Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.467 views

Nadzar Saat Masih Jahil Tetap Berlaku?

Soal:

Assalamu 'Alaikum Ustadz, saya mau tanya, jika nazar diucapkan saat masih jahil/belum sepenuhnya mengetahui, dan melanggar nazarnya, apakah terkena dosa dan kafarat?

08963798****

Jawab:

Wa'alaikumus Salam Warahmatullah... Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam atas Rasulullah dan keluarganya.

Pertama, jika orang yang bernadzar tahu bahwa nadzar dalam bentuk ketaatan wajib ditunaikan maka ia wajib menunaikannya. Jika nadzar dalam ketaatan itu tidak ditunaikan maka wajib bayar kafarat. Yaitu memberi makan 10 orang miskin, atau memberi pakaian mereka, atau membebaskan seorang budak. Jika tidak mampu maka dengan berpuasa 3 hari. (QS. Al-Maidah: 89)

Jika telah tertunaikan kafaratnya maka dirinya telah terlepas dari tanggungan nadzarnya. Jika tidak ditunaikan maka ia berdosa.

Kedua, jika nazarnya dalam bentuk kemaksiatan maka tidak boleh ditunaikan. Dan pendapat yang lebih selamat, ia tetap tunaikan kafaratnya.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

مَنْ نَذَرَ أَنْ يُطِيعَ اللَّهَ فَلْيُطِعْهُ ، وَمَنْ نَذَرَ أَنْ يَعْصِيَهُ فَلَا يَعْصِهِ

Siapa bernadzar hendak mentaati Allah hendaknya ia kerjakan ketaatan itu, dan siapa yang bernadzar hendak bermaksiat maka janganlah ia kerjakan nadzar maksiatnya itu.” (HR. Al-Bukhari)

Ketiga, jika orang yang bernadzar tumbuh di lingkungan yang jahil –di pedalaman, misalnya- sehingga jauh dari ilmu dan tumbuh dalam kejahilan lalu mengucapkan kalimat nadzar tanpa ia sadari konsekuensinya, maka ia tidak termaafkan karena kejahilannya. Ia tidak berdosa saat melanggarnya. Ia pun tidak terbebani membayar kafarat.

Ini berdasarkan kaidah umum, udzur karena jahil. Karenanya, Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah, dalam Liqa’ al-Baab al-Maftuh pernah ditanya tentang seorang pemuda yang tinggal di pedalaman dan jauh dari ilmu. Hidup dengan kejahilan. Sehingga usianya 20 tahun ia tidak berpuasa Ramadhan. Beliau menjawab,

لا شيء عليه لأنه معذور بالجهل

Ia tidak berdosa, ia termaafkan karena sebab kejahilan.

Namun, jika ia sanggup menunaikan nadzar ketaatannya maka hendaknya ia tetap tunaikan nadzarnya. Ini untuk kehati-hatian. Wallahu a’lam. [PurWD/voa-islam.com]

*Dijawab: Badrul Tamam

*Kirimkan tulisan / pertanyaan ke badrutamam@voa-islam.com / 087781227881 (SMS/WA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Konsultasi Agama lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X