Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.906 views

Sejumlah Tokoh Luncurkan Partai Da'wah Rakyat Indonesia

 
JAKARTA (voa-islam.com)--Melihat fakta kekalahan terus-menerus di bidang politik dan terpinggirkannya peran umat Islam di berbagai lapangan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan segala sebab akibatnya, para alim ulama dan tokoh umat Islam di Indonesia membentuk Partai Da'wah Rakyat Indonesia (PDRI). 
 
Ketua Majelis Syuro Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDRI K.H Cholil Ridwan saat membacakan Manifesto PDRI dalam Acara Soft Launching dan Konferensi Partai Da'wah Rakyat Indonesia (PDRI) di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Pekayon, Jakarta Timur, Senin, 31 Mei 2021, mengatakan PDRI lahir dari musyawarah alim ulama dan cerdik pandai serta tokoh umat Islam yang membentuk Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Partai Ideologis (BPU-PPII) pada tanggal 7 September 2019.
 
"Badan ini bertugas untuk melakukan kajian dan upaya-upaya melahirkan sebuah partai Islam Ideologis. Perjalanan BPU-PPII selama satu tahun delapan bulan menyimpulkan melahirkan partai Islam ideologis bernama Partai Da'wah Rakyat Indonesia (PDRI)," jelas Kiai Cholil Ridwan.
 
Ia mengatakan pemilihan nama sebagai partai dakwah bermaksud ingin menjawab persoalan-persoalan umat Islam dalam berbangsa dan bernegara yang tidak mungkin dipisahkan dengan tugas dakwah. 
 
Karena dakwah memberi solusi bagi persoalan-persoalan berbangsa dan bernegara. Ini mempertegas bahwa dakwah dan politik adalah dua hal yang harus berjalan bersamaan. 
 
"Kegiatan politik adalah kegiatan da'wah dan kegiatan da'wah adalah juga kegiatan politik. Bahkan membaca dawah di zaman Rasulullah, politik itu menjadi lokomotif da'wah dan ekonomi bahkan hanya dalam qurun waktu 10 tahun dawah Rasul berhasil gilang gemilang. Karena politik menjadi lokomotif dakwah, berpolitik ibarat buldozer yang meratakan tanah untuk dibangun gedung da'wah Islam," kata Kiai Cholil.
 
Dalam catatan, partai-partai Islam yang ada belum mampu menjadi penyalur aspirasi umat Islam Indonesia. Sebagian besar 57 dari 87 persen Umat Islam belum merasa terwakili dengan partai-partai Islam yang ada. Partai Islam yang ada sekarang ini dinilai tidak berbeda nyata dengan partai-partai sekuler, sehingga mereka terdorong untuk lebih memilih partai sekuler.
 
Selain itu, kata Kiai Cholil, sebagian partai politik mendekati masyarakat ketika menjelang pemilu sehingga mereka merasa hanya diperlukan suaranya saja sementara problematika kehidupan mereka jauh dari keadilan dan kemakmuran.
 
"Sehingga PDRI bertekad untuk berbenteng di hati umat, bersama dengan ummat dan rakyat akan berusaha memberikan pemecahan masalah dan pendampingan menuju keadilan dan kemakmuran yang dicita citakan oleh bangsa dan negara kita," jelas dia.
 
Ia mengatakan, kebanyakan partai juga terkena penyakit kapitalisme yang semuanya digantungkan dengan materi sehingga muncul cukong-cukong politik yang menjualbelikan jabatan publik atau  posisi legislatif dengan menggelontorkan uang dan money politics sehingga merusak mental banyak orang tak ubahnya seperti politik daging sapi.
 
Sebab itu, PDRI perlu mempelopori gerakan moral agar keimanan dan ketahanan kepribadian tidak dijual atau digadaikan kepada konglomerat atau oligarki yang telah menguasai ekonomi dan bernafsu menguasai politik melalui pasar gelap.
 
"Integritas kepribadian yang dedikatif diperlukan sebagai contoh dan ketauladan dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai kejujuran, keadilan, kedermawanan, kesabaran, gotong royong, pengorbanan untuk orang lain dan kebersihan jiwa serta kebeningan qalbu untuk membahagiakan orang lain agar senang di dunia dan selamat di akherat merupakan harapan PDRI," ujar Kiai Cholil. 
 
