Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.862 views

Jaga ‘Kewarasan’ Ibu, Bekal Melewati Badai Corona bersama Keluarga

Sekolah dari rumah yang lamanya sudah lebih dari dua minggu ini membuat para ibu darah tinggi. Anak-anak sudah pada kangen sekolah, tugas tiap mapel tiap hari bejibun, kebosanan semakin memuncak, dikit-dikit lapar bahkan rewel, benar-benar KLB alias Kondisi Luar Biasa. Kalau tidak disikapi dengan kepala dingin, bisa-bisa seluruh keluarga kena stress. Bagaimana tidak, kesehatan mental ibu adalah kunci sehatnya mental anggota keluarga yang lain.

Sekolah dari rumah seharusnya bukan memindahkan materi kurikulum di sekolah ke rumah. Bukan itu. Sayangnya, tidak semua guru memahami poin ini. Jadilah mereka memberi materi seolah-olah kondisi masih dalam tahap ‘wajar’. Parahnya, guru hanya memberi tugas ini dan itu tanpa menjelaskan materi tersebut. Walhasil para ibu di rumah yang kena batunya lagi. Anak bertanya padahal si ibu juga sama tak pahamnya. Si ibu pun emosi. Hal ini bisa diketahui dari maraknya percakapan WA bersileweran di medsos tentang para ibu yang protes akan kondisi ini dengan penuh emosi. Duh, kasihannya para ibu.

Bayangkan saja, anak sekolah dari rumah dan suami pun bekerja dari rumah. Anak dan suami sibuk menghadap laptop. Si ibu yang seharusnya bisa tenang dan menikmati ‘me time’ saat  mereka berada di sekolah dan kantor masing-masing, saat ini harus bersama 24 jam dikali sekian hari dan minggu. Pekerjaan rumah yang notabene tak ada habisnya, ditambah dengan tuntutan peran ibu mengajari anak di rumah. Belum lagi kondisi banyak penjual makanan matang pulang kampung karena efek Corona, si ibu pun harus berjibaku mengolah makanan sendiri. Betapa lelah jiwa raga ini.

Pantas bila ibu pun berubah jadi monster galak saat mengajari anak di rumah. Anak pun makin tantrum dan kangen dengan ibu guru di sekolah yang lembut dan baik hati. Si ibu yang tahu dan merasa tak dihargai semakin emosi, tak sabaran dan mudah marah. Dia pun berharap kapan badai Corona ini berlalu sehingga dia bisa menikmati bobok siang lagi dan beristirahat sejenak, sebelum bertemu lagi dengan buah hati dan suami tercinta.

Itu masih dari sisi ibu yang bisa dibilang cukup secara ekonomi dalam menghadapi badai Corona ini. Bagaimana dengan ibu yang penghasilan suami didapat dengan kerja harian, rumah ukuran RSSSSS (Rumah Sangat Sempit Sehingga Selonjor pun Susah Sekali)? Untuk dimakan hari itu saja tidak ada, karena suami tidak ada pemasukan. Belum lagi rengekan anak minta kuota karena harus segera mengumpulkan tugas. Larangan keluar rumah bila tidak perlu sangat susah diterapkan. Ke mana pun mereka bergerak, pasti bertatapan dengan anggota keluarga lainnya. Tidur, masak, belajar, bekerja (bila mungkin) dilakukan di ruangan yang sama. Sungguh, satu perjuangan tersendiri bagi para ibu untuk menjaga ‘kewarasan’ diri sebelum mewaraskan anggota keluarga lainnya.

Karena itulah diperlukan langkah-langkah tertentu agar kita semua bisa melewati badai Corona ini dengan sehat sentausa.

Agar tak stress, turunkan standar. Anak selalu menjadi prioritas pertama bagi ibu. Tak perlu harus sempurna dalam mengerjakan tugas. Biarkan anak mengerjakan semampunya, ibu pun membantu sebisanya. Bila tak bisa? Maka tak usah spaneng dan bawa santai saja. Yang penting ciptakan suasana nyaman dalam keluarga. Kedekatan batin dan kepercayaan anak bahwa ibu menyayanginya menjadi kunci penting di masa sulit ini. Kok bisa?

Saat belum ada uang untuk membeli kuota, anak akan tenang karena percaya bahwa ibu akan mengupayakan terbaik nantinya. Bisa diajak numpang wifi tetangga, bertanya tugas pada teman dekat rumah yang satu sekolah, atau bahkan ikut nongkrong sebentar di warung giras yang memberi wifi gratisan.

Anak juga tenang karena ibu tak marah-marah saat dia tak bisa mengerjakan tugas. Lha mau bagamana lagi, lha wong si ibu juga tak bisa ngajari. Yang penting anak tetap dalam kondisi mau belajar dan mengerjakan tugas bisa mungkin dengan riang gembira. Karena kondisi psikis ini adalah anti virus ampuh agar keluarga tetap sehat sejahtera.

Bagaimana dengan suami yang tak ada pemasukan? Pahami dulu bahwa rezeki itu bukan hanya berbentuk uang. Saat ini seluruh anggota keluarga sehat, itu rezeki tersendiri. Terbukanya pintu rezeki juga bukan hanya dari bekerja. Dia bisa dibuka dengan banyak istigfar, sedekah, bakti pada orang tua dan perbanyak ibadah sunah. Bukan tidak mungkin, ada tetangga sebelah rumah mengetuk pintu mengantarkan sayur dan lauknya. Bukan mustahil, teman lama yang tiap ditagih utang selalu alasan tiba-tiba datang membayar tanpa diminta. Banyak kejadian, teman yang sepertinya cuma kenal di medsos, tiba-tiba inbox tanya no rekening atau alamat rumah. Bantuan berupa sembako untuk bertahan hingga seminggu ke depan ada di tangan saat itu juga.

Kondisi saat ini memang sedang berat dan sulit. Tapi yakinlah selama masih ada umur, rezeki selalu punya jalan untuk datang. Tinggal di rumah saja dengan kondisi serba terbatas memang mudah melunturkan kesabaran. Kekompakan antar anggota keluarga untuk saling menguatkan dan menasehati dalam kesabaran menjadi kunci bisa terlaluinya masa ini dengan baik, insya Allah. Jadi tetap semangat ya, Bu! (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Rabu, 21 Oct 2020 17:45

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 21 Oct 2020 14:05

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Rabu, 21 Oct 2020 09:58

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Rabu, 21 Oct 2020 09:29

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Selasa, 20 Oct 2020 22:35

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Selasa, 20 Oct 2020 22:15

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Selasa, 20 Oct 2020 21:15

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

Selasa, 20 Oct 2020 20:45

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Selasa, 20 Oct 2020 19:41

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

Selasa, 20 Oct 2020 17:59

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Selasa, 20 Oct 2020 17:26

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Selasa, 20 Oct 2020 09:33

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Selasa, 20 Oct 2020 07:02

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X