Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.818 views

Kembalikan Surga di Telapak Kaki Ibu

Oleh: Halida Nurdiana, S.Pd. 

"Keluarga seperti apa yang diharapkan teman-teman LGBT?" tanya host debat tentang pro kontra LGBT di sebuah tivi swasta. Jeremi Teti pun menjawabnya dengan kemayu dan enteng.

"Keluarga papa papi kali ya." Studio pun bergemuruh oleh tawa audiens karena kelucuan (baca: kekonyolan) pernyataan JeTi di forum tersebut.

Itulah manusia. Secara kodrati ia diciptakan Tuhannya untuk berkeluarga dan mencintai keluarga. Sang Khalik telah menyertakan fitrah melestarikan jenis pada makhluk yang bernama manusia. Di sepanjang masa dia selalu ingin berkeluarga. Tak terkecuali, orang-orang  LGBTer yang mengklaim dirinya memiliki perilaku yang berbeda dari sononya. Suara mereka semakin hari semakin lantang (baca:lancang) menuntut pengakuan  HAM atas perilaku "miring" tersebut. Meski begitu, kaum LGBT pun tak hilang harap untuk memiliki keluarga dan keturunan.

Keluarga Fantasi atau Ilusi?

Bagaimana realitas bentuk keluarga LGBT? Kita bisa googling di internet. Di sana akan banyak kita temukan keluarga LGBT. Kebanyakan dari kalangan selebritis atau orang-orang berkecimpung di dunia keartisan.

Salah satunya keluarga Solena Chaniago. Wanita transgender ini telah membangun keluarga barunya di AS pada bulan Juli 2017 lalu. Dengan bangga ia menyampaikan bahwa anak semata wayangnya (dari pernikahannya terdahulu) telah menceritakan kepada teman-temannya bahwa ibunya adalah wanita transgender dan mereka adalah keluarga LGBT. Mereka mengklaim mereka adalah keluarga LGBT yang bahagia.

Juga cerita-cerita tentang pelaku gay yang kemudian diterima dengan penuh ikhlas oleh orang tuanya, cukup  banyak  bersliweran di dumay. Penerimaan keluarga tak hanya dari sisi kecenderungan seksnya yang berbeda tetapi juga penerimaan keluarga terhadap pasangann sejenisnya. Itulah dukungan keluarga seolah semua baik-baik saja. Jika keluarga sudah menerima masalah selesei? Tentu saja tidak!

Setelah penerimaan itu, keluarga jadi abai terhadap efek mengerikan yang ditimbulkan oleh LGBTer ini. Mereka lupa, perilaku keji  ini menular kepada lingkungannya. Tidak sedikit cerita anak baik-baik yang dididik agama sejak kecil ternyata tak berdaya menghadapi perilaku para LGBTer meskipun berawal dari intimidasi hingga akhirnya menjadi pelaku asli bukan imitasi.

Memang benar, mayoritas  LGBTer ini adalah orang-orang cuek terhadap agamanya. Apapun background mereka dulu, ketika menjadi  LGBTer, agama tak lagi penting untuk saat ini. Karena jelas sekali, Islam telah menunjukkan keberadaan kaum Nabi Luth yang diazab hingga binasa untuk diambil hikmahnya. Ketika hikmah tak kunjung dipetik, mati-matianlah mereka memperjuangkan hak-hak yang dimarjinalisasi bahkan dikebiri. Padahal, menurut mereka, kondisi mereka yang beda bukanlah kehendak pribadi. Namun, kuasa Illahi.

...Manakala posisi seorang ibu digeser oleh laki-laki transgender, mungkinkah ada surga di telapak kakinya? Manakala posisi seorang ibu digeser oleh wanita pezina atau wanita lesbi, mungkinkah ada surga di telapak kakinya?...

 

Rintihan mereka kian menghiba.  Apa salah jika kami ingin hidup bahagia, membangun keluarga seperti yang lainnya?  Keluarga yang dibentuk dengan cara kami, bukan dengan cara Tuhan. Karena Tuhan terlalu istimewa untuk sekadar mengatur urusan ranjang. Untaian kalimat senada dilantunkan di banyak kesempatan dan perdebatan. 

