Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.680 views

Berjilbab Bukan Suatu Kewajiban, Benarkah?

 

Oleh : Siti Komariah, S. Pd. I 

Sebuah peryataan nyeleneh kembali menghampiri bumi pertiwi. Kini dapat dari Sinta Nuriyah, istri Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mengatakan bahwa perempuan muslim tidak wajib untuk memakai jilbab. Ia pun menyadari bahwa masih banyak orang yang keliru mengenai kata jilbab dan hijab.

Menurut dia, hijab tidak sama pengertiannya dengan jilbab. "Hijab itu pembatas dari bahan-bahan yang keras seperti kayu, kalau jilbab bahan-bahan yang tipis seperti kain untuk menutup," kata Sinta di YouTube channel Deddy Corbuzier pada Rabu, 15 Januari 2020.

Ia mengakui bahwa setiap muslimah tidak wajib untuk mengenakan jilbab karena memang begitu adanya yang tertulis di Al Quran jika memaknainya dengan tepat. "Enggak juga (semua muslimah harus memakai jilbab), kalau kita mengartikan ayat dalam Al Quran itu secara benar," kata Sinta, (tempo.co, 16/1/2020).

Narasi Sesat Liberalisme

Entah apa yang merasuki istri mendiang presiden ke-4 RI tersebut, hingga Ia bisa mengatakan bahwa jilbab tak wajib bagi seorang muslimah. Padahal, ribuan tahun lalu jilbab merupakan sebuah kewajiban mutlak yang diperintahkan oleh Allah Swt, bukan sebuah pilihan. Yang mana, jika seorang wanita telah aqil baligh, maka dia wajib untuk mengenakan jilbab ketika hendak keluar rumah. Tidak ada alasan apapun untuk tidak memakainya.

Jika ditelisik kembali, pernyataan istri mendiang presiden ke -4 RI tersebut merupakan sebuah pengkhianatan terhadap Syariat Allah. Sehingga harusnya masyarakat muslim wajib marah dan menuntut peryataan tersebut. Namun apalah daya, di negeri mayoritas muslim ini, hal tersebut seakan bukan menjadi masalah besar. Sebagian besar masyarakat diam tak bereaksi, bahkan penguasa pun juga terdiam. Padahal, hal tersebut merupakan narasi sesat kaum liberalisme.

Hal ini membuktikan bahwa sistem kapitalis liberal telah mendarah daging dalam diri sebagian kaum muslim. Sehingga tak sedikit dari kaum muslimah yang menyambut peryataan Sinta Nuriyah dengan apik, dan gembira, apalagi mereka yang alergi dengan syariat Islam.

Yach, kaum liberal telah berhasil mempropagandakan syariat Islam di tengah-tengah masyarakat muslim sendiri. Mereka sejak lama telah berupaya menjauhkan umat muslim dari agamanya sendiri. Salah satunya melakukan dejilbabisasi. Yang mana, jilbab dan khimar di tuduh sebagai pakaian yang tak sesuai zaman, jilbab penghasil limbah, menghalangi tubuh mendapatkan vitamin D, dan lain sebagaianya. Mereka dengan sekuat pikiran berupaya menyesatkan kaum muslimah dari salah satu kewajibannya.

Tak hanya itu, mereka berupaya membenturkan syariat Islam dengan budaya agar ayat-ayat al-qur'an dapat mengikuti zaman. Mereka menafsirkan ayat-ayat Allah sesuka hati mereka, tanpa merujuk pada pemahaman yang benar. Padahal, sejatinya rujukan yang benar hanyalah bersandar pada Al-qur'an dan Hadis Rasulullah.  

“Aku tinggalkan untuk kalian dua perkara [pusaka]. Kalian tidak akan tersesat selama-lamanya selagi kalian berpegang teguh padakeduanya, yaitu Kitab Allah (Alquran) dan sunahRasul.” (HR Malik, Muslim dan Ash-hab al-Sunan).

