Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.122 views

Ayah Bunda, Jangan Bercerai!

Oleh : Fatimah Azzahra, S.Pd

“Ummi, Abi kemana? Hiks, hiks, dede kangen abi,” si kecil bertanya sambil berurai air mata. Sang ibu pun hanya bisa memeluknya, tak kuasa menjelaskan kisah perceraian yang sudah diputuskan.

Pilu hati bak disayat sembilu. Melihat sang buah hati menangis tersedu-sedu mencari ayah atau ibundanya. Perceraian kini telah merebak menggerogoti biduk rumah tangga seluruh penjuru negeri, termasuk bumi pertiwi.

Di Saudi Arabia, ada sekitar 8 kasus perceraian setiap jam. Tingkat perceraian di Kuwait mencapai 54%. Di Iran, tingkat perceraian meningkat empat kali lipat dalam 20 tahun terkahir. Di Turki, tingkat perceraian meningkat 82% selama 10 tahun terakhir. Sementara di Indonesia, tingkat perceraian mencapai ratusan ribu dalam setahun (republika.co.id, 21/1/2018). Itu saja baru data dari tahun 2016, belum tahun 2017 yang kasusnya kian meningkat. Bahkan ada artikel yang menyatakan bahwa angka perceraian di Indonesia tertinggi se-Asia Pasifik (jawaban.com, 24/7/2017).

Perceraian memang perkara yang dibolehkan dalam agama Islam. Namun, harus diingat juga bahwa ia dibenci oleh Allah swt. Apalagi jika mengingat dampak negatif yang menghantui anak dengan orangtua yang bercerai.

Penyebab Retaknya Keluarga

Banyak faktor yang menyebabkan perceraian. Beberapa diantaranya, masalah finansial, life style, dan pemahaman agama. Semuanya saling berkaitan satu sama lain.

Tak dipungkiri, kehidupan kian hari dirasa semakin sulit. Termasuk masalah finansial. Zaman sekarang, harga kebutuhan kian melambung tinggi, sementara pemasukan tetap di posisinya atau bahkan berkurang. Hingga didorong keluarlah para ibu untuk membantu perekonomian keluarga. Sungguh mulia, demi tanggung jawab mempertahankan biduk rumah tangga. Sayang seribu sayang, ternyata ini kembali menimbulkan permasalahan. Ketika ibu berpenghasilan lebih besar dari suami. Banyak yang akhirnya berpikiran tak butuh akan suami, karena ia bisa menafkahi dirinya dan keluarganya sendiri. Sehingga perceraian pun terjadi (gaya.tempo.co, 21/5/2018). Apalagi jika sang suami yang akhirnya pasrah pada keadaan. Tak berupaya lebih untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Di tengah kesulitan, anehnya life style kian beragam. Gaya hidup berubah menjadi kebutuhan. Paham hedonis, liberal kian merasuk ke dalam tubuh penghuni keluarga. Foya-foya, hura-hura, dan hidup bebas menjadi hal yang biasa.  Ditambah lagi hadirnya orang ketiga dalam biduk rumah tangga. Sudahlah menambah retaknya keluarga. Perceraian pun dipilih menjadi solusinya.

Hidup memang penuh dinamika masalah. Karena itu, butuh imu untuk mengarunginya. Agar senantiasa selamat dan terjaga. Sayang seribu sayang, bak sudah jatuh ditimpa tangga. Kini kita justru jauh dari ilmu tersebut, ilmu agama. Padahal itu wasiat Rasulullah saw agar kita selamat di dunia dan akhirat. Paham sekuler telah berhasil mengisolir agama hanya pada momen tertentu saja. Semakin menjauhkan kita dari pondasi dan solusi hakiki menyelamatkan biduk rumah tangga.

Suami yang baik dan paham akan agama, tahu pasti kewajibannya. Allah berikan kewajiban pada suami untuk memberikan nafkah pada keluarganya. Mereka sadar berhadapan dengan dosa dan siksa Allah ketika meninggalkan kewajiban ini. Istri yang paham akan agama pun demikian. Sadar akan kewajibannya sebagai ummu warobbatul bayt. Sadar pula harus taat pada suami. Tak akan berani meninggalkan kewajibannya. Suami istri yang paham agama, akan meredam ego dan menjaga keharmonisan rumah tangga dari orang ketiga. Tak membandingkan pasangan yang Allah anugerahkan dengan orang lain. 