Lebih lanjut, ia mengatakan berbagai bangsa dan negara sekarang ini sedang mengalami nasib yang menyedihkan. "Untuk itu kami menyatakan PDRI berdiri bersama kaum tertindas, bangsa tertindas, melawan kedzaliman. PDRI juga akan tetap mendesak pemerintah RI untuk secara sungguh-sungguh ikut terlibat dalam upaya melepaskan negara-negara yang terjajah seperti Palestina dari jajahan Israel, Rohingya dari Burma juga Uighur dari rezim partai tunggal atheis komunis," kata Kiai Cholil.
 
Ketua Umum PDRI Ustadz Farid Okbah mengatakan saat ini masih tersisa 65 persen umat islam di Indonesia yang tidak bisa baca Al-Quran. Dari data yang ada berarti dawah kepada umat Islam itu sendiri blum merata. Ditambah persoalan kemiskinan di tingkat umat luar biasa, ekonomi yang belum merata. Juga tingkat pendidikan yang belum sesuai Islam.
 
"Oleh karena itu lahirnya PDRI ini adalah untuk memback-up dakwah. Supaya dakwah yang dijalani ini naik kelas dan terus akan meluas," ujarnya.
 
Sehingga, kata Ustaz Farid, siapapun yang terlibat dalam membangun masyarakat apakah partai atau yang terlibat pada civil soceity untuk bareng-bareng mencapai itu. Karena dawah itu adalah pertama mensejahterakan umat dalam artian bahagia di dunia dan yang kedua selamat diakhirat.
 
Menurutnya saati ini banyak mental para penguasa itu menjemput jalan pintas pencitraan dari pada menyelesaikan persoalan. Mereka mempertontonkan kemewahan sebagai ukuran kesuksesan. Sehingga diperlukan tanggung jawab kepemimpinan, solidaritas cinta kasih dan keadilan sesama bangsa dan negara.
 
"Inilah yang akan kita bawa visi PDRI ini. Sehingga ini mudah-mudahan sesuai dengan harapan umat dalam artian untuk menjadi solusi bagi bangsa dan negara ini," kata Ustaz Farid.
 
Adapun mengapa PDRI mengedepankan syariat Islam. Hal ini karena perintah Allah SWT untuk menjalankan syariat Islam. Dan juga sesuai dengan Dekret Presiden 5 Juli 1959 saat itu Presiden Sukarno bahwa dalam UUD 45 termaktub Piagam Jakarta.
 
"Dalam piagam Jakarta itu kan jelas menegakkan syariat Islam bagi pemeluknya atau umat Islam," tegas Ustaz Farid.* [Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Rabu, 19 Jan 2022 21:15

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

Rabu, 19 Jan 2022 18:30

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Rabu, 19 Jan 2022 17:27

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Rabu, 19 Jan 2022 07:17

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

Rabu, 19 Jan 2022 06:57

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Selasa, 18 Jan 2022 21:20

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Selasa, 18 Jan 2022 20:44

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

Selasa, 18 Jan 2022 14:50

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Selasa, 18 Jan 2022 12:45

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Selasa, 18 Jan 2022 12:19

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Selasa, 18 Jan 2022 10:20

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Muslimat Dewan Da’wah Lampung Gelar Tablig Akbar Peradaban Qur’an

Selasa, 18 Jan 2022 10:14

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Bea Cukai Saudi Gagalkan Penyeludupan 8.3 Juta Pil Narkoba Jenis Captagon

Senin, 17 Jan 2022 23:00

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Kuwait Tunda Rencana Untuk Mulai Latih Tentara Wanita Menyusul Penolakan Dari Otoritas Agama

Senin, 17 Jan 2022 22:45

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Marak Klithih, Butuh Penguatan Beragama

Senin, 17 Jan 2022 22:31

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman Klaim Serang UEA

Senin, 17 Jan 2022 22:15

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Perpres Bank Tanah Penuh Pelanggaran

Senin, 17 Jan 2022 14:47

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Ghozali, Mendulang Milyaran Rupiah dari Foto Selfi

Senin, 17 Jan 2022 14:31

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Korupsi, Kado Pahit dari Manifestasi Kapitalisme

Senin, 17 Jan 2022 13:57

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Hebat! Dua Tahun, Cendekiawan Muslim Adian Husaini Hasilkan 1000 Artikel Ilmiah

Senin, 17 Jan 2022 11:38


MUI

Must Read!
X