Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
20.837 views

Belajar dari Rusia, Pentingnya Negara Memiliki Kekuatan Militer Mumpuni

 

Oleh: Rochma Ummu Arifah

Serangan Rusia ke Ukraini di akhir bulan Februari kemarin menyulut perhatian dunia. Tak hanya kepada dua negara ini, tetapi juga pada sejumlah negara besar yang ikut dikaitkan dengan keberadaan dua negara yang sedang bertikai secara militer ini. Sejumlah analisa dari para pengamat dan pejabat publik juga diberikan. Bahkan, ada satu analisa yang mempertanyakan mengenai munculnya World War 3 dari peristiwa ini.

Negara Berkekuatan Militer

Dari sekian banyak yang dapat kita pelajari dan amati mengenai konflik Ukraina Rusia ini, ada satu hal yang mencuat ke permukaan yaitu keberadaan negara dengan kekuatan militer yang mumpuni. Sudah menjadi rahasia umum bahwa salah satu kriteria negara dapat disebut sebagai negara besar adalah negara dengan kekuatan militer yang besar.

Rusia sebagai negara penginvasi Ukraina saat ini bisa dikategorikan sebagai satu negara dengan militer yang besar dan kuat. Rusia memiliki jumlah pasukan yang besar serta senjata yang memadai dan mencukupi untuk jumlah pasukan yang ada. Bahkan, sebagian pakar mengatakan bahwa kekuatan militer yang dimiliki Rusia ini lebih besar dibandingkan dengan kekuatan militer yang dimiliki oleh sejumlah negara besar di Eropa Barat saat ini.

Tentu saja, kekuatan militer suatu negara sangatlah berkaitan erat dengan anggaran negara tersebut, terutama anggaran untuk kekuatan militer ini. Karena anggaran inilah yang menjadi penentu arah kembang aspek militer. Dengan anggaran yang mencukupi, militer dapat dikembangkan dengan tepat. Sebaliknya, dengan anggaran yang minim, tentu saja pengembangan militer tak dapat banyak membuahkan hasil yang diinginkan.

Selain dari aspek anggaran yang diberikan negara untuk militernya, kekuatan militer ini juga ditopang oleh jumlah personel militer yang dimiliki oleh sebuah negara, baik itu personel aktif dan personel cadangan. Personel militer inilah yang akan menjadi tumpuan atau pun ujung tombak kekuatan militer yang ada.

Hal kedua yang menjadi aspek penting dalam militer adalah persoalan senjata meliputi segala perlengkapannya yang meliputi pesawat perang, kendaran perang darat, dan kendaraan perang laut. Perkembangan teknologi selama ini telah memaksa manusia menuju arah perkembangan teknologi militer yang canggih dan kuat.

Ada beraneka ragam kendaraan militer yang sudah dikembangkan saat ini dan sudah dimiliki oleh sejumlah negara besar, bahkan dalam jumlah yang mengungguli negara-negara lainnya. Sebut saja jet tempur, helikopter tempur, tank, kendaraan lapis baja, peluncur roket, kapal induk, kapal selam, kapal patroli, kapal penyapu ranjau dan masih banyak jenis yang lainnya.

Dengan adanya beberapa kekuatan yang disebutkan inilah dapat memasukan sebuah negara menjadi negara dengan kekuatan militer yang kuat. Sebaliknya, negara yang lemah tentu saja adalah negara dengan minimnya jumlah kekuatan militer yang dimilikinya.

Di Mana Posisi Islam?

Saat Islam saat ini tidak lagi memimpin dunia, layaknya apa yang terjadi di abad kejayaan Islam. Terlebih saat Islam tak lagi ada dalam institusi negara, kekuatan Islam tak dapat ditampakkan. Bahkan, Islam seakan dijadikan bagai sekerat roti yang dilempar kesana-kemari seakan menjadi barang yang tak berharga. Sejumlah negara muslim di dunia tak memiliki taring untuk memperlihatkan seberapa kuat dirinya di balik Islam yang mereka miliki.

Hal ini sangat bertentangan dengan keberadaan Islam saat diterapkan dalam institusi negara, sebagaimana telah ditorehkan dengan tinta emas di masa kejayaan Islam di masa lalu. Islam telah berkembang menjadi sebuah akidah dan juga ideologi yang memimpin kaum muslimin untuk menjadi mercusuar dunia.

Salah satunya adalah dalam kekuatan militer. Negara Islam memberikan perhatian yang begitu besar dalam perkembangan militer. Itu karena keberadaan militer menopang politik luar negeri negara yaitu untuk menyebarkan Islam melalui dakwah dan jihad.

Bentuk perhatian besar ini diwujudkan dalam beberapa struktur negara. Ada sejumlah struktur negara yang dibuat khusus dengan tugas untuk menyiapkan negara memiliki kekuatan militer yang kuat. Sebut saja ada Departemen Perang, Keamanan Dalam Negeri, Urusan Luar Negeri dan Perindustrian di mana keempatnya dijalankan dengan asas Al-Jihad atau untuk berperang.

Departemen Perang mengurusi mengenai perihal pasukan, pelatihan dan keahlian militer, rekruitmen tentara, serta keberadaan Khalifah sebagai komandan pasukan. Sedangkan Departemen Keamanan Dalam Negeri menjamin kondisi aman di dalam wilayah negara sehingga negara bisa mengalihkan perhatiannya kepada perang di luar wilayah negara. Departement Urusan Dalam Negeri juga mendasarkan aktivitasnya pada konsep penyebaran Islam ke luar negara melalui dakwah dan jihad. Demikian pula dengan Departemen Industri yang juga dijalankan dengan mengikuti konsep politik perang daulah.

