Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
53.052 views

Ketua Umum DDII KH Syuhada Bahri : Ada Skenario Jalan Menuju Presiden Kristen

JAKARTA (voa-islam.com) - Di tengah ramainya pertemuan yang berlangsung di kantor pusat MUI, di mana berlangsung pertemuan MUI dengan Forum Ukhuwah Umat Islam (FUUI), yang merupakan wadah Ormas-Ormas Islam, Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Syuhada Bahri, menyampaikan kerisauannya, melihat kondisi dan situasi politik yang berlangsung di Indonesia saat ini, Senin, 21/4/2014.

Di mana posisi umat Islam di masa depan menjadi sangat mengkawatirkan, jika melihat secara teliti dan mendalam. Karena, masalah dan tantangan yang dihadapinya, terutama tantangan yang datangnya dari eksternal. Gejala ini semakin nampak ketika mencermati fenomena dan berbagai manuver partai-partai politik, khususnya partai-partai sekuler usai pemilu legislatif 2014 ini.

Hasil pemilu legislatif 2014 ini menampilkan gambaran betapa situasi politik lima tahun ke depan akan terus diliputi krisis yang hebat. Penyebabnya, karena tidak ada satupun partai politik peserta pemilu 2014 ini yang mendapat suara diatas 20 persen.

Selanjutnya, partai-partai yang suaranya menengah, seperti PKB, PAN, PPP, dan PKS menjadi faktor penentu dalam pencalonan presiden. Karena persyaratan partai politik yang dapat mencalonkan presiden harus memiliki dukungan suara 25 persen nasional atau 20 persen di parlemen. Karena itu, koalisi bagi partai-partai politik yang akan mengusung calon presiden mutlak harus melakukan koalisi.

Apakah Partai-partai Islam dapat membangun koalisi sesama Partai Islam lalu mengusung capres dan cawapres sendiri?

Ormas-ormas Islam sudah mengeluarkan pernyataan sikap yang menginginkan agar Partai-Partai Islam melakukan koalisi dan mengusug capres dan cawapres sendiri? Apakan ini akan dapat terwujud? Sangat tergantung dari kemauan baik (good will).

Namun, yang menjadi pusat keprihatinan dan kegelisahan Ketua DDII, Syuhada Bahri, kemungkinan adanya skenario, langkah-langkah yang tertata dan sistematis, mengarah kepada Indonesia akan lahir seorang ‘Presiden’ Kristen. Langkah-langkah secara perlahan-lahan nampak, kalau mengamati gerakan politik yang berlangsung sangat inten dan terus-menerus.

Syuhada Bahri, melihat langkah yang dilakukan Megawati dengan keputusannya agar PDIP mengusung Jokowi sebagai Capres dari PDIP dalam pilpres bulan Juli mendatang. Sekarang sesudah Mega dan PDIP mengusung Jokowi menjadi calon presiden, lalu siapa yang akan mendampingi Jokowi menjadi calon wakil presiden? Disini letak pokok persoalannya.

Sebuah informasi yang bersifat ‘inside’ dari seorang wartawan senior di Singapura, mengatakan akan terjadi ‘suprise’ dalam pencalonan wakil presiden oleh PDIP. Menurut wartawan Singapura ini, mengatakan bahwa Jokowi sudah menemui Jenderal Luhut Binsar Panjaitan dan menyampaikan keinginannya menjadikan Luhut sebagai calon wakil presiden dalam pemilihan presiden Juli mendatang. Menurut wartawan Singapura itu, Luhut menyambut positip dan menerima tawaran Jokowi.

Jika ini terjadi menurut Syuhada Bahri, ini sebuah musibah bagi umat Islam Indonesia. Tetapi, menurut Ketua DDII itu, skenario tokoh Kristen menjadi presiden itu seperti sudah terpola dengan sangat jelas. Di mana Jokowi dengan polanya itu dimulai dari Solo lalu DKI Jakarta, menjadikan wakilnya tokoh Kristen (Katolik). Di Solo dan DKI Jakarta lahir pemimpin Kristen memimpin kedua wilayah itu. Karena pola dan skenario yang tertata dan sistematis.

