Tidur Malam: Nikmat Allah yang Sering DilupakanSenin, 12 Jan 2026 16:04 |
|
Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!Ahad, 11 Jan 2026 19:28 |
|
Konsep Feminisme & GenderAhad, 11 Jan 2026 09:55 |

JAKARTA (voa-islam.com) - Suasana puncak peringatan Hari Guru Nasional 2025 di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Jum'at (28/11/2025) mendadak menghangat ketika Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pesan tegas yang langsung menyita perhatian para pendidik. Dengan nada lugas, Presiden meminta para guru untuk tidak gentar menindak murid yang berperilaku kurang ajar di sekolah—bahkan bila murid itu anak seorang jenderal sekalipun.
Berbicara lantang dari podium, Prabowo menekankan bahwa ketegasan adalah kunci menjaga marwah pendidik. Ia menegaskan bahwa guru memegang peran penting dalam membentuk karakter penerus bangsa, sehingga mereka tidak boleh dibiarkan kehilangan kewibawaan hanya karena status sosial siswa.
"Kalau anak nakal terus dibiarkan nakal, dia nggak bisa jadi orang baik," kata Presiden, mengingatkan bahwa perilaku buruk yang dibiarkan sejak kecil dapat berdampak panjang.
Prabowo kemudian menyinggung pengalaman masa kecilnya. Ia mengaku ditempa oleh guru-guru yang tegas, dan didikan itulah yang menguatkan karakternya hingga dirinya mampu berdiri sebagai pemimpin hari ini. Ia menyerukan agar ketegasan serupa tidak hilang dari dunia pendidikan modern.
Dalam bagian lain pidatonya, Presiden menyoroti fenomena yang menurutnya kian mengkhawatirkan: meningkatnya jumlah murid yang tidak menghargai guru, dari membalas teguran dengan kasar hingga menunjukkan sikap kurang ajar secara terang-terangan. Ia menilai bahwa fenomena itu tidak boleh diberi ruang sedikit pun.
Prabowo juga mengungkapkan sebuah pengalaman yang ia alami saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Ia menceritakan bagaimana seorang kepala sekolah memberhentikan seorang siswa karena bersikap tidak hormat—mulai dari menjawab dengan nada ketus hingga membanting pintu. Keputusan itu sempat membuat kepala sekolah tersebut ragu karena siswa yang dikeluarkan merupakan anak seorang jenderal.
Menanggapi keraguan tersebut, Prabowo justru memberi dukungan penuh.
“Nggak usah ragu. Mana Jenderal itu, suruh menghadap saya,” ujarnya, disambut sorakan dan tepuk tangan hadirin.
Presiden Prabowo kemudian menegaskan bahwa justru anak dari tokoh publik harus memberikan contoh terbaik dalam hal sopan santun dan kedisiplinan. Ia menilai bahwa status keluarga tidak boleh menjadi tameng untuk berperilaku buruk di sekolah.
Tak hanya mengimbau guru, Prabowo juga menyampaikan pesan khusus kepada jajaran pemerintah. Ia meminta semua pihak, termasuk Menteri Pendidikan, untuk berdiri tegak di belakang para guru dan tidak gentar dalam membela kewibawaan pendidik.
“Menteri pendidikan nggak usah ragu-ragu, guru-guru harus kita dukung, guru-guru adalah masa depan Indonesia. Makanya, semua anak Indonesia, saya selalu minta cintai orang tua, hormati guru," katanya, menutup pidato yang sontak menjadi sorotan publik. (ANT)
+Pasang iklan
FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id
Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com
Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com
Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%.
Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com
Tidur Malam: Nikmat Allah yang Sering DilupakanSenin, 12 Jan 2026 16:04 |
|
Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!Ahad, 11 Jan 2026 19:28 |
|
Konsep Feminisme & GenderAhad, 11 Jan 2026 09:55 |