Dengan manajemen yang apik dari empat struktur negara inilah, negara Islam mampu berkembang menjadi negara dengan kekuatan militer yang kuat. Selain kekuatan ruhiyah yang tak luput dari perhatian negara untuk selalu dipupuk dan dikuatkan. Sebagaimana keyakinan bahwa memang Allah akan selalu memberikan pertolongan kepada kaum muslim seperti apa yang tertulis di dalam surat An-Nisa ayat 45 yang artinya, “Dan Allah lebih mengetahui tentang musuh-musuhmu. Cukuplah Allah menjadi pelindung dan cukuplah Allah menjadi penolong (bagimu).”.

Sayangnya, kejayaan militer yang pernah dimiliki Islam tak dapat ditemukan saat ini. Justru Islam yang dianut oleh negara-negara muslim saat ini hanya menjadi negara kecil tanpa memberikan ketakutan yang berarti bagi musuh-musuh Islam. Bahkan jika dibandingkan dengan kekuatan negara besar seperti Rusia atau pun Amerika Serikat, tentu kekuatan muslim amat sangat jauh di bahwa standar dua negara ini.

Untuk memperoleh kekuatan militer yang dapat dipertimbangkan dalam percaturan dunia, tentu saja, Islam haruslah diemban sebagai sebuah ideologi bangsa. Tak sekedar aturan ruhiyah saja. Dengan ini, Islam akan mampu menciptakan institusi negara yang kuat pula dengan satu perhatian besar pada kekuatan militer yang kuat pula.

Dengan memiliki kekuatan militer yang kuat, konsep dasar penyebaran Islam keluar wilayah negara bisa dilakukan dengan maksimal. Hal ini dilakukan dengan dakwah dan jihad. Dengan militer yang kuat, maka perang dapat dijalankan dengan lebih optimal lagi. Wallahu’alam bishowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Politisi NasDem: Penolakan RUU Sisdiknas Harus Jadi Introspeksi Pemerintah

Politisi NasDem: Penolakan RUU Sisdiknas Harus Jadi Introspeksi Pemerintah

Kamis, 29 Sep 2022 09:21

ICMI Orwil Banten Serukan Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

ICMI Orwil Banten Serukan Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

Kamis, 29 Sep 2022 09:10

Survei: Recep Tayyip Erdogan Pemimpin Paling Populer Di Kalangan Orang Arab

Survei: Recep Tayyip Erdogan Pemimpin Paling Populer Di Kalangan Orang Arab

Rabu, 28 Sep 2022 21:50

Taliban Tandatangani Kesepakatan Dengan Rusia Untuk Pasok Minyak, Gas Dan Gandum Ke Afghanistan

Taliban Tandatangani Kesepakatan Dengan Rusia Untuk Pasok Minyak, Gas Dan Gandum Ke Afghanistan

Rabu, 28 Sep 2022 21:25

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Wafat, Bukhori: Umat Islam Kehilangan Mujahid Dakwah

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Wafat, Bukhori: Umat Islam Kehilangan Mujahid Dakwah

Rabu, 28 Sep 2022 20:49

Raja Salman Tunjuk Putra Sekaligus Pewarisnya Mohammed Bin Salman Sebagai Perdana Menteri Saudi

Raja Salman Tunjuk Putra Sekaligus Pewarisnya Mohammed Bin Salman Sebagai Perdana Menteri Saudi

Rabu, 28 Sep 2022 20:17

Kentut Setelah Selesai Wudhu’, Haruskah Mengulangi Wudhu’ Lagi?

Kentut Setelah Selesai Wudhu’, Haruskah Mengulangi Wudhu’ Lagi?

Rabu, 28 Sep 2022 17:47

Anggota Senior Pemerintahan Taliban Serukan Pembukaan Sekolah Untuk Anak Perempuan

Anggota Senior Pemerintahan Taliban Serukan Pembukaan Sekolah Untuk Anak Perempuan

Selasa, 27 Sep 2022 21:50

Israel Pasang Sistem Senjata Remot Kontrol Di Pos Pemeriksaan Di Hebron

Israel Pasang Sistem Senjata Remot Kontrol Di Pos Pemeriksaan Di Hebron

Selasa, 27 Sep 2022 20:43

Tunda Shalat Karena Ngantuk Berat, Berlaku Pada Shalat Fardhu?

Tunda Shalat Karena Ngantuk Berat, Berlaku Pada Shalat Fardhu?

Selasa, 27 Sep 2022 14:25

Rasa Takut yang Mendatangkan Kebahagiaan

Rasa Takut yang Mendatangkan Kebahagiaan

Selasa, 27 Sep 2022 12:46

KH Jeje Zaenudin Terpilih Ketum Persis, Ini Harapan Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang

KH Jeje Zaenudin Terpilih Ketum Persis, Ini Harapan Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang

Selasa, 27 Sep 2022 12:39

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Senin, 26 Sep 2022 08:23

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

Senin, 26 Sep 2022 07:53

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Senin, 26 Sep 2022 07:47

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02


MUI

Must Read!
X

Selasa, 27/09/2022 12:46

Rasa Takut yang Mendatangkan Kebahagiaan