Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.661 views

Ketua FPOR Edy Mulyadi : Kampanye Negatif Obor Rakyat ke Polisi Melanggar Kebebasan

JAKARTA (voa-islam.com) - Lahir Pembela Obor Rakyat (FPOR), yang melakukan pembelaan terhadap Obor Rakyat,  dan menilai laporan terhadap tabloid Obor Rakyat melanggar UUD l945 pasal 28E ayat 3 soal hak atas kebebasan berpendapat.

Edy Mulyadi sebagai deklarator FPOR membacakan pernyataan sikap FPOR, yang dibacakan, di Cikini, Jakarta, Jumat (20/6/2014).

Menurutnya, setiap warga negara berhak untuk berkomunikasi memperoleh informasi sebagaimana dalam pasal 28E ayat 3 UUD 1945. "Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Dalam Pasal 28E ayat 3 UUD 1945," katanya. Menurutnya, kampanye hitam dan kampanye negatif sebagaimana yang dialamatkan kepada tabloid Obor Rakyat adalah sesuatu yang sama sekaligus berbeda.

"Persamaannya, keduanya sama-sama menyebarluaskan segala keburukan dan kelemahan pihak lain. Bedanya, pada kampanye hitam konten yang disiarkan itu tidak terbukti kebenarannya atau fitnah belaka. Sedangkan kampanye negatif substansi materinya benar," katanya.

Oleh sebab itu, kata Edy, apa yang dilakukan tabloid Obor Rakyat adalah kampanye negatif. Dimana, kampanye negatif sangat perlu dilakukan dengan tujuan informasi publik kepada calon presiden Indonesia ke depan.

"Ini bukan cuma perlu, tapi bahkan harus. Dalam memilih pemimpin, rakyat tidak boleh ibarat membeli kucing dalam karung. Contohnya, fakta bahwa Jokowi tidak amanah karena melanggar sumpahnya yang akan memimpin Jakarta sampai lima tahun jelas tidak terbantahkan," tegasnya.

Sementara itu, Bawaslu telah menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa menindak dugaan kampanye hitam yang ditujukan kepada pengelola tabloid Obor Rakyat. Namun rupanya pihak pelapor dalam hal ini timses Jokowi, merasa tidak puas, sehingga kasus ini ke ranah kepolisian.

 Menanggapi hal ini, pengamat Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Iswandi Syahputra mengatakan bahwa hal itu justru akan semakin menguatkan bahwa apa yang ditulis oleh Obor Rakyat adalah benar adanya.

"Laporan yang dilakukan Jokowi tersebut tidak akan mengurangi persepsi masyarakat karena masyarakat sudah terlanjur percaya dan melekat dibenak yang baca," kata Iswandi saat dihubungi, Kamis (19/6).

Menurutnya, berita dalam tabloid itu fakta. Misalnya dikatakan Jokowi itu tidak amanah, memang benar capres nomor urut 2 itu tidak menuntaskan tugasnya sebagai Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta.

"Kemudian juga dikatakan Jokowi itu boneka, ya Megawati sendiri bilang kan kalau Jokowi itu petugas partai yang disuruh nyapres. Juga disebut pro asing, nah kan sebelum pendaftaran ke KPU mereka ketemu dulu dengan Dubes asing," kata Iswandi

Dibagian lain, pilpres 2014 membuktikan bahwa ada pihak yang menerapkan standar ganda. Dimana, pihak yang mengklaim diri sebagai pejuang kebebasan pers sesungguhnya berlaku standar ganda.

Deklarator Front Pembela Obor Rakyat (FPOR) Edy Mulyadi mengatakan pihak yang melaporkan tabloid Obor Rakyat menerapkan standar ganda.

"Ternyata mereka hanya akan menyokong kebebasan berpendapat dan kebebasan pers, bila hal itu menguntungkan diri dan kelompok saja," kata Edy saat membacakan pernyataan sikap FPOR di Cikini, Jakarta, Jumat (20/6/2014).

Menurutnya, ketika kebebasan berpendapat dan kebebasan pers itu berseberangan bahkan merugikan kepentingannya, maka kubu Jokowi tidak segan-segan memperkarakan dan berusahan mempidanakan.

"Itulah yang kini mereka lakukan terhadap para pengelola tabloid Obor Rakyat," tegas Edy.

