Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.885 views

Perbanyaklah Syukur Kepada Allah Ta'ala Khususnya Calon Jama'ah Haji Tahun Ini

BANDA ACEH (voa-islam.com) - Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda (MIUMI) Provinsi Aceh Dr. Muhammad Yusran Hadi, Lc., MA mengingatkan umat Islam khususnya para calon jama'ah haji yang berangkat tahun ini agar senantiasa bersyukur kepada Allah ta'ala di setiap waktu.

"Hendaklah umat Islam senantiasa bersyukur kepada Allah ta'ala yang telah memberikan nikmat-Nya yang sangat banyak, baik yang kita sadari maupun tidak,, dan baik yang kita iketahui maupun tidak. Sungguh banyak nikmat Allah ta"ala berikan kepada kita sehingga kita tidak mampu menghitungnya. Allah ta'ala berfirman, "Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang." (An-Nahl: 18)."

"Beberapa hari yang lalu, para calon jama'ah haji sudah mulai berangkat ke tanah suci setiap kloter setiap harinya untuk melaksanakan ibadah haji. Kita doakan semoga mereka sehat wal afiat selama berada di tanah suci, dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar yaitu sesuai petunjuk Nabi shallahu 'alai wa,salam sehingga mendapatkan haji mabrur, dan selamat dalam perjalanan pergi dan pulang."

"Kepada para calon jam'aah haji yang berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan haji tahun ini, perbanyaklah syukur kepada Allah ta'ala, karena sudah dipilih oleh Allah ta'ala untuk berangkat haji tahun ini memenuhi panggilan-Nya dan menjadi tamu-Nya. Ini suatu kebahagian dan nikmat yang besar yang patut disyukuri oleh para calon jama'ah haji tahun ini."

"Tidak semua orang diberikan kesempatan ini. Meskipun mereka punya harta banyak, namun mereka harus mengantri selama beberapa tahun sampai sepuluh tahun lebih ke depan. Bahkan yang seharusnya jatah berangkat tahun ini tidak bisa berangkat karena adanya aturan baru dari Kerajaan Arab Saudi pada tahun ini berupa pembatasan umur maksimal 65 tahun. Begitu pula ada calon jama'ah haji yang meninggal atau sakit sebelum hari keberangkatan ini."

Inilah di antara nasehat yang disampaikan oleh Ustaz Dr. Muhammad Yusran Hadi, Lc., MA dalam khutbah Jum'at selama kurang lebih 25 menit di Masjid Syeikh Abdurrauf Gampong Blong Oi Banda Aceh pada hari Jum'at (24/6/2022) lalu.

Selanjutnya, ustaz Yusran yang juga Ketua PC Muhammadiyah Syah Kuala Banda Aceh menjelaskan bagaimana cara bersyukur kepada Allah ta'ala.

"Beryukur itu senantiasa memuji Allah ta'ala di setiap waktu atau kondisii, baik di waktu senang maupun sedih dan waktu lapang maupun sulit, menjalankan segala perintah-Nya baik yang wajib maupun yang sunnat, meninggalkan segala larangan-Nya baik yang haram maupun yang makruh, dan ridha terhadap qadar (ketentuan) Allah ta'ala baik yang baik maupun yang buruk. Itulah cara bersyukur."

Kemudian, ustaz Yusran yang juga anggota Ikatan Ulama dan Da'i Asia Tenggara meminta kepada para calon jama'ah haji yang batal berangkat tahun ini agar mengambil hikmah dan tidak bersedih serta berhusnu zhan.

"Bagi jama'ah haji yang gagal berangkat haji tahun ini karena adanya aturan pembatasan umur maksimal 65 tahun dari penerintah Arab Saudi janganlah bersedih hati, apalagi marah dan bersu'u zhan kepada pemerintah Arab Saudi. Ambillah hikmahnya. Pasti ada kebaikan padanya.

"Aturan ini untuk kebaikan para calon haji dan keluarganya. Ini menyangkut keselamatan mereka selama berada di tanah suci.. Orang yang lanjut usia sangat rentan dengan penyakit. Maka keselamatan mereka harus diutamakan. Terlebih lagi selama ini pandemi covid-19 melanda seluruh negara termasuk Arab Saudi. Maka mereka sangat rentan terkena covid-19 dan penyakit lainnya. Aturan ini sudah sesuai dengan maqashid syati'ah yaitu menjaga jiwa."

"Meskipun Arab Saudi saat ini sudah mengumumkan bebas dari covid-19, namun upaya preventif tetap dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi demi keselamatan para jama'ah. Mengingat ketahanan tubuh orang lanjut usia terhadap suatu penyakit tidak sekuat orang yang belum lanjut usia. Oleh karena itu, mereka tidak diizinkan."

"Kita berdoa agar tahun depan ibadah haji kembali normal seperti dulu sebelum pandemi sehingga siapapun bisa berangkat dan melaksanakan ibadah haji baik anak kecil, orang muda, orang tua maupun orang lanjut usia. Saya yakin, aturan ini berlaku sementara waktu."

"Meskipun tidak bisa melakukan ibadah haji tahun ini, namun Allah ta'ala telah mencatat pahala haji kepada yang orang-orang gagal berangkat hajii tahun ini jika seandainya yang bersangkutan meninggal dunia tahun depan. Allah ta'ala tetap mencatat pahala niat baik seorang hamba-nya meskipun belum sempat dilakukan," ujarnya.