Para pejuang, pendukung dan pelaku LGBT mungkin lupa bahwa keluarga bukan sekedar institusi dua insan yang saling berkomitmen. Keluarga juga bukanlah tempat transit untuk melepas lelah, menumpahkan syahwat dan bersantai-santai sejenak dari tekanan pekerjaan yang sangat menyita.

Keluarga juga bukan sekedar berisi senyum dan canda tawa dari  dua orang yang disebut papa mama serta dua anak kecil yang disebut putra kesayangan pewaris harta kekayaan.  Jika hanya itu makna keluarga, inilah keluarga fatamorgana. Keluarga fantasi yang anaknya bisa diambil dari rahim siapa saja dan distempel sebagai keturunan/anak pengadopsi atau si penyewa rahim. Sungguh picik pandangan keluarga bagi LGBTer dan pendukungnya.

Kembalikan Surga Ibu

Islam sebagai agama satu-satunya yang diridhai Allah memandang keluarga dengan pandangan yang sangat mulia. Keluarga adalah institusi terkecil pencetak generasi peradaban di masa datang. Tentu saja, keluarga harus mampu memberikan pengaruh yang sangat baik bagi anggotanya. Terutama anak, generasi masa depan.  Maka, pembagian tugas yang jelas telah ditetapkan olehNya.

Ayah berperan sebagai "qowwam" yang menafkahi dan mengambil keputusan serta memimpin keluarga menuju ketaatan kepadaNya. Sementara di rumah, ada seorang ratu yang di telapak kakinya terdapat surga bagi.anak-anaknya. Ya... Ratu itu adalah ibu. Ibu  memiliki pengaruh luar biasa bagi anak-anaknya. Ibu adalah "madrosatul ula" atau sekolah pertama dan utama bagi setiap anak yang lahir dari rahimnya.

Tentu saja, peran dan tugas ayah ibu dalam keluarga tak mampu digantikan. Apalagi ibu, posisinya jelas tak tergantikan. Kemuliaan seorang ibu dikarenakan pengorbanannya yang begitu besar demi kemunculan generasi baru, pasti tak bisa diambil alih oleh siapa pun. Kemuliaan seorang ibu pun dihargai mahal dalam Islam. Allah menyematkan surga anak-anaknya di telapak kakinya. Tentu, ibu shalihah yang berhak mendapatkannya.

Manakala posisi seorang ibu digeser oleh laki-laki transgender, mungkinkah ada surga di telapak kakinya? Manakala posisi seorang ibu digeser oleh wanita pezina atau wanita lesbi, mungkinkah ada surga di telapak kakinya? Ketika LGBT dibiarkan, didukung dan disahkan, bukankah generasi mendatang terancam tak kan beroleh surga dari telapak kaki sang ibu. Karena itu, kembalikan surga di telapak kaki ibu. Jangan biarkan LGBT merajalela. Say no to LGBT! (rf/voa-islam.com)

 

*Penulis adalah Alumni IKIP Surabaya / UNESA, praktisi pendidikan, anggota Revowriter, anggota Akademi Menulis Kreatif
 
Ilustrasi: Google
 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

Latest News
[VIDEO] Komika Banyak yang Lecehkan Islam, Pakar Hukum: Tiru Itu Cak Lontong, Lucu dan Genah

[VIDEO] Komika Banyak yang Lecehkan Islam, Pakar Hukum: Tiru Itu Cak Lontong, Lucu dan Genah

Jum'at, 19 Jan 2018 08:12

Terkait PKS, Fahri: Membuka kembali Tabir Pemecatan yang Dipaksakan

Terkait PKS, Fahri: Membuka kembali Tabir Pemecatan yang Dipaksakan

Jum'at, 19 Jan 2018 07:15

Yang Tuduh Ulama/Tokoh Islam Radikal dan Lakukan Persekusi Makin Minus Popularitas

Yang Tuduh Ulama/Tokoh Islam Radikal dan Lakukan Persekusi Makin Minus Popularitas