Di lain sisi, negara pun seakan ikut mendukung berbagai narasi yang menyesatkan ajaran Islam. Negara seakan membiarkan orang-orang yang mencabik-cabik syariat Allah bebas berkeliaran. Para penguasa enggan berkomentar, bahkan walaupun diberikan hukuman, hukumannya pun hanya berakhir dengan kata maaf. Padahal, seharusnya negara hadir sebagai pelindung utama dalam menjaga syariat Allah. Negara juga harus hadir sebagai pendorong rakyatnya melaksanakan syariat Allah, seperti jilbab dan khimar bagi seorang wanita.

Pengertian Jilbab

Dalam Lisanul ‘Arob, jilbab adalah pakaian yang lebar yang lebih luas dari khimar (kerudung) berbeda dengan selendang (rida’) dipakai perempuan untuk menutupi kepala dan dadanya.[1] Jadi kalau kita melihat dari istilah bahasa itu sendiri, jilbab adalah seperti mantel karena menutupi kepala dan dada sekaligus. Ibnu Katsir rahimahullah menerangkan bahwa jilbab adalah pakaian atas (rida’) yang menutupi khimar.

Asy Syaukani rahimahullah berkata bahwa jilbab adalah pakaian yang ukurannya lebih besar dari khimar. Ada ulama yang katakan bahwa jilbab adalah pakaian yang menutupi seluruh badan wanita. Sehingga jilbab dan khimar merupakan pakaian wajib seorang wanita saat hendak keluar rumah. Seluruh wanita harus menyadari bahwa jilbab dan khimar merupakan pakaian mereka.

Kewajiban Berjilbab

Siapa bilang jilbab tak wajib? Jika kita mengaku beriman kepada Allah, jelas kita akan meyakini bahwa apa yang dikatakan di dalam al-Qur'an adalah sebuah kebenaran dan merupakan kalamullah. Tentang jilbab Allah sendiri menfirmankannya ke dalam 2 surat yaitu, surat Al-Ahzab dan an-Nur.

Firman Allah “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak- anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka“. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59). Ayat ini menunjukkan wajibnya jilbab bagi seluruh wanita muslimah.

Ayat lain yang menunjukkan wajibnya jilbab dan khimar, “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, danjanganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera- putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak- anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Danjanganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An Nur: 30-31).

Tak hanya itu, kewajiban berjilbab pun amat dijaga oleh Rasulullah saw saat ia menjadi kepala negara, hingga disaat seorang muslimah hendak keluar rumah, kemudian Ia tidak memiliki jilbab, maka muslimah lainnya hendaknya meminjamkannya. Hal tersebut terdapat dalam sabdanya. Dari Ummu ‘Athiyyah, ia berkata, “Pada dua hari raya, kami diperintahkan untuk mengeluarkan wanita-wanita haid dan gadis-gadis pingitan untuk menghadiri jamaah kaum muslimin dan doa mereka. Tetapi wanita-wanita haid harus menjauhi tempat shalat mereka. Seorang wanita bertanya:, “Wahai Rasulullah, seorang wanita diantara kami tidak memiliki jilbab (bolehkan diakeluar)?” Beliau menjawab, “Hendaklah kawannyameminjamkan jilbabnya untuk dipakai wanita tersebut.” (HR. Bukhari no. 351 dan Muslim no. 890).

Para ulama pun sepakat (berijma’) bahwa berjilbab itu wajib. Yang mereka perselisihkan adalah dalam masalah wajah dan kedua telapak tangan apakah wajib ditutupi ataukah tidak, karena hal itu ada sebagian ulama yang mewajibkannya, ada yang mensunnahkannya. Namun untuk jilbab jelas kewajibannya.

Jilbab juga merupakan simbol kemuliaan seorang wanita. Mengingat Islam sangat memuliakan seorang wanita. Mereka diberikan derajat yang tinggi, bahkan kaum wanita diserupakan sebagai perhiasan dunia yang paling indah, jika ia menjadi wanita sholeha, yang membuat para bidadari surga iri terhadapnya.

