Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.011 views

Ramadhan Seakan tak Bisa Meredam Fitnah dan Nafsu Membunuh BNPT

Statemen Sumir BNPT di Bulan Ramadlan

Oleh: Harits Abu Ulya

Pemerhati Kontra Terorisme & Direktur CIIA

VOA-ISLAM.COM - Di awal bulan Ramadlan 1434 H telah terjadi peristiwa yang cukup menggemparkan,  kerusuhan dan kebakaran LP Klas I Tanjung Gusta Medan Sumatra Utara Kamis malam (11/7/2013). Kasus yang berbeda dari Lapas Cebongan, kali ini ratusan narapidana kabur. Dan dari ratusan yang kabur termasuk beberapa orang narapidana terorisme. Ada nama yang diungkap paling menonjol oleh pihak aparat khususnya BNPT (Ansyad Mbai) yaitu Fadli Sadama.

Nama lengkapnya Fadli Sadama bin Mahmudin alias Fernando alias Buyung alias Adek (28) ditangkap di Malasyia kemudian di boyong oleh Densus88 ke Mako Brimob Kelapa Dua. Diduga terlibat mendalangi perampokan bank CIMB Medan Sumut tahun 2010 silam.Tapi kemudian di pengadilan dijerat dengan UU Terorisme (No 15 Tahun 2003), berangkat dari sebuah asumsi bahwa perampokan tersebut dilakukan untuk melakukan tindakan terorisme kemudian mendirikan Negara Islam di Indonesia. Sebuah asumsi basi yang selalu dipasang untuk menyeret seseorang dalam label “terorisme” ala Indonesia.

Bagi penulis terasa perlu untuk memberikan “catatan” atas statemen Ansyaad Mbai baru-baru ini terkait perburuan terhadap Fadli Sadama dan desakan pembubaran Densus 88. Usai diskusi di Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan, Senin (15/7/2013) seperti yang dikutip detik.com, menurut Ansyaad; jika Densus 88 saat melakukan pengejaran terhadap Fadli dalam kondisi yang tidak kondusif, maka harus diambil tindakan tegas! (baca: tembak di tempat).

Dari statemen tersebut terlihat indikasi pihak BNPT dan Densus 88 tidak akan menyudahi cara-cara ekstra judicial killing untuk menangkap buronan mereka. Terlepas dari label atau status dari masing-masing narapidana, baik mereka yang koruptor, perampok, pelaku kejahatan narkoba dan lainnya yang ikut kabur mereka adalah manusia yang sama. Mereka punya hak untuk hidup. Apakah karena status mereka “teroris” kemudian rencana tindakan ataupun niat penindakannya sampai harus tembak ditempat? Dari pengalaman yang ada, karena asumsi kondisi yang tidak kondusif bagi aparat dilapangan kemudian banyak buronan yang terkapar tewas ditangan Densus 88. Apakah aparat tidak pernah belajar teknik melumpuhkan target dengan efektif selain mengeksekusi hingga tewas? Kali ini waktu akan membuktikan, jika aparat kepolisian dari unit lain bisa menangkap balik para narapidana yang kabur tanpa harus membunuhnya karena alasan melawan atau membahayakan atau versi BNPT sikon tidak kondusif, maka bagaimana dengan Densus 88? Apakah akan mampu mengembalikan narapidana terorisme dengan hidup-hidup atau sebaliknya (sudah dalam kantong mayat).

Dalam berbagai kesempatan pihak BNPT condong memproduk opini kepanikan. Tentang sosok Fadli Sadama yang sangat berbahaya, padahal sejatinya ini adalah langkah image building atas seseorang demi menjaga kontinuitas proyek kontra terorisme di Indonesia.

