Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.276 views

Muzakarah Ulama Tasikmalaya Soroti Fenomena Penyiksaan terhadap Ulama

TASIKMALAYA (voa-islam.com)--Di antara fakta dan hoax, begitulah isu yang berkembang mengenai teror dan penganiayaan terhadap ulama. Banyaknya kabar hoax yang beredar melalui sosial media, tidak bisa memungkiri berbagai fakta yang terjadi.

Diawali dari serangan terhadap Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah Santiong Cicalengka, KH Umar Basri, sehingga beliau menderita trauma hebat. Kemudian penganiayaan terhadap Kepala Operasi (Ka Ops) Brigade Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), Ustadz R Prawoto, hingga beliau wafat.

Kemudian serangan terhadap KH. Hakam Mubarok, yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem Paciran, Lamongan, Jawa Timur. Serta beberapa kejadian aneh akibat perilaku orang tak dikenal dan ‘gila’ di beberapa daerah. Termasuk kejadian terakhir di Ponpes Cipasung Tasikmalaya, Jawa Barat.

Menyikapi hal tersebut, sekitar 50 orang ulama dan aktifis muslim berkumpul di Ponpes Manahijul Huda, Rajapolah Tasikmalaya. Forum Mudzakarah Ulama yang digagas oleh Forum Bela Ulama ini berlangsung pada Sabtu malam, 24 Februari 2018 bertajuk “Stop Penyiksaan dan Pengancaman Kepada Para Ulama”. Meskipun hujan mengguyur sebagian besar daerah Tasikmalaya, namun hal tersebut tak sedikit pun menyurutkan para peserta untuk hadir dan menunjukkan pembelaannya terhadap para ulama.

Dalam sambutannya kepada para hadirin, Pimpinan Ponpes Manahijul Huda KH. Falahudin menegaskan bahwa ada lima tantangan kesulitan yang harus selalu diwaspadai oleh kaum mukmin. Yakni orang kafir yang selalu memerangi, kaum munafik yang selalu membenci, mukmin yang memiliki kedengkian, setan yang menyesatkan dan hawa nafsu yang menggoda.

Oleh karena itu, ada orang yang tidak mau khilafah tegak, hukum Allah ditegakkan di muka bumi serta pemimpin muslim manggung. Sehingga kita harus selalu waspada. Karena meskipun teror yang terjadi ini nampak kepada kalangan ulama, sejatinya itu ditujukan kepada umat Islam.

Selanjutnya, K. Dedi Banda Sanzs dari Sukaguru Singaparna memaparkan bahwa peran ulama di Indonesia sangatlah besar, baik pra kemerdekaan maupun pasca kemerdekaan. Dari mulai melawan penjajahan ala kapitalisme VOC serta komunisme ala PKI hingga menjaga ajaran Islam dengan mendirikan berbagai pesantren.

Peran ini merupakan peran besar yang tak bisa dikucilkan. Beliau pun membandingkan antara peran ulama di masa kejayaan Islam dan di masa kini. Ketika Islam memimpin, para ulama diposisikan sebagai orang yang dipatuhi oleh para penguasa. Sehingga seorang Imam Malik, berani menegur Khalifah hanya karena ia duduk bersender ketika menghadiri majlis ilmunya. Sebaliknya, dalam sekulerisme, ulama kerap kali hanya dijadikan stempel berbagai kezaliman penguasa. Karena itulah, kita harus berpadu untuk membangun kesadaran akan urgensi penerapan syariah Islam.

Mengamini hal tersebut KH.Taufiq Hambali pimpinan Ponpes Al Ihsan Padakembang menegaskan bahwa harus harus ada kebersamaan yang kontinyu di kalangan para ulama. Terutama dalam menyikapi berbagai isu yang menimpa umat Islam tanpa ada ketakutan. “Ini demi izzul Islam wal muslimin,” tegasnya.

“Kita siap membela Islam! Siap membela Ulama! Takbir!, ” seru Ustadz Nurris dengan penuh semangat kemudian disambut dengan pekikan takbir para peserta yang hadir.

Pimpinan Ponpes Nafiisul Ula ini menegaskan bahwa kita mesti berhati-hati dalam menyikapi isu teror dan penyiksaan terhadap ulama ini. Jangan sampai kita terbawa emosi dan pamer tindakan anarkis, terutama di sosial media. Sehingga nantinya, malah kita sendiri yang akan terkena dampaknya. Namun demikian kita mesti selalu waspada dan siap siaga untuk selalu membela Islam dan ulamanya.

Adapun Ustadz Umuh Muhsin menegaskan bahwa jaminan keamanan terhadap para ulama merupakan tugas aparat keamanan. Oleh karena itu untuk menyikapi aksi teror yang terjadi belakangan ini, beliau menegaskan bahwa para ulama harus banyak berperan untuk menekan aparat. Karena yang paling berwenang menangani tindakan kejahatan itu adalah para aparat.

Kalau terkesan lambat, justru harus kita pertanyakan. Selanjutnya kondisi yang terjadi belakangan ini menunjukkan bahwa para ulama itu tidak aman, terutama bagi yang kritis. Jangan sampai pula kita mengatakan hoax tetapi korban nyata telah berjatuhan. Hal ini kontradiktif dengan fakta yang ada. Dengan berbagai kejadian yang tidak aman ini menunjukan bahwa kita merindukan sistem yang menjamin keamanan para ulama, dan itu adalah sistem Islam.  

Tidak hanya para Ulama, Komunitas santri sosial media pun aktif mengikuti kegiatan tersebut hingga akhir, salah satunya Ust. Farid Hilman. Beliau menjelaskan bahwa saat ini telah terjadi polarisasi antara Islam dan orang yang membencinya. Orang yang membenci Islam semakin menampakkan kebenciannya, sebaliknya ghirah umat Islam untuk memperjuangkan Islam dan bersatu pun semakin nampak. Inilah yang menjadi ketakutan pihak-pihak atau orang-orang yang tidak menyukainya. “Teror ini terjadi secara sistemik dan ada dalangnya,” tegasnya. 