Edy mengatakan, tabloid Obor Rakyat telah mengalami diskriminasi. Semestinya, kata Edy, kubu Jokowi menerapkan hal yang sama kepada media yang berpihak kepada salah satu kandidat capres. "Kalau Obor Rakyat diperiksa seharusnya pengelola media lain diperiksa juga biar fair," kata Edy.

Nampaknya,  para pendukung Jokowi sangat  panik, dan tidak berfikir dengan ‘commonsense’ (akal sehat), sehingga harus melaporkan kasus ‘Obor Rakyat’ kepada fihak kepolisian.

Padahal,  apa yang dilakukan oleh MetroTV, melebihi ‘Obor Rakyat’, khususnya dalam melakukan ‘black campaign’ terhadap Prabowo. (jj/inlh/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Pelapor Khusus PBB Sebut Serangan Israel di Gaza 'Ilegal Dan Tidak Bertanggung Jawab'

Ahad, 07 Aug 2022 21:50

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Proyek Kereta Cepat Jauh dari Perencanaan dan Bebankan APBN

Ahad, 07 Aug 2022 21:25

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Korban Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Naik Jadi 31, Sepuluh Di Antaranya Anak-Anak Dan Wanita

Ahad, 07 Aug 2022 21:15

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

IDEAS: Pemerintah Minim Visi Besarkan Industri Perbankan Syariah

Ahad, 07 Aug 2022 20:59

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Garis Waktu: Serangan Zionis Israel Ke Jalur Gaza Sejak 2005

Ahad, 07 Aug 2022 20:55

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Partai Gelora Resmi Daftar ke KPU

Ahad, 07 Aug 2022 20:41

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Korupsi Penyakit Terbesar di Indonesia

Ahad, 07 Aug 2022 16:00

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Mindset Bunuh Diri Nodai Generasi

Ahad, 07 Aug 2022 15:55

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sudah 11 Orang Tewas 80 Lainnya Terluka Akibat Serangan Udara Baru Israel Di Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 22:36

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Serangan Terbaru Zionis Israel Ke Gaza: Bagaimana Dunia Bereaksi Atas Agresi Israel

Sabtu, 06 Aug 2022 21:31

MER-C Mengutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza

MER-C Mengutuk Serangan Israel ke Jalur Gaza

Sabtu, 06 Aug 2022 21:06

MUI Daerah Didorong Optimalkan Lembaga Seni Budaya

MUI Daerah Didorong Optimalkan Lembaga Seni Budaya

Sabtu, 06 Aug 2022 08:22

Saudi Umumkan Upaya Untuk Jadi Tuan Rumah Asian Winter Games 2029

Saudi Umumkan Upaya Untuk Jadi Tuan Rumah Asian Winter Games 2029

Jum'at, 05 Aug 2022 22:00

Israel Serang Gaza Menyusul Ketegangan Setelah Penangkapan Anggota Senior Hamas Di Tepi Barat

Israel Serang Gaza Menyusul Ketegangan Setelah Penangkapan Anggota Senior Hamas Di Tepi Barat

Jum'at, 05 Aug 2022 21:25

Resensi: Pembuka Hidayah Jilid 3: Novel Biografi KH. Choer Affandi (Bagian 2-Selesai)

Resensi: Pembuka Hidayah Jilid 3: Novel Biografi KH. Choer Affandi (Bagian 2-Selesai)

Jum'at, 05 Aug 2022 20:49

Fraksi PKS DPR Usul Pembentukan Pansus Hak Angket Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Fraksi PKS DPR Usul Pembentukan Pansus Hak Angket Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jum'at, 05 Aug 2022 18:09

Penyucian Jiwa dalam Menghadapi Kesulitan

Penyucian Jiwa dalam Menghadapi Kesulitan

Jum'at, 05 Aug 2022 15:37

Resensi: Pembuka Hidayah Jilid 3: Novel Biografi KH. Choer Affandi (Bagian-1)

Resensi: Pembuka Hidayah Jilid 3: Novel Biografi KH. Choer Affandi (Bagian-1)

Jum'at, 05 Aug 2022 10:00

Komnas HAM Sulit Dipercaya

Komnas HAM Sulit Dipercaya

Jum'at, 05 Aug 2022 09:45

PW Daiyat Parmusi Babel Dikukuhkan, Fahira Idris: Muslimah Adalah Rahim Peradaban

PW Daiyat Parmusi Babel Dikukuhkan, Fahira Idris: Muslimah Adalah Rahim Peradaban

Jum'at, 05 Aug 2022 08:10


MUI

Must Read!
X