Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.335 views

Catatan Ibadah Haji 1442 Hijriyyah

JAKARTA (voa-islam.com)--Kantor Berita MINA (Mi’raj News Agency) kembali menyelenggarakan Web Seminar (Webinar) MINATalks pada Rabu (28/7) malam dengan mengangkat tema “Catatan Ibadah haji 1442 Hijriyyah”.

Webinar MINATalks kali ini menghadirkaan narasumber: Eko Hartono, Konsul Jenderal RI Jeddah, Arab Saudi; Ade Marfuddin -Pengamat Haji, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; dan Imaam Yakhsyallah Mansur – Dosen Sekolah Tinggi Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud. Sebagai moderator Sri Astuti, wartawan Kantor Berita MINA dan Host Rana Setiawan, Kepala Liputan Kantor Berita MINA.

Dalam sambutannya, Pimpinan Kantor Berita MINA yang diwakili Kepala Redaksi Bahasa Arab Rifa Berliana Arifin mengatakan rasa syukurnya atas terselenggara Webinar MINATalks kali ini.

“Alhamdulillah dengan izin Allah dan kehendak-Nya Webinar MINATalks ini dapat terlaksana. Saya mewakili pimpinan MINA mengucapkan terimakasih kepada narasumber dan juga para peserta yang Alhamdulillah pada malam hari ini cukup banyak dari beberapa wilayah Indonesia dan juga luar negeri,” katanya.

“Mudah-mudahan topik yang diangkat MINATalks ini bisa memberikan informasi yang komperhensif kepada umat Islam khususnya terkait menyikapi informasi dan menguatkan tekad serta semangat kita dalam menjalankan ibadah Haji,” tambahnya.

Menurutnya, ketiga narasumber yang dihadirkan dalam Webinar MINATalks ini adalah sebuah kombinasi yang baik untuk disimak bersama.

Konjen RI di Jeddah, Arab Saudi, Eko Hartono memberikan catatannya saat melaksanakan perjalanan ibadah Haji 1442 H, yang masih di masa pandemi yang digelar terbatas dikhususkan bagi warga Saudi dan ekspatriat yang menetap di sana.

Ia juga memberikan gambaran dan video saat mengikuti ibadah haji 1442 H, yang ditayangkan dalam webinar ini. Menurutnya, hal ini menjadi pembanding bagaimana situasi haji ketika normal dan masa pandemi yang sangat berbeda.

Eko mencatat, setidaknya ada tiga catatan penting yang menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Pertama, waktu haji jauh lebih singkat, hanya 6 hari yaitu dari tanggal 18-23 Juli. Kedua, kemandirian jamaah sangat penting, mengingat tidak diizinkannya jamaah berkerumun. Ketiga, Pelayanan transportasi dan katering yang masih perlu dievaluasi.

"Pemerintah Arab Saudi secara umum sudah cukup baik tapi tidak terlalu baik dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Mereka lebih fokus pada pengamanan, namun sayangnya dalam pelayanan masih kurang," ujar Eko.

Hal ini, menurut dia, dikarenakan selama ini pemerintah Saudi banyak menggatungkan kepada pelaksana haji pada negara-negara lain, khususnya dari Indonesia sebagai negara pengirim calon jamaah haji terbesar.

Ade Marfuddin, Pengamat Haji dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang juga Ketua Umum Rabithah Haji Indonesia mengatakan, navigasi atau pandu arah pelaksanaan ibadah haji yang telah dipersiapkan pemerintah Saudi saat ini menjadi sangat penting di masa pandemi ini.

"Pelaksanaan Haji dalam kondisi pandemi seperti ini perlu disikapi dengan bijak, harus menjadi pembelajaran bagi seluruh umat Muslim bahwa ada saatnya musim haji dibatasi karena kondisi-kondisi darurat," imbuhnya.

Imaam Yakhsyallah Mansur, Dosen Sekolah Tinggi Shuffah Al-Qur'an Abdullah bin Mas'ud menyatakan, syarat kesanggupan berhaji di masa pandemi ini salah satunya adalah ilmu.

“Hanya ibadah haji yang mencantumkan syarat istito’ah (kemampuan) yaitu biaya, kemananan perjalanan, kesehatan, kemampuan fisik, waktu, dan satu lagi adalah ilmu, “ katanya.

Ilmu yang dimaksud Yakhsyallah adalah agar dalam melaksanakan haji di tengah pandemi, jangan sampai salah paham mengambil keputusan dan dalam menjalankan syarat rukunnya.

Selanjutnya, Imaam menjelaskan, umat Islam harus bersyukur dan berbahagia, perhelatan haji masih bisa diselenggarakan di tengah pendemi, meski dalam keterbatasan.

“Kalau kita hanya menyalahkan, justru akan menambah problematika. Maka mari kita bangun narasi positif, semoga pandemic segera berakhir,” jelas Imaam Yakhsyallah.

Dalam kondisi saat pandemi, penyelenggara memang harus berani melakukan perubahan mendasar, tapi bukan hal prinsip. Prinsip dalam Islam adalah adanya ruksah (keringanan).

Pada webinar ini diberikan doorprize menarik yaitu lima buku "Nasehat Untuk Orang Beriman" persembahan dari MINA Publishing House untuk lima peserta terbaik dan sertifikat elelktronik (e-certificate) bagi semua peserta. *[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Jum'at, 24 Sep 2021 13:12

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Jum'at, 24 Sep 2021 10:29

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Jum'at, 24 Sep 2021 10:28

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Jum'at, 24 Sep 2021 08:18

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Kamis, 23 Sep 2021 23:53

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Kamis, 23 Sep 2021 22:35

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

Kamis, 23 Sep 2021 22:25

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

Kamis, 23 Sep 2021 21:50

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 20:16

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di  Laut China Selatan

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di Laut China Selatan

Kamis, 23 Sep 2021 20:11

Bahas Arah Perjuangan, MPUII Gelar Silaturahim Ulama dan Tokoh Umat

Bahas Arah Perjuangan, MPUII Gelar Silaturahim Ulama dan Tokoh Umat

Kamis, 23 Sep 2021 19:37

62 Anak Tewas Tahun Ini Di Kamp Al-Hol Suriah Yang Dikelola Teroris YPG

62 Anak Tewas Tahun Ini Di Kamp Al-Hol Suriah Yang Dikelola Teroris YPG

Kamis, 23 Sep 2021 19:30

Aktivis Desak Pihak Berwenang Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Aktivis Desak Pihak Berwenang Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Kamis, 23 Sep 2021 18:30

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 12:05

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Kamis, 23 Sep 2021 09:18

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:47

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Kamis, 23 Sep 2021 08:39

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:37

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Kamis, 23 Sep 2021 08:21

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Kamis, 23 Sep 2021 07:59


MUI

Must Read!
X