Di masa lalu terlalu sering kita membaca mendengar dan melihat opini tentang seseorang adalah sosok yang sangat berbahaya. Notabene mereka semua adalah TO (target operasi) dari Densus 88 yang sebelumnya tidak dikenal sama sekali kapasitas pribadinya dalam konteks aksi terorisme. Tapi sebutan “orang berbahaya” selalu muncul ketika perburuan dimulai. Inilah opini untuk mengkontruksi mindset masyarakat luas agar melegitimasi tindakan aparat dilapangan apapun hasilnya adalah sah karena label “teroris” pada diri TO (target operasi).Inilah statemen dan tindakan yang cenderung “dehumanisasi teroris”, menyimpang dari asas-asa kemanusiaan dalam memperlakukan seseorang atas hak dasar hidupnya hanya karena tuduhan dan label teroris.

Ramadlan dan puasa terasa belum bisa mengajarkan kepada Ansyaad Mbai (BNPT) tentang pentingnya mereduksi “nafsu membunuh” terhadap orang-orang yang disangka “teroris”. Bahkan juga menjaga lisan untuk tidak melontarkan statemen yang cenderung fitnah kapada banyak orang. Misalkan diluar kasus perburuan Fadli Sadama, seorang Ansyaad Mbai juga menuduh pihak-pihak yang menginginkan Densus 88 dibubarkan adalah teroris atau orang yang dikendalikan teroris. Dalam diskusi di kawasan Kuningan Jakarta Selatan Senin (15/7/2013) tersebut Ansyad Mbai juga menyatakan kekecewaannya terhadap pernyataan tokoh-tokoh Islam yang dikendalikan teroris dengan menginginkan pembubaran Densus 88. Sebuah pernyataan yang disetir teroris menurut Mbai.

Bagi yang waras akalnya, pernyataan seperti ini sangat tidak bermutu. Cenderung seperti orang panik, kehilangan daya nalar kritis untuk menghadapi kritik dan nasehat dari orang lain. Karena latar belakang desakan pembubaran Densus 88 bukan datang atas order teroris kepada kelompok tertentu maupun kepada tokoh-tokoh Islam tertentu. Kalau tokoh-tokoh yang kritis sekiranya menuntut pembuktian atas statemen si Mbai, saya yakin akan menjadi buah simalakama bagi kredibilitas si Mbai secara pribadi. Para tokoh memberikan kritik tajam, lebih karena berangkat dari kajian atas pihak aparat sendiri khususnya Densus 88 dan BNPT yang sangat mencedarai rasa kemanusiaan banyak orang. Cara-cara perang melawan terorisme sudah menyentuh kehormatan Islam dan umatnya serta supremasi hak kemanusiaan yang asasi seseorang yang dijamin oleh UU. Kajian dan investigasi Komnas HAM sendiri sudah final, sangat kuat diduga banyak pelanggaran HAM yang dilakukan Densus 88 dalam penindakan dilapangan.

Umat harus kritis atas perkara yang menimpa agama dan saudara muslimnya, di bulan puasa kita bukan berarti puasa untuk tidak mengatakan yang benar itu benar dan yang batil itu batil. Sekalipun catatan seperti ini juga mungkin di tuduh “dibuat atas pesanan teroris” atau statemen “mabuk” lainya.Wallahu a’alam bisshowab [CIIA/7/2013]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Milisi Pro-Haftar Tangkap Puluhan Warga Derna Libya Setelah Lima Tahanan Kabur Dari Penjara Ghirnata

Milisi Pro-Haftar Tangkap Puluhan Warga Derna Libya Setelah Lima Tahanan Kabur Dari Penjara Ghirnata

Sabtu, 22 Jan 2022 21:38

Lebih 70 Orang Tewas Dalam Pertempuran Setelah Pembobolan Penjara Oleh Islamic State Di Hasakah

Lebih 70 Orang Tewas Dalam Pertempuran Setelah Pembobolan Penjara Oleh Islamic State Di Hasakah

