Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.091 views

Guru TK yang Tetap Tegar di Tengah Duka Bencana

LOMBOK (voa-islam.com) - Senyum megembang datang dari seorang ibu muda di samping tenda berwarna biru. Di bawah terik matahari Yanti menyambut kami rombongan relawan penanggulangan bencana Muhammadiyah yang sengaja bertandang ke bekas rumahnya.

Setelah berjabatan tangan, dirinya mempersilahkan kami untuk masuk ke tenda yang berdiri di bekas rumahnya yang luluh lantah digoncang gempa Agustus lalu.

“Terimakasih bu, di sini saja enak ada angin kalau di luar,” jawab saya yang memperkirakan tenda sempit itu tidak akan menampung rombongan relawan berjumlah enam orang.

“Mana rumah Ibu?” Tanya saya. “Ya ini yang dibuat tenda ini, rumahnya sudah tidak ada,” jawabnya dengan tetap tersenyum.

Perempuan beranak dua ini menggambarkan bagaimana gempa yang menimpanya bertubi-tubi.

“Satu kali gempa kami semua panik, tetapi rumah masih berdiri, gempa kedua juga besar tapi rumah masih belum roboh, tapi pas gempa ketiga rumah saya langsung hancur, untungnya kami sudah keluar,” paparnya dengan mata menerawang mengingat-ingat detail peristiwanya.

Saya terusik tiang-tiang kayu yang ada di halaman bagian lainnya. “Kalau ini buat apa bu?” saya penasaran.

“Ya ini buat rumah saya sementara, baru dipasang kayu-kayunya saja, buat dinding dan atapnya saya belum punya,” jawabnya lirih. “Jadi ini kayu bekas bangunan rumah Ibu?” susul saya. “Bukan, ini kayu juga ada orang yang ngasih dari bekas bangunan lain, terus kami potong-potong,” paparnya.

Rangka bangunan itu hanya berukuran empat kali enam meter, tidak bisa terselesaikan sebab untuk beli dinding pun Yanti tidak punya.

Yanti adalah seorang guru TK Muhammadiyah di Desa Sembalun Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur. TK Muhammadiyah tempat Yanti mengajar pun kini tidak berbekas lagi. Proses belajar dilakukan di tenda yang disediakan oleh LazisMu. Di tengah duka itulah saya menyaksikan Yanti, perempuan relatif muda yang terkena bencana namun tidak mau berhenti mengajar.

“Ketika bencana terjadi, sebenarnya saya juga mau ngajar, tetapi anak-anaknya tidak ada. Setelah seminggu kami tunggu juga tidak ada. Memang gempa terus terjadi sehingga anak-anak mungkin ketakutan karena sekolah juga hancur. Akhirnya dikeluarkan kebijakan sekolah libur satu bulan,” paparnya.

Semangat Yanti untuk mengajar tidak bisa disembunyikan. Dirinya mengaku sangat senang jika sudah bertemu dengan anak-anak di TK Muhammadiyah.

Totalitas Yanti inilah yang salah satunya menyebabkan murid TK ini kemudian banyak dikenal masyarakat sebagai anak yang pintar. Di SD yang hanya satu-satunya itu di Desa Sembalun, murid dari TK Muhammadiyah ini selalu menjuarai dan mengalahkan alumni dari TK yang lain. Dari enam guru TK Aisiyah, dua guru yang rumahnya hancur, salah satunya rumah Yanti. Namun rumah temannya yang hancur kini sudah dibangun kembali, rumah Yanti belum.

Atas dedikasinya ini, tim relawan Muhammadiyah merencanakan untuk membangunkan Yanti Hunian Sementara (Huntara) di dekat bekas rumahnya. Di tenda yang ada, Yanti sampai saat ini kesulitan tidur, sebab tidak memungkinkan.

“Kalau siang panas sekali dan kalau malam dingin sekali karena banyak angin masuk,” keluhnya.

Untuk menjangkau rumah Yanti dan TK Muhammadiyah ini, jika kita berangkat dari Kota Mataram, harus menempuh perjalanan sekitar 100 km. Waktu yang akan dihabiskan dalam perjalanan sekitar 3-4 jam dengan kecepatan 70-80 km/jam. Bagi mereka yang pernah melakukan pendakian ke Gunung Rinjani, mungkin tidak asing dengan tempat ini.

Sekitra 10 km sebelum menuju lokasi, kita akan melewati hutan lindung yang masih lebat. Di sepanjang jalan yang rimbun para pengguna jalan akan disambut monyet-monyet bertebaran di pinggir jalan. Sebagiannya menyebrang bahkan sebagian ada yang malah bermain di tengah jalan. Keberadaan monyet ini menjadi penanda asrinya hutan yang tetap terjamin. Bagi pengendara yang baru ke daerah ini akan sedikit kesulitan, mengingat kondisi jalan yang berkelok-kelok dan turun-naik begitu curam.

