Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
23.257 views

Sehari Setelah Mursi Digulingkan Kelompok Jihad Kritik Ikhwanul Muslimin

JAKARTA (voa-islam.com) - Hanya satu hari setelah militer menggulingkan pemerintahan Mesir yang dipimpin oleh Presiden terpilih Muhammad Mursi dari partai politik Islam Ikhwanul Muslimin, kritik dari kelompok jihad mulai bermunculan. Para jihadis berpendapat bahwa Ikhwanul Muslimin telah salah arah dalam mencoba untuk mendapatkan kekuasaan dan memaksakan syariah, atau hukum Islam, dengan mengikuti proses demokrasi.

Pejuang oposisi Suriah mengatakan kejatuhan presiden Mesir populer terpilih yang berasal dari Ikhwanul Muslimin telah membuktikan bahwa negara-negara Barat yang mendorong demokrasi tidak akan pernah menerima kelompok Islam, dan memperkuat pandangan jihad bahwa perebutan kekuasaan dengan senjata adalah satu-satunya usaha mereka.

Kelompok "garis keras" di jajaran pejuang oposisi telah lama membayangi Ikhwanul Muslimin, sebuah gerakan regional dengan merek Islam yang lebih moderat, dan sering mengkritik kerena bekerja dalam kerangka demokrasi daripada menuntut negara Islam.

"(Kami) selalu tahu bahwa hak-hak kami hanya dapat kembali dengan kekuatan dan itulah sebabnya kami telah memilih kotak amunisi bukan kotak suara," kata sebuah pernyataan oleh Negara Islam Irak dan Suriah, cabang lokal jaringan internasional Al-Qaidah, yang diterbitkan pada hari Mursi jatuh.

..(Kami) selalu tahu bahwa hak-hak kami hanya dapat kembali dengan kekuatan dan itulah sebabnya kami telah memilih kotak amunisi bukan kotak suara..

"Jika Anda ingin menyingkirkan ketidakadilan dan menciptakan perubahan itu hanya bisa dilakukan oleh pedang (senjata-Red). Kita memilih untuk bernegosiasi di parit-parit pertahanan, bukan dalam hotel. Lampu-lampu konferensi harus dimatikan," katanya, dalam referensi jelas bagi pertemuan-pertemuan yang didukung Barat dan Teluk Arab untuk pertemuan Koalisi Nasional oposisi Suriah di Istanbul pekan ini.

Selain Negara Islam Irak dan Suriah cabang Al-Qaidah lain yang mengkritik penggunaan jalur demokrasi oleh Ikhwanul Muslimin adalah kelompok Al-Shabaab dari Somalia.

Kelompok pejuang Islam Somalia, Al-Shabaab, dalam rangkaian tweet di akun Twitter resmi kelompok tersebut @HSMPress1 memberikan beberapa catatan kepada kelompok Ikhwanul Muslimin atas penggulingan Muhammad Mursi yang berasal dari kelompok tersebut dari kursi Presiden Mesir oleh militer.

Al-Shabaab menimbang masalah yang sangat dibicarakan hari ini dalam serangkaian tweet di akun Twitter resminya. Tweets yang direproduksi Al-Shabaab antara lain : "Kapan Ikhwanul Muslimin akan bangun dari tidur mereka yang dalam dan menyadari kesia-siaan usaha mereka melembagakan perubahan," Mereka  mungkin harus belajar sedikit dari pelajaran sejarah dan dari orang-orang yang "dipilih secara demokratis" sebelum mereka di Aljazair atau bahkan Hamas,"

..Islam tidak pernah dapat didirikan sepenuhnya tanpa bimbingan Al-Qur'an dan pedang untuk mendukungnya

Al-Shabaab mengatakan bahwa "sekarang waktunya bagi Ikhwanul Muslimin untuk merevisi kebijakan mereka, menyesuaikan prioritas kelompok itu dan beralih ke satu-satunya solusi untuk perubahan: jihad.

Kelompok pejuang Islam Somalia itu menekankan bahwa "perubahan datang dengan peluru saja, Bukan dengan pemungutan suara" dan "Islam tidak pernah dapat didirikan sepenuhnya tanpa bimbingan Al-Qur'an dan pedang untuk mendukungnya". tulis Al-Shabaab dalam tweet terakhirnya yang ditujukkan kepada pemuda Ikhwanul Muslimin.

