Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
27.043 views

Era Disrupsi: Membajak Potensi Pemuda di Balik Budaya Populer

 

Oleh: Hanaa El Chareemah

Pemuda adalah generasi terdepan yang mengawal perubahan dunia dalam kebangkitan umat manusia yang memuliakannya. Sebab mereka memiliki potensi luar biasa baik secara fisik, kecerdasan maupun secara mental. Sayangnya, potensi pemuda hari ini, khususnya pemuda muslim telah dibajak dengan segala pengaruh budaya populer di tengah arus era disprupsi yang gelombangnya semakin tak terkendali. Pemuda yang seyogyanya sebagai agen perubahan di tengah arus modernisasi yang menyeret mereka pada arus gelombang sekularisme, menjadikan mereka sebagai generasi instan, yang nyatanya kehidupan mereka lebih banyak disibukkan dengan urusan remeh temeh yang hampir tidak memiliki tujuan hidup dan cita-cita.

Fatalnya, potensi pemuda terkooptasi dengan arus 3 F (food, fashion and fun). Arus ini sengaja di aruskan agar pemuda kehilangan jati dirinya dan menjadi sasaran empuk dari industry budaya populer.

Fakta Generasi Hari Ini

Fenomena tragedi Kanjuruhan dan tragedi Hallowen di Itaewon, korea yang baru-baru terjadi berujung telah menelan korban jiwa dengan jumlah sangat mencengangkan. Menjadi bukti betapa generasi muda telah menjadi korban ketamakan dari budaya industri populer. Mereka menjadi budak kapitalisme dengan melakukan transaksi kesenangan demi kepuasan jasadiyah semata. Alhasil, tragedi demi tragedi yang menimpa generasi muda hari ini menjadi bukti nyata, bahwa kapitalisme sekularisme menggiring generasi muda menjadi generasi lemah tak berdaya yang hanya disibukkan dengan urusan trend dan budaya-budaya pop.

Padahal, peran generasi muda dalam perubahan menjadi ujung tombak kekuatan sebuah negara. Negara seyogyanya menjalankan fungsinya dalam melakukan penjagaan terhadap agama, jiwa, serta harta bagi generasi mudanya. Namun, sebaliknya negara itu yang mengusung ide kapitalisme sekularisme, yang justru melakukan pembiaran, bahkan memfasilitasi kebutuhan kesenangan jasadiyah generasi saat ini dengan ide kebebasan. Miris!

Ironisnya, generasi muda tak memiliki cita-cita dan keinginan besar dalam hidupnya, khususnya menjadi generasi khoiru ummah di hadapan sang pencipta. Era disprupsi pun tak pelak menjadikan generasi muda sebagai sasaran empuk agar mereka tak tinggal diam agar terpengaruh dan terbawa dengan segala tatanan yang ditawarkan oleh kapitalisme. Kesenangan duniawi menjadi tujuan utama system ini agar generasi muda betul-betul tumbuh dalam pengasuhan budaya liberalisme.

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI), Era disprupsi adalah era di mana perubahan-perubahan yang terjadi disebabkan karena adanya disrupsi sehingga mengubah sistem dan tatanan kehidupan masyarakat secara luas. Hal inilah yang mendorong system kapitalisme menjadikan generasi muda sebagai sumber cuan, salah satunya dalam memperbesar budaya industry pop. Kapitalisme memasukkan budaya-budaya popular di tengah generasi muda yang dianggap lebih modern dan kekinian, sehingga menjadikan semangat dan jiwa generasi Z saat ini mudah terbakar dan terbawa arus.

Maka, konsep kehidupan generasi muda telah dibidik dengan merusak pola fikir yang menghasilkan pola sikap mereka yang membebek pada cita-cita kapitalisme. Betapa banyak generasi muda hari ini yang terjebak pada arus kerusakan yang tidak main-main, seperti trend LGBT, Sex bebas, drugs, tawuran, food, fashion, fun dan lainnya. Industri kapitalisme telah berhasil merancang dan mempersiapkan generasi muda hari ini yang di sinyalir sebagai bonus demografi yang akan melanjutkan cita-cita kuatnya kapitalisme sekularisme di seluruh dunia.