Jum'at, 19 Jan 2018 06:15

Kritik Nazarudin, Politisi Demokrat, Andi Arief

Kritik Nazarudin, Politisi Demokrat, Andi Arief "serang" Fahri Hamzah

Jum'at, 19 Jan 2018 05:15

Ulama Saudi Syaikh Abdul Muhsin Al-Tuwaijiri Meninggal Ditembak Saat Berdakwah di Guienea

Ulama Saudi Syaikh Abdul Muhsin Al-Tuwaijiri Meninggal Ditembak Saat Berdakwah di Guienea

Kamis, 18 Jan 2018 22:36

Gradasi dan Degradasi Filsafat Islam

Gradasi dan Degradasi Filsafat Islam

Kamis, 18 Jan 2018 22:25

Suriah Ancam Tembak Jatuh Jet Tempur Turki Jika Berani Serang Afrin dan Manbij

Suriah Ancam Tembak Jatuh Jet Tempur Turki Jika Berani Serang Afrin dan Manbij

Kamis, 18 Jan 2018 22:05

Pelecahan Seksual terhadap Muslimah di Solo Bagai Teror

Pelecahan Seksual terhadap Muslimah di Solo Bagai Teror

Kamis, 18 Jan 2018 21:56

Janji Jokowi Menata Kampung dan Becak Mulai Ditunaikan Anies-Sandi

Janji Jokowi Menata Kampung dan Becak Mulai Ditunaikan Anies-Sandi

Kamis, 18 Jan 2018 21:34

Jangan Pernah Berpikir bahwa dengan Kriminalisasi Ulama Ghirah Umat Islam Kendur

Jangan Pernah Berpikir bahwa dengan Kriminalisasi Ulama Ghirah Umat Islam Kendur

Kamis, 18 Jan 2018 21:29

Ide Radikal LGBT: Alat Politik Penjajah

Ide Radikal LGBT: Alat Politik Penjajah

Kamis, 18 Jan 2018 21:24

Ulama/Ustaz Diperiksa, Dewan Syuro PBB: Jangan Gentar, Kebatilan Pasti Tumbang

Ulama/Ustaz Diperiksa, Dewan Syuro PBB: Jangan Gentar, Kebatilan Pasti Tumbang

Kamis, 18 Jan 2018 21:03

Usai Diperiksa, Ustadz Zulkifli Diperbolehkan Pulang

Usai Diperiksa, Ustadz Zulkifli Diperbolehkan Pulang

Kamis, 18 Jan 2018 20:58

Militer Israel Keluarkan 1000 Lebih Perintah Penahanan Administratif Selama 2017

Militer Israel Keluarkan 1000 Lebih Perintah Penahanan Administratif Selama 2017

Kamis, 18 Jan 2018 20:45

Militer Filipina Peringatkan Masuknya Jihadis Asing ke Mindanao dengan Menyamar

Militer Filipina Peringatkan Masuknya Jihadis Asing ke Mindanao dengan Menyamar

Kamis, 18 Jan 2018 19:45

Ratusan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Ustadz Zulkifli

Ratusan Umat Islam Kawal Pemeriksaan Ustadz Zulkifli

Kamis, 18 Jan 2018 16:45

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

Kamis, 18 Jan 2018 15:39

Ashraf Ghani Akui Militer Afghanistan Tidak Akan Bertahan Lebih Dari 6 Bulan Tanpa Bantuan AS

Ashraf Ghani Akui Militer Afghanistan Tidak Akan Bertahan Lebih Dari 6 Bulan Tanpa Bantuan AS

Kamis, 18 Jan 2018 15:30

[VIDEO-3] SOLUSI UI: Cerita Eep Dituduh Jatuhkan Jokowi Dengan Video Editan

[VIDEO-3] SOLUSI UI: Cerita Eep Dituduh Jatuhkan Jokowi Dengan Video Editan

Kamis, 18 Jan 2018 15:12

[VIDEO-2] Diskusi SOLUSI UI: Survei Cuma 30%, Perlu Tingkatkan Kualitas Parpol Islam

[VIDEO-2] Diskusi SOLUSI UI: Survei Cuma 30%, Perlu Tingkatkan Kualitas Parpol Islam

Kamis, 18 Jan 2018 15:08


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X