Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.994 views

Adara Ajak Masyarakat Kenang Hari Pembebasan Al Quds

JAKARTA (voa-islam.com)--Peringatan 833 tahun Hari Pembebasan Al Quds oleh Salahuddin Al-Ayyubi dan pasukannya menjadi momen spesial bagi Adara Relief International (Adara). Pada Jumat (2/10), Adara menggelar kegiatan online talkshow bertajuk “Semangat Perempuan Pecinta Al Quds di Masa Salahuddin: Kisah Cinta di Balik Nasi Maqlubah dan Parfum Mawar”.

Melalui tema ini, Adara menyorot sebuah pelajaran besar tentang pentingnya berkontribusi bagi pembebasan Al Quds dan Palestina dengan segenap kemampuan meski nampak kecil dan sederhana.

Antusiasme masyarakat nampak dengan hadirnya sekitar 1.800 orang peserta yang bergabung melalui online platform dan live streaming di media sosial Adara. Dalam kesempatan ini pula, Adara meluncurkan kemudahan donasi melalui OVO dan Gopay. Sebuah upaya pelayanan bagi seluruh masyarakat Indonesia yang ingin berkontribusi bagi rakyat Palestina.

Kegiatan ini menghadirkan Agung Waspodo, MPP (Pembaca Sejarah Dunia Islam Librarian di Pustaka Fatih), Aisyah Al-Maghoribah (Sindiyanatul Quds Palestina), Syaima Raihana (Pelajar asal Gaza, Palestina), dan Sri Vira Chandra (Ketua Adara). Pembahasan diawali dengan mengenalkan sekilas sosok Salahuddin Al Ayyubi.

Nara sumber pertama Agung Waspodo MPP menyampaikan, “Untuk memahami Salahuddin Al-Ayyubi, maka kita harus memahami sebuah kejadian besar, yaitu Perang Salib. Salahuddin muncul di antara Perang Salib kedua dan ketiga, namun penting juga bagi kita mengenal kaitannya sejak Perang Salib pertama.”

Dari kejadian besar ini, ada pelajaran penting yang dapat dipetik. Saat umat Islam sedang berjaya, maka fitnah yang menimpa berupa perpecahan dan pertikaian. Maka dari itu, Salahuddin memegang peranan penting untuk menyatukan umat. “Pada masa Salahuddin, salah satu tanda keberhasilan kaum muslimin bangkit dari perpecahan adalah semakin merapatnya barisan. “ jelas Agung.

“Kekuatan sosok pemilik nama asli Yusuf bin Ayyub ini adalah pada hati yang lembut. Ia adalah seorang pejuang yang memahami hukum-hukum Islam. Salahuddin Al-Ayyubi  tidak pernah meninggalkan salat berjamaah, tidak senang berdebat, seorang pribadi yang zuhud, dan gemar bersedekah. Salahuddin beserta pasukannya telah memberikan peran dan kontribusi yang luar biasa bagi pembebasan Al Quds. Melalui harta, jiwa, bahkan seluruh hidupnya dihabiskan di atas kuda demi tujuan membebaskan Al Aqsa,” tambahnya.

Namun, perjuangan Salahuddin dan pasukannya bukan tanpa strategi. Ia memiliki tahapan-tahapan kemenangan yang dijabarkan dalam jadwal harian, jadwal pekanan, jadwal bulanan, bahkan jadwal tahunan. Hal ini senada dengan yang disampaikan olehAisyah Al-Maghoribah.

Sang Sindiyanatul Quds Palestina ini menjelaskan, “Satu kata kunci, yaitu persiapan. Salahudin menyiapkan pasukannya lebih dari 20 tahun. Ia juga menyusun setiap aspek penting dalam menyiapkan suatu bangsa atau generasi, yaitu ilmu, amal, serta pembangunan akhlak, akidah, dan ibadah.”

Lebih lanjut dijelaskan oleh Aisyah mengenai peran yang dilakukan seorang ibu meski tidak pergi ke medan perang adalah menyiapkan generasi. “Kapanpun, baik itu kemarin, sekarang, maupun di masa depan, peran perempuan tidak akan pernah berubah. Bagaimana pun dia menjadi sekolah pertama bagi anak-anaknya. Seorang ibu lah yang menanamkan kesadaran dan cinta terhadap Palestina. Ibu adalah poin kunci penanaman pemahaman pada anak yang insyaallah akan siap menjadi bagian dari pembebasan Al Aqsa,” ungkapnya.

