Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.926 views

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

JAKARTA (voa-islam.com)--Majelis Ulama Indonesia Pusat menyelenggarakan Forum Gruop Discussion (FGD) Pra Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-7. FGD dengan materi kebudayaan dan pendidikan berlangsung di Gedung MUI Pusat, Jakarta, Senin (13/01). Pada Diskusi tersebut, hadir sebagai pemateri antara lain sosiolog UI Imam B Prasodjo, budayawan KH Agus Sunyoto, sejarawan Ahmad Mansur Suryanegara, serta Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi.

Dalam pemaparannya, Imam Prasojo menuturkan bahwa salah satu sumber melemahnya kejayaan Islam terutama pasca-abad ke-13 adalah pembedaan ilmu agama dan ilmu non-agama, antara ilmu kauniyah dan qauliyah. Umat Islam setelah masa itu selalu ditekankan untuk mendalami ilmu agama karena ilmu agama fardu ain sementara ilmu nonagama tidak.

“Zaman kejayaan Islam klasik tidak lagi terjadi karena kajian ilmu dibagi dua yaitu ilmu fardu ain dan fardu kifayah, sedangkan sumber ilmu ada yang ilmu syariah dan ilmu bukan syariah. Ilmu bukan syariah dibagi menjadi ilmu terpuji, ilmu tak terpuji, dan ilmu yang dibolehkan,” katanya.

Menurut dia, pembedaan ilmu memunculkan berbagai kesulitan umat Islam dalam berpartisipasi mengkaji Ilmu modern. Efek dari anjuran itu, kata dia, membuat kelompok Muslim yang sebelumnya intens mendalami ilmu tanpa segregasi agama nonagama menjadi ragu untuk mendalami ilmu non-agama. Sampai sekarang dampak itu masih terasa.

Dia menyebutkan ada kesan bahwa bila Muslim belum mendalami ilmu agama secara mendalam, maka belum kaffah keislamannya. Sedangkan sedalam apapun ilmu atau keahlian seseorang, percuma saja bila tidak mendalami ilmu agama.

Padahal, kata dia, perkembangan ilmu modern sekarang ini menuntut umat untuk maju. Salah satu syaratnya umat harus ikut berkecimpung di bidang-bidang non-agama. Pada bidang-bidang inilah umat seringkali kalah karena terlalu fokus mendalami agama dan tidak maksimal mengusai ilmu non-agama.

“Akibat investasi yang luar biasa kepada ilmu agama adalah telah membawa kegagalan umat Islam dalam mempelopori abad modern dan teknik,” katanya.

Dia mengatakan, kejayaan umat Islam pada masa klasik muncul karena tokoh-tokoh seperti al-Khawarizmi, Ibnu Sina, dan sebagainya tidak memiliki kendala psikologis dalam mendalami ilmu alam. Para ilmuan itu seperti bebas dan yakin bahwa ilmu-ilmu yang mereka dalami itu nilai pahalanya sejajar dengan ilmu-ilmu agama yang didalami para ulama.

“Umat Islam awalnya luar biasa jayanya karena merambah berbagai bidang ilmu, mereka tidak memiliki kendala psikologis untuk mengkaji ilmu alam. Ada pemikiran/kondisi psikologis yang menyatakan bahwa ilmu sekuler dan ilmu teknis kurang berpahala dibandingkan ilmu agama,” katanya.

Untuk itu, kata Imam, umat harus mulai belajar bersikap adil terhadap orang yang mendalami Ilmu agama maupun ilmu non-agama. Para ulama harus merancang sebuah pandangan bahwa ilmu agama dan ilmu non-agama itu sejajar di mata Allah SWT. Sehingga, beberapa kalangan yang sebelumnya ragu mendalami ilmu non-agama, menjadi lebih fokus. Terlebih seiring berjalannya waktu, umat Islam jika mau tetap bersaing, maka mau tidak mau harus mendalami ilmu-ilmu non-agama tersebut.

“Pembedaan atau stratifikasi ini bila tidak didamaikan, maka kelompok Islam muda akan gamang mempelajari ilmu umum tersebut secara maksimal,” katanya.