Allah mewajibkan jilbab kepada kaum muslimah tidak tanpa alasan. Dengan jilbab maka kehormatan dan kemuliaan seorang wanita akan terjaga, mereka akan mudah dikenali, mereka juga akan membuat teduh setiap insan yang memandangnya. Kebaikan dan keberkahan peradaban akan terpancar darinya, menjadipilar-pilar cahaya kaum Muslimin di tengah-tengahpekatnya kegelapan fitnah akhir zaman. Tidak hanya untuk keselamatan di dunia tetapi juga untuk keselamatan di akhirat kelak.

Sehingga Islam begitu sempurna menjaga kaumnya. Tiada yang akan terlewat dari pandagannya. Karena Islam diturunkan langsung oleh Allah kepada Nabi Muhammad guna menjadi petunjuk bagi manusia. Islam juga akan selalu sesuai dengan tuntutan akhir zaman. Karena Allah mengetahui segala apa yang baik bagi hamba-Nya. Wallahu A'alam Bisshawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Hamri Muin Resmi Jabat Ketua Umum PP LIDMI Periode 2020-2022

Hamri Muin Resmi Jabat Ketua Umum PP LIDMI Periode 2020-2022

Senin, 24 Feb 2020 12:25

Survei Indo Barometer, Anies Baswedan Paling Berpotensi Jadi Presiden 2024

Survei Indo Barometer, Anies Baswedan Paling Berpotensi Jadi Presiden 2024

Senin, 24 Feb 2020 07:30

Wakil Bupati Bantaeng: Pimpin Masa Depan dengan Menguasai Teknologi

Wakil Bupati Bantaeng: Pimpin Masa Depan dengan Menguasai Teknologi

Senin, 24 Feb 2020 07:02

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat

Senin, 24 Feb 2020 06:30

Seluruh Korban Hanyut Susur Sungai Sempor Telah Ditemukan

Seluruh Korban Hanyut Susur Sungai Sempor Telah Ditemukan

Senin, 24 Feb 2020 06:28

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Ahad, 23 Feb 2020 22:33

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ahad, 23 Feb 2020 22:05

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Ahad, 23 Feb 2020 21:00

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Ahad, 23 Feb 2020 19:55

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

Ahad, 23 Feb 2020 18:18

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Ahad, 23 Feb 2020 17:50

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Ahad, 23 Feb 2020 17:48

Olok-olok Salam Pancasila

Olok-olok Salam Pancasila

Ahad, 23 Feb 2020 16:07

Berkaca pada Pemindahan Ibukota Turki

Berkaca pada Pemindahan Ibukota Turki

Ahad, 23 Feb 2020 13:59

FOL-PIP Dideklarasikan Bersamaan dengan Milad ke 12 Adara Relief International

FOL-PIP Dideklarasikan Bersamaan dengan Milad ke 12 Adara Relief International

Ahad, 23 Feb 2020 12:58

Iran Tutup Sekolah, Universitas dan Pusat Budaya Setelah 6 Orang Tewas Akibat Virus Corona

Iran Tutup Sekolah, Universitas dan Pusat Budaya Setelah 6 Orang Tewas Akibat Virus Corona

Ahad, 23 Feb 2020 11:30

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Tampil Sebagai Pembicara di Dialog Kebangsaan Muktamar III LIDMI

Sabtu, 22 Feb 2020 23:42

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Naftali Bennet: Israel Tidak Akan Pernah Menyerahkan Satu Inci Pun Tanahnya pada Orang Arab

Sabtu, 22 Feb 2020 22:30

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Panggilan Jiwa Kaum Jurnalis

Sabtu, 22 Feb 2020 22:27

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Dubes Negara Sahabat Diundang Pembukaan KUII Termasuk Dubes AS

Sabtu, 22 Feb 2020 21:22


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Jum'at, 21/02/2020 22:52

Agar Ibadah Kita Diterima