Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.303 views

Laki-laki sebagai Imam, Bersinergi bukan Bertukar Peran

 

Oleh: Erika Kartini

Wabah COVID-19 telah mengubah kebiasaan banyak manusia. Tak ketinggalan juga mengubah suasana Ramadhan kali ini. Masjid-masjid ditutup dalam rangka mencegah penyebaran virus corona. Kaum muslim dihimbau agar menjalani ibadah Ramadhan di rumah saja. Aktivitas buka bersama serta tarawih berjamaah yang biasanya ditunaikan di masjid tidak lagi dilakukan. Sedih tentunya, tetapi apa mau dikata. Ikhtiar dalam rangka mencegah wabah semakin meluas harus ditaati.

Shalat wajib serta tarawih yang dilakukan di rumah tentu menjadi kebiasaan baru bagi para bapak-bapak. Mereka mau tidak mau harus menjadi imam bagi keluarganya. Tidak peduli bisa atau tidak, para lelaki tiba-tiba menjadi imam dadakan di rumahnya. Menjadi pemimpin shalat bagi istri serta anak-anaknya.

Ada sebagian lelaki yang terbiasa menjadi imam atau pernah sesekali menjadi imam. Namun ada juga yang belum pernah, karena seumur hidupnya selalu menjadi makmum. Lebih rajin shalat sendiri daripada berjamaah di masjid. Bagi yang sudah terbiasa tidak akan menjadi kendala. Tetapi bagi yang belum, pastinya penuh tantangan. Belum lagi masalah sedikitnya stok hafalan surat pendek yang harus dibaca ketika mengimami shalat. Khususnya shalat tarawih yang rakaatnya lebih banyak dibanding shalat fardhu.

Tidak terbayang bagi para aktifis feminis ketika menyikapi fakta seperti ini. Pasti mereka langsung menggantikan posisi imam suami mereka. Sedang yang mampu saja ditelikung apalagi yang kurang. Ide keseteraan gender dalam segala hal telah membutakan mereka. Bahkan hal-hal yang sakral seperti imam shalat pun tak luput dari serangannya. Seperti apa yang digagas oleh Aminah Wadud yang kini banyak diikuti jejaknya oleh aktifis feminis muslim. Mereka telah melakukan praktek imam shalat bagi suaminya dan para lelaki lainnya.

Pada faktanya ketika para bapak-bapak lupa akan kelanjutan ayat yang dibaca, maka makmum di belakang bisa mengingatkannya. Para ibu yang berdiri di belakang imam mampu berperan juga meluruskan. Seorang perempuan yang faqih terhadap ilmu Islam dapat berperan besar dalam keluarganya. Ia bisa mengajarkan kepada anak-anaknya bahkan suaminya sekalipun. Karena tidak ada larangan seorang istri mengajari suami atau sebaliknya suami belajar kepada istri. Jadi bukan menggantikan posisi imam tapi meluruskannya.

Ditunjuknya laki-laki oleh hukum syara menjadi imam bagi perempuan bukan berarti lantas menjadikan perempuan menjadi tidak berguna. Ada peran masing-masing dalam kehidupan. Ada kodrat dari sang pencipta Allah Swt yang tidak bisa diganggu gugat. Kodrat yang diturunkan dalam rangka kebaikan bagi manusia. Termasuk dalam kehidupan rumah tangga, para ibu yang mencari nafkah statusnya hanya “membantu” bukan “menggantikan”. Kewajiban nafkah tetap ada dipundak laki-laki. Bukan malah bertukar peran dengan alasan peluang kerja bagi perempuan lebih besar atau sederet alasan lainnya.

Seorang perempuan yang tangguh dan hebat dapat menjadi penolong bagi keluarganya tanpa harus bertukar peran serta menyalahi kodrat. Perempuan yang pandai berbisnis dapat menggembleng suaminya untuk menjadi pengusaha sukses. Ia berdiri di belakang suaminya. Terus menyokongnya agar maju ke depan. Dengan dukungan serta doa-doa yang dipanjatkan mereka melangkah bersama menuju kesuksesan.

Sekali lagi tanpa harus bertukar peran; ibu bekerja, bapak mengurus rumah. Bukan seperti itu. Perempuan yang bagus pemahaman Islamnya, bagus bacaan qurannya dapat mengajari suaminya serta anaknya tentang agama bukan malah menjadi imam shalat bagi suami serta anak-anak laki-lakinya.

