Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.558 views

‘Amm Al-Wufud (Tahun Delegasi): Puncak Kemenangan dalam Sirah Nabi

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Segala sesuatu butuh proses untuk sampai ke puncak. Tidak terkecuali perjuangan nabi kita. Peristiwa Hudaibiyah, penaklukan Khaibar, penaklukan Makkah dan perang Hunain-Thaif hanyalah rangkaian demi rangkaian peristiwa demi menuju puncak.

Dalam sirah nabi kita, Rasulullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, ‘ammul wufud atau sanatul wufud ialah puncak kemenangan Islam. Tahun di mana suku-suku dari seantero jazirah Arab berbondong-bondong masuk Islam. Tentu ini kemenangan yang lebih besar daripada sekedar peperangan mengalahkan musuh, lantaran yang menjadi tujuan dari perkara wahyu ilahi adalah manusia berbondong-bondong masuk agama Allah, serta mentauhidkanNya semata.

Sejenak kita tengok tahun 9 hijriyah, tahun berbunga-bunga bagi perkembangan Islam. Kantung-kantung paganisme Arab dijinakan, kekuatan Romawi -militer terkuat di bumi- ditaklukan, tipu daya kaum munafiq Madinah jua terbenam. Tahun 9 hijriyah boleh dibilang tahun Islam membumbung tinggi, kendati kita tidak boleh melupakan juga rangkaian peristiwa-peristiwa sebelumnya, sejak perjanjian Hudaibiyah sampai memasuki tahun 9.
Arti penting kemenangan-kemenangan pada tahun 9 H bukan hanya kemenangan gemilang: dikalahkannya kekuatan Romawi di utara Arab. Islam menang mengalahkan Romawi tanpa bertempur di perang Tabuk. Narasinya tidak hanya: citra Romawi sebagai bangsa yang memiliki balatentara terbaik di muka bumi pun musnah ketika kaum Muslimin bisa memenangkan citra tanpa peperangan. Akan tetapi jangan lupa juga: bangsa Arab adalah bangsa yang tidak memaafkan rasa pengecut, lantaran mereka gemar berperang satu sama lain sejak masa jahiliyah. Setelah Makkah menjadi bagian dari wilayah Islam, kini kekuatan terkuat muka bumi pun mundur tak berani menghadapi kegagahan para shahabat radhiyallahu ’anhum yang cuma punya 30 ribu prajurit.

Saat kaum Muslimin memamerkan kekuatannya di Tabuk, Romawi mundur dan menghentikan niatnya untuk memerangi kaum Muslimin di Madinah. Citra positif kaum Muslimin ini menjadi sebab berbondong-bondongnya bangsa Arab masuk Islam. Bahkan sebagian suku Judzam dan Bakr yang dikenal loyalis Romawi pun turut serta mengirimkan delegasinya, kendati sebelum ini pun sebagian suku-suku Kristen Arab di Utara juga telah ada yang memilih Islam sebagai imannya.

Kemenangan kaum Muslimin pasca perang Tabuk di tahun 9 hijriyah adalah kemenangan bargaining Islam. Kemenangan citra umat. Tapi itu belum cukup, Islam masih bisa lebih membumbung tinggi. Islam harus menuju puncak kejayaannya dalam konteks siroh nabawiyah. Menaklukan hati bangsa Arab menerima iman Islam, yang ditandai berbondong-bondongnya mereka menerima Islam.

Fathan Mubina yang menjadi topik utama dan pertama surat Al-Fath yang turun sesaat setelah perjanjian Hudaibiyah mengejewantah dalam maknanya yang berlapis-lapis. Fathan Mubina bisa mewujud dalam bentuk apa pun pencapaian umat Islam. Oleh karena itu wajar jika masalah penafsiran Fathan Mubina saja para ulama generasi salaf pun berbeda pendapat, kalau tidak perjanjian Hudaibiyah, ya Kemenangan Khaibar, ya Fathul Makkah, atau serangkaian peristiwa-peristiwa tersebut. Tanda besarnya: agama Allah tersyiarkan lebih luas lagi dan lebih kuat lagi. Ada satu hal yang harus dipahami, bahwa Fathan Mubina di masa Rasulullah mencapai puncaknya di masa ‘ammul wufud.

Jika bangsa Arab setelah itu sebagian murtad karena adanya gerakan nabi palsu seperti Aswad Al-Ansi dan Musailimah Al-Kadzdzab, itu karena keimanan yang belum tertancap dalam jiwa mereka. Selain itu, mereka pun keliru dalam memandang arti kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Buktinya sebagian dari mereka yang selamat, tidak terbunuh dalam perang riddah (termasuk Yamamah) ujungnya kembali kepada Islam. Kembali berjamaah dalam kepemimpinan Abu Bakar Ash-Shiddiq sebagai khalifatu Rasulillah.

Sejarawan Ibnu Ishaq menuturkan bahwa pengutusan delegasi suku-suku Arab kepada Nabi merupakan hasil dari jerih payah sebelumnya: “Seusai Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menaklukan Makkah, dan selesai dari Perang Tabuk, orang-orang Tsaqif memeluk Islam dan berbaiat, datanglah utusan-utusan Arab dari segala penjuru arah kepada beliau,” demikian penuturan Ibnu Ishaq yang diriwayatkan dalam Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam, h. 725.