Efek dari kudeta Mesir mungkin tidak sepenuhnya dipahami selama bertahun-tahun, tapi satu hal tampak jelas: Peristiwa tersebut telah memberikan Al-Qaidah dan jihadis lainnya dengan banyak bahan untuk pabrik propaganda. Mungkin masih harus dilihat seberapa efektif argumen ini, tetapi ada kemungkinan bahwa beberapa anggota Ikhwanul Muslimin yang tidak puas akan terpengaruh oleh argumen-argumen ini.  (msb)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Jika Beradaptasi dengan Lincah dan Terbuka, PKS Bisa Menjadi Partai yang Dirindukan Masyarakat

Jika Beradaptasi dengan Lincah dan Terbuka, PKS Bisa Menjadi Partai yang Dirindukan Masyarakat

Jum'at, 17 Sep 2021 23:55

34 Persen Masyarakat Kesulitan Mendapatkan Perawatan di RS Saat Gelombang Kedua Pandemi

34 Persen Masyarakat Kesulitan Mendapatkan Perawatan di RS Saat Gelombang Kedua Pandemi

Jum'at, 17 Sep 2021 23:45

Konsep Persada 8 Dirilis, Fariz: Wujudkan Dakwah di Segala Ruang

Konsep Persada 8 Dirilis, Fariz: Wujudkan Dakwah di Segala Ruang

Jum'at, 17 Sep 2021 22:55

Tiga Ribu Positif Covid Berkeliaran di Mal, Legislator Kritik Prokes danĀ Aplikasi PeduliLindungi

Tiga Ribu Positif Covid Berkeliaran di Mal, Legislator Kritik Prokes danĀ Aplikasi PeduliLindungi

Jum'at, 17 Sep 2021 22:48

Berawal dari Penelitian, Dosen PGSD Universitas Muhammadiyah Ini Luncurkan Aplikasi Android

Berawal dari Penelitian, Dosen PGSD Universitas Muhammadiyah Ini Luncurkan Aplikasi Android

Jum'at, 17 Sep 2021 22:39

Survei: 30 Persen Masyarakat Kehilangan Kerabat Saat Gelombang Kedua Pandemi

Survei: 30 Persen Masyarakat Kehilangan Kerabat Saat Gelombang Kedua Pandemi

Jum'at, 17 Sep 2021 22:02

Semua Agama Benar?

Semua Agama Benar?

Jum'at, 17 Sep 2021 21:50

Bermain-Main dengan Rocky Gerung

Bermain-Main dengan Rocky Gerung

Jum'at, 17 Sep 2021 21:43

Untuk Ketahanan Pangan dan Kemandirian, Santri Ibadurrahman Mojokerto Tanam Bibit Jagung dan Pepaya

Untuk Ketahanan Pangan dan Kemandirian, Santri Ibadurrahman Mojokerto Tanam Bibit Jagung dan Pepaya

Jum'at, 17 Sep 2021 21:39

Militer Inggris 'Aktif Rekrut' Mata-mata Baru Untuk Dikerahkan Di Kawasan Asia Di Tengah

Militer Inggris 'Aktif Rekrut' Mata-mata Baru Untuk Dikerahkan Di Kawasan Asia Di Tengah

Jum'at, 17 Sep 2021 21:25

Ahmad Syaikhu: Modernisasi Alutsista Tidak Bisa Ditunda

Ahmad Syaikhu: Modernisasi Alutsista Tidak Bisa Ditunda

Jum'at, 17 Sep 2021 21:17

Bisnis Pasar Gelap Untuk Visa Asing Meroket Di Afghanistan Menyusul Masih Tutupnya Berbagai Kedutaan

Bisnis Pasar Gelap Untuk Visa Asing Meroket Di Afghanistan Menyusul Masih Tutupnya Berbagai Kedutaan

Jum'at, 17 Sep 2021 20:55

Perbandingan Keutamaan Antara Mujahid dan Ahli Dzikir

Perbandingan Keutamaan Antara Mujahid dan Ahli Dzikir

Jum'at, 17 Sep 2021 20:36

SMP Muhammadiyah PK Ajak Siswa Pilah Sampah dari Rumah

SMP Muhammadiyah PK Ajak Siswa Pilah Sampah dari Rumah

Jum'at, 17 Sep 2021 20:31

Fraksi PKS Minta Menteri Luhut Buang Ide Bangun Pabrik Vaksin China di Indonesia

Fraksi PKS Minta Menteri Luhut Buang Ide Bangun Pabrik Vaksin China di Indonesia

Jum'at, 17 Sep 2021 20:29

Faksi Perlawanan Palestina Bentuk Ruang Operasi Bersama Di Jenin Tanggapi Rencana Serangan Israel

Faksi Perlawanan Palestina Bentuk Ruang Operasi Bersama Di Jenin Tanggapi Rencana Serangan Israel

Jum'at, 17 Sep 2021 20:20

Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Jum'at, 17 Sep 2021 10:08

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Jum'at, 17 Sep 2021 09:35

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Jum'at, 17 Sep 2021 06:51

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Kamis, 16 Sep 2021 22:16


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 17/09/2021 21:50

Semua Agama Benar?