Menurut beliau, yang pertama para ulama harus bersatu dan menyingkirkan dulu perbedaan yang ada. Yang kedua, para ulama harus berani bersuara dan menyerap informasi yang benar. Dan yang ketiga kita harus punya solusi atau obat penghilang rasa sakit. Sehingga jika mereka ingin kita bungkam, kita harus bersuara. Jika mereka ingin kita takut, kita harus berani.

“Terakhir, mari kita tingkatkan kedekatan kita kepada Allah Ta’ala. Jika kita menginginkan agar Allah Ta’ala menolong kita atas berbagai teror ini maka marilah kita menolong agama Allah. In tanshurulloha yanshurkum wa yutsabbit aqdamakum,” pungkasnya.* [Ary/Syaf/voa-islam.com]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Masjid Al-Lathiif Bandung: Tetap Aktif Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat

Masjid Al-Lathiif Bandung: Tetap Aktif Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat

Selasa, 22 Jun 2021 22:00

Twitter Tambahkan Bahasa Arab untuk Wanita

Twitter Tambahkan Bahasa Arab untuk Wanita

Selasa, 22 Jun 2021 21:41

KKIPP Kecam Kekerasan Israel dalam Flag March

KKIPP Kecam Kekerasan Israel dalam Flag March

Selasa, 22 Jun 2021 21:07

Pakistan Tidak Akan Lagi Izinkan AS Gunakan Wilayahnya Untuk Operasi Di Afghanistan

Pakistan Tidak Akan Lagi Izinkan AS Gunakan Wilayahnya Untuk Operasi Di Afghanistan

Selasa, 22 Jun 2021 20:00

Pentagon: Militer AS Bisa Memperlambat Penarikannya Dari Afghanistan Menyusul Kemajuan Taliban

Pentagon: Militer AS Bisa Memperlambat Penarikannya Dari Afghanistan Menyusul Kemajuan Taliban

Selasa, 22 Jun 2021 19:30

Sinergi Ulama-Umat Hadapi Pandemi, MUI dan ACT Teken MoU

Sinergi Ulama-Umat Hadapi Pandemi, MUI dan ACT Teken MoU

Selasa, 22 Jun 2021 17:24

Darah Kucing Najis?

Darah Kucing Najis?

Selasa, 22 Jun 2021 17:05

Dirgahayu ke-494, Jakarta Semakin Mendunia

Dirgahayu ke-494, Jakarta Semakin Mendunia

Selasa, 22 Jun 2021 15:02

Perusahaan Pepsi Gaza Terpaksa Tutup Karena Pembatasan Impor Ketat Oleh Israel

Perusahaan Pepsi Gaza Terpaksa Tutup Karena Pembatasan Impor Ketat Oleh Israel

Selasa, 22 Jun 2021 14:42

Pilih Mana: Al-Quran atau Pancasila? Beragama atau Tidak Beragama?

Pilih Mana: Al-Quran atau Pancasila? Beragama atau Tidak Beragama?

Selasa, 22 Jun 2021 14:11

Masa Depan Dunia Ditentukan oleh Perempuan, Mua’llimaat adalah Rahimnya

Masa Depan Dunia Ditentukan oleh Perempuan, Mua’llimaat adalah Rahimnya

Selasa, 22 Jun 2021 13:26

Susanti, Dosen UMP, Ciptakan Teknologi Deteksi Dini Kanker Usus

Susanti, Dosen UMP, Ciptakan Teknologi Deteksi Dini Kanker Usus

Selasa, 22 Jun 2021 13:01

Ratusan Santri Dayah Darul Quran Aceh Ikut Workshop Penulisan Tere Liye

Ratusan Santri Dayah Darul Quran Aceh Ikut Workshop Penulisan Tere Liye

Selasa, 22 Jun 2021 10:35

Indonesia Jadi Tempat Pembuangan Sampah Negara Maju, Ini Kata Partai Gelora

Indonesia Jadi Tempat Pembuangan Sampah Negara Maju, Ini Kata Partai Gelora

Selasa, 22 Jun 2021 10:30

Covid-19 Kembali Mengamuk, Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyahl: Mari Berhusnuzan kepada Allah

Covid-19 Kembali Mengamuk, Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyahl: Mari Berhusnuzan kepada Allah

Selasa, 22 Jun 2021 10:00

Pajak Sembako dan Pendidikan, Wujud Kezaliman Negara

Pajak Sembako dan Pendidikan, Wujud Kezaliman Negara

Selasa, 22 Jun 2021 09:16

Pondasi Negara Idealnya Bukan Pajak

Pondasi Negara Idealnya Bukan Pajak

Selasa, 22 Jun 2021 08:54

7 Warga Sipil Suriah Tewas Dalam Penembakan Artileri Rezim Teroris Assad Di Idlib

7 Warga Sipil Suriah Tewas Dalam Penembakan Artileri Rezim Teroris Assad Di Idlib

Senin, 21 Jun 2021 19:35

Palestina Kecam PBB Karena Menutupi Kejahatan Israel Terhadap Anak-anak Palestina

Palestina Kecam PBB Karena Menutupi Kejahatan Israel Terhadap Anak-anak Palestina

Senin, 21 Jun 2021 18:05

Muhammadiyah Apresiasi Keputusan Pemerintah Geser Hari Libur Nasional

Muhammadiyah Apresiasi Keputusan Pemerintah Geser Hari Libur Nasional

Senin, 21 Jun 2021 17:59


MUI

Must Read!
X