Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.091 views

Forkami: Kasus GKI Yasmin Bukan Intoleransi, Tapi Pelanggaran Perizinan

BOGOR (voa-islam.com)--Merespon pemberitaan di sejumlah media tentang masalah pembangunan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin Bogor, Forum Komunikasi Muslim Indonesia (Forkami) organisasi yang sejak awal mengawal kasus ini langsung melakukan pertemuan dengan Wali Kota Bogor Bima Arya pada Rabu (14/8/2019) di Bogor.

Pertemuan tersebut dihadiri Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua Forkami Ustaz Achmad Iman, Camat Bogor Barat, Lurah Curug Mekar dan Sekretaris Forkami. 

Sekretaris Forkami Ari Prabowo menjelaskan, komunikasi langsung dengan Wali Kota Bogor dilakukan untuk mengkonfirmasi apa yang terjadi. Dalam sejumlah pemberitaan, muncul tiga opsi yang sedang dikaji untuk dijalankan. Pertama, IMB baru di lokasi yang sama. Kedua, berbagi lahan untuk masjid dan gereja, dan yang ketiga yaitu relokasi.

“Walikota menyatakan dan mengakui bahwa ketiga opsi tersebut benar adanya, dan sedang proses dilaksanakan dengan syarat tidak ada lagi pengurus GKI Yasmin yang lama, serta hanya melibatkan tim tujuh dari GKI Pengadilan. Semangat yang dibawa oleh Wali Kota adalah menyediakan kebutuhan tempat ibadah baru bagi Jemaat GKI yang sudah semakin banyak jemaatnya dan sudah tidak tertampung di GKI Pengadilan di Jalan Pengadilan Kota Bogor,” jelas Ari melalui pernyataan tertulisnya kepada redaksi, Kamis (15/8/2019).

Kata Ari, opsi pertama yaitu pembuatan IMB baru dengan lokasi yang sama, diakui oleh Wali Kota sebagai pilihan utamanya. Wali Kota beralasan, opsi lainnya yaitu berbagi lahan dan relokasi terlalu sulit. Jika opsi pertama itu diambil, semua proses perijinan untuk menerbitkan IMB baru di lokasi yang sama akan dimulai dari nol.

Menanggapi hal tersebut, Forkami melalui ketuanya, Ustaz Achmad Iman menegaskan, ketiga opsi tersebut muncul karena tidak adanya statement resmi dari Wali Kota Bogor bahwa telah terjadi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Panitia GKI Yasmin, berupa tindak pidana penipuan dan pemalsuan tanda tangan warga dalam proses pembuatan perijinan IMB GKI Yasmin. “Statement resmi ini sangat diperlukan untuk menegaskan bahwa persoalan GKI Yasmin itu sebenarnya sudah selesai,” kata Iman.

Forkami menilai, opsi membuat ijin IMB baru di lokasi yang sama akan membuka luka lama yang seharusnya sudah selesai. “Suasana yang sudah kondusif selama beberapa tahun belakangan ini akan kembali memanas sebab warga yang merasa telah ditipu dan disakiti secara moral dan hak asasinya oleh Panitia GKI Yasmin tentu tidak akan pernah melupakannya. Perlu diingat oleh semua pihak bahwa kasus GKI Yasmin ini bukanlah kasus SARA atau ada intoleransi, tetapi murni masalah pelanggaran hukum,” jelas Iman.

Menurutnya, opsi pembuatan ijin IMB Baru di lokasi yang sama tidak akan tercapai. Sebab masyarakat di lokasi sekitar sudah sejak lama mengawasi dan apapun akan dihadapi asal tidak ada lagi GKI Yasmin yang sudah terbukti melanggar hukum di masa lalu. Ditambah kemudian bahwa jemaat GKI pada dasarnya tidak mempermasalahkan jarak tempuh untuk pergi beribadah.

“Bahwa karena dua opsi yaitu pembuatan ijin IMB baru di lokasi yang sama dan berbagi lahan antara masjid dan gereja tidak mungkin lagi dilakukan, maka opsi terakhir yaitu relokasi adalah opsi yang paling mungkin dilakukan oleh Wali Kota. Sebab peluang tersebut justru masih sangat terbuka. Walaupun hal itu diawal dianggap sulit oleh Wali Kota karena prosesnya yang panjang, tetap saja seluruh proses dalam ketiga opsi di awal juga akan membutuhkan waktu panjang, artinya sama saja,” jelas Iman.

Namun, Forkami mengingatkan, sebelum opsi relokasi dijalankan ada baiknya Wali Kota Bogor mengajak Jemaat GKI Pengadilan di Jalan Pengadilan Kota Bogor untuk merenovasi bangunannya menjadi lebih layak tampung. Misalkan ditambah lagi jumlah lantainya. Kemudian menyediakan rekayasa lokasi parkir yang memadai di hari-hari jemaat GKI Pengadilan melakukan ibadahnya.

