Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
21.439 views

Menghitung Hari : Nasib Jokowi AkankahTetap Didukung Mega?

JAKARTA (voa-islam.com) - Ibaratnya, Jokowi sudah jatuh tertimpa tangga. Di mana Jokowi gagal mendongkrak suara PDIP, dan ketika rapat evaluasi pileg diusir oleh Puan Maharani. Karena Jokowi berani menyalahkan Puan sebagai Ketua Pemenangan Pemilu PDIP atas jebloknya suara PDIP di pileg.

Arogansi Jokowi muncul, dan dia merasa PDIP lebih membutuhkan dirinya ketimbang dirinya membutuhkan PDIP. Hal ini menyebabkan dia dan pendukungnya, PDIP ProJo menolak meminta maaf dan malah mengambil kendali atas badan pemenangan pemilu dari tangan Puan Maharani.

Pada titik ini sesungguhnya Megawati, seluruh keluarga Soekarno dan pendukung setia mereka sudah marah besar pada Jokowi, dan bila pilpres tinggal beberapa bulan lagi, maka dapat dipastikan Jokowi akan dipecat dari PDIP. Namun karena tidak mungkin memecat sekarang maka ketidaksukaan Mega itu diwujudkan n secara simbolis antara lain:

  1. tidak ada satupun petinggi PDIP yang menghadiri peresmian rumah pemenangan Jokowi di rumah Moeryati Soedibyo;
  2. tidak digubrisnya Jokowi oleh Megawati selama acara pengukuhan Hendropriyono dan bahkan Jokowi duduk di meja lain;
  3. peringatan Puan Maharani kepada Jokowi supaya jangan kualat kepada keluarga Soekarno;
  4. ditolaknya permohonan Jokowi untuk bertemu Guntur dan Rachmawati; dan
  5. pernyataan Guruh yang meraguhkan kemampuan Jokowi memimpin Indonesia dan meragukan penghayatannya akan ajaran Soekarno.
  6. tidak ada satupun fungsionaris PDIP, seperti Sekjen PDIP Tjahjo Kumulo, saat Jokowi bertemu dengan Ical di Pasar Gembrong.

Menyadari Jokowi adalah sosok yang berbahaya bagi PDIP, maka Mega segera menarik kewenangan Badan Pemenangan Pemilu ke dalam kendalinya, sehingga Jokowi dan ProJo tidak bisa berbuat apa-apa, dan setelah itu Megawati memberikan kewenangan pemenangan pemilu kepada Puan sebagai perwakilan dirinya.

Dalam sekali langkah Megawati memberikan imunitas kepada Puan dari serangan yang mungkin dilakukan Jokowi dan ProJo di masa depan karena kali ini menyerang Puan sama saja menyerang Megawati, yang merupakan tindakan bunuh diri.

Berubahnya sikap Megawati terhadap Jokowi juga ditunjukan dengan pemilihan anggota Badan Pemenangan Pemilu yang baru yaitu dari PDIP simpatisan Mega dan NasDem serta menolak permohonan anggota PDIP ProJo untuk menjadi anggota, dengan demikian kendali atas kampanye PDIP termasuk “sumbangan kampanye” sudah ada di dalam pengendalian tangan Mega sepenuhnya.

Yang paling signifikan menyebabkan Megawati murka kepada Jokowi adalah ditemukannya dokumen notulen rapat antara 'PDIP ProJo dengan Dubes Amerika dan Israel' di Singapura pada bulan Februari 2014 yang berisi rencana dan langkah yang akan diambil Jokowi untuk dicapreskan dan kemudian sebagai langkah terakhir mendongkel Mega dan keluarga Soekarno keluar dari PDIP.

Saya dapat memberi konfirmasi dari orang PDIP sendiri bahwa rencana mendongkel Mega adalah benar karena ProJo melihat kekuatan trah Soekarno sudah habis dan memerlukan regenerasi.

Saat ini Mega memang sedang melakukan kalkulasi politik terkait Jokowi, seperti untung-rugi tetap menaruhnya sebagai capres PDIP dan bagaimana cara mengendalikan; atau bila tidak mungkin dikendalikan maka bagaimana cara membatalkan pencapresan Jokowi tanpa merusak peluang capres-cawapres baru dari PDIP untuk memenangkan pilpres.

Kemungkinan kita baru tahu langkah yang akan diambil Megawati pada detik-detik terakhir sebab ingat pencapresan Jokowi baru sebatas dukungan dan belum resmi sehingga seperti Hanura membatalkan Wiranto-HT dan PKB membatalkan Rhoma Irama maka tetap ada kemungkinan pencapresan Jokowi dibatalkan bila kalkulasi Mega menyimpulkan kerugiannya bisa diminimalisir.

Tentu saja yang lebih memusingkan Jokowi lainnya adalah penolakan Mega atas usulannya mencalonkan Abraham Samad yang merupakan titipan Amerika sebagai cawapres. Alasannya karena Mega lebih condong Puan untuk menjadi cawapres Jokowi atau setidaknya Ryamizard Ryacudu. Namun dengan masuknya mitra koalisi maka penetapan cawapres sudah bukan sepenuhnya berada di tangan Megawati lagi.

