Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.705 views

Ritual Adat Batui dalam Timbangan Aqidah Islam (Bagian Empat)

Oleh:

Mukhlish AKpemerhati budaya lokal

 

Tulisan sebelumnya: Ritual Adat Batui dalam Timbangan Aqidah Islam (Bagian Tiga)

 

DALAM pelaksanaan ritual Mosawe ini terdapat beberapa hal yang dalam hemat penulis bermasalah, antara lain :

a. Adanya doa agar dapat berdialog dengan leluhur saat hendak melaksanakan dzikir pada ritual Mosawe.

b. Adanya kesurupan massal yang diyakini sebagai roh leluhur.

c. Adanya lafadz dzikir yang tidak tepat panjang  pendeknya

 d. Adanya iringan musik gendang dan gong saat dzikir

e. Adanya dzikir dengan lafadz “ Ya Hasan Ya Husain”.

Penulis akan menjelaskan terkait lima hal diatas.

a-b. Adanya doa agar dapat berdialog dengan leluhur sehingga ada kesurupan massal

Pertanyaan penting yang layak untuk ditanyakan adalah: Betulkah itu roh leluhur? Bisakah orang yang sudah meninggal rohnya kembali kedunia?

Untuk menjawab masalah ini, biarlah Ayat Al-Quran dan Hadits Nabi Saw. berikut yang menjawabnya:

حَتَّىٰٓ إِذَا جَآءَ أَحَدَهُمُ ٱلۡمَوۡتُ قَالَ رَبِّ ٱرۡجِعُونِ ٩٩لَعَلِّيٓ أَعۡمَلُ صَٰلِحٗا فِيمَا تَرَكۡتُۚ كَلَّآۚ إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَآئِلُهَاۖ وَمِن وَرَآئِهِم بَرۡزَخٌ إِلَىٰ يَوۡمِ يُبۡعَثُونَ ١٠٠

Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia). Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan. (QS. Al-Mu’minun: 99-100).

Walaupun ayat diatas berbicara tentang keadaan orang-orang kafir, namun keinginan untuk kembali ke dunia namun tidak bisa, juga terjadi pada orang-orang beriman. Berkata Syaikh Wahbah Az-Zuhailiy saat menafsiri ayat diatas :

“Dan permintaan untuk kembali kedunia bukan hanya khusus bagi orang kafir. Bahwasannya hal itu juga terjadi pada orang beriman yang sedikit dalam ketaatan serta menunaikan hak-hak Allah ta’ala sebagaimana tersebut dalam ayat :

وَأَنفِقُواْ مِن مَّا رَزَقۡنَٰكُم مِّن قَبۡلِ أَن يَأۡتِيَ أَحَدَكُمُ ٱلۡمَوۡتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوۡلَآ أَخَّرۡتَنِيٓ إِلَىٰٓ أَجَلٖ قَرِيبٖ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُن مِّنَ ٱلصَّٰلِحِينَ ١٠

Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: "Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh? (QS. Al-Munafiqun: 10)”[1]

Ibnu Katsir juga menggunakan Surat Al-Munafiqun ayat 10 diatas sebagai penjelas dari surat Al-Mu’minun: 99-100.[2] Demikian pula dengan Surat Al-Sajadah: 12 dan ayat-ayat lain.

Berdasarkan ayat-ayat diatas, manusia yang telah meninggal, baik mukmin maupun kafir, tidak dapat kembali ke alam dunia. Walaupun mereka sangat ingin kembali.

Demikian pula hadits Nabi Saw. berikut:

مَا أَحَدٌ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ يُحِبُّ أَنْ يَرْجِعَ إِلَى الدُّنْيَا وَلَهُ مَا عَلَى الْأَرْضِ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا الشَّهِيدُ يَتَمَنَّى أَنْ يَرْجِعَ إِلَى الدُّنْيَا فَيُقْتَلَ عَشْرَ مَرَّاتٍ لِمَا يَرَى مِنْ الْكَرَامَةِ

“Tidak seorangpun yang masuk surga namun dia suka untuk kembali ke dunia padahal dia hanya mempunyai sedikit harta di bumi, kecuali orang yang mati syahid. Dia berangan-angan untuk kembali ke dunia kemudian berperang lalu terbunuh hingga sepuluh kali karena dia melihat  keistimewaan karamah (mati syahid).”
[ HR. Al-Bukhari no. 2817 dan Muslim no. 1877]

أَرْوَاحُهُمْ فِى جَوْفِ طَيْرٍ خُضْرٍ لَهَا قَنَادِيلُ مُعَلَّقَةٌ بِالْعَرْشِ تَسْرَحُ مِنَ الْجَنَّةِ حَيْثُ شَاءَتْ ثُمَّ تَأْوِى إِلَى تِلْكَ الْقَنَادِيلِ فَاطَّلَعَ إِلَيْهِمْ رَبُّهُمُ اطِّلاَعَةً فَقَالَ هَلْ تَشْتَهُونَ شَيْئًا قَالُوا أَىَّ شَىْءٍ نَشْتَهِى وَنَحْنُ نَسْرَحُ مِنَ الْجَنَّةِ حَيْثُ شِئْنَا فَفَعَلَ ذَلِكَ بِهِمْ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ فَلَمَّا رَأَوْا أَنَّهُمْ لَنْ يُتْرَكُوا مِنْ أَنْ يُسْأَلُوا قَالُوا يَا رَبِّ نُرِيدُ أَنْ تَرُدَّ أَرْوَاحَنَا فِى أَجْسَادِنَا حَتَّى نُقْتَلَ فِى سَبِيلِكَ مَرَّةً أُخْرَى. فَلَمَّا رَأَى أَنْ لَيْسَ لَهُمْ حَاجَةٌ تُرِكُوا

