Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
52.683 views

Ketua Umum DDII KH Syuhada Bahri : Ada Skenario Jalan Menuju Presiden Kristen

JAKARTA (voa-islam.com) - Di tengah ramainya pertemuan yang berlangsung di kantor pusat MUI, di mana berlangsung pertemuan MUI dengan Forum Ukhuwah Umat Islam (FUUI), yang merupakan wadah Ormas-Ormas Islam, Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Syuhada Bahri, menyampaikan kerisauannya, melihat kondisi dan situasi politik yang berlangsung di Indonesia saat ini, Senin, 21/4/2014.

Di mana posisi umat Islam di masa depan menjadi sangat mengkawatirkan, jika melihat secara teliti dan mendalam. Karena, masalah dan tantangan yang dihadapinya, terutama tantangan yang datangnya dari eksternal. Gejala ini semakin nampak ketika mencermati fenomena dan berbagai manuver partai-partai politik, khususnya partai-partai sekuler usai pemilu legislatif 2014 ini.

Hasil pemilu legislatif 2014 ini menampilkan gambaran betapa situasi politik lima tahun ke depan akan terus diliputi krisis yang hebat. Penyebabnya, karena tidak ada satupun partai politik peserta pemilu 2014 ini yang mendapat suara diatas 20 persen.

Selanjutnya, partai-partai yang suaranya menengah, seperti PKB, PAN, PPP, dan PKS menjadi faktor penentu dalam pencalonan presiden. Karena persyaratan partai politik yang dapat mencalonkan presiden harus memiliki dukungan suara 25 persen nasional atau 20 persen di parlemen. Karena itu, koalisi bagi partai-partai politik yang akan mengusung calon presiden mutlak harus melakukan koalisi.

Apakah Partai-partai Islam dapat membangun koalisi sesama Partai Islam lalu mengusung capres dan cawapres sendiri?

Ormas-ormas Islam sudah mengeluarkan pernyataan sikap yang menginginkan agar Partai-Partai Islam melakukan koalisi dan mengusug capres dan cawapres sendiri? Apakan ini akan dapat terwujud? Sangat tergantung dari kemauan baik (good will).

Namun, yang menjadi pusat keprihatinan dan kegelisahan Ketua DDII, Syuhada Bahri, kemungkinan adanya skenario, langkah-langkah yang tertata dan sistematis, mengarah kepada Indonesia akan lahir seorang ‘Presiden’ Kristen. Langkah-langkah secara perlahan-lahan nampak, kalau mengamati gerakan politik yang berlangsung sangat inten dan terus-menerus.

Syuhada Bahri, melihat langkah yang dilakukan Megawati dengan keputusannya agar PDIP mengusung Jokowi sebagai Capres dari PDIP dalam pilpres bulan Juli mendatang. Sekarang sesudah Mega dan PDIP mengusung Jokowi menjadi calon presiden, lalu siapa yang akan mendampingi Jokowi menjadi calon wakil presiden? Disini letak pokok persoalannya.

Sebuah informasi yang bersifat ‘inside’ dari seorang wartawan senior di Singapura, mengatakan akan terjadi ‘suprise’ dalam pencalonan wakil presiden oleh PDIP. Menurut wartawan Singapura ini, mengatakan bahwa Jokowi sudah menemui Jenderal Luhut Binsar Panjaitan dan menyampaikan keinginannya menjadikan Luhut sebagai calon wakil presiden dalam pemilihan presiden Juli mendatang. Menurut wartawan Singapura itu, Luhut menyambut positip dan menerima tawaran Jokowi.

Jika ini terjadi menurut Syuhada Bahri, ini sebuah musibah bagi umat Islam Indonesia. Tetapi, menurut Ketua DDII itu, skenario tokoh Kristen menjadi presiden itu seperti sudah terpola dengan sangat jelas. Di mana Jokowi dengan polanya itu dimulai dari Solo lalu DKI Jakarta, menjadikan wakilnya tokoh Kristen (Katolik). Di Solo dan DKI Jakarta lahir pemimpin Kristen memimpin kedua wilayah itu. Karena pola dan skenario yang tertata dan sistematis.

Memang, menurut Syuhada Bahri, jika berlangsung pemilihan presiden bulan Juli mendatag, diatas kertas Jokowi bisa menang. Jika pasangan Jokowi-Luhut Binsar Panjaitan itu ini benar-benar terjadi, maka akan menjadi sebuah preseden sejarah. Di mana Indonesia sepanjang sejarah, untuk pertama kalinya, wakil presiden Indonesia beragama Kristen.

Bagaimana skenario menuju ‘Presiden’ Indonesia ditangan seorang tokoh Kristen? Sesudah Jokowi dan Luhut Panjaitan terpilih menjadi presiden dan wakil presiden, menurut Syuhada Bahri, keduanya akan dilantik dan melaksanakan tugas kenegaraan dalam waktu tertentu. Mungkin setahun, satu setengah tahun, atau dua tahun.