Ustaz Yusran, yang juga alumni Universitas Islam Madinah Arab Saudi, mengajak umat Islam khususnya para calon jama'ah gagal berangkat haji tahun ini dan keluarganya untuk senantiasa berhusnu zhan (berbaik sangka) dan melarang su'u zhan (berburuk sangka) kepada pemerintah Arab Saudi sebagai tuan rumah dan penanggung jawab serta pelayan ibadah haji dunia."

"Dari pengalaman haji sejak dulu, banyak kasus jama'ah haji yang sakit dan meninggal di tanah suci. Kebanyakannya menimpa orang lanjut usia. Saya menyaksikannya ketika kuliah S1 di Universitas Islam Madinah (UIM) Arab Saudi selama 5 tahun dari tahun 1997-2002 dan berhaji setiap tahunnya serta menjadi petugas haji petugas haji Indonesia utusan KBRI Malaysia pada tahun 2006 ketika kuliah S2 di International Islamic University Malaysia (IIUM)."

"Hendaklah kita berhusnu zhan kepada saudara kita muslim, karena itu perintah agama kita yang mulia ini. Sebaliknya, janganlah kita bersu'u zhan itu, karena su'u zhan itu dilarang dalam agama. Semua aturan haji yang dibuat oleh pemerintah Arab Saudi untuk kemaslahatan umat Islam khususnya para calon jama'ah haji," tuturnya.

Selanjutnya Ustaz Yusran, yang juga Doktor bidang Fiqh dan Ushul Fiqh jebolan International Islamic University Malaysia (IIUM) pada tahun 2017, menjelaskan kewajiban bersyukur kepada Allah.

"Allah ta'ala telah memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya agar bersyukur kepada-Nya dan melarang mereka kufur nikmat-Nya. Maka, jadilah kita hamba-hamba-Nya yang tahiu diri dan pandai bersyukur agar kita tidak kufur nikmat."

Allah ta'ala berfirman, "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat." (Ibrahim: 7)."

"Allah ta'ala juga berfirman, "Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku." (Al-Baqarah: 152)."

Allah ta'ala juga berfirman ketika menceritakan perkataan Nabi Sulaiman, "Dia (Sulaiman) pun berkata, "ini termasuk karunia Tuhanku untuk mengujiku, apakah aku bersyukur atau mengingkari (nikmat-Nya)." (An-Naml: 40)," jelasnya.

Lebih lanjut, ustaz Yusran yang juga dosen Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh menjelaskan beberapa keutamaan orang yang bersyukur.

"Banyak keutamaan yang disediakan Allah ta'ala kepada orang yang bersyukur. Di antaranya: Pertama: Ditambahkan nikmat oleh Allah ta'ala.. Allah ta'ala berfirman: "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat." (Ibrahim: 7)."

"Kedua; Allah ta'ala akan mengingat hamba-Nya yang bersyukur dengan menolong, menjaga dan memberi petunjuk kepadanya.. Orang yang bersyukur berarti ingat kepada Allah. Orang yang mengingat-Nya, maka Allah ta'ala akan mengingatnya.. Allah ta'ala berfirman, "Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Dan bersyukurlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu ingkar nikmat-Ku." (Al-Baqarah: 152)."

"Ketiga; Allah ta'ala memberikan pengampunan dan pahala yang besar bagi orang yang mengingat-Nya. Allah ta"ala berfirman, " ...Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar." (Al-Ahzab: 35)."

"Keempat; Mendapat kebaikan untuk diri sendiri. Allah ta'ala berfirman, "Barangsiapa bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri, dan barangsiapa ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Mahakaya, Mahamulia." (An-Naml: 40)."

"Allah ta'ala juga berfirman, "Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu, ”Bersyukurlah kepada Allah! Dan barangsiapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Mahakaya, Maha Terpuji." (Luqman: 12)"

"Kelima; Orang yang bersyukur mendapat ridha Allah ta'ala. Allah ta'ala berfirman, "Jika kamu kafir, ketahuilah sesungguhnya Allah tidak memerlukanmu, dan Dia tidak meridhai kekafiran hamba-hamba-Nya. Jika kamu bersyukur, Dia meridhai kesyukuranmu itu." (Az-Zumar: 7)"

"Inilah cita-cita tertinggi seorang muslim yaitu ingin mendapat ridha Allah ta'ala. Orang yang memperoleh ridha Allah ta'ala, maka ia pasti masuk surga. Sebaliknya, orang yang tidak mendapat ridha-Nya, maka ia pasti masuk neraka.

"Untuk mendapat ridha Allah ta'ala ini, kita melaksanakan segala perintah-Nya baik berupa amalan yang wajib maupun sunnat dan meninggalkan segala larangan-Nya baik berupa amalan yang haram maupun makruh," jelas ustaz Yusran yang juga Wakil Ketua Majelis Parmusi Provinsi Aceh. [ril/syahid/voa-islam.com]

Keterangan Foto:

Ustaz Dr. Muhammad Yusran Hadi, Lc., MA sedang menyampaikan khutbah Jum'at di Masjid Syeikh Abdurrauf, Gampong Blang Oi, Banda Aceh pada hari Jum'at (24/6/2022) lalu.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News

MUI

Must Read!
X