Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.609 views

Ini Kesaksian Korban tentang Kekejaman PKI Tahun 1965 di Kanigoro Kediri

SURABAYA (voa-islam.com) - Saat ini berkembang diskusi kembalinya gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI). Menyikapi fenomena itu, Himpunan Mahasiswa Islam Surabaya (HMI) mengadakan bedah buku bertema "Ayat-Ayat yang Disembelih" serta mengingat kembali kekejaman PKI di zaman Kanigoro kediri.

Kegiaatan yang terselenggara di Wisma Guru PGRI Surabaya, Jalan A Yani ini dihadiri oleh Ketua yayasan Kanigoro, Ibrahim Rais. Dia adalah korban G30S/PKI di Kanigoro.

Ibrahim menuturkan bahwa peristiwa Kanigoro itu terjadi sebuah Desa Kanigoro Kecamatan Kras Kebupaten Kediri. Pada waktu itu pelajar Islam Indonesia wilayah Jawa Timur mengadakan mental training yang diselenggarakan pada awal bulan Januari tahun 1965.

"Baru empat hari, kegiatan itu kemudian diserbu oleh ribuan pemuda rakyat dan BTI yang semuanya adalah anggota PKI. Semua pelajar Islam ditangkap, dilecehkan, alquran diinjak. Pak kiainya diludahi, kepala dibuat mainan kemudian ditendang dan kita diikat dan rencananya akan dibunuh di tengah jalan," tutur Ibrahim kepada mahasiwa. 

Ibrahim melanjutkan ceritanya bahwa dirinya bersama seluruh pelajar islam yang ditangkap PKI tidak takut dan tetap tenang karena tidak mungkin PKI berani membunuh. "Ternyata benar, kita hanya ditakut-takuti, karena teror begitu luar biasa akhirnya kaum laki-laki dibawa ke kantor polisi yang berjarak 5 km," kata Ibrahim. 

Jadi PKI itu sudah mempunyai rencana jahat dan alhamdulillah di Jakarta kudeta mereka gagal kemudian segera dikuasai oleh aparat terutama oleh TNI sehingga gagal total kudeta mereka," ujar Ibrahim

Sampai di kantor polisi, beberapa anggota PKI mengatakan kepada Kepala Polisi yang didugga sudah bekerjasama dengan PKI. 

"PKI mengatakan kita serahkan pelajar muslim ini selaku pengkhianat bangsa atau neokolonialisme untuk segera diadakan penindakan. Kepala Polisi itu menjawab ya sudah, terima kasih. Lalu kita, ribuan pelajar muslim diambil oleh Pak Camat dan pak Camatnya menangis melihat kebiadaban PKI," ujar Ibrahim. 

Ibrahim menegaskan bahwa peristiwa Kanigoro tersebut merupakan tes yang dilakukan PKI untuk mengukur kekuatan lawan PKI kalau ada salah satu kelompok yang anti PKI seperti Pelajar Islam Indonesia digerebek. Tujuannya untuk melihat reaksi dari umat Islam.

"Dan yang kedua adalah latihan bagi kader PKI untuk menggerebek dan kalau perlu untuk membantai pada suatu saat nanti kalau sudah waktunya," kata Ibrahim.

Ibrahim juga menyampaikan bahwa dari kedua tujuan PKI itu ternyata betul kalau mempunyai suatu perencanaan. Karena berdasarkan dokumen yang isinya adalah daftar siapa saja orang yang wajib mereka bantai pada waktu itu dan ada juga lubang-lubang yang sudah disiapkan di desa-desa itu dan di belakang rumah juga banyak lubang yang sudah disiapkan untuk mengubur umat islam yang dibantai

"Jadi PKI itu sudah mempunyai rencana jahat dan alhamdulillah di Jakarta kudeta mereka gagal kemudian segera dikuasai oleh aparat terutama oleh TNI sehingga gagal total kudeta mereka," ujar Ibrahim. 