Sabtu, 22 Jan 2022 21:06

Koalisi Pimpinan Saudi Bantah Targetkan Pusat Penahanan Di Provinsi Saada Yaman

Koalisi Pimpinan Saudi Bantah Targetkan Pusat Penahanan Di Provinsi Saada Yaman

Sabtu, 22 Jan 2022 20:45

Poros Partai Islam: Semoga Tidak Layu Sebelum Berkembang

Poros Partai Islam: Semoga Tidak Layu Sebelum Berkembang

Sabtu, 22 Jan 2022 17:00

Karya Santri SMA Ar-Rohmah Putri Juara Terfavorit Kontes Film Pendek Internasional

Karya Santri SMA Ar-Rohmah Putri Juara Terfavorit Kontes Film Pendek Internasional

Sabtu, 22 Jan 2022 16:21

Fahira Idris Terpilih sebagai Ketua Pansus PCR

Fahira Idris Terpilih sebagai Ketua Pansus PCR

Sabtu, 22 Jan 2022 15:56

18 Pasukan Keamanan Kurdi Tewas Dalam Upaya Pembobolan Penjara Oleh Anggota IS Di Hasakah

18 Pasukan Keamanan Kurdi Tewas Dalam Upaya Pembobolan Penjara Oleh Anggota IS Di Hasakah

Sabtu, 22 Jan 2022 15:15

PP 109 Tahun 2012 Batal Direvisi, Bonus Demografi Terancam Asap Rokok

PP 109 Tahun 2012 Batal Direvisi, Bonus Demografi Terancam Asap Rokok

Sabtu, 22 Jan 2022 14:50

Pengelolaan Baik, Sejumlah Masjid Musala Raih Penghargaan dari Amaliah Astra

Pengelolaan Baik, Sejumlah Masjid Musala Raih Penghargaan dari Amaliah Astra

Sabtu, 22 Jan 2022 13:32

Growth Together: Tumbuh Bersama Ciptakan Karya Terbaik Awal 2022

Growth Together: Tumbuh Bersama Ciptakan Karya Terbaik Awal 2022

Jum'at, 21 Jan 2022 16:38

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Jum'at, 21 Jan 2022 14:11

Pantau Minyak Goreng Satu Harga, Pemerintah Buka Hotline Pengaduan

Pantau Minyak Goreng Satu Harga, Pemerintah Buka Hotline Pengaduan

Jum'at, 21 Jan 2022 13:34

Kiprah Sandiaga Bisa Menjadi Penyemangat Para Pengusaha dari Persis

Kiprah Sandiaga Bisa Menjadi Penyemangat Para Pengusaha dari Persis

Jum'at, 21 Jan 2022 13:10

Kerap Digunakan Tempat Maksiat, Tiga Hotel di Tasikmalaya Disegel Satpol PP

Kerap Digunakan Tempat Maksiat, Tiga Hotel di Tasikmalaya Disegel Satpol PP

Kamis, 20 Jan 2022 22:14

Negara Eropa Desak Israel Hentikan Pembangunan Unit Rumah Baru Di Yerusalem Timur

Negara Eropa Desak Israel Hentikan Pembangunan Unit Rumah Baru Di Yerusalem Timur

Kamis, 20 Jan 2022 21:35

Seorang Muslimah Di Pakistan Divonis Mati Karena Kirim Pesan Penistaan Dan Karikatur Nabi Lewat WA

Seorang Muslimah Di Pakistan Divonis Mati Karena Kirim Pesan Penistaan Dan Karikatur Nabi Lewat WA

Kamis, 20 Jan 2022 21:10

Senat Prancis Larang Pemakaian Jilbab Di Acara Olahraga

Senat Prancis Larang Pemakaian Jilbab Di Acara Olahraga

Kamis, 20 Jan 2022 20:43

Tendang Sesajen, Niat Baik Belum Tentu Diterima dengan Baik

Tendang Sesajen, Niat Baik Belum Tentu Diterima dengan Baik

Kamis, 20 Jan 2022 18:25

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Kamis, 20 Jan 2022 18:06

Pemerintah Tetapkan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Pemerintah Tetapkan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Kamis, 20 Jan 2022 16:58


MUI

Must Read!
X