Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.572 views

Kemarin Tolak Perda Syariah, Sekarang Tolak Poligami, Nanti Tolak Apalagi?

Oleh:

Ulfiatul KhomariahFounder Ideo Media, Pemerhati Masalah Sosial dan Politik

LAGI-LAGI PSI membuat pernyataan kontroversi. Setelah mewacanakan tolak Peraturan Daerah berbasis agama di bumi pertiwi, kini Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali bercuit lagi. Kali ini, elite PSI menyampaikan wacana soal larangan poligami.

“Jika kelak lolos di parlemen, langkah yang akan kami lakukan adalah memperjuangkan diberlakukannya larangan poligami bagi pejabat publik di eksekutif, legislatif, dan yudikatif, serta aparatur sipil negara,” kata Ketua Umum PSI Grace Natalie saat menggelar acara internal yakni Festival 11 PSI yang bertajuk ‘Keadilan untuk Semua, Keadilan untuk Perempuan Indonesia’ di kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 11 Desember 2018.

Grace menegaskan pihaknya siap memperjuangkan revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, yang memperbolehkan poligami. Ia beralasan bahwa perempuan merasa tidak mendapat ketidakadilan atas praktik poligami. Sebagai pimpinan partai bergender perempuan muda, ia merasa bahwa wacana ini harus menjadi perjuangan bersama-sama. Mantan wartawan ini pun melarang kadernya termasuk calon legislatif berpoligami.

Tak heran, semangat PSI yang berkaderkan para perempuan muda ini begitu menggebu-gebu. Semangatnya memang patut diacungi jempol. Karena fitrahnya sebagai pemuda adalah menjadi agent of change atau agen perubahan. Namun sayangnya, cara berfikir pendek dan dangkal dalam memahami akar masalah akan berakibat fatal terhadap solusi yang dicanangkan. Maka sebelum terburu-buru mengambil keputusan, selayaknya PSI harus belajar berfikir panjang dan mendalam. Karena berbicara tentang hukum poligami tak cukup jika hanya melihat masalah di permukaan.

 

Pahami Akar Masalah

Sangat disayangkan jika PSI menyatakan bahwa praktik poligami akan mengakibatkan ketidakadilan dan deskriminasi terhadap perempuan. Karena sejatinya hal itu sangat bertentangan dengan tujuan poligami itu sendiri. Maka perlu diketahui, dampak perilaku tidak adil dalam berpoligami diakibatkan karena lemahnya manusia dalam memahami agama, terlebih hal itu didukung oleh sistem sekuler yang memisahkan aturan agama dari kehidupan.

Ketidaktahuan terhadap syariat Islam akan berakibat fatal terhadap tindakan yang dilakukan, termasuk dalam masalah poligami. Dalam Islam, tujuan pernikahan itu hanya satu yakni melestarikan keturunan. Berbeda dengan sistem sekuler yang menjadikan pernikahan sebagai pemuas hawa nafsu belaka, maka wajar jika dampaknya adalah deskriminasi terhadap perempuan. Apalagi ketidaktahuan terhadap syariat Islam, maka sudah dipastikan ia tidak akan mampu berbuat adil dalam kehidupan. Karena Islam adalah agama yang sangat menganjurkan manusia untuk menegakkan keadilan di muka bumi.

Oleh karena itu, meskipun tidak berpoligami sekalipun, hal itu tidak akan menjamin bahwa ia akan mampu berlaku adil. Karena banyak sekali fakta di lapangan yang menunjukkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan karena praktik poligami, namun karena kesempitan hidup seperti lemah dalam ekonomi, sulit mendapatkan pekerjaan, dan berbagai masalah yang lainnya. Oleh karena itu, masalah dasarnya bukan pada praktik poligaminya, namun masalahnya pada sistem sekuler saat ini dan kedangkalan pengetahuan manusia terhadap aturan agama.

 

Memahami Makna Poligami

Agar tidak terjebak dengan masalah yang ada, maka perlu kita memahami tentang poligami itu sendiri. Poligami merupakan salah satu yang disyariatkan dalam Islam, kedudukannya tidak sampai haram atau makruh. Hukum asal poligami dalam Islam berkisar antara ibaahah (mubah/boleh dilakukan dan boleh tidak) atau istihbaab (dianjurkan).

Sebagaimana firman Allah Swt dalam (QS. An-Nisaa’; 03), “Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya”. Perintah dalam ayat ini tidak menunjukkan wajibnya poligami, karena meskipun berbentuk perintah, akan tetapi maknanya adalah larangan, yaitu larangan menikahi lebih dari satu wanita jika dikhawatirkan tidak dapat berbuat adil.

Allah Swt memerintahkan kepada semua manusia untuk selalu bersikap adil dalam semua keadaan, baik yang berhubungan dengan hak-Nya maupun hak-hak sesama manusia, yaitu dengan mengikuti ketentuan syariat Allah Swt dalam mengatur kehidupan, karena Allah Swt mensyariatkan agama-Nya di atas keadilan yang sempurna. Termasuk dalam hal ini, sikap “adil” dalam berpoligami, yaitu adil (tidak berat sebelah) dalam mencukupi kebutuhan para istri. Bahkan keadilan dalam berpoligami itu sudah diajarkan langsung oleh suri tauladan kita, Rasulullah Muhammad Saw.