Sementara itu, Ketua HMI cabang Surabaya, Wildan Hilmi ZA mengatakan bahwa kegiatan bedah buku ini bertujuan untuk mengingat sejarah perjuangan organisasi yang sangat peduli dengan kondisi bangsa sejak negara Indonesia lahir hingga saat ini. 

"ini untuk menjadi nilai luhur dasar negara Pancasila dari ancaman gerakan radikal yang salah satunya adalah PKI," ucap Wildan. [beritajatim/syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Kemenag Akan Alihkan Bantuan Masjid ke Penanggulangan Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 09:58

Benarkah Indonesia Merdeka?

Benarkah Indonesia Merdeka?

Rabu, 28 Jul 2021 08:31

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Calon Jemaah Umrah Indonesia Wajib Karantina di Negara Ketiga, Bukhori: Cambuk bagi Pemerintah

Rabu, 28 Jul 2021 08:06

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Risiko Ekonomi Saat Pelaksanaan PPKM Darurat

Rabu, 28 Jul 2021 07:19

Butuh Kebijakan dan Perhatian Khusus Buat Anak yang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Butuh Kebijakan dan Perhatian Khusus Buat Anak yang Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

Rabu, 28 Jul 2021 07:09

Militer Pakistan Sebut 46 Tentara Afghanistan Kabur Ke Pakistan Setelah Diserang Taliban

Militer Pakistan Sebut 46 Tentara Afghanistan Kabur Ke Pakistan Setelah Diserang Taliban

Selasa, 27 Jul 2021 21:40

Ennahda Serukan Konsultasi Politik Di Tunisia Setelah 'Kudeta' Oleh Presiden Kais Saied

Ennahda Serukan Konsultasi Politik Di Tunisia Setelah 'Kudeta' Oleh Presiden Kais Saied

Selasa, 27 Jul 2021 21:15

HRW Desak ICC Selidiki Kejahatan Perang Militer Israel Dalam Serangan 11 Hari Di Gaza

HRW Desak ICC Selidiki Kejahatan Perang Militer Israel Dalam Serangan 11 Hari Di Gaza

Selasa, 27 Jul 2021 21:15

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Ketua DPP PKS: Bank Syariah Perlu Berbenah untuk Jadi Lebih Baik

Selasa, 27 Jul 2021 10:41

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Puncak Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Serukan Kolaborasi untuk Keluarga Tangguh

Selasa, 27 Jul 2021 10:37

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Politisi Gerindra: Jangan Lupakan Hak Rakyat Saat PPKM Diperpanjang

Selasa, 27 Jul 2021 08:45

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Stunting Merusak Potensi Bonus Demografi Indonesia 2045

Senin, 26 Jul 2021 20:20

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Kementerian Sosial Resmikan Sekolah Lansia Salimah

Senin, 26 Jul 2021 20:17

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Pasukan Keamanan Tunisia Serbu Kantor Al Jazeera, Usir Para Staf

Senin, 26 Jul 2021 20:05

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Food Careline Services ACT: Layanan Makan Gratis untuk Orang Lapar

Senin, 26 Jul 2021 20:01

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Selandia Baru Akan Izinkan Seorang Wanita Terkait Islamic State Dan 2 Anaknya Untuk Pulang

Senin, 26 Jul 2021 19:35

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Raih Gelar Doktor, Fahmi Idris Urai Strategi Cegah Korupsi

Senin, 26 Jul 2021 19:22

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Sembelih Kambing untuk Menempati Rumah Baru

Senin, 26 Jul 2021 19:09

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Waduh, Studi Baru Di Inggris Temukan Orang Yang Sembuh Dari COVID-19 Alami Penurunan Kecerdasan

Senin, 26 Jul 2021 19:05

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Presiden Tunisia Kais Saied Lancarkan 'Kudeta', Tangguhkan Parlemen Dan Pecat Perdana Menteri

Senin, 26 Jul 2021 17:15


MUI

Must Read!
X

Rabu, 28/07/2021 08:31

Benarkah Indonesia Merdeka?