Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.910 views

Berangkatlah Nak, Belalah Panji Tauhid Lillah

Oleh : Dedah Kuslinah, S.T

“Ibu, ketika kita menjaga agama Allah, maka Allah akan menjaga kita,” ujaran yang keluar dari lisan ananda via telpon.

Usianya baru beranjak remaja, 13 tahun baru ditapakinya. Namun semangatnya telah meredakan kemarahan dan kecemasanku yang kutanggung sepanjang malam hingga petang keesokan harinya. Kabar itu datang dari ustadz pengasuhnya.

“Ananda kabur, kemungkinan ikut aksi bela tauhid,” papar ustadz.

Lautan lepas adalah jarak yang memisahkan kami. Itu bukan menjadi alasan pembatas bagi ananda untuk menceritakan pengalamannya dalam menyakini satu ayat dari firman Allah SWT: “Wahai orang-orang yang beriman! Jika Kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukannmu.” (TQS Muhammad (47) : 7).

Keyakinan itu yang membulatkan tekadnya untuk menjadi salah satu pejuang bela tauhid. Belasan kilometer jarak yang harus ditempuh dengan berjalan kaki karena diperalat tukang ojek yang mengharuskannya membayar di luar batas kewajaran, sehingga menguras bekalnya dan bekal temannya.

Ibu, jangan khawatir aku telah mengikhlaskannya,” ujarnya.

Ia pun lanjut berbagi pengalamannya. 

Ibu, tahu tidak? Pertolongan Allah datang, ketika bekal yang tersisa tidak memungkinkan kami untuk membeli makanan. Padahal panggilan perut  minta diisi telah kami rasakan dari semenjak kaki kami menginjak kota ini, tadi malam. Pertolongan itu datang dari seorang lelaki ketika esok paginya kami hendak membeli bubur sebagai pengganjal perut. Ternyata harganya tidak terjangkau dari uang yang kami miliki.

Allah menggerakkan lelaki itu membayarkan bubur untuk kami. Uangku sisa Rp 6.000 setelah membayar tiga gelas es teh. Uang temanku telah habis. Dan uang temanku yang lainnya sisa Rp.10.000 yang dicadangkan untuk membayar ongkos angkutan umum menuju rumahnya yang lebih jauh jaraknya dari titik kumpul.

Ibu, pertolongan Allah kedua datang, di saat perut kembali keroncongan. Tetiba ada seseorang yang memberi kami nasi dengan lauk yang membangkitkan selera. Tapi sayang Bu, aksi itu tak jadi digelar tanpa kuketahui alasannya. Mungkinkah Bu, ada larangan dari sang penguasa? Wallahu a’lam, Bu.

Ibu, Allah menolongku untuk yang ketiga kalinya. Ketika aku tersesat karena terpisah dari teman-teman tanpa sadar. Dalam upaya mencari teman-teman, aku dikejar seekor anjing. Di batas kelelahanku, si anjing tidak berhenti juga mengejar. Tiba-tiba  ada semilir angin di antara aku dan anjing itu. Yang aneh Bu, anjing itu berhenti dan berbalik arah, tidak lagi mengejarku.

Alhamdulillah Bu, aku dipertemukan kembali dengan teman-teman yang bagiku itu adalah campur tangan Allah dalam menolongku. Dan atas kehendak-Nya jualah aku dan teman sampai di rumah temannya. Kami harus menempuh belasan kilometer dengan berjalan kaki di bawah teriknya matahari kota Surabaya. Satu harian saya dan teman berjalan kaki, tanpa tersisa lagi bekal kami. Dan pertemuanku dengan ayah pun pastinya skenario Allah sebagai bonus dari Allah atas niat ikhlas kami untuk membela agamaNya.

Berangkatlah Nak, Belalah Panji Tauhid

Imam Syafii berkata “Sesungguhnya kehidupan pemuda itu demi Allah hanya dengan ilmu dan taqwa (memiliki ilmu dan bertaqwa), karena apabila yang dua hal ini tidak ada, tidak dianggap hadir (dalam kehidupan)”.

Bendera hitam yang bertuliskan kalimah tauhid yang dibakar itu telah menyulut gharizah baqa’ ananda dan teman-temannya. Pantang surut langkah ke belakang ketika agama Allah dilecehkan.

Nak jika saat itu tiba, kibarkanlah dan angkatlah setinggi-tingginya serta agungkanlah panji Rasulullah itu lebih tinggi dan lebih perkasa dari terbangnya elang.”

Kalimat tauhid adalah harga bagi surga. Suatu saat Nabi Saw mendengar muazin mengucapkan “ Asyhadu an La ilaha illalLah”, lalu beliau berkata kepada muazin tersebut “ Engkau terbebas dari neraka” (HR Muslim).

Al-Liwa’ dan ar Rayyah adalah bendera dan panji Rasulullah Saw, yang banyak dijelaskan oleh hadis shahih atau minimal hasan. Diantaranya Rasulullah Saw bersabda “ Sungguh aku akan memberikan ar-Rayyah kepada seseorang yang melalui kedua tangannya diraih kemenangan. Ia mencintai Allah dan Rasul-Nya. Allah dan rasul-Nya pun mencintai dirinya” (HR al Bukhari dan Muslim).

