Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.243 views

Jangkau Pulau Terpencil, Kimia Farma dan BWA Luncurkan Klinik Apung

JAKARTA (voa-islam.com)--Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia. Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau, di mana hanya sekitar 7.000 pulau yang berpenghuni. Beberapa pulau berpenghuni di Indonesia berada di daerah yang sulit terjangkau sehingga akses layanan kesehatan di beberapa pulau tersebut minim dan kurang memadai.

Kimia Farma melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kerjasama dengan Badan Wakaf Al Qur'an (BWA) meluncurkan Program Klinik Apung untuk membantu pemerintah meningkatkan layanan kesehatan di pulau terpencil Indonesia. 

Direktur Umum dan Human Capital Kimia Farma, Dharma Syahputra menyampaikan bahwa Klinik Apung dirancang sebagai salah satu misi kemanusiaan Kimia Farma dalam menyehatkan masyarakat Indonesia, khususnya di masa pandemi Covid - 19.

Dharma juga menambahkan, kegiatan ini sesuai dengan komitmen Kimia Farma dalam membantu pemerintah mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) terkait upaya memastikan kehidupan yang sehat dan mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik bagi seluruh masyarakat dari segala kalangan dan usia.

“Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang kesehatan, kami memiliki tekad untuk turut andil menyehatkan masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid – 19. Di mana, kesehatan menjadi isu utama saat ini. Melalui Program Klinik Apung kami berharap, pelayanan kesehatan di Indonesia menjadi lebih baik,” ungkap Dharma.

Klinik Apung Kimia Farma merupakan kapal kedua yang berlayar atas nama Program Klinik Apung. Di mana sebelumnya, kapal pertama telah berlayar di daerah Lombok Barat, NTB. Kali ini, Kimia Farma bekerja sama dengan BWA mengadakan serangkaian kegiatan bakti sosial dan pelayanan kesehatan melalui Road Trip ke pulau-pulau kecil di wilayah Kepulauan Seribu. Rencananya program Klinik Apung di Kepulauan Seribu ini hingga Juli 2021.

Tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, Road Trip Klinik Apung Kimia Farma juga dilakukan sebagai bentuk assessment atau survei awal guna merancang program terbaik dengan menyesuaikan kondisi lingkungan dan masyarakat di kawasan pulau terpencil Kepulauan Seribu.

Selain itu, program Klinik Apung dibuat untuk mengedukasi masyarakat terkait Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sehingga ke depannya tercipta kawasan sehat yang masyarakatnya lebih mandiri dalam meningkatkan pengetahuan PHBS di lingkungannya.

Sementara itu Ichsan Salam selaku COO (Chief of Oprational) BWA menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan solusi bagi masyarakat yang kesulitan dalam menjangkau layanan kesehatan di daerah terpencil.

“BWA dan Kimia Farma memiliki misi kemanusiaan dan bisa berjalan bersama untuk tujuan mulia ini, selain itu  Kimia Farma sebagai BUMN bisa mengimplementasikan CSR nya untuk mendukung SDGs pemerintah dalam meningkatkan kesehatan,” ungkapnya.  

Menurut Ichsan, Road Trip Klinik Apung ini menggunakan Kapal Motor (KM) Jelajah Pulau Terpencil Nusantara (JPTN) Fatahillah yang merupakan wakaf dari para wakif dan dermawan BWA yang telah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga di dalam kapal terdapat ruang klinik yang dilengkapi dengan sarana alat kesehatan.

Ichsan menjelaskan, Klinik Apung ini akan menjangkau 8 pulau di wilayah Kepulauan Seribu dengan metode Road Trip terhitung dari awal Desember 2020 sampai dengan Juli 2021. “Pulau-pulau tersebut adalah Pulau Lancang, Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Harapan (Kelapa), Pulau Pelangi, Pulau Panggang, dan Pulau Pramuka,” jelasnya.

Sebagai bentuk kepedulian Kimia Farma dalam meningkatkan layanan kesehatan di wilayah Indonesia yang kurang terjangkau, Program Klinik Apung Kimia Farma diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat di daerah terpencil agar bisa merasakan pelayanan kesehatan dasar dan pelayanan kesehatan spesialis secara berkala, pelayanan kesehatan ibu dan anak, juga pelayanan gawat darurat secara gratis.

“Semoga ke depannya dapat tercipta kawasan yang sehat di pulau terpencil dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat dan bersih, serta berfokus pada pengurangan sanitasi yang berkelanjutan, penurunan angka stunting, dan peningkatan kelangsungan hidup ibu dan anak,” paparnya.

