Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.772 views

Rithah binti Abdullah: Ketika Karier Bukan Demi Kesetaraan

 

Oleh:

Faiqoh Himmah*

 

APA yang dibanggakan wanita di era modern ini? Hampir pasti mayoritas sepakat jawabannya adalah karier. Di era emansipasi, karier bagi wanita ibarat sebuah “kewajiban modern” untuk meraih yang disebut kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Menurut doktrin feminisme (yang merupakan induk emansipasi), wanita berkarier lebih terlindungi dari ancaman kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Wanita karier lebih mandiri secara ekonomi, sehingga mereka mandiri dalam mengambil keputusan. Tidak melulu harus bergantung pada suami.

Secara kasat mata, kita menyaksikan ini sebagai sebuah kemajuan. Para wanita memiliki kesempatan luas untuk mengaplikasikan ilmu, menuangkan gagasan dan berlomba dalam kreativitas. Namun dampak turunan dari kemandirian wanita bernafaskan tuntutan kesetaraan ini amat mengerikan. Angka gugat cerai kian tinggi. Membawa dampak pada nasib generasi.

Lebih dari itu, paham kesetaraan telah menjauhkan wanita muslimah (sadar atau tidak) dari ruh Islam. Islam seringkali dituduh mengekang kebebasan wanita. Terutama dalam hal hukum bekerja/karier. Padahal sejatinya, bekerja adalah mubah saja bagi wanita. Bahkan dalam sejarah Islam, terdapat kisah mengagumkan. Di mana wanita menjadi tulang punggung keluarga, dan berbahagia dengannya. Bukan karena paham kesetaraan atau emansipasi ala feminisme. Namun karena dorongan iman.

Sebutlah Rithah binti Abdullah atau Zainab Ats-Tsaqafiyyah binti Abdullah bin Mu’awiyah Ats-Tsaqafiyyah, istri Abdullah bin Mas’ud. Ada yang mengatakan Ra’ithah, ada pula yang mengatakan bahwa namanya adalah Zainab, sedangkan Ra’ithah  adalah panggilannya. Ada juga yang mengatakan namanya adalah Zainab sedangkan Ra’ithah adalah panggilannya. Ada juga yang mengatakan bahwa Rithah adalah istri lain dari Abdullah bin Mas’ud.

Dan siapakah yang tak kenal Adullah bin Mas’ud? Salah seorang shahabat yang amat dekat dan dicintai Rasulullah saw. Abdullah bin Mas’ud begitu istimewa karena pemahamannya terhadap Al-Quran dan fiqih, juga karena kesalehan dan ketakwaannyaa. Hal ini diakui di kalangan para shahabat Nabi. Abu Musa Al-Asyari pernah berkata tentang  dirinya, “Jangan tanyakan tentang apapun kepadaku selama Ibn Mas’ud ada di antara kalian.”

Namun di tengah karunia dan keistimewaan yang Allah swt berikan kepada Abdullah bin Mas’ud, pernah dalam satu episode kehidupannya dia diuji dengan kemiskinan. Abdullah bin Mas’ud dikenal tidak memiliki harta dan lemah secara fisik. Sementara Rithah, istrinya adalah wanita yang mahir dalam bidang kerajinan tangan. Rupanya Allah menetapkan rizki untuk keluarga Abdullah bin Mas’ud mengalir dari kemahiran istrinya. Rithah menggunakan hasil pekerjaannya untuk menakahi suami dan anak-anaknya. Posisinya sebagai tulang punggung keluarga ini benar-benar menjadikannya sibuk sampai-sampai ia tak memiliki harta untuk disedekahkan. Sementara ia sangat berharap mampu bersedekah karena bersedekah itu mendatangkan ridlo dan pahala dari Allah swt.

Kegelisahannya ini mengantarkannya pada Rasulullah saw. Rithah mengadu pada Rasulullah saw, “Sesungguhnya aku adalah seorang wanita yang memiliki keahlian dalam bidang kerajian tangan, lalu aku menjual hasilnya. Sedangkan aku, anakku dan suamiku tidak memiliki apapun. Sementara mereka selalu menyibukkanku sehingga aku tidak dapat bersedekah. Apakah aku akan mendapatkan pahala dari memberikan nafkah untuk mereka?”

Rasulullah saw kemudian bersabda, “Engkau akan mendapatkan pahala dari hal tersebut selama engkau menafkahi mereka. Maka berikanlah nafkah untuk mereka.”

Masya Allah… inilah kegelisahan seorang muslimah. Ia gelisah bukan karena suaminya miskin. Ia gelisah bukan menuntut kesetaraan. Ia gelisah bukan hendak menggugat cerai suaminya yang miskin. Ia gelisah bukan hendak menuntut peralihan kepemimpinan keluarga kepadanya karna ialah pemberi nafkah! Ia gelisah bukan menginginkan pertukaran peran dalam rumah tangga! Kemandirian ekonomi Rithah tidak lantas menjadikannya terdorong untuk menggugat itu semua. Ia gelisah semata mencari tahu, apakah Allah ridlo atas nafkahnya? Adakah pahala untuknya? Ia gelisah akan akhiratnya!