“Dan proses relokasi di lokasi yang baru dilakukan harus melalui pemetaan yang akurat dan kajian mendalam yang melibatkan masyarakat sekitar, serta sesuai peraturan hukum yang berlaku, sehingga masyarakat dari berbagai latar belakang bisa mendukung. Semua proses yang dilakukan semangatnya adalah agar tidak perlu lagi ada opsi mendirikan gereja di lokasi yang sama atau berdekatan demi menjaga situasi yang sudah tentram selama ini,” tandas Iman.

Sementara itu, kata Ari, pada pertemuan tersebut Wali Kota Bogor berjanji akan lebih komunikatif lagi. “Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan bahwa Wali Kota akan lebih komunikatif dan lebih mempertimbangkan opsi relokasi sebagai pilihan utama solusi penyelesaian, dengan dukungan masyarakat Muslim Kota Bogor,” tandas Ari.* [Ril/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Kamis, 25 Feb 2021 13:26

Yuk Bikin Logo atau Brosur Keren Infaq Seikhlasnya

Yuk Bikin Logo atau Brosur Keren Infaq Seikhlasnya

Kamis, 25 Feb 2021 12:42

Tolak Zuhairi Misrawi

Tolak Zuhairi Misrawi

Kamis, 25 Feb 2021 11:20

Pimpinan Majelis Tafsir Al-Qur'an Ustadz Ahmad Sukina Meninggal Dunia

Pimpinan Majelis Tafsir Al-Qur'an Ustadz Ahmad Sukina Meninggal Dunia

Kamis, 25 Feb 2021 11:15

Wajah Cerah dengan Face Mist Halal Berbahan Saffron Afghanistan

Wajah Cerah dengan Face Mist Halal Berbahan Saffron Afghanistan

Kamis, 25 Feb 2021 08:54

Kekeliruan Paradigma Emosi

Kekeliruan Paradigma Emosi

Rabu, 24 Feb 2021 23:00

Pendangkalan Aqidah Generasi Dampak Moderasi

Pendangkalan Aqidah Generasi Dampak Moderasi

Rabu, 24 Feb 2021 22:44

Bekerja untuk Akhirat

Bekerja untuk Akhirat

Rabu, 24 Feb 2021 22:12

Kerumunan Jokowi di Maumere, PKS: Apa Artinya Segala Upaya Penanggulangan Covid-19?

Kerumunan Jokowi di Maumere, PKS: Apa Artinya Segala Upaya Penanggulangan Covid-19?

Rabu, 24 Feb 2021 21:39

Perda Syariat Digugat, Dimana Hak Umat untuk Taat?

Perda Syariat Digugat, Dimana Hak Umat untuk Taat?

Rabu, 24 Feb 2021 21:38

Belajar dari Kisah Ashabul Kahfi: Ikhlas dalam Beribadah

Belajar dari Kisah Ashabul Kahfi: Ikhlas dalam Beribadah

Rabu, 24 Feb 2021 21:17

Jilbab Dihambat, Perda Syariat Digugat

Jilbab Dihambat, Perda Syariat Digugat

Rabu, 24 Feb 2021 20:51

Menjaga Keluarga dari Gerusan Kapitalisme

Menjaga Keluarga dari Gerusan Kapitalisme

Rabu, 24 Feb 2021 20:50

Akhiri Ketidakpastian Hukum, Partai Gelora Dorong Penerbitan Perppu dan Pengesahan RUU KUHP

Akhiri Ketidakpastian Hukum, Partai Gelora Dorong Penerbitan Perppu dan Pengesahan RUU KUHP

Rabu, 24 Feb 2021 20:43

Generasi, Akankah Jadi Tumbal Moderasi Beragama?

Generasi, Akankah Jadi Tumbal Moderasi Beragama?

Rabu, 24 Feb 2021 20:24

Manajemen Marah

Manajemen Marah

Rabu, 24 Feb 2021 20:05

Perang Lawan Rentenir, Legislator Ini Dorong Program Ibu Berdaya

Perang Lawan Rentenir, Legislator Ini Dorong Program Ibu Berdaya

Rabu, 24 Feb 2021 19:59

Jika Varian Baru Corona Masuk Ke Indonesia, Bagaimana Nasib Kita?

Jika Varian Baru Corona Masuk Ke Indonesia, Bagaimana Nasib Kita?

Rabu, 24 Feb 2021 19:47

Islam Solusi Kekerasan Seksual pada Perempuan

Islam Solusi Kekerasan Seksual pada Perempuan

Rabu, 24 Feb 2021 19:30

Sinergi ACT-Korps Marinir Bantu Korban Banjir Kabupaten Bekasi

Sinergi ACT-Korps Marinir Bantu Korban Banjir Kabupaten Bekasi

Rabu, 24 Feb 2021 19:29


MUI

Must Read!
X