Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.824 views

Mahfud MD: Sebaiknya Tidak Meminta jika Ingin Memimpin Negeri

YogyakartaKMNU UII Online 

YOGYAKARTA (voa-islam.com)- Berbicara Kepemimpinan Berakhlakul Karimah, Mahfud MD menyebutkan hal pertama yang harus ditegaskan adalah urgensi kepemimpinan bagi manusia dalam kehidupan. Dalam hadist nabi disebutkan, apabila ada tiga orang dalam perjalanan, maka hendaknya mereka mengangkat salah seorang menjadi pemimpin. Demikian ia sampaikan pada saat Diskusi Ramadhan di Masjid Ulil Albab, Universitas Islam Indonesia, Sabtu malam (20/6), dengan tema Kepemimpinan Berakhlakul Karimah. “Terlebih bagi negara, harus memiliki pemimpin!” tegasnya seperti yang dikutip dari laman Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama universitas Islam Indonesia (KMNU UII), kmnu-uii.or.id.

Menurutnya, baik bagi masyarakat sederhana maupun masyarakat kompleks seperti negara, pemimpin merupakan sebuah keharusan. Pemimpin merupakan faktor penentu dalam sukses atau gagalnya suatu organisasi, karenanya pemimpin harus mampu mempengaruhi secara konstruktif orang lain, dan menunjukkan jalan serta perilaku benar yang harus dikerjakan bersama-sama.

Imam Al-Mawardi dalam kitabnya Al-Ahkam Al-Sulthoniyah menyinggung mengenai hukum dan tujuan menegakkan kepemimpinan. Beliau mengatakan bahwa menegakkan kepemimpinan dalam pandangan Islam adalah sebuah keniscayaan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Disebutkan oleh Imam Al-Mawardi dalam kitabnya, kepemimpinan mempunyai dua tujuan, pertamalikhilafati an-Nubuwwah fi-Harosati ad-Din, yakni sebagai pengganti misi kenabian untuk menjaga agama;keduawasiyasati ad-Dunya, untuk memimpin atau mengatur urusan dunia.
Kedua, berbicara Kepemimpinan Berakhlakul Karimah, Mahfud MD mengingatkan bahwa jabatan pemimpin seharusnya tidak diminta. Artinya, kepemimpinan yang berkaitan erat dengan jabatan hendaknya tidak diminta untuk dijabat, melainkan harus dianggap sebagai amanah.

Seseorang hendaknya tidak meminta jabatan pemimpin,” ujarnya.

Ia lalu menyebutkan hadist nabi yang menerangkan bagaimana Rasulullah memberi nasihat pada sahabatnya bernama Abdurrahman bin Samurah agar tidak meminta jabatan. Dikatakan oleh Mahfud MD, ketika seseorang memburu-buru atau meminta jabatan, maka seseorang tersebut akan bekerja sendiri, pun akan menghadapi masalah sendiri.

Rasulullah bersabda, “Wahai Abdurrahman bin Samurah, janganlah engkau meminta kepemimpinan. Karena jika engkau diberi tanpa memintanya, niscaya engkau akan ditolong (oleh Allah dengan diberi taufik kepada kebenaran). Namun jika diserahkan kepadamu karena permintaanmu, niscaya akan dibebankan kepadamu (tidak akan ditolong)” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Lalu, bagaimana ketika seseorang mengikuti kontestasi perebutan jabatan kepemimpin seperti pemilu? Menurut Mahfud MD, kontestasi tersebut diperbolehkan sejauh dalam tataran etik berakhlakul karimah. Diingatkan agar jauh dari fitnah di dalam "merebutkan" kekuasaan.

“Makanya tidak boleh saling fitnah satu sama lain. Kontestasi tersebut harus dilaksanakan sesuai dengan semangat akhlakul karimah,” ujarnya.

Ia mengibaratkan ketika sebuah sholat jamaah dipimpin oleh imam yang hilang akal atau gila, maka akan terjadi kekacauan dalam sholat jamaah tersebut. Oleh karena itu, pemimpin terbaik boleh muncul dalam kontestasi tersebut, karena akan terjadi kekacauan apabila negara dipimpin oleh orang yang tidak dapat berlaku adil.

