sepertinya Jokowi sudah mendelegasikan Ahok, sehingga keluarlah jawaban yang pahit itu.

Ke depan, seharus pengangakatan dan pemilihan Lurah dipilih langsung oleh masyarakat setempat, seperti halnya pemilihan Kepala Desa di kampung-kampung. Sekarang,  lurah diangkat melalui lelang. Berbeda dengan sebelumnya, dulu Lurah diangkat dan diseleksi oleh Walikota dan Camat. Sekarang, Walikota dan Camat tidak punya peran sama sekali. Karena Lurah dipilih dan diangkat langsung oleh Gubernur-Wagub DKI Jakarta.

Banyak isu yang berkembang di media massa, bahwa Lurah Susan itu adalah seorang murtadin. Benar atau tidaknya belum dikonfirmasi. Lurah Lenteng Agung itu punya bapak padang, ibu Manado, dan suaminya Cina. Lurah Susan itu sebelumnya adalah tim sukses Ahok. Penempatan Susan sebagai Lurah LA terhitung sejak sekitar antara bulan Mei-Juni. [desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kamis, 18 Aug 2022 19:26

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Kamis, 18 Aug 2022 18:57

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Kamis, 18 Aug 2022 15:03

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Kamis, 18 Aug 2022 14:03

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 17 Aug 2022 20:47

Mengawal Generasi Muslim

Mengawal Generasi Muslim

Rabu, 17 Aug 2022 20:39

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Rabu, 17 Aug 2022 20:31

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Rabu, 17 Aug 2022 20:25

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Rabu, 17 Aug 2022 13:30

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Selasa, 16 Aug 2022 21:18

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Selasa, 16 Aug 2022 21:15

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Selasa, 16 Aug 2022 20:30

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Selasa, 16 Aug 2022 20:19

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Selasa, 16 Aug 2022 19:49

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Selasa, 16 Aug 2022 10:42

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Selasa, 16 Aug 2022 10:29

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Selasa, 16 Aug 2022 09:00


MUI

Must Read!
X