Maka, hal ini menjadi tantangan yang sangat berbahaya, mengingat keberadaan generasi muda memiliki potensi besar dalam menguatkan pondasi sebuah negara. Hanya saja sangat disayangkan ketika generasi muda saat ini tidak memiliki cita-cita tertinggi sebagai agen perubahan dalam melawan segala bentuk kedzoliman melalui perang pemikiran yang sedang terjadi. Bahkan, fatalnya mereka malah legowo menerima hadirnya hiburan-hiburan sesat yang menyesatkan. Kehilangan jati diri generasi pun membuat mereka tidak memiliki tujuan hidup mulia. Alhasil mengantarkan mereka pada kesesatan dan kerusakan. Naudzubillah min dzalik!

Olehnya itu harus di fahami bahwa setiap pemuda harus memiliki cita-cita yang tinggi, yang merupakan anugerah terbesar yang akan membimbing arah kehidupannya. Sebagaimana nasehat yang di paparkan oleh Imam Al-Mawardi dalam kitabnya Adabun dunia wa Diin, bahwa: “Kekuatan besar bagi sebuah generasi adalah bercita-cita tinggi dengan menjadikan agama sebagai panduan dalam hidupnya”.

Generasi Muda Sejatinya...

Generasi muda sejatinya harus memiliki visi misi yang bermuara pada tujuan akhirat. Generasi yang seperti ini adalah mereka yang memahami segala konsekuensi dari seluruh perbuatan yang akan dilakukannya. Pola fikirnya di tundukkan dengan ilmu dan tsaqofah islam sedangkan pola sikapnya terarahkan dengan timbangan syariat, halal dan haram. Generasi seperti ini adalah generasi dambaan yang tidak hanya memiliki visi misi hidup yang tinggi, namun juga memiliki tujuan perubahan yang bernilai ridho dari pencipta, Allah SWT.

Lihatlah sejarah telah mengukir begitu banyak nama-nama yang menharumkan namanya dengan ilmu yang tinggi dan pengorbanan yang tinggi pada islam melalui jihad yang mereka telah lakukan di usia masih muda. Mereka menghabiskan waktunya pada hal-hal yang bermanfaat, menyibukkan diri dengan ilmu dan jihad, serta menjaga diri mereka dengan ibadah dan ketaqwaan yang tinggi pada Allah. Semangat taqarrub inilah yang mendorong pemuda di era islam, menjadikan mereka generasi terbaik di setiap zamannya.

Islam memberikan ruang yang luas kepada generasi muda dalam melakukan perubahan besar, yang saat ini sangat dinantikan. Peran generasi muda dalam melakukan perubahan dapat terlihat dalam sepak terjangnya melakukan peran politik melalui dakwah amar ma’ruf nahy mungkar. Inilah sejatinya yang harus dilakukan generasi saat ini, memiliki jiwa yang taqwa pada syariat tuhannya, dan menjadikan syariat tersebut sebagai mercusuar dalam meluaskan kebaikan melalui aktivitas dakwah bil hikmah yang merubah pemikiran, perasaan dan aturan hidup manusia merujuk kepada islam semata. Serta tidak menjadikan hawa nafsunya sebagai budak yang justru akan membinasakannya.

Hal ini telah disampaikan oleh baginda Rasulullah saw, bahwa:

“Sesungguhnya Allah Ta’ala benar-benar kagum ter­hadap seorang pemuda yang tidak memiliki shabwah.” (HR Ahmad, Thabrani dalam al-Mu`jamul Kabir dan lainnya).

Hadis ini dinilai shahih berdasarkan jalur periwayatan­nya yang banyak. Demikian dinyatakan al-Albani dalam ash-Shahihah no. 2843.