Kisah inspiratif mengenai para perempuan Al Quds yang menyambut kemenangan Salahuddin dengan menyiapkan nasi maqlubah dan juga cerita parfum mawar yang dibuat oleh perempuan-perempuan Diyar Bakr untuk wewangian Al Aqsa memberikan kesan tersendiri. Meski sederhana, namun keterlibatan diri dalam perjuangan pembebasan Al Quds merupakan bentuk nyata dari rasa cinta untuk mengembalikan kedamaian ke tanah para Nabi tersebut. Hal yang sama juga dilakukan seorang perempuan tak dikenal namanya yang sangat ingin menjadi bagian dari pasukan pembebas Al Quds. Saat salah satu pasukan Shalahudin tak mendapati apapun untuk tali kekang kudanya, ia rela memberikan rambutnya yang berharga untuk dijadikan penyambung tali kekang kuda tersebut.

“Menghilangkan rasa kikir menjadi bagian dari perjuangan membantu Palestina. Kita bisa membantu dengan sedikit apapun yang kita miliki. Bila kita tidak memiliki harta, kita masih memiliki kata,” tambah Aisyah Al-Maghoribah.

Syaima binti Ahed juga menyampaikan hal serupa pada sesi ketiga acara talkshow ini. Mewakili generasi muda Palestina, ia menyampaikan bahwa bagi umat muslim yang jauh dari Palestina, bisa turut berjuang dengan mengedukasi diri sendiri dan orang lain, juga menyebarluaskan kabar terkini mengenai Palestina melalui media sosial.

“Dengan banyak membaca, maka kita memiliki banyak referensi untuk menyusun strategi memenangkan Palestina. Selain itu, membaca adalah perintah pertama dan utama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad.” jelas Syaima.

Sri Vira Chandra menutup acara online talkshow dengan merefleksikan kembali kisah anak-anak Palestina serta cerita perempuan yang dengan keterbatasan fisiknya terus saja disiksa oleh zionis Yahudi. “Salah satu kontribusi yang dapat kita berikan adalah memberikan didikan terbaik untuk generasi penerus guna melanjutkan amanah pembebasan Al Quds yang diwasiatkan Rasulullah,” pungkasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan lelang barang Palestina, yang hasilnya akan didonasikan melalui program bantuan Adara yang sedang berjalan. Meski hari sudah larut, namun para pemburu merchandise Palestina terlihat sangat bersemangat untuk berdonasi dan mendapatkan barang-barang khas Palestina. 

Perjuangan pembebasan Al Quds tidak dibangun oleh satu negara saja, namun juga gabungan dari seluruh negara di dunia. Seluruh umat harus berkolaborasi dan berkonsolidasi, guna membantu perjuangan rakyat Palestina dengan apa pun yang dimilikinya, sesedikit atau sesederhana apa pun itu.*[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Kamis, 13 May 2021 18:15

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Kamis, 13 May 2021 17:45

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Kamis, 13 May 2021 17:21

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Kamis, 13 May 2021 10:19

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Kamis, 13 May 2021 10:09

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Rabu, 12 May 2021 21:25

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 21:10

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 20:46

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Rabu, 12 May 2021 20:34

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rabu, 12 May 2021 18:32

Khutbah Idul Fitri: Lebaran dengan Covid-19

Khutbah Idul Fitri: Lebaran dengan Covid-19

Rabu, 12 May 2021 18:28

Fahri Hamzah Menyeru Presiden Bantu Hentikan Agresi Israel terhadap Rakyat Palestina

Fahri Hamzah Menyeru Presiden Bantu Hentikan Agresi Israel terhadap Rakyat Palestina

Rabu, 12 May 2021 18:18

KIBBM: Penyerangan Zionis Israel kepada Masjid Al-Aqsha Mencoreng Perdamaian Dunia

KIBBM: Penyerangan Zionis Israel kepada Masjid Al-Aqsha Mencoreng Perdamaian Dunia

Rabu, 12 May 2021 18:01

Putusan MA Bak Oase di Tengah Kering-Kerontangnya Rasa Keadilan

Putusan MA Bak Oase di Tengah Kering-Kerontangnya Rasa Keadilan

Rabu, 12 May 2021 16:30

Catatan 100 Hari Kapolri: Minim Perbaikan dan Melanggengkan Kekerasan

Catatan 100 Hari Kapolri: Minim Perbaikan dan Melanggengkan Kekerasan

Rabu, 12 May 2021 15:12

Mathla’ul Anwar Berduka Atas Wafatnya KH Tengku Zulkarnaen

Mathla’ul Anwar Berduka Atas Wafatnya KH Tengku Zulkarnaen

Rabu, 12 May 2021 15:00

Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat

Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat

Rabu, 12 May 2021 12:36

Tes Wawasan Kebangsaan dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Tes Wawasan Kebangsaan dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Rabu, 12 May 2021 12:09

Tatkala Jalan Tikus pun Ditutup

Tatkala Jalan Tikus pun Ditutup

Rabu, 12 May 2021 11:26

Pelajar Kabupaten Bekasi Berbagi 50 Paket Sembako

Pelajar Kabupaten Bekasi Berbagi 50 Paket Sembako

Rabu, 12 May 2021 10:38


MUI

Must Read!
X