Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.799 views

Hari Kartini, Narasi Feminisme dan Upaya Pengaburan Sejarah

 

Oleh:

Nurdalena, S.P, pendidik

 

SOSOK Kartini menjadi icon kebangkitan perempuan Indonesia. Keberanian Kartini melawan diskriminasi dalam pendidikan kala itu, menginspirasi wanita- wanita Indonesia hingga kini. Peringatan hari kartini senatiasa dimeriahkan dengan berbagai kegiatan. Anak- anak perempuan didandani ala Kartini, sebagai wujud rasa bangga ada sosok yang berwajah ayu itu.

Namun sayang, kebanyakan dari perempuan Indonesia salah kaprah dalam memahami sejarah perjuangan kartini. Narasi Feminisme dan Pengaburan Sejarah Sejarah Kartini telah diulang- ulang diinternalisasi pada pemahaman siswa- siswa Negeri ini selama berpuluh tahun.

Namun sayang kebanyakan dari kita salah kaprah dalam mengenal sosok kartini. Sejarah Perjuangan Kartini diselewengkan oleh barat melalui kaum feminis untuk menggiring perempuan keluar dari kodrat keperempuannya. Kaum feminis barat membangun stigma bahwa Kartini adalah pelopor feminisme di Indonesia dan membenturkannya dengan Agama.

Menggoreng narasi bahwa apa yang dilakukan Kartini adalah penentangan terhadap agama. Ini bukanlah hal yang aneh, mengingat teman Kartini berkirim surat, Sebut saja, Nyonya Abendanon, Annie Glesser, Stella, dan Nyonya Van Kol merupakan tokoh- tokoh feminis Barat.

Jika kita mencoba menilik sejarah, maka kita akan menemukan pengaburan pada sejarah Kartini. Dalam buku “Tragedi Kartini” karya Asma Karimah ( 1989), setidaknya ada tiga masa peralihan pemikiran kartini dilihat dari surat- surat yang ditulis Kartini.

Pertama, Masa Adat Kartini. Pada masa ini, Kartini yang memang keturunan keluarga cerdas banyak mengkritisi kehidupan adat Jawa di lingkungan keningratannya. Perjuangannya di tahapan ini berkisar pada sektor pendidikan dan peraturan adat. 

Pada tahun 1899, surat Kartini merujuk tentang kerumitan adat Jawa yang menata tata laku yang menurutnya berlebihan. Terdapat pembedaan perlakuan yang Kartini rasakan dalan naungan keningratan keluarganya. Kartini juga menuntut hak mendapatkan pendidikan semestinya juga menjadi hak kaum pribumi.Para kolonialis (pemerintah Hindia Belanda) membatasi aksesibilitas pendidikan bagi masyarakat pada masa itu.

Masa kedua, yakni Masa Barat Kartini. tokoh-tokoh yang berkirim surat dengan kartini membawa misi terselubung terhadap Kartini. Mereka mencoba memasukkan peradaban barat dalam masyarakat pribumi. Dan melalui Kartini yang merupakan priyayilah misi tersebut dapat terlaksana. Kartini menjadi terpengaruh oleh pemikiran Barat.

“Orang kebanyakan meniru kebiasaan orang baik-baik; Orang baik-baik itu meniru perbuatan orang yang lebih tinggi lagi, dan mereka itu meniru yang tertinggi pula ialah orang Eropa,” demikian surat Kartini kepada Stella, 25 Mei 1899.

Ketiga, Masa Pencerahan Kartini. Surat-surat yang ditulis sebelum Kartini wafat, banyak mengulang kata Door Duisternis Tot Licht. Kata-kata tersebut kini kita kenal dengan istilah "Habis Gelap Terbitlah Terang". Namun lagi-lagi sejarah mengabur hingga menutupi makna sebenarnya dari kata tersebut. Padahal kata ini terinspirasi oleh potongan Ayat 257 Surat Al Baqarah. 

Seusai pertemuan kartini dengan Kyai Sholeh Darat, seorang ulama besar dari Darat, Semarang. Kaimat "minadz-dzulumati ilannur" dalam Ayat Alquran, menjadi landasan sebenarnya gerakan Kartini. Masa inilah yang menjadi titik balik kehidupan pemikiran Kartini. Kartini yang semula merasa agama adalah sebuah keterkungkungan.