Kepala Seksi Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Sudinkes Kepulauan Seribu Evan Setiawan menyambut baik program Klinik Apung.  “Positif sekali. Kami di Kepulauan Seribu tidak pernah mengatakan cukup  soal layanan kesehatan. Klinik Apung ini membawa manfaat bagi masyarakat Kepulauan Seribu,” kata Evan.

Evan menginformasikan, untuk jenis penyakit yang paling banyak diidap oleh masyarakat Kepulauan Seribu adalah hipertensi, lambung, dan diabetes.  “Itu tiga terbanyak penyakit di Kepulauan Seribu. Ini bisa jadi bahan assessment,” ujar Evan.

Kemudian Evan menyarankan agar Klinik Apung juga memberi layanan operasi mata katarak dan operasi-operasi minor lainnya.*[Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Awal Tahun Bencana Beruntun, Mana Relawan Gerak Cepatnya?

Awal Tahun Bencana Beruntun, Mana Relawan Gerak Cepatnya?

Senin, 18 Jan 2021 16:29

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Senin, 18 Jan 2021 15:05

DPR Harus Bongkar Komitmen Cakapolri Tak Kerja Demi Penguasa

DPR Harus Bongkar Komitmen Cakapolri Tak Kerja Demi Penguasa

Senin, 18 Jan 2021 14:32

Pembunuhan Politik

Pembunuhan Politik

Senin, 18 Jan 2021 14:26

Turki Berencana Buka Kembali Sekolah Mulai 15 Februari

Turki Berencana Buka Kembali Sekolah Mulai 15 Februari

Senin, 18 Jan 2021 14:00

Gubernur Mandera: Al-Shabaab Kuasai Sebagian Besar Timur Laut Kenya

Gubernur Mandera: Al-Shabaab Kuasai Sebagian Besar Timur Laut Kenya

Senin, 18 Jan 2021 13:23

Anggota Komisi IV Desak Pemerintah Batasi Kepemilikan Lahan

Anggota Komisi IV Desak Pemerintah Batasi Kepemilikan Lahan

Senin, 18 Jan 2021 09:52

Fraksi PKS Kembali Potong Gaji untuk Bantu Korban Bencana

Fraksi PKS Kembali Potong Gaji untuk Bantu Korban Bencana

Senin, 18 Jan 2021 09:15

Cintai Ibumu Tanpa Tapi, Tanpa Nanti

Cintai Ibumu Tanpa Tapi, Tanpa Nanti

Senin, 18 Jan 2021 08:57

Ibu Risma, Ngono Yo Ngono tapi Ojo Ngono

Ibu Risma, Ngono Yo Ngono tapi Ojo Ngono

Senin, 18 Jan 2021 08:31

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Islamic State di Homs

5 Anggota Milisi Pro-Assad Tewas dalam Bentrokan dengan Islamic State di Homs

Ahad, 17 Jan 2021 21:00

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Kemenag Dorong Distribusi Zakat, Infaq dan Sedekah untuk Bantu Korban Bencana

Ahad, 17 Jan 2021 20:45

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS di Hari Pertama Menjabat Presiden

Biden Akan Batalkan 'Larangan Muslim' Masuk AS di Hari Pertama Menjabat Presiden

Ahad, 17 Jan 2021 20:22

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Mobil Logistik Wahdah Islamiyah Dijarah Warga di Kecamatan Mamuju

Ahad, 17 Jan 2021 20:14

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Percayalah, Kasus Pembunuhan 6 Pemuda Itu Bakal Lenyap Juga

Ahad, 17 Jan 2021 19:54

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Kapal Berbendera China Masuk Selat Sunda, Legislator: Menlu RI Harus Tegur Dubes China

Ahad, 17 Jan 2021 19:43

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Prancis Tutup Kembali 9 Masjid Menjelang Pembahasan RUU Baru Kontroversial

Ahad, 17 Jan 2021 19:42

Pro Kontra Vaksin

Pro Kontra Vaksin

Ahad, 17 Jan 2021 19:19

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Dark Joke, Humor Gelap yang Berlagak Openminded?

Ahad, 17 Jan 2021 14:30

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Sejumlah Bencana Alam Terjadi, Anis Matta: Kita Butuh Kolaborasi Agar Indonesia Selalu Diberkahi

Ahad, 17 Jan 2021 11:29


MUI

Must Read!
X

Senin, 18/01/2021 08:57

Cintai Ibumu Tanpa Tapi, Tanpa Nanti