Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.829 views

Menangani Cross Hijaber

 

Oleh:

Ainul Mizan*

 

CANTIK dan anggun. Itulah kesan pertama yang terlihat dari luar. Tapi siapa yang menyangka kalau ternyata mereka adalah seorang pria. Tentunya fenomena seperti ini sangat meresahkan, khususnya bagi kaum wanita.

Kalau pada fenomena waria tentunya mudah untuk dikenali. Dari penampakan luarnya gaya kewanitaannya under pressure. Berbeda dengan fenomena cross hijaber ini. Mereka memakai hijab lengkap dengan berkerudung.

Apapun motif dan alasannya, fenomena cross hijaber ini hukumnya haram. Jelas sekali bahwa Rasulullah SAW melaknat mereka yang menyerupai kaum wanita dari kalangan pria. Begitu pula, mereka yang menyerupai kaum pria dari kalangan wanita. Aktivitas menyerupai ini mencakup pula pakaian dan aksesorisnya serta tindak tanduk pembawaannya.

Oleh karena itu, fenomena cross hijaber ini mencerminkan adanya krisis identitas seksualitas yang akut. Padahal manusia itu diciptakan hanya dalam 2 jenis kelamin, yakni pria dan wanita. Masing – masingnya memiliki karakteristik khas baik dari segi bentuk fisiknya maupun faktor psikologisnya. Konsekwensinya kewajiban atas pria berbeda dengan kewajiban yang ada pada wanita.

Kaum pria dengan kemaskulinannya mendapat kewenangan kepemimpinan atas kaum wanita. Kewajiban mencari nafkah dibebankan kepada kaum pria. Sedangkan kaum wanita dengan potensi kefeminimannya, diberikan tanggung jawab mengandung, melahirkan, dan menyusui anak – anaknya. Kaum wanita diposisikan sebagai lambang kehormatan sehingga ketika ia berada di area publik, ada kewajiban untuk mengenakan pakaian tertentu yang bisa menutup semua auratnya, yakni memakai kerudung dan jilbab layaknya baju kurung yang lebar.

Pembedaan dan penegasan identitas yang tegas antara kaum pria dan wanita ini harus sudah beres diberikan kepada anak – anak di dalam proses pendidikan mereka di rumah maupun di sekolah. Di dalam kegiatan olahraga. Tentunya kegiatan olahraga yang dilakukan sesuai dengan jenis kelaminnya.

Di samping itu, di dalam memilihkan jenis permainannya juga disesuaikan dengan jenis kelaminnya. Bermain mobil – mobilan, bermain perang – perangan tentunya cocok bagi anak – anak yang berjenis kelamin pria. Bermain boneka, bermain masak – masakan misalnya, tentunya cocok bagi anak – anak yang berjenis kelamin wanita.

Dengan demikian sejak dini mereka sudah dipersiapkan untuk memikul peran dan tanggung jawabnya sesuai dengan jenis kelamin yang dimilikinya. Yang perlu digaris bawahi adalah proses pembedaan dan penegasan identitas seksualitas ini harus selalu dijiwai dengan asas keimanan. Selain berbuah kebaikan, dengan selalu melandaskan pada keimanan akan melahirkan rasa disiplin murni karena ia selalu yakin bahwa setiap gerak – geriknya selalu mendapat pengawasan dari Allah SWT, Tuhan semesta alam.

Di samping itu, fenomena cross hijaber ini tidak bisa dilepaskan dari peran dan tanggung jawab negara. Sangsi yang tegas akan bisa memberikan efek jera bagi para pelakunya.

Menurut MIUMI Kota Bekasi bahwa maraknya fenomena cross hijaber ini ada indikasi upaya untuk stigmatisasi negatif terhadap Islam (www.republika.co.id, 15 Oktober 2019). Maraknya gerakan hijab seperti yang momen ajakan berhijab di Kota Karawang (13 Oktober 2019). Dalam momen itu dibagikan 1000 hijab secara gratis. Gerakan sadar berhijab ini bisa menjadi pemicu bagi munculnya upaya memberikan citra buruk bagi kewajiban berhijab bagi muslimah. Oleh karena itu, negara harus secara intensif untuk memberikan edukasi yang benar terhadap kewajiban berhijab bagi wanita, yang dapat mencegah terjadinya kejadian kejahatan kepada kaum wanita.

Hasil dari edukasi negara tersebut bahwa masyarakat memiliki filter tersendiri guna menghadang laju tren cross hijaber. Mereka akan peka terhadap fenomena penyimpangan ini. Mereka akan segera melaporkan kepada negara tatkala mereka mencurigai dan mengetahui fenomena cross hijaber di tengah-tengah mereka.

Sementara bagi kaum wanita secara khusus, mereka bisa bersikap hati-hati. Kaum wanita tidak secara sembrono melakukan cipika-cipiki terhadap orang yang belum mereka kenal. Dengan demikian mereka bisa terhindar dari kemungkinan kejahatan dari cross hijaber. Dalam hal ini, patutlah dicermati mengenai ajaran Islam yang melarang orang yang sesama jenis untuk tidur dalam satu selimut. Termasuk mandi bersama sesama jenis dalam satu kamar mandi dan aturan batasan aurat yang boleh dilihat oleh mereka yang sesama jenis. Walhasil, kaum wanita akan bisa terhindar dan terjaga dari fenomena cross hijaber ini.

Kesimpulannya bahwa ketika kebaikan sudah menjadi tabiat dan budaya dalam sebuah masyarakat, tentunya akan mampu menggusur setiap pelanggaran yang terjadi. Dan untuk menyempurnakan kebaikan di tengah masyarakat, maka asas keimanan itu menjadi mutlak adanya.*Penulis adalah guru tinggal di Malang, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

Rabu, 27 May 2020 11:17

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X