Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
29.606 views

Tragedi Kemanusiaan Luar Biasa, Tiga Tahun Perang di Suriah

DAMASKUS (voa-islam.com) Tiga tahun sejak berlangsungya konflik di Suriah, lebih dari 10  juta warga Suriah dipaksa meninggalkan negara mereka, melarikan diri, dan menghadapi penderitaan dan  kematian. Suriah mendapat gelar negara terkemuka di dunia yang melakukan pengusiran terhadap rakyatnya, ungkap laporan oleh badan pengungsi PBB.

"Ini benar-benar tidak bermoral, dan menjadi bencana kemanusiaan skala yang sangat luar biasa. Tidak ada kemajuan yang berarti  menghentikan pertumpahan darah dan pembanaian secara keji oleh sebuah rezim", tambah Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Antonio Guterres mengatakan dalam siaran pers pada situs UNHCR, Jumat, 14/3/2014.

"Tidak ada upaya yang serius menghentikan perang, dan mewujudkan perdamaian. Dan tidak ada upaya meringankan penderitaan rakyat tak berdosa terperangkap dalam konflik dan terpaksa meninggalkan rumah mereka, keluarga,  pekerjaan dan sekolah mereka", tambah Antonioi. Konflik di Suriah benar-benar tragedi kemanusiaan yang tiada bandingannya dalam sejarah kemanusiaan. 

Pada hari Sabtu, 15 Maret lalu, Suriah memasuki tahun ketiga perjuangna melawan pemerintahan Presiden Bashar Al- Assad. Tiga tahun konflik, pemberontakan berubah menjadi perang sipil, memaksa jutaan warga Suriah meninggalkan rumah mereka, menurut UNHCR .

Di Lebanon saja, jumlah pengungsi  Suriah mendekati 1 juta dan bisa bertambah menjadi 1,6 juta pada akhir 2014,  jika kecenderungan ini terus berlanjut. Lebanon memiliki pengungsi tertinggi dari negara manapun dalam sejarah dengan hampir 230 terdaftar pengungsi Suriah untuk setiap 1.000 penduduk Lebanon .

Yang lebih dari 70 kali lebih banyak pengungsi per-penduduk seperti di Perancis, dan 280 kali lebih banyak seperti di Amerika Serikat. Jumlah pengungsi Suriah terdaftar paling tinggi  di Lebanon akan setara dengan hampir 19 juta pengungsi di Jerman dan lebih dari 73 juta di Amerika Serikat.

Jordan juga terhuyung-huyung ekonominya akibat arus pengungsi yang terus membanjiri Jordania, biaya  pengungsi Suriah di Jordan bisa mencapai  US $ 1,7 miliar.  Di negara miskin sumber daya ini, pemerintah Jordania mengeluarkan anggaran ratusan juta dollar, senilai subsidi tambahan bagi pengungsi Suriah yang harus mendapatkan air, roti, gas dan listrik .

Sebuah laporan di bulan Agustus 2013 oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan ( OCHA ) mengatakan bahwa pengungsi dibagi oleh 110.000 di Mesir, 168.000 di Irak, 515.000 di Yordania, 716.000 di Lebanon dan 460.000 di Turki .

Sebanyak 52 persen dari pengungsi ini adalah anak-anak berusia 17 tahun atau di bawah .

Perjuangan Untuk Hidup

Meningkatnya jumlah pengungsi menyebabkan lonjakan permintaan perawatan kesehatan, kekurangan obat-obatan, dan air minum, terutama di bagian utara Yordania. "Krisis kemanusiaan ini konsekuensinya menghancurkan kehidupan sosial dan ekonomi Lebanon dan negara-negara lain di wilayah ini", kata Guterres .

"Mereka membutuhkan dukungan internasional yang jauh lebih besar daripada yang mereka terima, dan sejauh ini  baik secara finansial maupun dari segi komitmen, mereka masih melindungi pengungsi Suriah", tambahnya. Selain itu, dengan kecenderungan peningkatan pengungsi, Suriah berkontribusi terhadap pertumbuhan jumlah kedatangan tidak teratur dengan perahu di negara-negara Mediterania selatan .

Banyak pengungsi yang mencari kehidupan baru di Eropa, dan semakin banyak warga Suriah yang menggantungkan hidup mereka pada belas kasihan kelompok jaringan penyelundup manusia, dan seringkali dengan hasil yang tragis .

Tahun lalu, 700 orang meninggal ketika mencoba  menyeberangi Mediterania - di antara mereka sekitar 250 warga Suriah. Mereka juga menghadapi penutupan perbatasan dan mendorong para para pengungsi ke negara-negara tetangga .

"Dunia macam apa ini? Di mana banyaknya rakyat Suriah melarikan diri akibat konflik kekerasan, dan harus mempertaruhkan nyawa mereka  mencapai keselamatan, dan akhirnya ketika mereka  sampai diperbatasan mereka ditolak, dan kembali ke perbatasan?", tanya Guterres .

Laporan lain, Dana Anak-anak PBB ( UNICEF ), memperingatkan bahwa jumlah anak yang terkena dampak perang di Suriah, bertambah  dua kali lipat selama tahun lalu. Anak-anak mengalami penderitaan yang hebat, bukan hanya trauma akibat perang, tetapi mereka benar-benar tanpa harapan dan masa dpean. 

UNICEF mengatakan angka korban anak adalah yang tertinggi tercatat dalam konflik baru-baru ini di seluruh wilayah Suriah. Bahkan, pasukan Bashar dengan sengaja membunuhi anak-anak sebagai cara melakukan teror terhadap para pejuang yang memerangi Bashar. .