Kata "gelap" adalah masa lalu Kartini yang belum memahami secara integral tentang agamanya, Islam. "terbitlah Terang" adalah masa pencerahan dan penemuan kembali jati diri keislamannya. Kartini wafat sebelum ia dapat menerima seluruh terjemahan Al Quran. Kartini melewati perjalanan panjang menemukan jati dirinya. Namun sejarah hanya menguak satu sisi dari perjalanannya. Kartini sejatinya adalah seorang muslimah yang berjuang menemukan jati dirinya dan agamanya. Wallu a’lam bishawab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Rusia Uji Coba Rudal Nuklir Antar Benua Selama Latihan Militer di Arktik

Rusia Uji Coba Rudal Nuklir Antar Benua Selama Latihan Militer di Arktik

Jum'at, 18 Oct 2019 15:45

Optimisme Di Tengah Kesulitan

Optimisme Di Tengah Kesulitan

Jum'at, 18 Oct 2019 14:58

Turki Jeda Operasi Anti-Teror di Suriah Utara, Beri YPG Waktu  5 Hari untuk Mundur dari Zona Aman

Turki Jeda Operasi Anti-Teror di Suriah Utara, Beri YPG Waktu 5 Hari untuk Mundur dari Zona Aman

Jum'at, 18 Oct 2019 14:48

Tahfidz akan Diusulkan Jadi Program Nasional

Tahfidz akan Diusulkan Jadi Program Nasional

Jum'at, 18 Oct 2019 14:46

Dandim yang Terdzalimi

Dandim yang Terdzalimi

Jum'at, 18 Oct 2019 12:55

Mardani: Janji Ekonomi Tumbuh 7 Persen Harus Dituntaskan Periode Kedua Jokowi

Mardani: Janji Ekonomi Tumbuh 7 Persen Harus Dituntaskan Periode Kedua Jokowi

Jum'at, 18 Oct 2019 12:32

Antara Joker dan Isu Radikalisme

Antara Joker dan Isu Radikalisme

Jum'at, 18 Oct 2019 11:10

Keangkuhan Jenderal

Keangkuhan Jenderal

Jum'at, 18 Oct 2019 10:46

Hari Pertama Penerapan UU Jaminan Produk Halal, Kantor BPJPH Sepi

Hari Pertama Penerapan UU Jaminan Produk Halal, Kantor BPJPH Sepi

Jum'at, 18 Oct 2019 10:18

Prabowo yang Semakin Jauh

Prabowo yang Semakin Jauh

Jum'at, 18 Oct 2019 08:42

Ceramah UAS Tidak Selaras dengan Jati Diri UGM, Mungkinkah?

Ceramah UAS Tidak Selaras dengan Jati Diri UGM, Mungkinkah?

Jum'at, 18 Oct 2019 04:39

Dewan Da’wah Jabar Gelar Pelatihan Dakwah

Dewan Da’wah Jabar Gelar Pelatihan Dakwah

Kamis, 17 Oct 2019 23:31

Kampus yang Diobok-obok

Kampus yang Diobok-obok

Kamis, 17 Oct 2019 22:36

Para Pendukung Kelompok Teroris YPG Lukai Warga Negara Turki di Jerman

Para Pendukung Kelompok Teroris YPG Lukai Warga Negara Turki di Jerman

Kamis, 17 Oct 2019 22:15

Gelandang Arsenal Mesut Ozil Sebut  Rasisme Masih Jadi Masalah Utama di Jerman

Gelandang Arsenal Mesut Ozil Sebut Rasisme Masih Jadi Masalah Utama di Jerman

Kamis, 17 Oct 2019 21:45

HMK Gelar Launching dan Bedah Buku Sejarah Pemikiran dan Gerakan Politik Persis

HMK Gelar Launching dan Bedah Buku Sejarah Pemikiran dan Gerakan Politik Persis

Kamis, 17 Oct 2019 21:30

Penyanyi Mualaf Amerika Serikat Della Miles Dukung Operasi Anti-Teror Turki di Suriah Utara

Penyanyi Mualaf Amerika Serikat Della Miles Dukung Operasi Anti-Teror Turki di Suriah Utara

Kamis, 17 Oct 2019 21:15

Aksi Kriminal Terhadap Wiranto

Aksi Kriminal Terhadap Wiranto

Kamis, 17 Oct 2019 20:41

Apa Kabar Ali Mochtar Ngabalin?

Apa Kabar Ali Mochtar Ngabalin?

Kamis, 17 Oct 2019 19:31

Laporan: Israel, Yordania dan Palestina Perkirakan Hamas Akan Menangkan Pemilu

Laporan: Israel, Yordania dan Palestina Perkirakan Hamas Akan Menangkan Pemilu

Kamis, 17 Oct 2019 18:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X