Skenario berikutnya, Jokowi sebagai presiden akan dibuat berhalangan ‘tetap’, entah karena mati, sakit, atau apapun. Skenario itu, mengantarkan wakilnya ‘Luhut’ menjadi ‘Presiden’ Indonesia. Inilah menurut Ketua DDII Syuhada Bahri, tokoh Kristen bisa menuju puncak kekuasaan di Indonesia. (jj/bs/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Masjid Al-Lathiif Bandung: Tetap Aktif Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat

Masjid Al-Lathiif Bandung: Tetap Aktif Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat

Selasa, 22 Jun 2021 22:00

Twitter Tambahkan Bahasa Arab untuk Wanita

Twitter Tambahkan Bahasa Arab untuk Wanita

Selasa, 22 Jun 2021 21:41

KKIPP Kecam Kekerasan Israel dalam Flag March

KKIPP Kecam Kekerasan Israel dalam Flag March

Selasa, 22 Jun 2021 21:07

Pakistan Tidak Akan Lagi Izinkan AS Gunakan Wilayahnya Untuk Operasi Di Afghanistan

Pakistan Tidak Akan Lagi Izinkan AS Gunakan Wilayahnya Untuk Operasi Di Afghanistan

Selasa, 22 Jun 2021 20:00

Pentagon: Militer AS Bisa Memperlambat Penarikannya Dari Afghanistan Menyusul Kemajuan Taliban

Pentagon: Militer AS Bisa Memperlambat Penarikannya Dari Afghanistan Menyusul Kemajuan Taliban

Selasa, 22 Jun 2021 19:30

Sinergi Ulama-Umat Hadapi Pandemi, MUI dan ACT Teken MoU

Sinergi Ulama-Umat Hadapi Pandemi, MUI dan ACT Teken MoU

Selasa, 22 Jun 2021 17:24

Darah Kucing Najis?

Darah Kucing Najis?

Selasa, 22 Jun 2021 17:05

Dirgahayu ke-494, Jakarta Semakin Mendunia

Dirgahayu ke-494, Jakarta Semakin Mendunia

Selasa, 22 Jun 2021 15:02

Perusahaan Pepsi Gaza Terpaksa Tutup Karena Pembatasan Impor Ketat Oleh Israel

Perusahaan Pepsi Gaza Terpaksa Tutup Karena Pembatasan Impor Ketat Oleh Israel

Selasa, 22 Jun 2021 14:42

Pilih Mana: Al-Quran atau Pancasila? Beragama atau Tidak Beragama?

Pilih Mana: Al-Quran atau Pancasila? Beragama atau Tidak Beragama?

Selasa, 22 Jun 2021 14:11

Masa Depan Dunia Ditentukan oleh Perempuan, Mua’llimaat adalah Rahimnya

Masa Depan Dunia Ditentukan oleh Perempuan, Mua’llimaat adalah Rahimnya

Selasa, 22 Jun 2021 13:26

Susanti, Dosen UMP, Ciptakan Teknologi Deteksi Dini Kanker Usus

Susanti, Dosen UMP, Ciptakan Teknologi Deteksi Dini Kanker Usus

Selasa, 22 Jun 2021 13:01

Ratusan Santri Dayah Darul Quran Aceh Ikut Workshop Penulisan Tere Liye

Ratusan Santri Dayah Darul Quran Aceh Ikut Workshop Penulisan Tere Liye

Selasa, 22 Jun 2021 10:35

Indonesia Jadi Tempat Pembuangan Sampah Negara Maju, Ini Kata Partai Gelora

Indonesia Jadi Tempat Pembuangan Sampah Negara Maju, Ini Kata Partai Gelora

Selasa, 22 Jun 2021 10:30

Covid-19 Kembali Mengamuk, Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyahl: Mari Berhusnuzan kepada Allah

Covid-19 Kembali Mengamuk, Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyahl: Mari Berhusnuzan kepada Allah

Selasa, 22 Jun 2021 10:00

Pajak Sembako dan Pendidikan, Wujud Kezaliman Negara

Pajak Sembako dan Pendidikan, Wujud Kezaliman Negara

Selasa, 22 Jun 2021 09:16

Pondasi Negara Idealnya Bukan Pajak

Pondasi Negara Idealnya Bukan Pajak

Selasa, 22 Jun 2021 08:54

7 Warga Sipil Suriah Tewas Dalam Penembakan Artileri Rezim Teroris Assad Di Idlib

7 Warga Sipil Suriah Tewas Dalam Penembakan Artileri Rezim Teroris Assad Di Idlib

Senin, 21 Jun 2021 19:35

Palestina Kecam PBB Karena Menutupi Kejahatan Israel Terhadap Anak-anak Palestina

Palestina Kecam PBB Karena Menutupi Kejahatan Israel Terhadap Anak-anak Palestina

Senin, 21 Jun 2021 18:05

Muhammadiyah Apresiasi Keputusan Pemerintah Geser Hari Libur Nasional

Muhammadiyah Apresiasi Keputusan Pemerintah Geser Hari Libur Nasional

Senin, 21 Jun 2021 17:59


MUI

Must Read!
X