Laporan  PBB bahwa setidaknya 10.000 anak telah tewas dalam perang Suriah, namun angka-angka yang menurut perkiraan yang ada bahwa jumlah korban yang sebenarnya  lebih tinggi.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa lebih dari 136.000 telah tewas sejak pemberontakan terhadap Presiden Bashar al - Assad dimulai pada Maret 2011 .

Laporan UNICEF mengatakan 2 juta anak-anak membutuhkan beberapa dukungan atau perawatan psikologis. Sedangkan  5,5 juta anak-anak terkena dampak konflik yang sangat tragis. Beberapa dari mereka di dalam wilayah Suriah dan sebagoam tinggal di luar negeri sebagai pengungsi .

Ini lebih dari dua kali jumlah anak yang terkena dampak konflik pada Maret 2013 , ketika UNICEF memperkirakan telah berdampak 2,3 juta anak muda Suriah .

Jumlah anak-anak pengungsi di dalam wilayah Suriah telah meningkat menjadi hampir 3 juta, dan tahun lalu jumlahnya hanya 920.000. Sementara itu, UNICEF mengatakan jumlah pengungsi anak telah bertambah  menjadi 1,2 juta dari 260.000 sejak tahun lalu. Diantara 425.000 dari mereka berusia di bawah 5 tahun. Sungguh tragedi tanpa bandingan dalam kehidupan kemanusiaan. *wb/mashadi.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Jerman Akan Tarik Tentaranya Dari Afghanistan Pada Awal Juli

Jerman Akan Tarik Tentaranya Dari Afghanistan Pada Awal Juli

Rabu, 21 Apr 2021 21:15

Ledakan Kuat Guncang Pabrik Rudal 'Sensitif' Israel Saat Uji Coba Senjata Canggih

Ledakan Kuat Guncang Pabrik Rudal 'Sensitif' Israel Saat Uji Coba Senjata Canggih

Rabu, 21 Apr 2021 21:00

Film Serial Ramadhan Atap Padang Mahsyar Diluncurkan

Film Serial Ramadhan Atap Padang Mahsyar Diluncurkan

Rabu, 21 Apr 2021 20:48

Takjil Dipopulerkan Muhammadiyah

Takjil Dipopulerkan Muhammadiyah

Rabu, 21 Apr 2021 17:38

Legislator Bukhori Dorong Historiografi Indonesia yang Memihak Ulama dan Santri

Legislator Bukhori Dorong Historiografi Indonesia yang Memihak Ulama dan Santri

Rabu, 21 Apr 2021 16:33

Yakin Polri Mampu Tangkap Jozeph Paul Zhang, Fahira Idris: Umat Jangan Terpancing

Yakin Polri Mampu Tangkap Jozeph Paul Zhang, Fahira Idris: Umat Jangan Terpancing

Rabu, 21 Apr 2021 15:31

Tahun-tahun Suram Pembangunan Iptek Nasional

Tahun-tahun Suram Pembangunan Iptek Nasional

Rabu, 21 Apr 2021 14:20

Sugar Daddy-Sugar Baby, Hubungan Mengerikan di Sekitar Kita

Sugar Daddy-Sugar Baby, Hubungan Mengerikan di Sekitar Kita

Rabu, 21 Apr 2021 12:51

Sekolah Tatap Muka, Yakin Sudah Siap?

Sekolah Tatap Muka, Yakin Sudah Siap?

Rabu, 21 Apr 2021 12:41

Publik Butuh Sistem yang Bertujuan Takwa

Publik Butuh Sistem yang Bertujuan Takwa

Rabu, 21 Apr 2021 12:30

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

Rabu, 21 Apr 2021 12:11

Ponpes Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Gelar Ujian Hafalan Terbuka untuk Pertama Kali

Ponpes Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Gelar Ujian Hafalan Terbuka untuk Pertama Kali

Rabu, 21 Apr 2021 11:50

MUI: RS Indonesia di Hebron Butuh Bantuan Ummat

MUI: RS Indonesia di Hebron Butuh Bantuan Ummat

Rabu, 21 Apr 2021 11:10

Kontroversi Nadiem Makarim Hapus Pendidikan Pancasila

Kontroversi Nadiem Makarim Hapus Pendidikan Pancasila

Rabu, 21 Apr 2021 10:49

Yordania Cabut Larangan Shalat Jum'at Menyusul Penurunan Kasus Infeksi COVID-19

Yordania Cabut Larangan Shalat Jum'at Menyusul Penurunan Kasus Infeksi COVID-19

Selasa, 20 Apr 2021 21:45

Parlemen Pakistan Adakan Sesi Debat Apakah Akan Mengusir Dubes Prancis Dari Islamabad

Parlemen Pakistan Adakan Sesi Debat Apakah Akan Mengusir Dubes Prancis Dari Islamabad

Selasa, 20 Apr 2021 21:10

Presiden Chad Idris Deby Tewas Setelah Perangi Pemberontak Di Garis Depan

Presiden Chad Idris Deby Tewas Setelah Perangi Pemberontak Di Garis Depan

Selasa, 20 Apr 2021 20:40

Persis Desak Polri Tangkap Joseph Paul Zhang yang Diduga Menista Islam

Persis Desak Polri Tangkap Joseph Paul Zhang yang Diduga Menista Islam

Selasa, 20 Apr 2021 11:55

Adara Salurkan Bantuan Langsung Untuk Pengungsi Palestina di Libanon

Adara Salurkan Bantuan Langsung Untuk Pengungsi Palestina di Libanon

Selasa, 20 Apr 2021 11:11

Jadikan Rumahmu Kiblat

Jadikan Rumahmu Kiblat

Senin, 19 Apr 2021 21:36


MUI

Must Read!
X