Sekarang PDIP, Megawati dan Jokowi sedang sakit kepala dan migrain akut akibat kesalahan mereka menggunakan posisi cawapres sebagai alat “dagang sapi” demi menarik mitra koalisi karena sekarang NasDem menuntut supaya calon mereka yaitu JK menjadi cawapres; PKB mencalonkan Mahfud MD.

Sedangkan Golkar bisa saja mendukung JK, namun akan mendapat resistensi dari ARB yang bersedia berkoalisi dengan PDIP bila cawapres jatuh ke tangannya. Sedangkan ProJo terus memaksa Abraham Samad, walaupun dapat dipastikan Mega tidak menggubris keinginan ProJo. (berick d/kmpsn)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Legislator Mengharapkan Pemerintah RI Terjunkan Pasukan Perdamaian di Palestina

Legislator Mengharapkan Pemerintah RI Terjunkan Pasukan Perdamaian di Palestina

Ahad, 16 May 2021 06:55

Sampah Hari Pertama Lebaran di Jakarta Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

Sampah Hari Pertama Lebaran di Jakarta Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

Ahad, 16 May 2021 06:28

Innalillahi, Ketua Umum MUI Sulsel Berpulang

Innalillahi, Ketua Umum MUI Sulsel Berpulang

Ahad, 16 May 2021 06:18

Studi Buktikan Vegetarian Punya Biomarker Lebih Sehat

Studi Buktikan Vegetarian Punya Biomarker Lebih Sehat

Sabtu, 15 May 2021 23:33

WhatsApp Mulai Pakai Kebijakan Privasi Baru Mulai 15 Mei

WhatsApp Mulai Pakai Kebijakan Privasi Baru Mulai 15 Mei

Sabtu, 15 May 2021 23:22

HNW Desak Kemendikbud Segera Koreksi Seluruh Aturan yang Ditolak MA tentang SKB Seragam

HNW Desak Kemendikbud Segera Koreksi Seluruh Aturan yang Ditolak MA tentang SKB Seragam

Sabtu, 15 May 2021 23:20

Venezuela Minta Komunitas Internasional Hentikan Serangan Israel Di Jalut Gaza

Venezuela Minta Komunitas Internasional Hentikan Serangan Israel Di Jalut Gaza

Sabtu, 15 May 2021 22:06

Roket Hamas hantam Pangkalan Udara Hatzerim Israel

Roket Hamas hantam Pangkalan Udara Hatzerim Israel

Sabtu, 15 May 2021 21:05

Serangan Udara Israel Di Kamp Pengungsi Gaza Tewaskan 8 Anak dan 2 Wanita Dari Keluarga Yang Sama

Serangan Udara Israel Di Kamp Pengungsi Gaza Tewaskan 8 Anak dan 2 Wanita Dari Keluarga Yang Sama

Sabtu, 15 May 2021 20:48

Fraksi PKS: Dunia Harus Segera Menghentikan Kebiadaban Israel!

Fraksi PKS: Dunia Harus Segera Menghentikan Kebiadaban Israel!

Sabtu, 15 May 2021 15:55

Buya Anwar Abbas Serukan Boikot Produk Berafiliasi Israel

Buya Anwar Abbas Serukan Boikot Produk Berafiliasi Israel

Sabtu, 15 May 2021 08:54

Istiqamah Setelah Ramadhan

Istiqamah Setelah Ramadhan

Sabtu, 15 May 2021 08:46

Warga Bekasi Sumbangkan Donasi untuk Rakyat Palestina

Warga Bekasi Sumbangkan Donasi untuk Rakyat Palestina

Sabtu, 15 May 2021 08:27

Band Rock Amerika Rage Against The Machine Kutuk Kekerasan Israel Di Yerusalem Dan Gaza

Band Rock Amerika Rage Against The Machine Kutuk Kekerasan Israel Di Yerusalem Dan Gaza

Jum'at, 14 May 2021 20:35

Cina Tahan 1000 Lebih Imam Dan Pemimpin Agama Islam Di Xinjiang Sejak Penumpasan 2014

Cina Tahan 1000 Lebih Imam Dan Pemimpin Agama Islam Di Xinjiang Sejak Penumpasan 2014

Jum'at, 14 May 2021 19:05

AS Tarik Personil Militer Dan Sipil Dari Israel Karena Meningkatnya Ketegangan Di Wilayah Pendudukan

AS Tarik Personil Militer Dan Sipil Dari Israel Karena Meningkatnya Ketegangan Di Wilayah Pendudukan

Jum'at, 14 May 2021 18:35

Zionis Israel Lanjutkan Kampanye Kematian Dan Penghancuran Di Gaza

Zionis Israel Lanjutkan Kampanye Kematian Dan Penghancuran Di Gaza

Jum'at, 14 May 2021 17:55

Hamas Sebut Targetkan Stasiun Irone Dome Dan Pangkalan Udara Israel Dengan Peluru Kendali

Hamas Sebut Targetkan Stasiun Irone Dome Dan Pangkalan Udara Israel Dengan Peluru Kendali

Jum'at, 14 May 2021 17:25

PAN Minta KPK Pertahankan Novel Baswedan Cs

PAN Minta KPK Pertahankan Novel Baswedan Cs

Jum'at, 14 May 2021 10:19

AHY Kecam Tindakan Anarkis Pasukan Bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa

AHY Kecam Tindakan Anarkis Pasukan Bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa

Jum'at, 14 May 2021 10:07


MUI

Must Read!
X