Namun, menjelang sampai di Kecamatan Sembalun, setiap orang akan ternganga melihat indahnya pemandangan bukit dan pegunungan yang mempesona. Rupanya Sembalun ini merupakan sebuah kawasan yang dikelilingu gunun dan bukit yang sangat unik. Selain menjadi start pendakian Gunung Rindani, bukit-bukit dengan kontur menawan tanpa pepohonan menjulang di kiri-kanan jalan.

Dari rumah Yanti inilah kita selain dapat melihat tingginya Gunung Rinjani, juga terlihat detail indahnya pemandangan Bukit Pergasingan. Inilah bukit yang menjadi tujuan wisata sangat menawan di samping Rinjani. Di antara keindahan alam inilah Yanti akan tetap mendedikasikan dirinya untuk pendidikan Muhammadiyah di Sembalun. [syahid/voa-islam.com]

Kiriman Roni Tabroni

Lokasi: Sembalun – Lombok Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

Latest News
Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Keadilan Ekonomi dan Kebebasan Sipil Alami Kemunduran

Senin, 10 Dec 2018 21:13

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Hari HAM di Rezim Jokowi, Fadli Singgung Kasus Ini

Senin, 10 Dec 2018 20:13

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Zionis Israel Tangkap 337.000 Warga Palestina Sejak Intifada Pertama Meletus

Senin, 10 Dec 2018 19:30

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Memasuki Tahun Politik, KH Aceng Tegaskan Persis Konsisten dalam Pendidikan dan Dakwah Islam

Senin, 10 Dec 2018 19:06

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

SIPRI: AS Kuasai 57 Persen Penjualan Senjata Dunia Tahun Lalu, Rusia No 2

Senin, 10 Dec 2018 18:45

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Polisi Malaysia Tangkap 7 Tersangka Terkait Islamic State dan Abu Sayyaf

Senin, 10 Dec 2018 17:30

Persis Komitmen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa

Persis Komitmen untuk Menjaga Keutuhan Bangsa

Senin, 10 Dec 2018 15:10

2 Senapan Mesin Milik Israel Hilang di Perbatasan dengan Libanon

2 Senapan Mesin Milik Israel Hilang di Perbatasan dengan Libanon

Senin, 10 Dec 2018 14:05

Menlu Saudi Tegaskan Tidak Akan Ekstradisi Para Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi

Menlu Saudi Tegaskan Tidak Akan Ekstradisi Para Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi

Senin, 10 Dec 2018 10:00

Lindswell Kwok, Sang Ratu Wushu yang Telah Jadi Ratu Sejati

Lindswell Kwok, Sang Ratu Wushu yang Telah Jadi Ratu Sejati

Senin, 10 Dec 2018 00:27

Tentara India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir Setelah 18 Jam Pertempuran di Srinagar

Tentara India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir Setelah 18 Jam Pertempuran di Srinagar

Ahad, 09 Dec 2018 21:15

Umat Hindu Berdemo Desak Pemerintah India Bangun Kuil di Bekas Lokasi Masjid Babri

Umat Hindu Berdemo Desak Pemerintah India Bangun Kuil di Bekas Lokasi Masjid Babri

Ahad, 09 Dec 2018 20:45

Peringati 31 Tahun Intifada Pertama, Hamas Berjanji untuk Lanjutkan Perjuangan Bersenjata

Peringati 31 Tahun Intifada Pertama, Hamas Berjanji untuk Lanjutkan Perjuangan Bersenjata

Ahad, 09 Dec 2018 20:09

[VIDEO] Bakomubin Fokus Program Kesejahteraan Mubaligh

[VIDEO] Bakomubin Fokus Program Kesejahteraan Mubaligh

Ahad, 09 Dec 2018 07:53

Syariat Islam Melindungi Keberagaman

Syariat Islam Melindungi Keberagaman

Sabtu, 08 Dec 2018 20:57

Peraih Penghargaan Revolusi Mental Ditetapkan Tersangka Korupsi oleh KPK

Peraih Penghargaan Revolusi Mental Ditetapkan Tersangka Korupsi oleh KPK

Sabtu, 08 Dec 2018 19:29

[VIDEO] Agar Tak Bikin Gaduh, Panitia Sengaja Tutupi Teror Ledakan pada Malam Gladi Resik Reuni 212

[VIDEO] Agar Tak Bikin Gaduh, Panitia Sengaja Tutupi Teror Ledakan pada Malam Gladi Resik Reuni 212

Sabtu, 08 Dec 2018 18:47

GNPF Ulama Tanggapi Kasus Habib Bahar bin Smith

GNPF Ulama Tanggapi Kasus Habib Bahar bin Smith

Sabtu, 08 Dec 2018 16:53

Ada Ancaman ke Media Tertentu untuk tidak Beritakan Reuni 212

Ada Ancaman ke Media Tertentu untuk tidak Beritakan Reuni 212

Sabtu, 08 Dec 2018 15:53

Malam sebelum Reuni 212 Ada Ledakan, Ini Cerita Panitia

Malam sebelum Reuni 212 Ada Ledakan, Ini Cerita Panitia

Sabtu, 08 Dec 2018 14:53


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X