Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.048 views

Bunda, Jangan Jadikan Ananda Penghalang Kewajiban

Oleh: Wati Umi Diwanti

Seorang ibu adalah idola pertama bagi setiap anak. Dalam kondisi apapun anak ingin selalu bersama bundanya. Jangankan pergi ke luar rumah, pergi ke toilet saja kadang diikuti. Mungkin kadang kita merasa risih, tapi sadarkah bunda, itu menunjukkan ananda sangat sayang pada kita. Mereka adalah pendamping setia yang tak pernah lelah meski kita ajak keliling dunia. Paling-paling dia ketiduran di jalan dan meminta beberapa jajanan. Betul kan Bund?

Bunda pun pasti bisa merasakan, anak-anak itu feeling-nya kuat. Mereka bisa mendeteksi dengan sangat baik tanda-tanda Bundanya akan pergi. Meski sudah bertaktik agar tidak diketahui, tiba-tiba makhluk mungil itu bertanya, "Bunda mau pergi kemana? Ikut ya Bund. Jangan tinggalin Nanda ya." Dengan mata berbinar penuh harapan Bunda mengajaknya serta. Begitulah polah anak-anak saya, setiap saat saya akan pergi. Pasti para Bunda juga merasakannya.

Akhir-akhir ini, setiap saya berbagi ilmu pada ibu-ibu lain di majelis. Ada saja yang jadi sebab si Adik merengek. Tak jelas apa yang diinginkannya. Tiba-tiba saja dia menangis. "Umi ga boleh ngaji", rengeknya. Saya lebih sering memilih melanjutkan pengajian. Begitu majelis selesai tangisnya pun selesai. Seketika! Ya, otomatis seperti tombol on-off. Begitu uminya bersuara lagi. Diapun kembali 'bersenandung'.

Biasanya wwal-awal, ibu-ibu peserta pengajian merasa rikuh. Kurang nyaman dan merasa kasian sama si Adik. Sampai-sampai diantara mereka ada yang bilang, "sudah dulu saja ustadzah, biar kita datang lagi nanti".

Tapi saya sebagai Bundanya sudah paham, bahwa kejadian seperti ini sudah biasa. Kalau setiap dia nangis saya berhenti, bisa jadi saya tak akan bisa ngaji atau belajar ngaji terus. Yang saya lakukan biasanya adalah memohon maaf pada peserta pengajian. "Mohon maaf ya ibu-ibu, ada iklannya. Semoga kita bisa tetap konsentrasi." Sambil nyengir melirik ke si kecil lalu menatap wajah ibu-ibu. Hingga sebagian besar mereka mengerti, dan kembali menyimak seolah tak ada apa-apa. Hanya saja saya perlu menambah volume suara. Jamaah pun perlu lebih menegakkan telinga.

Kebetulan si Adik ini punya kebiasaan kalau saat nangis langsung disapa dia akan tbah meronta. Maka biasanya akan saya biarkan dulu. Sampai pada titik tertentu. Saat dia mulai bosan atau lelah dengan tangisnya, barulah dia terima tawaran sayang dari saya. Saat itulah sayapeluk hangat tubuh mungilnya. Meski kadang tidak langsung diam seketika.Setidaknya sudah lebih tenang.

Tiap anak punya kebiasaan masing-masing. Kita sebagai bundanya tentu bisa dan harus bisa mengenalinya.Yakinlah itu semua bukan karena mereka membenci amal sholih kita. Melainkan hanya bagian dari proses perkembangannya mengenal dan merespon dunia. Kitalah yang harus tepat mengarahkannya.

Sering kita saksikan anak-anak yang seolah tak suka atau tak betah dengan majelis-majelis kebaikan. Mereka seolah tak terima uminya mencari atau berbagi ilmu. Sebenarnya tidaklah begitu. Allah ciptakan fitrah manusia menyukai kebaikan. Jika tidak, bisa jadi ada perlakuan kita yang salah pada mulanya. Saatnya kita melakukan perenungan dan perbaikan.

***

Setelah ibu-ibu pengajian pulang. Saya tanyakan ke Si Kakak (7 tahun)yang suka iseng ke adiknya. Juga ke si Adik (3 tahun) yang tiba-tiba 'sensitif' jika berada di forum pengajian."Kok tadi nangis terus? Apa Umi tutup aja pengajiannya?"