Ar-Rayah dan al-Liwa’ berfungsi sebagai pemersatu umat islam. Imam Abdul Hayy Al Kattani menjelaskan rahasia (sir) tertentu yang ada dibalik suatu bendera. Menurut Al-Kattani, jika suatu kaum berhimpun dibawah satu bendera, artinya bendera itu menjadi tanda persamaan pendapat kaum tersebut (ijtima’i kalimatihim) sekaligus tanda persatuan hati mereka (ittihadi qulubihim) (Al-Kattani, nizham al-Hukumah an-Nabawiyyah [At-Taratib al Idariyyah], 1/266).

Jelas, makna Rayah dan Liwa’ Rasulullah Saw merupakan lambang akidah islam karena di dalamnya tertulis kalimat tauhid “ La illaha illalLah Muhammad RasululLah”. Kalimat inilah yang membedakan Islam dan kekufuran. Kalimat ini pula yang akan menyelamatkan manusia di dunia dan akhirat. Rasulullah Saw bersabda “Aku adalah pemimpin untuk anak Adam pada Hari Kiamat, dan tidak ada kesombongan. Di tanganku ada Liwa’ al Hamdi dan tidak ada kesombongan. Tidak ada nabi pada hari itu, Adam dan yang lainnya, kecuali di bawah Liwa’ku.” (HR at-Tirmidzi).

“Ibu, ijinkan aku menjadi salah satu pembela agama Allah”.

Ibu hanya mampu berucap, “Nak, semua ada saatnya. Saat ini kewajibanmu menuntut ilmu yang Allah ridhai, memahaminya, dan membenamkannya dalam jiwamu. Saat itu akan datang atas izin Allah. Yang terpenting harus kamu pahami, sesuatu yang menjadi ridha Allah tentunya juga ibu meridhainya. Dan sesuatu yang Allah murkai, tentu ibu juga memurkainya. Maka berjalanlah di atas rel ketaqwaan yang kaffah”.

Anakku, Aku...Ibumu, merestuimu. 

Rasulullah Saw bersabda dalam periwayatan At Tirmidzi: “Tidak akan beranjak kaki anak Adam pada hari kiamat dari sisi Tuhannya sampai ditanya tentang 5 perkara, tentang umurnya dihabiskan dimana, tentang masa mudanya dihabiskan untuk apa, tentang hartanya dari mana dia dapatkan dan kemana dibelanjakan, tentang ilmunya diamalkan untuk apa”.

Nak, semoga pesan Baginda Rasulullah Saw ini, selalu mengingatkan tentang pertanggungjawaban kita kelak di hadapan Allah SWT. Wallahu’alam bish shawab. (rfvoa-islam.com)

ILustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Kalau Mau ke Neraka Sendirian Saja, Tidak Usah Ngajak-ngajak

Kalau Mau ke Neraka Sendirian Saja, Tidak Usah Ngajak-ngajak

Selasa, 21 Jan 2020 19:00

Antara Tipu Daya Wanita dan Tupu Daya Setan

Antara Tipu Daya Wanita dan Tupu Daya Setan

Selasa, 21 Jan 2020 14:59

Kapal Pinisi Rombongan Wartawan Peliput Kegiatan Jokowi Terbalik di Labuan Bajo

Kapal Pinisi Rombongan Wartawan Peliput Kegiatan Jokowi Terbalik di Labuan Bajo

Selasa, 21 Jan 2020 13:22

Garam di Negara Maritim Tak Lagi Asin

Garam di Negara Maritim Tak Lagi Asin

Selasa, 21 Jan 2020 12:54

Sukses Belum Identik Bahagia

Sukses Belum Identik Bahagia

Selasa, 21 Jan 2020 12:01

Ditlantas Polda Aceh Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di SMA Adi Darma

Ditlantas Polda Aceh Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di SMA Adi Darma

Selasa, 21 Jan 2020 11:49

Hilangkan Trauma Pada Anak, WMI Gelar Trauma Healing di Desa Cilleuksa

Hilangkan Trauma Pada Anak, WMI Gelar Trauma Healing di Desa Cilleuksa

Selasa, 21 Jan 2020 11:46

Menjadi Ibu dan Anak Tangguh di Tengah Gempuran Media Digital

Menjadi Ibu dan Anak Tangguh di Tengah Gempuran Media Digital

Selasa, 21 Jan 2020 10:57

Selamat Jalan ''Mujahidku''

Selamat Jalan ''Mujahidku''

Selasa, 21 Jan 2020 08:51

Soal BPJS, Mufida: Pemerintah Tak Punya Itikad Baik kepada Rakyat Kecil

Soal BPJS, Mufida: Pemerintah Tak Punya Itikad Baik kepada Rakyat Kecil

Selasa, 21 Jan 2020 08:04

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Selasa, 21 Jan 2020 01:01

Partai Demokrat: Jiwasraya Kejahatan yang Sempurna

Partai Demokrat: Jiwasraya Kejahatan yang Sempurna

Senin, 20 Jan 2020 23:56

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Senin, 20 Jan 2020 22:42

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Senin, 20 Jan 2020 22:40

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Senin, 20 Jan 2020 22:07

Menjadi Hamba yang Beriman

Menjadi Hamba yang Beriman

Senin, 20 Jan 2020 21:29

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

PKS: Revisi PP Minerba Jangan Lupakan Hak Rakyat

Senin, 20 Jan 2020 21:07

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Badan Hukum Inggris Minta Presiden Mesir Al-Sisi Ditahan Karena Membunuh Mursi

Senin, 20 Jan 2020 21:00

Corruption Unfinished

Corruption Unfinished

Senin, 20 Jan 2020 20:27

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Ketua Ikatan Gay Tulungagung Diamankan Polisi

Senin, 20 Jan 2020 20:14


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X