“Ruh-ruh mereka di dalam perut burung hijau, yang sarangnya bergantungan di Ars. Mereka terbang ke surga dengan sekehendaknya kemudian mereka kembali ke sarangnya. Kemudian Allah melihat dan berfirman: apakah kalian menginginkan sesuatu? Mereka menjawab: apalagi yang kami inginkan, sementara kami bisa terbang ke surga ke manapun yang kami kehendaki. Dan pertanyaan itu terulang tiga kali. Dan ketika mereka akan ditanya kembali merka langsung memohon kepada Allah: Ya Allah kami ingin, roh kami dikembalikan ke jasad kami sehingga kami bisa berjihad kembali di jalan-Mu ya Allah. Ketika diketahui mereka tidak membutuhkan apa-apa mereka ditinggalkan”. (Hr. Muslim:4993)[3]

Informasi dari hadits diatas juga menunjukkan bahwa ruh manusia yang meninggal tidak dapat kembali, walau itu adalah ruh dari seorang mujahid (orang berjihad dijalan Allah Swt.).

Bila bukan ruh leluhur, siapa gerangan yang datang? Hadits berikut memberi laporan bahwa setiap manusia ada jin yang mendampingi. Itulah yang disebut jin Qorin. Jin inilah yang dapat menyerupai orang tertentu.

قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : ما منعكم من أحد إلا وقد وكل به قرين من الجن قالوا : وإياك يا رسول الله ؟ قال : وإياك إلا أن الله أعانني عليه فاسلم فلا يامرني إلا يخير

“Rasul SAW bersabda, tidaklah setiap dari kalian semua itu kecuali pasti terdapat qorin (yang menemani) dari bangsa jin. Para sahabat bertanya: juga Engkau Ya Rasul? Rasul menjawab: Iya saya juga, hanya saja Allah telah menolongku atas jin tersebut sehingga ia menyerah, maka ia tidak membisiki sesuatu kecuali dengan kebaikan”. (HR. Muslim:5143).[4]

Sehingga ritual permohonan untuk dapat berdialog dengan leluhur serta peristiwa kesurupan massal tersebut, sesungguhnya bukanlah ruh leluhur, namun itu adalah jin. Dari gerakan orang-orang yang kerasukan juga tampak bahwa hal itu adalah jin. Bentuk  kerjasama antara manusia dengan jin seperti itu ditolak oleh Islam.

c. Adanya dzikir dengan panjang pendek yang tidak sesuai.

Sebagaimana dalam penjelasan diatas, bila disimak dengan teliti, terdapat bagian-bagian tertentu pada lafadz dzikir kalimat tauhid yang dibaca dengan panjang pendek yang tidak tepat.Selain itu juga ada penambahan lafadz ‘ya’, yakni Laailahaa iillallaah muhammad ya rasuulullah (لاإلها إإلا الله محمد يا رسول الله).  Seharusnya Laailaaha illallaah muhammadur rasuulullaah (لاإله إلا الله محمد رسول الله).

Penulis menduga hal itu tidak disadari oleh para pegiat kegiatan mosawe. Munculnya kesalahan tersebut karena mengikuti nada atau lagi dari dzikir tersebut. 

Padahal telah diketahui bersama, bahwa dalam bahasa Arab panjang pendek bacaan sangat penting. Adanya kesalahan pada bacaan panjang pendek dapat mengakibatkan kesalahan arti yang sangat fatal atau tidak memiliki makna, yang hal itu dapat menjadi pintu masuk bagi jin tertentu untuk masuk.

Demikian pula penambahan lafadz ‘ya’ juga mengakibatkan kalimat tauhid menjadi berubah baik lafadz dan maknanya. Bila Laailaaha illallaah muhammadur rasuulullaah bermakna “Tidak ada sesembahan (yang benar) kecuali hanya Allah, Muhammad adalah utusan Allah”, sedangkan Laailaha illallaah muhammad ya rasuulullah bermakna “Tidak ada sesembahan (yang benar) kecuali hanya Allah, Muhammad wahai utusan Allah”. Penambahan kata ya (wahai), walau sedikit, tapi telah menjadikan kalimat tersebut berubah tidak sebagaimana asalnya. Setidaknya telah merubah bentuk kalimat, yakni dari kalimat yang berbentuk pernyataan (ikrar) menjadi kalimat panggilan (nida’).

 Bersambung...

Catatan kaki:

[1] Wahbah Az-Zuhailiy, Tafsir Al-Munir, Juz 9, hal. 429.

[2] Imaduddin Abu Fida’ Ismail Ibnu Katsir, Tafsir Alquran Al-‘Adhim, Juz 5 (Kairo: Maktabah al-Shafa, 2004), Hlm.286.

[3] Maktabah Syamilah Nomor 3500.

[4] Maktabah Syamilah Nomor 5034

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X