Selamatkan Keluarga  

Keluarga adalah benteng terakhir bagi kita. Harus kita jaga dengan seksama dan segenap tenaga. Apalagi di tengah zaman yang ajaib seperti sekarang ini. Sebelum membenahi yang lainnya, hal pertama yang harus dilakukan adalah penguatan pondasi diri, pondasi keluarga. Aqidah, agama. Dengan pondasi yang kokoh, ditimpa masalah apapun insya allah akan tetap berdiri tegak.

Sudah saatnya benahi iman diri, pasangan, dan keluarga. Pahami islam sebagai agama kehidupan, yang tak hanya mengatur ranah ibadah saja, tapi juga semua aspek kehidupan. Jadikan islam sebagai way of life. Sehingga kita akan melihat dengan kacamata Islam, mendengar dengan telinga Islam, menggerakkan anggota tubuh sesuai aturan Islam.

Kalau sudah merasuk pemahaman Islam yang hakiki dalam benak suami istri. Suami pun akan ringan menjalankan kewajibannya, baik itu mencari nafkah atau juga mendidik istri dan keluarganya. Sesulit apapun masalah akan dihadapi bersama dengan penuh tawakal. Karena bergantung pada Ia Yang Maha Kuasa.

Baik itu permasalahan finansial, jika memang materi sedang surut, suami istri harus bahu membahu. Suami akan mencari sambilan untuk tambahan memenuhi kebutuhan keluarganya. Istri juga membantu mengatur keuangan, agar budget yang ada bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kalau perlu, laksanakan shaum sunnah, sebagaimana Nabi Muhammad saw mencontohkan. Dikisahkan, saat Rasulullah saw pulang dan bertanya makanan pada istrinya, Aisyah. Namun, AIsyah belum membuat makanan, maka nabi memilih untuk melaksanakan shaum sunnah pada hari itu.

Ingatlah rezeki itu dari Allah, bukan dari atasan atau pekerjaan. Yakinlah Allah akan mengirimkan rezeki hak kita dengan cara yang tidak kita duga. Tapi, tak cukup sampai disini. Perlu ada sistem yang mendukung pemenuhan kebutuhan ini, sistem pemerintahan. Negara harus turut andil ambil peran dalam memenuhi kebutuhan rakyatnya. Apalagi, dalam Islam negara diwajibkan menjamin pemenuhan kebutuhan rakyatnya, sandang, pangan, dan papan.

Bagaimana cara memenuhinya? Dengan penerapan ekonomi syari’ah. Salah satunya negara mengelola semua kekayaan sumber daya alam negeri yang semua hasilnya dikembalikan untuk pemenuhan kebutuhan rakyat. Islam mengharamkan penyerahan sumber daya alam melimpah pada orang lain baik asing atau pun swasta. Lihatlah kekayaan alam negeri-negeri muslim yang melimpah ruah. Itu semua Allah anugerahkan untuk kita. Dengan penerapan ekonomi syari’ah, masalah kebutuhan keluarga pun selesai sudah.

Sementara permasalahan life style, berkaitan dengan pemahaman agama. Mereka yang sudah memahami agama akan memilih untuk hidup sederhana. Sederhana dalam berbusana, bertingkah laku, dan lainnya. Karena itu yang dicontohkan baginda nabi. Tak akan pula terbesit untuk melirik pelakor atau pebinor. Lebih utama ghadul bashor.

Sudah saatnya kita akhiri kerusakan keluarga di negeri-negeri muslim, termasuk Indonesia. Mari dekap agama yang ia adalah pondasi kehidupan kita. Penyelamat juga di akhirat kelak. Mari kobarkan api perjuangan, membumikan kembali kalimat tauhid, yang Rasul dulu perjuangkan. Suarakan penerapan kembali islam kaffah dalam bingkai institusi negara, sebagaimana yang Rasul dan sahabat mulia contohkan. Agar padam kobaran api yang meretakan keluarga kita semua.