Kata shabwah yang dikaitkan dengan generasi muda pada hadits di atas, dijelaskan dalam kitab Faidhul Qadir (2/263) sebagai “pemuda yang tidak memperturutkan hawa nafsunya. Sebaliknya, dia membiasakan diri melakukan kebaikan dan berusaha keras menjauhi keburukan”. Wallahu a’lam bis shawwab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Ayo, Berbagi Jum'at Barokah ke Santri Penghafal Qur'an Ulil Albab – Solo

Ayo, Berbagi Jum'at Barokah ke Santri Penghafal Qur'an Ulil Albab – Solo

Rabu, 01 Feb 2023 16:03

Azerbaijan Tangkap 7 Orang 'Jaringan Mata-mata Iran'

Azerbaijan Tangkap 7 Orang 'Jaringan Mata-mata Iran'

Rabu, 01 Feb 2023 13:36

Lebih Dari 1.400 Warga Suriah Terbunuh Oleh Bom Tandan Rusia Dan Rezim Assad

Lebih Dari 1.400 Warga Suriah Terbunuh Oleh Bom Tandan Rusia Dan Rezim Assad

Rabu, 01 Feb 2023 10:25

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 H Jatuh Hari Kamis 23 Maret 2023, Idul Fitri 21 April 2023

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 H Jatuh Hari Kamis 23 Maret 2023, Idul Fitri 21 April 2023

Selasa, 31 Jan 2023 18:00

MK Tolak Legalkan Penikahan Beda Agama

MK Tolak Legalkan Penikahan Beda Agama

Selasa, 31 Jan 2023 17:13

Pengadilan Militer SNA Vonis Istri Pemimpin Islamic State Somalia 8 Tahun Penjara

Pengadilan Militer SNA Vonis Istri Pemimpin Islamic State Somalia 8 Tahun Penjara

Selasa, 31 Jan 2023 15:30

Haruskah Basuh Telinga Bagian Dalam Saat Mandi Janabat?

Haruskah Basuh Telinga Bagian Dalam Saat Mandi Janabat?

Selasa, 31 Jan 2023 15:00

Press Release Audiensi Presidium Duta Peradaban dengan Fraksi PKS DPR-RI

Press Release Audiensi Presidium Duta Peradaban dengan Fraksi PKS DPR-RI

Selasa, 31 Jan 2023 14:46

Adab Saat Menguap

Adab Saat Menguap

Selasa, 31 Jan 2023 13:00

Sudan Bebaskan Pria Yang Dinyatakan Bersalah Membunuh Diplomat AS

Sudan Bebaskan Pria Yang Dinyatakan Bersalah Membunuh Diplomat AS

Selasa, 31 Jan 2023 12:55

Hamas Tangkap Drone Mata-mata Israel, Ekstrak 'informasi sensitif' Terkait Pasukan Pendudukan

Hamas Tangkap Drone Mata-mata Israel, Ekstrak 'informasi sensitif' Terkait Pasukan Pendudukan

Selasa, 31 Jan 2023 12:05

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

59 Orang Tewas Dalam Pemboman Jibaku Di Sebuah Masjid Di Pakistan

Selasa, 31 Jan 2023 11:00

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

PKS Serahkan Penentuan Cawapres Kepada Anies Baswedan

Selasa, 31 Jan 2023 10:05

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Diusung PKS, Demokrat dan Nasdem, Anies Resmi Genggam Tiket Pilpres 2024

Selasa, 31 Jan 2023 09:13

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Qariah Disawer, Bukti Sistem Sekuler Bikin Keblinger

Senin, 30 Jan 2023 19:43

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Mantan PM Inggris Boris Johnson Klaim Putin Ancam Bunuh Dirinya Dengan Serangan Rudal

Senin, 30 Jan 2023 17:07

Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas!

Ulurkan Tangan Bantu Pak Agung, Berjuang Melawan Tumor Ganas!

Senin, 30 Jan 2023 16:04

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Ilhan Omar Sebut Partai Republik Tidak Ingin Ada Seorang Muslim Di Kongres AS

Senin, 30 Jan 2023 14:41

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Surat Kabar Israel Peringatkan Tentang Pecahnya Intifada Pelastina Ketiga

Senin, 30 Jan 2023 09:48

Mewaspadai Bencana Alam

Mewaspadai Bencana Alam

Senin, 30 Jan 2023 06:28


MUI

Must Read!
X

Senin, 30/01/2023 06:28

Mewaspadai Bencana Alam