"Jangaaan Miii", jawab mereka serempak. "Trus gimana dong? Adik nangis terus kalau Umi lagi ngisi pengajian. Kakak juga, sukanya isengin Adik terus."

"Iya deh mi, Adik nggak nangis lagi nanti", sahut si Adik. "Iya mi, Kakak nggak isengin Adik lagi." Timpal Kakak. Mereka berdua merengek menolak pengajian ditutup. Terbukti, bahwa apapun polah mereka sebenarnya bukan karena tak suka. Bahkan ternyata mereka juga takut kehilangan momen-momen kebaikan itu.

Apakah setelahnya mereka beneran berubah? Siapa bilang? Kadang esok nangisnya malah tambah lantang. Ya, masih berulang meski sudah sering kami bicarakan. Terus, kita harus bagaimana?

Ya tidak bagaimana-bagaimana. Lanjutkan saja. Sambil terus disampaikan ke mereka. Kenapa selain mengurus mereka kita juga harus melakukan berbagai aktivitas lain tersebut. Itu semua demi mengumpulkan pahala. "Umi lagi ngumpulin tiket kita ke Syurga. Agar kita semua bisa terus bersama selamanya. Mau kan sayang? Bantu Umi ya, pintar-pintar ya sayang." Jangan bosan mengulang kalimat-kalimat semacam itu pada ananda. Insya Allah mereka mencerna.

Jadi, apapun posisi kita, sedang mencari atau membagi ilmu. Bermohonlah pada Allah agar bisa terus bersabar dan istiqomah. Jangan sampai buah hati jadi alasan kita meninggalkan kewajiban.

Suatu hari akan tiba masanya. Mereka tak lagi sekedar pendamping setia yang kadang membuat kita tertatih dan meleleh saat melakukan amal sholih. Suatu hari merekalah penerus perjuangan kita. Insya Allah kala itu Allah akan bayar susah payah kita dengan bahagia. Kebahagiaan yang abadi selamanya. Insya Allah! (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Pembangunan rumah korban banjir Tasikmalaya ini masih butuh dana 14 juta rupiah untuk. Rumah ini sangat dibutuhkan warga sekitar untuk menimba ilmu agama, ibadah, aqidah, tajwid, tahfizh, akhlaq...

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Latest News
2019, Siapa Yang Menang?

2019, Siapa Yang Menang?

Kamis, 13 Dec 2018 19:42

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

21 Tahanan Islamic State Melarikan Diri dari Penjara di Irak Utara

Kamis, 13 Dec 2018 17:15

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Doa Khusus Hari Jum'at ini Boleh Diamalkan?

Kamis, 13 Dec 2018 17:06

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Kamis, 13 Dec 2018 16:05

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Saat BlackPink Dibela, Petisi Peduli Generasi Dihina

Kamis, 13 Dec 2018 14:02

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Erdogan: Turki Akan Luncurkan Operasi Militer Terhadap YPG di Suriah dalam Beberapa Hari

Kamis, 13 Dec 2018 12:00

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Setara Institute Sebut Jakarta Kota Intoleran, Fahira: Mungkin Karena Kasus Penodaan Agama Ahok

Kamis, 13 Dec 2018 11:40

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

[VIDEO] BPJPH Tak Berfungsi, Pemerintah Didesak Tugaskan MUI Urus Halal

Kamis, 13 Dec 2018 11:28

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Targetkan Ribuan Pengunjung Wahdah Islamiyah Gelar Ummat Fest 2018

Kamis, 13 Dec 2018 11:05

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Interpol Hapus Nama Syaikh Yusuf Al-Qaradawi dari Daftar Buronan

Kamis, 13 Dec 2018 11:00

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Sukamta: Pemerintah Cina Harus Hormati Keyakinan Warga Muslim Uyghur

Kamis, 13 Dec 2018 10:52

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Setelah Tolak Perda Syariah, Kini PSI Tolak Praktik Poligami

Kamis, 13 Dec 2018 10:44

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Kamis, 13 Dec 2018 09:57

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Kenapa e-KTP Kelebihan Cetak? Ada Penggelembungan Data?

Rabu, 12 Dec 2018 22:31

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Rabu, 12 Dec 2018 21:31

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

Rabu, 12 Dec 2018 20:31

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Rabu, 12 Dec 2018 19:00

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Rabu, 12 Dec 2018 18:15

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Rabu, 12 Dec 2018 17:15

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Rabu, 12 Dec 2018 16:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X