Memang, menurut Syuhada Bahri, jika berlangsung pemilihan presiden bulan Juli mendatag, diatas kertas Jokowi bisa menang. Jika pasangan Jokowi-Luhut Binsar Panjaitan itu ini benar-benar terjadi, maka akan menjadi sebuah preseden sejarah. Di mana Indonesia sepanjang sejarah, untuk pertama kalinya, wakil presiden Indonesia beragama Kristen.

Bagaimana skenario menuju ‘Presiden’ Indonesia ditangan seorang tokoh Kristen? Sesudah Jokowi dan Luhut Panjaitan terpilih menjadi presiden dan wakil presiden, menurut Syuhada Bahri, keduanya akan dilantik dan melaksanakan tugas kenegaraan dalam waktu tertentu. Mungkin setahun, satu setengah tahun, atau dua tahun.

Skenario berikutnya, Jokowi sebagai presiden akan dibuat berhalangan ‘tetap’, entah karena mati, sakit, atau apapun. Skenario itu, mengantarkan wakilnya ‘Luhut’ menjadi ‘Presiden’ Indonesia. Inilah menurut Ketua DDII Syuhada Bahri, tokoh Kristen bisa menuju puncak kekuasaan di Indonesia. (jj/bs/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Rabu, 01 Dec 2021 19:12

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

Rabu, 01 Dec 2021 18:55

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Kongres Sejarawan Muhammadiyah Pertama Lahirkan 10 Rekomendasi

Rabu, 01 Dec 2021 18:32

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Tanda Kolesterol Tinggi Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit

Rabu, 01 Dec 2021 18:04

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Kemajuan Teknologi Tidak Bisa Serta Merta Menjadi Solusi, Terlebih dalam Urusan Agama

Rabu, 01 Dec 2021 16:29

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Baidoa Somalia

Rabu, 01 Dec 2021 15:34

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Indonesia Jadi Produsen Mobil Listrik di 2022, Pengamat: Tren Pasar Berubah

Rabu, 01 Dec 2021 14:52

Pengadilan Libya Keluarkan Penglima Pemberontak Khalifa Haftar Dari Pencalonan Pilpres

Pengadilan Libya Keluarkan Penglima Pemberontak Khalifa Haftar Dari Pencalonan Pilpres

Rabu, 01 Dec 2021 14:45

Dari Guru yang Alim dan Uswah Hasanah, Lahirlah Para Ulama dan Generasi Khairu Ummah

Dari Guru yang Alim dan Uswah Hasanah, Lahirlah Para Ulama dan Generasi Khairu Ummah

Rabu, 01 Dec 2021 14:27

Arab Saudi Buka Bagian Konsuler Di Kedutaan Mereka Di Kabul

Arab Saudi Buka Bagian Konsuler Di Kedutaan Mereka Di Kabul

Rabu, 01 Dec 2021 14:00

Siapkan Kader, PP PERSIS Bekali Kafilah Du'at Angkatan XI

Siapkan Kader, PP PERSIS Bekali Kafilah Du'at Angkatan XI

Rabu, 01 Dec 2021 13:22

Ulama Adalah Pewaris Para Anbiya Sekaligus Warga Negara yang Harus Dilindungi

Ulama Adalah Pewaris Para Anbiya Sekaligus Warga Negara yang Harus Dilindungi

Rabu, 01 Dec 2021 12:20

Omnibus Tertabrak Bus

Omnibus Tertabrak Bus

Rabu, 01 Dec 2021 10:51

Berhenti Merokok Cegah PPOK dan Kanker Paru

Berhenti Merokok Cegah PPOK dan Kanker Paru

Rabu, 01 Dec 2021 10:25

Masyarakat Harus Waspada Saat Bertransaksi Digital

Masyarakat Harus Waspada Saat Bertransaksi Digital

Rabu, 01 Dec 2021 10:13

Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 Abai Terhadap Perzinahan

Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 Abai Terhadap Perzinahan

Rabu, 01 Dec 2021 10:09


MUI

Must Read!
X