Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.900 views

Muhammadiyah: Menggarap Masalah Umat Lebih Penting daripada Terlena Dalam Politik Praktis

JAKARTA (voa-islam.com)--Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali menggelar Pengajian Bulanan setelah rehat Ramadan 1440 H pada Jumat (5/7). Bertempat di Aula KH. Ahmad Dahlan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta, tema yang diangkat adalah "Konsolidasi Sosial-Politik Untuk Kemajuan Umat dan Bangsa."

“Tema ini diangkat agar move on setelah sembilan bulan energi kita terkuras oleh hiruk-pikuk politik, terutama pesan bagi warga Persyarikatan bahwa banyak agenda mendesak untuk diselesaikan sehingga Majelis dan Lembaga melakukan rapat koordinasi dan lain-lain dengan harapan Muhammadiyah dengan segala potensinya dapat lebih bersinergi dengan agenda kebangsaan yang bisa kita perkuat bersama,” ungkap Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti.

 

Penguatan Ekonomi Umat adalah Kunci Utama

Menyambung Abdul Mu’ti, Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas sepakat dan menilai bahwa agenda kebangsaan dan umat Islam lebih perlu untuk digarap dengan tekun daripada teralihkan oleh hiruk-pikuk politik praktis. 

Dalam agenda yang lebih luas, menurut Anwar Abbas Muhammadiyah patut terus mematangkan dan menempatkan kadernya dalam sebelas elit strategis seperti agamawan, politisi, cendekiawan, aparat, jurnalis, birokrat, kelompok profesional, birokrat, pendidik, pekerja sosial, budayawan dan pengusaha agar memberi warna bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita harus menempatkan orang-orang kita di sana. Sebab nasib orang Islam di negeri ini selalu dibenturkan dengan negara. Dalam pemahaman saya yang paling strategis adalah elit pengusaha, ini yang kita tidak punya. Jika memakai teori Jeffrey Winters dan Noam Chomsky mereka yang menguasai ekonomi dan bisnis akan menguasai dunia politik. Apalagi dunia politik kita adalah transaksional. Kita tidak punya modal. Akhirnya ada dua cara yaitu dikasih atau minta. Padahal yang diberi modal otomatis tunduk menjadi tawanan si pemberi,” ujar Anwar. 

“Yang tidak kita punya yaitu elit pengusaha. Konsolidasi artinya memperkuat posisi ekonomi umat agar kita maju dan berkontribusi untuk bangsa ini. Nasib kita sebagai umat Islam termasuk Muhammadiyah tidak akan berubah kecuali jika umat Islam memacu diri dalam ekonomi dan bisnis. Jika kita kuat secara ekonomi maka kita akan dihormati. Muhammadiyah bersyukur pilar ekonomi sudah ditancapkan di muktamar Ujungpandang Makassar,” imbuh Anwar.

Selapas Anwar, narasumber lainnya Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Prof. Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc menegaskan kembali bahwa umat tidak boleh terlena dalam masalah politik praktis, sebab politik hanyalah alat untuk meraih tujuan besar yaitu kemaslahatan.

“Jadi jangan sampai mempertaruhkan pilihan politik daripada kemaslahatan. Kemajuan umat ada indikatornya, pertama kesejahteraan sosial dan ekonomi, kedua dunia pendidikan dengan esensi karakter sehingga lahir etos disiplin, ketekunan, dan kejujuran tinggi. Ketiga, adalah indikator kesehatan. Pendukung ketiga indikator itu selain politik adalah sains dan teknologi. Jangan sampai kita hanya menjadi perpanjangan tangan negara-negara produsen,” ujar Asep Saefudin sambil memuji Muhammadiyah yang menurutnya sukses pada ketiga indikator tersebut dilihat dari fokus Muhammadiyah pada bidang Pendidikan, Pelayanan Sosial, dan Ekonomi. 

Setali tiga uang, Rektor UIN Salatiga Prof. Dr. H. Zakiyuddin Baedhowi, M.Ag sebagai pembicara terakhir mengingatkan bahwa prinsip dan nilai-nilai Muhammadiyah perlu dikuatkan sembari terus berjuang tekun dan sabar.

“Untuk menjadi sukses harus ditempuh dari banyak jalan. Prinsip yang penting adalah fastabiqul khairat. Dalam keberagaman yang ada ini mari kita berlomba-lomba dalam kebajikan dan yang harus dimaknai adalah kita harus memenangkan perlombaan itu,” pesan Zakiyuddin.

“Pada bidang pendidikan, kesehatan dan sosial itu sudah diikuti oleh organisasi Islam yang lain maka Muhammadiyah harus mengembangkan dan berinovasi lagi agar tetap memimpin. Harus bersabar. Kalau konsolidasi mau kuat contohlah Nabi saat membangun Madinah. Nabi didukung oleh unsur pengusaha, cendekiawan dan penjaga keamanan,” tukas Zakiyuddin.*

Sumber: Muhammadiyah.or.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal  Melawan Covid-19

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal Melawan Covid-19

Selasa, 26 May 2020 10:45

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Selasa, 26 May 2020 09:46

Cegah Gelombang Kedua Penularan Covid-19, Anies Baswedan Perketat Pintu Masuk ke Jakarta

Cegah Gelombang Kedua Penularan Covid-19, Anies Baswedan Perketat Pintu Masuk ke Jakarta

Selasa, 26 May 2020 08:57

Aa Gym Terkena Hoaks

Aa Gym Terkena Hoaks

Selasa, 26 May 2020 07:43

Jurus Gubernur Anies Cegah Gelombang Kedua Corona di Jakarta

Jurus Gubernur Anies Cegah Gelombang Kedua Corona di Jakarta

Selasa, 26 May 2020 06:52

150 TKA China di Jember Dipulangkan ke Negaranya

150 TKA China di Jember Dipulangkan ke Negaranya

Selasa, 26 May 2020 05:46

Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Senin, 25 May 2020 23:05

Lebaran Seru #diRumahAja

Lebaran Seru #diRumahAja

Senin, 25 May 2020 22:30

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Senin, 25 May 2020 21:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X