Maka itulah tahun 9 dikenal dengan tahun delegasi. Para delegasi dan utusan berbondong-bondong mewakili kaumnya untuk bersyahadat di hadapan sang Nabi, juga menegakkan janji setia loyal dengan kepemimpinan Madinah. Ibnu Hisyam dalam kitab sirahnya mengisahkan, “Abu Ubaidah bercerita kepadaku bahwa hal tersebut terjadi pada tahun 9 H dan bahwa sesungguhnya tahun itu disebut dengan sanatul wufud (tahun utusan).” Dalam tradisi keilmuwan Islam kadang juga disebut “’ammul wufud.”

Ibnu Ishaq sendiri memang menggambarkan jika bangsa Arab menanti hasil siapa yang menang dari adu kekuatan Quraisy dan kaum Muslimin. Bagi alam pikiran mereka, suku Quraisy adalah suku terkuat dan paling dihormati. Suku yang mengurus Baitullah, memiliki nasab paling mulia ke Nabi Ismail bin Ibrahim, serta penduduk tetap Tanah Haram Al-Mukarramah. Agama mereka adalah agama yang diridhai oleh Rabbul Ka’bah. Ini yang ada dalam benak bangsa Arab. Saat Nabi menaklukan Makkah, otomatis kantung-kantung paganisme pun bertekuk lutut, jadilah bangsa Arab berbondong-bondong masuk Islam tidak lama setelah tersiar kabar Islam menaklukan kota Makkah.

Ketika Islam menjadi agama di Makkah. Seluruh bangsa Arab pun mengikuti.
Rangkaian peristiwa ini lebih dipertegas lagi dengan menangnya mereka melawan bangsa Romawi di Tabuk.

Puncaknya bangsa Arab mengirim delegasinya masing-masing dan beriman. Di hadapan Rasulullah tanah Arab membersihkan wajah kusut peradaban jahiliyah dengan cahaya Islam. Benarlah kata Umar bin Khathtab, “Tidak ada sesuatu yang telah sempurna melainkan akan berkurang” dan perkataannya ini dibenarkan langsung oleh baginda Nabi. Nabi sendiri pernah menyatakan bahwa, “Setiap perkara ada sanamnya (puncaknya)”(HR Tirmidzi, Thabrani, Ibnu Hibban).

Puncak dari proses rangkaian perjuangan sejarah Nabi adalah ‘ammul wufud, sehingga diturunkannya surat an-nashr (surat puncak kemenangan Islam) pun pada peristiwa ini. Tengoklah ucapan Ibnu ‘Abbas, bahwa surat itu merupakan pertanda dekatnya ajal Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang diberitahukan Allah Ta'ala kepadanya. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dianggap telah selesai tugasnya.

Pantas saja jika Umar bin Khaththab sampai menangis ketika tahu bahwa tugas Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah selesai. Lalu, kapan puncak kemenangan Islam di generasi kita? Wallahu a'lam. [PurWD/voa-islam.com]

* Ilham Martasyabana, penggiat Sirah Nabawiyah.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Jihad Fie Sabilillah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Sabtu, 25 Sep 2021 12:49

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Kasus Covid-19 di Singapura Melonjak, Indonesia Perlu Waspada

Sabtu, 25 Sep 2021 08:16

Hubungan Ilmu dan Amal

Hubungan Ilmu dan Amal

Jum'at, 24 Sep 2021 23:00

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Luhut Konflik dengan Aktivis, Legislator Minta Jokowi Beri Peringatan

Jum'at, 24 Sep 2021 21:25

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Kenya Larang Film Yang Menganjurkan Pernikahan Sesama Jenis

Jum'at, 24 Sep 2021 21:15

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Menteri Pertahanan Taliban Tegur Keras Komandan, Perintahkan Usir Para 'Pejuang Jahat'

Jum'at, 24 Sep 2021 20:45

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Erdogan: AS Dukung Kelompok Teroris Lebih Dari Yang Diperkirakan

Jum'at, 24 Sep 2021 20:15

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Menelisik Dua Surat Terbuka PATI

Jum'at, 24 Sep 2021 19:55

TNI-Polri Harus Mawas Diri

TNI-Polri Harus Mawas Diri

Jum'at, 24 Sep 2021 19:52

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Israel Berhentikan Sementara Kepala Penjara Gilboa Terkait Kaburnya 6 Pejuang Palestina

Jum'at, 24 Sep 2021 19:04

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Jum'at, 24 Sep 2021 13:12

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Jum'at, 24 Sep 2021 10:29

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Jum'at, 24 Sep 2021 10:28

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Jum'at, 24 Sep 2021 08:18

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Kamis, 23 Sep 2021 23:53

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Kamis, 23 Sep 2021 22:35

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

Kamis, 23 Sep 2021 22:25

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

Kamis, 23 Sep 2021 21:50

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 20:16

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di  Laut China Selatan

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di Laut China Selatan

Kamis, 23 Sep 2021 20:11


MUI

Must Read!
X