Aturan Islam yang sangat lengkap sudah jelas sangat memuliakan kedudukan seorang wanita, tidak ada deskriminasi. Namun yang menjadi pertanyaannya sampai saat ini adalah mengapa selalu syariat Islam yang dipermasalahkan? Kemarin menolak Perda Syariah, sekarang menolak poligami, besok apalagi? Terutama bagi orang yang tidak paham terkait dengan Islam seperti Grace Natalie. Mengangkat tema poligami tentu sangat sensitif dengan Isu SARA, terlebih dalam agama Islam. Kalaupun PSI ingin mempersoalkan masalah agama, apalagi bukan agama yang dianutnya, harusnya mereka pelajari secara mendalam agar tak terjadi kesalahan.

Maka untukmu PSI, sebelum berbicara tentang poligami, silahkan kaji lebih mendalam lagi agar tak mengundang polemik di negeri ini. Wallahu a’lam bish-shawwab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Kemenag: Pengibaran Bendera Tauhid di MAN 1 Sukabumi Tidak Terkait HTI

Kemenag: Pengibaran Bendera Tauhid di MAN 1 Sukabumi Tidak Terkait HTI

Senin, 22 Jul 2019 08:45

Liberalisme Seks Berbungkus Film Dua Garis Biru

Liberalisme Seks Berbungkus Film Dua Garis Biru

Senin, 22 Jul 2019 07:36

Kekeringan Bukan Sekadar Fenomena Alam

Kekeringan Bukan Sekadar Fenomena Alam

Senin, 22 Jul 2019 06:31

SMK Bubar

SMK Bubar

Senin, 22 Jul 2019 05:57

Munas Golkar untuk Memastikan Porsi Kabinet dan Ketua MPR

Munas Golkar untuk Memastikan Porsi Kabinet dan Ketua MPR

Senin, 22 Jul 2019 04:50

Penegak Hukum atau Karyawan Hukum?

Penegak Hukum atau Karyawan Hukum?

Senin, 22 Jul 2019 03:51

12 Mahasiswa ADI Aceh Lulus ke STID Mohammad Natsir

12 Mahasiswa ADI Aceh Lulus ke STID Mohammad Natsir

Senin, 22 Jul 2019 02:21

"Warning" Aplikasi FaceApp Mengalihkan Duniamu

Senin, 22 Jul 2019 01:10

Dinilai Bertentangan dengan Norma, Aksi Tolak RUU PKS Membesar

Dinilai Bertentangan dengan Norma, Aksi Tolak RUU PKS Membesar

Senin, 22 Jul 2019 00:26

Resmikan Pondok Tahfizh, KH. Aceng Zakaria: Jadikan Al-Quran sebagai Kurikulum Kehidupan

Resmikan Pondok Tahfizh, KH. Aceng Zakaria: Jadikan Al-Quran sebagai Kurikulum Kehidupan

Ahad, 21 Jul 2019 23:57

Kapitalisme, Pajak Diperas SDA Dilepas

Kapitalisme, Pajak Diperas SDA Dilepas

Ahad, 21 Jul 2019 23:40

MIUMI Aceh: Game PUBG dan Sejenisnya Haram

MIUMI Aceh: Game PUBG dan Sejenisnya Haram

Ahad, 21 Jul 2019 23:34

Visi pada Investasi, Mengokohkan Imperialisme Asing?

Visi pada Investasi, Mengokohkan Imperialisme Asing?

Ahad, 21 Jul 2019 23:22

SMA Ar-Rohmah Putri Malang Raih Akreditasi A

SMA Ar-Rohmah Putri Malang Raih Akreditasi A

Ahad, 21 Jul 2019 22:48

CIIA: Pemerintah Tidak Perlu Khawatir Pulangkan Eks Pendukung ISIS ke Indonesia

CIIA: Pemerintah Tidak Perlu Khawatir Pulangkan Eks Pendukung ISIS ke Indonesia

Ahad, 21 Jul 2019 22:00

Jabar Juara Tingkat Pengangguran

Jabar Juara Tingkat Pengangguran

Ahad, 21 Jul 2019 21:55

2 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Orang Bersenjata di Dekat Perbatasan Pakistan

2 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Orang Bersenjata di Dekat Perbatasan Pakistan

Ahad, 21 Jul 2019 21:30

Oman Serukan Iran Bebaskan Kapal Tanker Berbendera Inggris yang Mereka Tawan

Oman Serukan Iran Bebaskan Kapal Tanker Berbendera Inggris yang Mereka Tawan

Ahad, 21 Jul 2019 19:48

Pendukung Dapat Kursi, Gerindra Tetap Bisa Oposisi

Pendukung Dapat Kursi, Gerindra Tetap Bisa Oposisi

Ahad, 21 Jul 2019 17:09

Ketika Penyebutan Tiongkok Dianggap SARA Hanya karena Soal Bambu

Ketika Penyebutan Tiongkok Dianggap SARA Hanya karena Soal Bambu

Ahad, 21 Jul 2019 16:09


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 19/07/2019 05:45

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal