Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.975 views

Benang Merah Teror Keji Selandia Baru dan Industri Islamophobia Global

 

Oleh:

Thama Rostika, aktivis Pena Untuk Peradaban

 

SUNGGUH brutal, tembakan yang dilakukan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru. Brenton Tarrant dan ketiga rekannya melancarkan aksinya tanpa sedikitpun penyesalan. Menurut salah seorang saksi mata, tembakan mulai terjadi sesaat setelah imam masjid memulai khutbah jumatnya.

Kebiadaban tersebut ia pertontonkan ke dunia dengan menayangkan aksinya secara langsung di media sosial. Lima puluh Muslim gugur. Beberapa lainnya luka-luka, sebagian dalam kondisi kritis.

Kebiadaban Tarrant setidaknya sudah terlihat lewat tulisan-tulisannya yang “berdarah dingin” dengan membenci muslim juga imigran. Pemikirannya penuh kebencian atas dasar sentimen rasial.

Dalam manifesto setebal 74 halaman yang dia unggah sebelum serangan tersebut, dia memuji pembunuh massal Norwegia Anders Behring Breivik dan memaparkan ‘karya-karyanya’ sambil mencatat kekagumannya pada pemimpin fasis antar-perang Inggris Oswald Mosley.

Ia mengklaim bahwa tujuannya membunuh muslim adalah untuk “menunjukkan kepada penjajah bahwa tanah kami tidak akan pernah menjadi tanah mereka.” Ia memilih masjid karena para jemaah itu adalah “kelompok besar penjajah, dari budaya dengan tingkat kesuburan yang lebih tinggi, kepercayaan sosial yang lebih tinggi dan kuat, tradisi yang kuat yang berusaha untuk menduduki tanah rakyat saya, dan secara etnis menggantikan rakyat saya sendiri.” www.foreignpolicy.com 19/03/2019.

Sungguh ini suatu pembenaran yang dihasilkan dari ilusi dia sendiri. Bila memang benci atas penjajahan, maka mengapa ia tidak membenci Amerika yang berlumuran darah lewat invasi nya terhadap Afghanistan? Di Irak dan di berbagai negara muslim lainnya. Atau, Mengapa ia tidak membenci Israel saat merampas dan menjajah tanah Palestina? Jelaslah, Brenton Tarrant tidak pernah memepermasalahkannya, sebab yang menjadi korban adalah muslim.

Kebenciannya akan imigran dan penjajahan hanyalah lip service untuk menutupi kebencian sesungguhnya, yaitu Islam. Islamophobialah yang telah menjangkiti otak brutal dan sadisnya.

 

Islamophobia Global, Akar Penindasan Kaum Muslim

Penindasan terhadap muslim di berbagai tempat telah nyata diilhami oleh pemikiran-pemikiran buruk yang memang sengaja diaruskan oleh tokoh-tokoh global, intelektual, dsb. Pemikiran ini di produksi secara massif dan terus-menerus. Maka jangan heran bila kebencian yang diaruskan ini menjadi aksi kekerasan yang menimpa kaum muslim.

“Saya fikir Islam membenci kita. Ada kebencian yang sangat besar di sana. Ada kebencian yang luar biasa terhadap kita,” begitu kata presiden Amerika, Donald Trump. Trump jualah yang mengatakan bahwa jamaah masjid adalah kumpulan para pembunuh yang “keluar masjid dengan kebencian dan kematian di mata dan pikiran mereka.”

Mantan Gubernur Mike Huckabee menggambarkan umat Islam yang keluar dari masjid di hari Jumat sebagai “binatang yang sedang terlepas”. Senator Amerika Serikat bernama Lindsey Graham pun mengatakan, bahwa “jika saya harus mengawasi, maka saya akan mengawasi masjid. (www.matamatapolitik.com, 17/03/2019)

Arus islamophobia ini makin nyata pasca serangan 11 September 2001, mereka memproduksi apa yang di sebut dengan “perang melawan terorisme” sebagai perang melawan Islam. Mereka membuat ramuan picik, bahwa akar dari terorisme adalah pikiran dan ideologi Islam.

Kini, lebih dari 17 tahun, sejak serangan 11 September, gambaran negatif tentang Islam dan umat Islam mendominasi narasi terorisme. Tak segan-segan, mereka mengambil tokoh-tokoh moderat menjadi kaki tangan mereka, demi mendistorsi ajaran Islam yang dinilai “membahayakan”, dan dapat memicu aksi terorisme, semisal distorsi ajaran Khilafah, syariat, jihad, dan sebagainya. Semua narasi ini berujung agar Islam selalu menjadi objek yang terus diawasi.

Dampaknya? Kekerasan pada umat Islam meningkat di mana-mana. Dari Eropa, Amerika, Myanmar, India, hingga China. Termasuk di pembantaian 50 orang muslim di Christchurch, New Zealand. Semua mengatasnamakan perang melawan teror. Semua menjadikan Islam dan keislaman sebagai potensi ancaman. Semua menjadikan Islam sebagai ideologi yang harus direduksi dan dicurigai.

Paparan jurnalis Australia makin menegaskan : “Dunia harusnya mulai sadar bahwa pelaku teror bersenjata, yang menjadi pusat dari tragedi ini, tidaklah teradikalisasi ke dalam ekstremisme kekerasan melalui web gelap atau forum-forum pojok internet. Tapi mereka teradikalisasi melalui propaganda kebencian pada Islam yang diamplifikasi begitu bebas di media-media arus utama,” tulis jurnalis Australia, CJ Werleman.

Dengan demikian, syuhada yang gugur di masjid New Zealand bukanlah korban dari Brenton Tarrant semata, melainkan korban Islamophobia global yang di produksi secara massif melalui narasi-narasi tokoh-tokoh yang membenci Islam.

 

Akar Islamophobia

Phobia diartikan sebagai rasa ketakutan yang berlebihan kepada sesuatu, yang dapat menyebabkan reaksi emotional dan fisik. Islamophobia adalah ketakutan dan kekhawatiran yang berlebihan kepada umat islam dan semua ajaran islam. Arus Islamophobia makin subur ketika ide sekulerisme, demokrasi dan hak asasi manusia telah mewarnai kehidupan masyarakat.

Sekulerisme, demokrasi dan HAM sebagai sistem yang dianggap paling ideal ini, hakikatnya sangat bertentangan dengan Islam itu sendiri. Sekulerisme, demokrasi dan HAM sebagai produk Barat, yang menjunjung kebebasan ini memiliki konsep bahwa agama tidak boleh di bawa ke area politik.

Islam sepanjang hanya di rumah dan di masjid-masjid, tidak dipersoalkan. Tapi Islam politik inilah yang mereka persoalkan. Dari sinilah muncul upaya-upaya monsterisasi ajaran-ajaran islam politik sedemikian rupa melalui pendapat-pendapat pejabat negara, politisi, LSM, dll, yang terus digencarkan melalui media.

Tujuannya satu, agar tercipta ketakutan yang berlebihan akan Islam sementara ide-ide busuk mereka, yakni sekulerisme, kapitalisme dan demokrasi terus di minati dan di praktekkan. Ketakutan akan kebangkitan Islam juga merupakan hal yang mendorong industri islamophobia global. Sebagimana sejarah mencatat, bangsa Eropa merasa terhina saat Islam meraih peradaban mulia selama kurun 1300 tahun lamanya.

Oleh karenanya, perlu langkah-langkah antisipasi untuk melawan suara kebangkitan Islam, dengan cara melakukan stigmatisasi buruk pada ajaran Islam itu sendiri, yaitu melalui apa yang disebut industri Islamophobia. Khatimah Islam sebagai agama yang Haq, akan selalu dijaga oleh Allah SWT.

Bagaimanapun beragam teror diarahkan kepada kaum muslim, makar para pembenci Islam selalu berupaya merusak dan memberi citra buruk pada ajaran Islam, namun yakinlah, ajaran Islam yang mulia takkan pernah dikalahkan oleh mulut-mulut kotor mereka dan takkan bisa dikalahkam oleh tindakan brutal mereka.

Allah SWT berfirman yang artinya : “Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya”( TQS Ali Imran :54)

Selalu ada cara Allah SWT membalas makar-makar mereka. Lihatlah bagaimana masjid di New Zealand saat ini dipenuhi orang-orang, seolah mereka mengatakan kami tidak takut, kami siap mati.

Lihatlah bagaimana suara-suara kebangkitan Islam di seantero dunia yang menuntut syariah dan khilafah, yang merasa muak dengan sekulerisme kapitalisme yang meracuni umat, menandakan kebangkitan Islam tinggal selangkah lagi.

Allah berfirman : “Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (TQS. An-Nuur: 55) Wallahu’alam bish shawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Jum'at, 19 Jul 2019 09:34

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Jum'at, 19 Jul 2019 08:17

Bisnis yang Membunuh

Bisnis yang Membunuh

Jum'at, 19 Jul 2019 07:32

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Jum'at, 19 Jul 2019 07:20

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jum'at, 19 Jul 2019 06:40

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Jum'at, 19 Jul 2019 05:45

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Jum'at, 19 Jul 2019 04:46

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Jum'at, 19 Jul 2019 03:49

Sepele Makanan

Sepele Makanan

Jum'at, 19 Jul 2019 02:37

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Kamis, 18 Jul 2019 22:33

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Kamis, 18 Jul 2019 22:26

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Kamis, 18 Jul 2019 21:18

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kamis, 18 Jul 2019 20:26

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Kamis, 18 Jul 2019 20:17

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Kamis, 18 Jul 2019 20:15

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Kamis, 18 Jul 2019 19:53

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Kamis, 18 Jul 2019 19:15

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Kamis, 18 Jul 2019 18:15

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Kamis, 18 Jul 2019 17:15

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

Gerakan Bersenjata di Sudan: Deklarasi Politik Tidak Akan Mencapai Perdamaian

Kamis, 18 Jul 2019 16:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X