Allah Swt tidak membeda-bedakan manusia, semua sama dimata-Nya. Yang membedakan hanyalah ketakwaannya saja. Sebagaimana firman-Nya:

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.” (QS. Al Hujurat: 13)

Islam tidak mengenal ide kesetaraan gender. Laki-laki dan perempuan yang menjalankan hak dan kewajibannya sesuai dengan tuntutan syariat akan sama-sama mulia dimata Allah Swt. Fokusnya adalah ketakwaan bukan kesetaraan semu yang massif digaungkan kaum feminis. Lelaki dan perempuan dalam Islam akan berlomba-lomba melakukan kebaikan untuk bekal menuju akhirat. Mereka akan saling membantu dalam meraih ketakwaan kepada Allah Swt. Wallahu a’lam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme

Jebakan Busuk Itu Bernama Terorisme

Senin, 29 Nov 2021 11:38

Pasca Putusan MK, Legislator Minta Proyek Food Estate di Lahan Hutan Dihentikan

Pasca Putusan MK, Legislator Minta Proyek Food Estate di Lahan Hutan Dihentikan

Senin, 29 Nov 2021 08:58

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Senin, 29 Nov 2021 04:06

Masjid Dinasti Umayyah Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Irak

Masjid Dinasti Umayyah Berusia 1.300 Tahun Ditemukan di Irak

Ahad, 28 Nov 2021 22:04

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Ahad, 28 Nov 2021 16:52

MK Putuskan UU Ciptaker Inkonsitusional, PKS: Bukti Pemerintah Gegabah

MK Putuskan UU Ciptaker Inkonsitusional, PKS: Bukti Pemerintah Gegabah

Ahad, 28 Nov 2021 16:28

Family Festival 3 Persembahan Adara Resmi Digelar

Family Festival 3 Persembahan Adara Resmi Digelar

Ahad, 28 Nov 2021 16:06

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Ustaz Zaitun Rasmin: Manhaj Wasathiyah Menolak Terorisme

Ahad, 28 Nov 2021 15:07

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Sabtu, 27 Nov 2021 21:33

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Sabtu, 27 Nov 2021 20:22

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Sabtu, 27 Nov 2021 19:54

Terkait Putusan MK soal UU Ciptaker, HNW: Sejak RUU, PKS Mengkritisi dan Menolaknya

Terkait Putusan MK soal UU Ciptaker, HNW: Sejak RUU, PKS Mengkritisi dan Menolaknya

Sabtu, 27 Nov 2021 12:42

Aksi Umat Islam di Solo Minta Pembebasan Tiga Ulama

Aksi Umat Islam di Solo Minta Pembebasan Tiga Ulama

Sabtu, 27 Nov 2021 11:32

MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki, Fahira Idris: Buka Partisipasi Publik Seluas-luasnya dan Kedepan

MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki, Fahira Idris: Buka Partisipasi Publik Seluas-luasnya dan Kedepan

Sabtu, 27 Nov 2021 11:27

MK Sebut Pembentukan UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Netty: Kenapa Tetap Berlaku?

MK Sebut Pembentukan UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Netty: Kenapa Tetap Berlaku?

Sabtu, 27 Nov 2021 10:19

Kader Muda MUI Kalimantan Deklarasi Siap Jadi Mujahid Digital

Kader Muda MUI Kalimantan Deklarasi Siap Jadi Mujahid Digital

Jum'at, 26 Nov 2021 22:28

Weleh, Prabowo Bertemu Itay Tagner

Weleh, Prabowo Bertemu Itay Tagner

Jum'at, 26 Nov 2021 21:25

Soal Permendikbud, Politisi: Tujuan Pendidikan Bukan untuk Merusak Moral

Soal Permendikbud, Politisi: Tujuan Pendidikan Bukan untuk Merusak Moral

Jum'at, 26 Nov 2021 17:20

Polisi Uzbekistan Paksa Pria Muslim Untuk Mencukur Jenggot

Polisi Uzbekistan Paksa Pria Muslim Untuk Mencukur Jenggot

Jum'at, 26 Nov 2021 17:15

Aliansi Cerahkan Negeri Kembali Melakukan Aksi Penolakan RUU TPKS di DPR

Aliansi Cerahkan Negeri Kembali Melakukan Aksi Penolakan RUU TPKS di DPR

Jum'at, 26 Nov 2021 16:54


MUI

Must Read!
X