Wallahua’lam bish shawab.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Pesan Mantan Jubir Presiden ke Indonesialeaks

Pesan Mantan Jubir Presiden ke Indonesialeaks

Selasa, 16 Oct 2018 15:45

Australia Pertimbangkan Mengakui Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Australia Pertimbangkan Mengakui Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Selasa, 16 Oct 2018 13:45

Jelang Muktamar, Pengurus Wilayah dan Daerah Pemuda Muhammadiyah Disatroni Polisi

Jelang Muktamar, Pengurus Wilayah dan Daerah Pemuda Muhammadiyah Disatroni Polisi

Selasa, 16 Oct 2018 09:21

Maksiat Mengundang Bencana!

Maksiat Mengundang Bencana!

Selasa, 16 Oct 2018 09:14

[VIDEO] FPI Evakuasi Jenazah Kristiani Korban Gempa-Tsunami Palu

[VIDEO] FPI Evakuasi Jenazah Kristiani Korban Gempa-Tsunami Palu

Selasa, 16 Oct 2018 08:40

Acara Berbau LGBT di Magelang Digagalkan FPI

Acara Berbau LGBT di Magelang Digagalkan FPI

Selasa, 16 Oct 2018 05:24

Duka Rakyat Palu Masih Pilu

Duka Rakyat Palu Masih Pilu

Selasa, 16 Oct 2018 05:12

 Kebangkitan Ideologi dan Penerapannya

Kebangkitan Ideologi dan Penerapannya

Senin, 15 Oct 2018 23:00

Penanganan Pasca Bencana yang Carut Marut, Bukti Pemerintah Gagal

Penanganan Pasca Bencana yang Carut Marut, Bukti Pemerintah Gagal

Senin, 15 Oct 2018 22:45

Kehidupan yang Fana

Kehidupan yang Fana

Senin, 15 Oct 2018 22:30

Terobos Bandara, Preman Projo Hadang Dan Persekusi Kedatangan Habib Hanif Alatas Dan Habib Bahar

Terobos Bandara, Preman Projo Hadang Dan Persekusi Kedatangan Habib Hanif Alatas Dan Habib Bahar

Senin, 15 Oct 2018 22:10

Dewan Dakwah Aceh Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya

Dewan Dakwah Aceh Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya

Senin, 15 Oct 2018 21:50

Dugaan Phobia dan Fitnah pada Simbol Tauhid dari Sekelompok Santri dan Mahasiswa

Dugaan Phobia dan Fitnah pada Simbol Tauhid dari Sekelompok Santri dan Mahasiswa

Senin, 15 Oct 2018 21:27

HTS Tolak Serahkan Senjata dan Mundur dari Zona Demiliterisasi di Idlib Suriah

HTS Tolak Serahkan Senjata dan Mundur dari Zona Demiliterisasi di Idlib Suriah

Senin, 15 Oct 2018 20:15

Qatar Desak Saudi Ungkap Nasih 4 Warga Mereka yang 'Dihilangkan Paksa' oleh Riyadh

Qatar Desak Saudi Ungkap Nasih 4 Warga Mereka yang 'Dihilangkan Paksa' oleh Riyadh

Senin, 15 Oct 2018 20:05

MUI-Kominfo Ajak Generasi Milenial Bijak Gunakan Gadget

MUI-Kominfo Ajak Generasi Milenial Bijak Gunakan Gadget

Senin, 15 Oct 2018 18:55

Rumah DP Nol Rupiah Terealisasi, Fahira Idris Puji Anies Baswedan

Rumah DP Nol Rupiah Terealisasi, Fahira Idris Puji Anies Baswedan

Senin, 15 Oct 2018 18:48

DPRD Pangandaran Desak Pelaku LGBT Direhabilitasi

DPRD Pangandaran Desak Pelaku LGBT Direhabilitasi

Senin, 15 Oct 2018 18:35

Notaris Muslim Indonesia Terjun ke Wilayah Bencana Palu

Notaris Muslim Indonesia Terjun ke Wilayah Bencana Palu

Senin, 15 Oct 2018 17:50

Pejabat Taliban: AS Setuju Untuk Bahas Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Pejabat Taliban: AS Setuju Untuk Bahas Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Senin, 15 Oct 2018 12:35


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X