Kisah ini sungguh telah memberi teladan kepada para muslimah, Islam sama sekali tidak mempermasalahkan wanita bekerja. Bahwa hukum wanita bekerja adalah mubah. Dan Islam tidak menyia-nyiakan nafkah yang ia berikan pada keluarganya. Bahwa itu semua mendapat pahala dari Allah. Dan ini adalah kesetaraan yang hakiki.

Keluarga Abdullah bin Mas’ud adalah teladan, bagi siapa saja yang memahami bahwa dunia ini fana dan akhiratlah kelak tempat tinggal yang sebenarnya. Dunia adalah materi dan materi tidaklah abadi. Dunia adalah ladang untuk mencapai akhirat. *Mompreneur, pemerhati persoalan perempuan

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Politikus PKS Siap Jadi Penjamin Lutfi Si Pembawa Bendera

Politikus PKS Siap Jadi Penjamin Lutfi Si Pembawa Bendera

Sabtu, 14 Dec 2019 22:22

Komunitas Muslim Inggris Suarakan Ketakutan Atas Kemenangan Boris Johnson dalam Pemilu

Komunitas Muslim Inggris Suarakan Ketakutan Atas Kemenangan Boris Johnson dalam Pemilu

Sabtu, 14 Dec 2019 22:00

Mantan Presiden Terguling Sudan Divonis 2 Tahun Tahanan Rumah Karena Korupsi

Mantan Presiden Terguling Sudan Divonis 2 Tahun Tahanan Rumah Karena Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 21:15

Turki Masukan Mantan Pemimpin Fatah, Mohammed Dahlan ke Dalam Daftar Teroris Paling Dicari

Turki Masukan Mantan Pemimpin Fatah, Mohammed Dahlan ke Dalam Daftar Teroris Paling Dicari

Sabtu, 14 Dec 2019 20:55

Anggota Parlemen AS Minta Kepala Intelijen Publikasi Nama-nama Pembunuh Khashoggi

Anggota Parlemen AS Minta Kepala Intelijen Publikasi Nama-nama Pembunuh Khashoggi

Sabtu, 14 Dec 2019 17:00

Rusia Khawatir Setelah AS Uji Coba Rudal Balistik yang Telah Lama Dilarang

Rusia Khawatir Setelah AS Uji Coba Rudal Balistik yang Telah Lama Dilarang

Sabtu, 14 Dec 2019 16:00

Bintang Arsenal Mesut Ozil Kritik Kebisuan Dunia Islam Atas Penindasan Cina Pada Muslim Uighur

Bintang Arsenal Mesut Ozil Kritik Kebisuan Dunia Islam Atas Penindasan Cina Pada Muslim Uighur

Sabtu, 14 Dec 2019 15:05

Sandiwara Anti Korupsi

Sandiwara Anti Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 14:35

Wahdah Islamiyah Menuju Go Green, Arena Mukernas XII Bebas Sampah Plastik

Wahdah Islamiyah Menuju Go Green, Arena Mukernas XII Bebas Sampah Plastik

Sabtu, 14 Dec 2019 12:43

Licik Menguras Dana Umat

Licik Menguras Dana Umat

Sabtu, 14 Dec 2019 12:28

Sekularisasi Ala Jokowi

Sekularisasi Ala Jokowi

Sabtu, 14 Dec 2019 10:45

Politikus PKS Raih Penghargaan Tokoh Pelopor Gerakan Anti-Korupsi

Politikus PKS Raih Penghargaan Tokoh Pelopor Gerakan Anti-Korupsi

Sabtu, 14 Dec 2019 09:44

Hilangnya Rasa dan Budaya Malu

Hilangnya Rasa dan Budaya Malu

Sabtu, 14 Dec 2019 08:37

Ari Askhara

Ari Askhara

Sabtu, 14 Dec 2019 05:15

Koalisi Jihadis Terkait Al-Qaidah Putus Rute Pasukan Rezim Suriah di Aleppo

Koalisi Jihadis Terkait Al-Qaidah Putus Rute Pasukan Rezim Suriah di Aleppo

Jum'at, 13 Dec 2019 23:25

Menag Sebut Kerukunan Umat Beragama di Aceh Masih Kategori Tinggi

Menag Sebut Kerukunan Umat Beragama di Aceh Masih Kategori Tinggi

Jum'at, 13 Dec 2019 23:14

Muslim di India Kembali Turun ke Jalan Memprotes Undang-undang Kewarganegaraan Diskriminatif

Muslim di India Kembali Turun ke Jalan Memprotes Undang-undang Kewarganegaraan Diskriminatif

Jum'at, 13 Dec 2019 22:50

PBB Kecam Undang-undang Kewarganegaraan 'Diskriminatif' Baru India

PBB Kecam Undang-undang Kewarganegaraan 'Diskriminatif' Baru India

Jum'at, 13 Dec 2019 22:31

Stop Penggusuran Paksa dan Kekerasan di Kota Bandung

Stop Penggusuran Paksa dan Kekerasan di Kota Bandung

Jum'at, 13 Dec 2019 22:21

Ketua Tim Survei KUB: Semua Daerah Toleran, Hanya Skornya yang Berbeda

Ketua Tim Survei KUB: Semua Daerah Toleran, Hanya Skornya yang Berbeda

Jum'at, 13 Dec 2019 22:17


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X