Dia menegaskan umat perlu bersikap adil terhadap kelompok yang mengkaji ilmu-ilmu non-agama, padahal era sekarang menjadi sangat penting. Kajian Ilmu modern perlu dipandang sama dengan kajian ilmu agama, selama semangat beragamanya sama.*

Sumber: Mui.or.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Laporan: 2 Orang Terdeteksi Positif Virus Corona Baru di Kota Suci Syi'ah Qom Iran

Laporan: 2 Orang Terdeteksi Positif Virus Corona Baru di Kota Suci Syi'ah Qom Iran

Rabu, 19 Feb 2020 23:00

Hanya dalam Sepekan Rusia telah Luncurkan 120 Serangan Udara ke Aleppo

Hanya dalam Sepekan Rusia telah Luncurkan 120 Serangan Udara ke Aleppo

Rabu, 19 Feb 2020 22:35

Faksi-faksi Palestina Bentuk Komite Nasional untuk Melawan Rencana Perdamaian Trump

Faksi-faksi Palestina Bentuk Komite Nasional untuk Melawan Rencana Perdamaian Trump

Rabu, 19 Feb 2020 22:17

Ketum DMI: Bedakan Amar Ma'ruf Nahi Munkar dengan Radikalisme

Ketum DMI: Bedakan Amar Ma'ruf Nahi Munkar dengan Radikalisme

Rabu, 19 Feb 2020 10:32

Iya Sih, Tapi...

Iya Sih, Tapi...

Rabu, 19 Feb 2020 09:30

Menghadapi Virus Corona

Menghadapi Virus Corona

Rabu, 19 Feb 2020 08:24

Bayar SPP Bisa Pakai GoPay, Natalius Pigai Minta Ombudsman dan KPK Periksa Mendikbud

Bayar SPP Bisa Pakai GoPay, Natalius Pigai Minta Ombudsman dan KPK Periksa Mendikbud

Rabu, 19 Feb 2020 07:39

Legislator: Selesaikan Skandal Jiwaraya Secara Menyeluruh, Jangan Sepotong-Sepotong

Legislator: Selesaikan Skandal Jiwaraya Secara Menyeluruh, Jangan Sepotong-Sepotong

Rabu, 19 Feb 2020 06:54

Muhammadiyah Gelar Anugerah Jurnalistik Fachrodin Award 2020

Muhammadiyah Gelar Anugerah Jurnalistik Fachrodin Award 2020

Rabu, 19 Feb 2020 04:58

Kerudungin Kepala Dulu atau Hati Dulu?

Kerudungin Kepala Dulu atau Hati Dulu?

Rabu, 19 Feb 2020 03:21

Fahira Nilai Omnibus Law Bentuk Frustasi Pemerintah atas Mandeknya Ekonomi

Fahira Nilai Omnibus Law Bentuk Frustasi Pemerintah atas Mandeknya Ekonomi

Rabu, 19 Feb 2020 02:44

Kemuliaan Seorang Ibu

Kemuliaan Seorang Ibu

Rabu, 19 Feb 2020 01:53

PKS Minta Peran Kelembagaan Batan Diperkuat

PKS Minta Peran Kelembagaan Batan Diperkuat

Rabu, 19 Feb 2020 00:53

Tak Dilibatkan Bahas RUU Ciptaker, AJI: Mau Buat UU Apa Konspirasi Kejahatan?

Tak Dilibatkan Bahas RUU Ciptaker, AJI: Mau Buat UU Apa Konspirasi Kejahatan?

Selasa, 18 Feb 2020 23:58

Hadits

Hadits "Tidak Ada Penularan Penyakit", Apa Maksudnya?

Selasa, 18 Feb 2020 23:39

Solusi Islam Cegah Perselingkuhan

Solusi Islam Cegah Perselingkuhan

Selasa, 18 Feb 2020 22:45

Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk 700 Orang Terkait Fetullah Gulen

Turki Keluarkan Surat Perintah Penangkapan untuk 700 Orang Terkait Fetullah Gulen

Selasa, 18 Feb 2020 21:00

Hampir 1 Juta Orang Mengungsi Sejak Rezim Assad Meluncurkan Ofensif Idlib Bulan Desember

Hampir 1 Juta Orang Mengungsi Sejak Rezim Assad Meluncurkan Ofensif Idlib Bulan Desember

Selasa, 18 Feb 2020 20:30

Pemimpin Oposisi Sudan: Normalisasi dengan Penjajah Israel Adalah Tindakan Penghianatan

Pemimpin Oposisi Sudan: Normalisasi dengan Penjajah Israel Adalah Tindakan Penghianatan

Selasa, 18 Feb 2020 20:01

Sebut Agama Musuh Terbesar Pancasila, Pernyataan Kepala BPIP Menyesatkan

Sebut Agama Musuh Terbesar Pancasila, Pernyataan Kepala BPIP Menyesatkan

Selasa, 18 Feb 2020 18:42


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X