Pemimpin Berakhlakul Karimah

Ketika Rasulullah hijrah ke Madinah, beliau disambut oleh kaum Anshar dengan sholawat thala’al badru alaina. Dalam sholawat tersebut, Rasulullah diumpakan sebagai sebuah matahari, sebuah bulan purnama, sebuah cahaya di atas segala cahaya, sebuah emas yang mahal harganya, dan sebagai sebuah pelita yang menerangi seluruh hati.
Dalam sholawat tersebut, Mahfud MD menjelaskan beberapa umpama yang menunjukkan ciri pemimpin berakhlakul karimah. Engkau umpama matahari menandakan bagaimana seorang pemimpin harus tegas dan konsisten. Ia hendaknya tidak mengingkari apa yang ia janjikan. Selain itu, engkau umpama matahari menandakan bahwa pemimpin harus dapat bersikap adil. Ia harus seperti matahari yang menyinari kepada siapapun tanpa membeda-bedakan.

Di samping umpama matahari, pemimpin merupakan umpama bulan purnama. Engkau umpama bulan purnama. Pemimpin umpama bulan purnama ialah pemimpin yang menyejukkan, santun dan penuh sinar kasih bagi manusia.

Mahfud MD menerangkan, pemimpin yang memiliki dua umpama tersebut niscaya tidak akan melakukan korupsi. Ia menjelaskan, bahwa korupsi dalam perkembangannya terbagi menjadi dua, yakni korupsi konvensional dan korupsi non-konvensional.

Selama ini banyak yang beranggapan bahwa korupsi yang merugikan negara hanyalah korupsi konvensional. Padahal, lanjutnya, korupsi non-konvensional atau korupsi moral seperti meminta pelayan berlebihan atau meminta dihargai berlebihan merupakan benih-benih korupsi konvensional yang juga turut merugikan masyarakat dan negara. * (Robigusta Suryanto/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Selasa, 25 Feb 2020 12:42

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Selasa, 25 Feb 2020 11:58

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Selasa, 25 Feb 2020 10:13

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Selasa, 25 Feb 2020 09:50

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Selasa, 25 Feb 2020 09:37

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

Selasa, 25 Feb 2020 09:31

Tips Sholat Khusyuk

Tips Sholat Khusyuk

Selasa, 25 Feb 2020 08:41

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Selasa, 25 Feb 2020 08:26

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Selasa, 25 Feb 2020 08:19

Sistem Sekularisme Melahirkan Manusia Kebetulan

Sistem Sekularisme Melahirkan Manusia Kebetulan

Selasa, 25 Feb 2020 07:23

Ombudsman RI: Jangan-jangan Omnibus Law Sudah Out of Context

Ombudsman RI: Jangan-jangan Omnibus Law Sudah Out of Context

Selasa, 25 Feb 2020 07:05

Persis Usung 'Tranformasi Dakwah untuk Wujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin' pada Muktamar ke-XVI

Persis Usung 'Tranformasi Dakwah untuk Wujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin' pada Muktamar ke-XVI

Selasa, 25 Feb 2020 06:43

Tatkala Kata 'Obong' Bermakna

Tatkala Kata 'Obong' Bermakna

Selasa, 25 Feb 2020 06:23

PKS: RUU Omnibus Law Cipta Kerja Korbankan Pekerja

PKS: RUU Omnibus Law Cipta Kerja Korbankan Pekerja

Senin, 24 Feb 2020 22:37

RUU Ketahanan Keluarga sebagai Solusi Ketahanan Bangsa

RUU Ketahanan Keluarga sebagai Solusi Ketahanan Bangsa

Senin, 24 Feb 2020 21:31

Atasi LGBT secara Islami

Atasi LGBT secara Islami

Senin, 24 Feb 2020 20:59

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Klaim Tewaskan 16  Tentara Turki di Libya

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Klaim Tewaskan 16 Tentara Turki di Libya

Senin, 24 Feb 2020 17:30

Yordania Akan Larang Masuk Warga Cina, Iran dan Korsel Sebagai Tanggapan Atas Wabah Corona

Yordania Akan Larang Masuk Warga Cina, Iran dan Korsel Sebagai Tanggapan Atas Wabah Corona

Senin, 24 Feb 2020 16:30

Paus Franciskus Tidak Setuju Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump

Paus Franciskus Tidak Setuju Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump

Senin, 24 Feb 2020 16:00

Turki dan Pakistan Akan Tutup Perbatasannya dengan Iran Khawatir Penyebaran Virus Corona

Turki dan Pakistan Akan Tutup Perbatasannya dengan Iran Khawatir Penyebaran Virus Corona

Senin, 24 Feb 2020 16:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Ahad, 23/02/2020 13:59

Berkaca pada Pemindahan Ibukota Turki